Tampilkan postingan dengan label Pendopo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendopo. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Juli 2016

, ,

Bupati PALI : UK Bukan untuk Menghabisi TKS

Halal Bihalal

 

 

Pendopo, BeritaPALI – Hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran 1437 H dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten PALI untuk melaksanakan acara Halal Bihalal, Senin (11/7). Acara yang dihadiri oleh semua unsur pemerintahan kabupaten PALI dan DPRD itu dipusatkan di Halaman Kantor Pemkab PALI.

 

Dalam sambutannya, Bupati PALI; H Heri Amalindo mengatakan, bahwa beberapa saat lalu Kabupaten PALI mendapat musibah yakni terbakarnya Kantor DPRD PALI.

 

"Untuk itu kita akan bersama-sama mencari solusi untuk kantor baru," jelasnya.

 

Selain itu, Bupati juga menjelaskan bahwa saat ini banyak informasi simpang siur yang mengatakan bahwa Uji Kompetensi TKS untuk menghabisi (baca: memecat) para TKS. "Itu tidak benar," tegas Heri.

 

"Uji Kompetensi untuk uji kemampuan. Kalau berdasarkan kemampuan yang lulus adalah 150 orang dan nilai tertinggi adalah 6.72. Namun Uji Kompetensi bukan soal lulus dan tidak lulus tapi melihat potensi yang dimiliki," lanjutnya.

 

Heri juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan ada penerimaan CPNS. Untuk itu, dirinya berharap agar pada tes CPNS tersebut, para TKS dapat belajar lebih giat dan tidak asal jawab.

 

"Kalau bisa saat penerimaan CPNS, yang lulus semuanya orang PALI," harapnya.

 

Lebih jauh, Heri meminta dukungan dan doa masyarakat PALI agar maskapai Air Asia dapat menjadikan Bandara PALI menjadi bandara internasional. "Jika disetujui, 4000 tenaga kerja dibutuhkan. Dan akan banyak peluang kedepan, diantaranya kita akan mendirikan Sekolah Pilot dan Pramugari," ungkap Heri.[az]

Rabu, 11 Mei 2016

, , ,

Sekda : Kami Siap Membangun PALI

Sekda PALI dan Isteri

Pendopo, BeritaPALI -- Meskipun dirinya dan isteri bukan orang PALI, Plt Sekretaris Daerah PALI; Robby Kurniawan SSTP MSi menegaskan bahwa dirinya siap mengabdikan diri untuk membangun Kabupaten PALI.

Hal tersebut diungkapkannya saat memperkenalkan diri bersama isteri, Rizki Aryanti SE MM pada acara Pertemuan Rutin Bulanan, Arisan serta Peringatan Isra Miraj Dharma Wanita Persatuan Kabupaten PALI, Rabu (11/5) di Gedung Serba Guna Kecamatan Talang Ubi.

"Kami akan selalu bersinergi dengan segenap jajaran untuk mencapai PALI sejajar dengan kabupaten lain dan kedepan akan menjadi kabupaten terbaik di Sumatera Selatan," papar mantan Pj Bupati OKUS itu.

Dijelaskan oleh Robby bahwa sebelum dipindahkan ke PALI dirinya sempat mendapat beberapa pilihan di beberapa daerah dan instansi seperti Pemkot Palembang, Pemda PALI dan Pemda Sumsel.

"Namun setelah meminta petunjuk dengan Pak Gubernur, beliau merestui saya membantu salah satu kader terbaiknya untuk membangun Kabupaten PALI," jelasnya.

"Oleh karena itu Kami siap bekerja mengabdikan diri dan menuangkan segenap ide dan pemikiran untuk kemajuan Kabupaten PALI, karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain," lanjutnya.

Pria jebolan IPDN angkatan ke-9 ini berharap agar DWP PALI dapat membuat program kerja yang konkrit dan bermanfaat bagi semua orang.

"Wanita adalah tiang negara, karena beberapa tokoh negara yang berhasil, salah satu faktor pendukungnya adalah pendamping setianya," pungkas Robby.

Diakhir perkenalannya Sekda PALI meminta maaf tidak dapat mengikuti semua rangkaian kegiatan karena akan menghadiri Rapat Paripurna di Gesung DPRD PALI.(Az)

Rabu, 20 April 2016

, , ,

Pemkab PALI Dukung Program P4GN



Pendopo, BeritaPALI -- Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera selatan silaturahim dengan unsur Muspida Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang ilir (PALI). Silaturahmi tersebut dalam rangka mensosialisasikan bahaya narkoba kepada kalangan pelajar dan masyarakat umum serta penandatanganan MoU bersama sebagai bentuk dukungan Pemerintah terhadap program Pemberantasan Penggunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang dilangsungkan di Gedung Pesos Komperta Pendopo, Rabu (20/4).

