Sabtu, 30 Agustus 2014

Wawancara Eksklusif Team JIP dengan Kandidat Kompetitor PEMILUKADA PALI 2015 (2)

JAUHARI,SH: PALI ITU BUTUH KEPASTIAN DALAM PENEGAKAN HUKUM

Menjabat Kepala Pengamanan Rutan (KPLP) Muara Enim telah membentuk karakter leadership Jauhari,SH yang disapa akrab kak Jau,Putra asal Betung Abab PALI.

Pada sambangan team Jurnalis Independen PALI (JIP) ke Lapas Muara Enim beberapa waktu lalu terbetiklah wawancara team JIP dengan "kak Jau" diruang kerjanya.

JIP: Mengukur kemajuan PALI setelah menjadi Kabupaten. Bagaimana pandangan kak Jau?

JAU: Kita akui sebagai Penjabat Bupati PALI Heri Amalindo berhasil mengemban misi Undang- Undang No.7/2013. Telah berhasil menyusun pemerintahan baru, dan perubahan pembangunan lainnya.

JIP: Perangkat apa kiranya yang masih sangat dibutuhkan bagi PALI kedepan?

JAU: Saat ini masalah keamanan menjadi prioritas utama. Sumber Daya Alam yang melimpah sebagai aset PALI perlu kenyamanan dalam mengelolanya. Begitupun kehidupan sehari-hari masyarakat. Sekarang tingkat kejahatan di PALI masih cukup tinggi. Maka perlu adanya Kepastian dalam penegakan hukum.

JIP: Apa sinyalemen perlunya penegakan hukum dimaksud?

JAU: Seperti yang sering kita dengar atau kita baca dimedia acapkalinya terjadi penodongan, curanmor, pembunuhan, beredar luasnya narkoba. Seolah ada pembiaran karena kejadian serupa berulang. Maka PALI butuh pemimpin yang tegas.

JIP: Apakah hal itu yang memotivasi kak Jau untuk maju dalam pemilukada PALI?

JAU: Salah satu diantaranya "ya" lebih dari itu saya sebagai putra daerah merasa terpanggil dan dukunganpun terus mengalir dari teman-teman, partai politik terutama adik-adik alumni lapas.

JIP: Wah keren kak, berarti para "alumni" ini adalah modal utama kakak, karena kebanyakan diantara mereka adalah orang yang memiliki pengaruh dalam masyarakat.

JAU: Ya, sejak bertugas 1991 saya sudah membina 20 ribuan alumni napi dan sampai saat ini tetap berkomunikasi dengan baik. Bahkan kerap kami undang dalam acara Lapas.

JIP: Prestasi apa yang menonjol yang bisa menjadi bukti leadership seorang Jauhari?

JAU : Berkenaan dengan profesi saya saat ini, kami telah berhasil membina lapas ini secara baik. Indikatornya tidak ada lagi keributan, terciptanya suasana kekeluargaan. Dan salah satu kebanggaan kami di Lapas sudah ada pesantren yang diikuti oleh para napi dengan kesadaran sendiri, pembinaan efektif terhadap pecandu narkoba dll nya. Sehingga kekerasan, pemerasan, perjudian dan narkoba tidak ditemukan lagi didalamnya. Dan begitu juga saat mereka kembali ke masyarakat.
Disamping itu saya sudah terbiasa bekerja non stop 24 jam setiap hariinya.

JIP: Dari sekian kompetitor yang ada siapakah tokoh kuat PALI menurut kak Jau?

JAU: Banyak, diantaranya pejabat in cumbent Heri Amalindo, Rizal Kenedi, Asri dan lainnya. Namun saya tidak gentar untuk maju. Salah satu alasan saya disamping perlunya penegakan hukum, setiap desa di PALI sudah pasti orang mengenal saya hingga terpenuhi syarat pencalonan "dikenal dan mengenal" dimana mulai dari pesisir Muba, lematang hingga pedalaman Semangos sudah saya jelajahi.

JIP: Selain itu, apalagi yang menjadi motivasi kuat kak Jau berani tampil?

JAU: Beberapa Parpol besar di PALI dan para investor telah mendatangi saya dan mengharapkan agar saya mau mencalonkan diri. Dan sebagai bentuk kesiapan saya untuk merespon itu saya sudah menyiapkan 2 hektar tanah untuk menjadi "posko" di daerah pendopo disamping ditanah kelahiran saya desa Betung Abab.

JIP: terahir, apa statemen kak Jau mengenai Pemilukada PALI dan keinginan kakak untuk maju?

JAU: " Siapapun yang akan maju pasti figur yang terbaik, masyarakat lebih cerdas untuk memilah dan memilih, dan saya siap untuk bersaing dengan niat yang ihlas" (team JIP)

Biiografi :
JAUHARI,SH
KPLP. Lapas Muara Enim
Lahir : Palembang, 10 mei 1966
Alumni Univ. Taman Siswa Palembang dan saat ini sedang mengikuti program S2 di Univ. Islam Jakarta

Istri :
RA, Saedah (guru TK Pembina Muara Enim)

Orang Tua :
Jayib, Pensiunan Polisi Asal Desa Betung Marga Abab, PALI.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Komentar via Facebook