Ir H Heri Amalindo MM selaku Bupati PALI dihadapan kepala SKPD serta ratusan pelajar tingkat SLTP dan SLTA memberikan pengertian tentang dampak dan bahaya dari penggunaan narkoba. "Jangan sekali-kali mencoba yang namanya Narkoba," imbuh Heri.

Dikatakan Heri, saat ini kita sedang berperang melawan narkoba. Karena dari berbagai kasus yang sering didengar kebanyakan mereka tersandung narkoba.

Selain itu dirinya juga meminta kepada kalangan masyarakat untuk berpartisipasi dalam memberantas narkoba, tidak hanya mengandalkan petugas saja.

"Mari kita sama-sama memutuskan mata rantai jaringan narkoba kita mulai dari diri kita sendiri misalkan ada yang menjual jangan dibeli mari kita membangun daerah ini supaya PALI lebih cemerlang lagi," ujar suami Kustina ini.

Sementara itu Brigjen Pol Drs M Iswandi Hari SH Msi; Kepala BNNP Sumsel menyampaikan beberapa materi terkait tentang bahaya narkoba. Berbagai bentuk penyampaian yang dilakukannya dari hadist bahkan guyonan dengan tujuan agar para pelajar mengerti apa itu nakoba dan jenis obat obatan terlarang lainya.

Usai pemberian arahan dan materi kepada para pelajar, dilakukan penandatanganan MoU bersama antara Bupati PALI dan kepala BNNP Sumsel sebagai bentuk dukungan Pemkab PALI terhadap P4GN di bumi Serepat Serasan ini.

Tampak hadir diacara itu selain Heri Amalindo bupati PALI diantaranya bebarapa kepala SKPD, Camat, Polsek, Danramil, Kacabjari, guru, serta ratusan pelajar SLTP dan SLTA dari berbagai sekolah negeri dan swasta yang ada di pendopo.(Hr)

Selasa, 22 Maret 2016

, , , ,

Sri Kustina Buka Festival Seni Islam 2016

Pemukulan Gong tanda dimulainya Festival Seni Islam 2016

Pendopo, BeritaPALI -- Festival rabana marawis syarofal anam tingkat kabupaten PALI tahun 2016 hari ini dibuka langsung oleh ketua DPD LASQI kabupaten PALI, Ir Hj Sri Kustina Amalindo bertempat di lapangan Masjid Syuhada Pendopo Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi, Selasa (22/3).

Selain dihadiri Ketua DPD Lasqi PALI, acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM dan Ferdian Andreas Lacony SKom dan jajaran SKPD di lingkup Pemkab PALI.

Kepala Bagian Kesra Setda PALI, Drs Supawi Bakir memaparkan, Festival Seni Islam yang terdiri dari Rebana, Syarofal Anam dan Marawis diikuti oleh perserta dari lima kecamatan se-kabupaten PALI dengan tujuan selain untuk memperkuat tali silahturahmi umat Islam juga untuk membudayakan seni Islam yang berkembang saat ini.

Ketua DPD LASQI kabupaten PALI Ir Hj Sri Kustina Amalindo mengatakan kegiatan ini untuk mengikat tali silaturahmi antar umat muslim dan juga menyambut hari ulang tahun kabupaten yang tidak lama lagi akan digelar. Kepada para peserta, dirinya berpesan agar dapat memberikan penampilan yang terbaik karena akan di nilai oleh dewan juri yang didatangkan dari ibukota provinsi Muatera Selatan.

Selain itu, Ketua DPD LASQI ini meminta kepada pihak Pemkab agar kiranya bisa membantu sarana dan prasarana untuk menunjang keberlangsungan LASQI kedepanya.

Sementara itu Ir H Heri Amalindo MM Bupati PALI dalam sambutannya mengucapkan selamat atas dibukanya Festival tersebut, dirinya berharap masyarakat PALI lebih giat lagi untuk mengembangkan seni dan budaya islam di Bumi Serepat Serasan.
"Karena dengan adanya festival ini muda mudahan budaya islam terus meningkat dan Insya Allah kabupaten PALI lebih maju dari kabupaten lain di Sumatera Selatan," pungkasnya.(hr)

Senin, 21 Maret 2016

, , , ,

Bendahara Desa Gunung Menang Positif Narkoba


Pendopo, BeritaPALI -- Seluruh perangkat desa se-kabupaten PALI dites urin oleh Badan Narkotika Nasional kota Prabumulih yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir di Gedung Pesos, Senin (21/3). Menariknya pada pertengahan acara bejalan ada satu perangkat desa yang bergegas keluar namun dihentikan oleh pihak petugas yang berjaga di pintu keluar.

Melihat hal tersebut petugas yang berjaga langsung menghentikan langkanya dan langsung digelandang menujuh meja medis BNN. Setelah dilakukan tes, ternyata hasilnya menyatakan positif pemakai narkoba jenis ekstasi.

Berdasarkan keterangan pihak BNN, diketahui perangkat desa yang positif narkoba tersebut bernama Peru Syaputra (32) asal Desa Gunung Menang Kecamatan Penukal yang juga merupakan bendahara desa setempat.

Saat ditanya petugas, Peru mengakui bahwa dirinya memang pernah memakai narkoba jenis ekstasi namun itu sudah lama yakni pada tahun 2015 lalu.

Setelah itu pihak BNN mengatakan Pelaku yang positif narkoba itu akan dikembangkan lebih lanjut dan diadakan rehabiltasi rawat jalan setelah itu akan kembalikan kepada instansinya, namun sebelumnya akan dites dilabotorium terlebih dahulu untuk memastikanya.

Minggu, 20 Maret 2016

, , ,

PALI Akan Miliki Kilang Mini


Pendopo, BeritaPALI -- Impian masyarakat PALI untuk miliki kilang minyak mini bakal segera terwujud. Hal itu terungkap saat kunjungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dTi Bumi Serepat Serasan PALI, minggu (20/3).

"Dengan potensi minyak 2.800 barel perhari sebenarnya sangat memungkinkan untuk membangun kilang minyak skala mini," ujar Sudirman.

Menurut Sudirman, pembangunan kilang mini sangat memungkinkan bagi daerah yang produksi minyaknya tidak terlalu besar atau atas pertimbangan biaya angkut atau produksi yang tinggi. Dan kabupaten PALI sangat memungkinkan untuk itu.

"Namun tentunya masih butuh kajian, mengingat di Sungai Gerong sudah ada kilang. Jadi harus dipertimbangkan lagi," ujarnya

Gubernur Sumatera Selatan‎ Alex Noerdin menambahkan, bahwa Pemprov Sumsel sudah memaparkan kepada menteri untuk pembangunan kilang di Tanjung Api-api, mengingat kilang di Sungai Gerong merupakan peninggalan Belanda.

"Tadi sudah disampaikan dan beliau sudah memberi sinyal setuju. Artinya di Tanjung Api-api dibangun kilang besar di sini (PALI, red) akan dibangun kilang mini," tegas Alex.

Menteri ESDM Sudirman Said melakukan kunjungan kerja ke Bumi Serepat Serasan dalam rangka melihat langsung produksi minyak di kabupaten yang belum genap berumur tiga tahun itu. Menteri mengunjung sumur 075 yang dibuka pada jaman Belanda dan sampai saat ini masih berproduksi mencapai 25 barel per hari. dan stasiun pengumpul utama 10‎ yang mampu memproduksi minyak sebesar 800 barel per hari.

Selain mengunjungi lokasi pengeboran minyak, menteri ESDM juga menyempatkan diri meresmikan peluncuran Kedai Eskrim Sahabat hasil produksi TP-PKK PALI. Kedai eskrim ini merupakan produksi asli PKK dimana bahan dasar susu merupakan produksi dari peternakan sapi perah milik PKK.(Hr)
, , , ,

Wabup PALI Letakan Batu Pertama Masjid Al-Hidayah

Wakil Bupati PALI, Ferdian Andreas Laconi SKom MM dan kepala SKPD PALI bersama warga setempat

Pendopo, BeritaPALI -- Wakil Bupati PALI, Ferdian Andreas Lacony SKom MM melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid Al-Hidayah Talang Nanas Kecamatan Talang Ubi, Jumat (18/3).

Peletakan batu pertama masjid yang berukuran 15 x 16 M tersebut dihadiri Kabagkesra  PALI Supawi, Camat Talang Ubi Asrohi SSos MH, staf ahli Bupati M.Husni, Lurah Talang Ubi Timur serta masyarakat setempat.

Pada kesempatan itu, Murdani Haz selaku panitia pembangunan menyatakan apresiasi dan rasa bangga dengan semangat warga da­lam membangun tempat ibadah yang menandakan keimanan masyarakat Talang Nanas semakin meningkat.

"Saya selaku ketua panitia sangat berterima kasih kepada pihak yang telah membantu hingga terlaksananya pembangunan masjid Al-Hidayah terutama pada pemerintah kabupaten PALI dan para panitia pencari dana serta warga Talang Nanas yang aktif, dinamis dan agamis dalam menuju ridho Allah SWT lewat pem­b­angun­gan masjid ini," ujarnya.

Dikatakanya bahwa pembangunan masjid Al-Hidayah ini menggunakan dana swadaya yang berasal dari masyarakat Talang Nanas dan Warga Pelita, sementara ini dana yang sudah terkumpul  pada panitia berjumlah 48 juta.

Dengan dana tersebut menurutnya, tidak akan tercapai apa yang diharapkan oleh masyarakat tanpa ada dukungan dari Pemkab PALI.  Oleh karena itu, pihaknya sangat mengharapkan bantuan baik masyarakat, pemerintahan dan perusahaan.

Karena menurut Murdani untuk menyelesaikan bangunan masjid ini diperkirakan membutuhkan dana lebih kurang 700 juta rupiah. "Maka dari itu pihak panitia mohon dukungan pemerintah Kabupaten PALI," tandasnya.

Sementara itu Wakil bupati PALI menyampaikan kepada masyarakat Talang Nanas agar pembangunan masjid dan sarana peribadatan keagaamaan seperti ini hendaknya diiringi dengan peningkatan kualitas ke­hi­dupan beragama. Selain itu dirinya juga sangat mengapresiasi masyarakat yang telah berpartisipasi dan bahu-mem­bahu bergotong-royong untuk membangun ru­mah Allah tersebut.

"Kami selaku pemerintah sangat mensupport apa yang disampaikan ketua panitia tadi dan kami akan membantu mengusulkan kekurangan dananya. Harapan saya agar peletakan batu pertama ini bukan yang pertama dan yang terakhir, karena rumah ibadah merupakan terbentuknya suatu tanda bahwa masyarakatnya beriman, membangun masjid adalah sesuai dengan syiar agama," papar Ferdian.

Selain itu, Ferdian juga berpesan supaya lebih meningkatkan agama karena menurut Wakil Bupati ini agama merupakan pondasi utama bagi manusia.

"Percuma masjid baru tapi syiarnya kosong," imbuh Ferdian.

"Sekarang sedang marak narkoba, saya berharap peran serta para alim ulama untuk ikut memerangi narkoba jangan hanya mengadalkan petugas saja namun seluruh elemen masyarakat sangatlah penting," pungkasnya Ferdian. (Hr)







Sabtu, 19 Maret 2016

, ,

Tim Kemendagri Tinjau Lokasi Rencana Kantor Bupati PALI

Didi Untung Wijayadi SH Praspem Kemdagri saat berbincang dengan A.Gani Ahmad Plt Sekda dan Putra Sasmito Kadis PU CK PALI


Pendopo, BeritaPALI -- Tim dari Kemendagri hari ini mengadakan kunjungan kerja meninjau beberapa lokasi yang diajukan Pemerintah Kabupaten PALI untuk lokasi rencana pembangunan perkantoran Bappeda dan Komplek Dinas lainya bahkan Pemkab sudah menyiapkan lahan yang ada di Talang Kerangan, Sabtu (19/3/2016). Tim yang dikoordinir oleh Didi Untung Wijayadi SH dari Praspem Kemdagri tiba di PALI pada pukul 11.30 wib bersama tiga orang lainnya.

Kantor Bupati PALI yang saat ini merupakan pinjaman dari PT Musi Hutan Persada mungkin tidak lama lagi akan pindah. Bahkan pihak Pemkab sudah menyiapkan beberapa lahan luas untuk lokasi perkantoran di Talang Kerangan sebagai lokasi pembangunan komplek perkantoran dan lokasi SMAN Unggulan mungkin akan menjadi salah satu alternatif.

Didampingi Plt Sekda A Gani Ahmad, Kadis PU CK Putra Sasmito, Kepala Bappeda Marwansyah, Camat Talang Ubi Asrohi dan beberapa SKPD, rombongan Tim tersebut meninjau langsung gedung SMAN Unggulan yang rencananya akan dijadikan komplek perkantoran.

Selain SMAN Unggulan, tim juga meninjau lokasi gedung Bappeda yang terletak di sebelahnya kemudian bertolak meninjau lokasi perumahan rakyat yang menjadi program nawacita presiden Jokowi di Eks Tempat Pembuangan Akhir PT Pertamina di borenam Jalan Talang Akar. Dilokasi tersebut diusulkan pemkab PALI untuk dibangun 1000 perumahan rakyat.
 
"Kami meninjau kesiapan pembangunan gedung Bappeda yang akan dibangun tahun 2016 ini. Disamping itu kami juga melihat rencana pembangunan Kantor Bupati dan kantor DPRD yang rencana akan‎ dibangun tahun depan," ujar Didi Untung Wijayadi SH, koordinator tim.

Menurut Wijayadi, dirinya mengapresiasi apa yang diusulan Pemkab PALI, baik lokasi maupun status tanah yang akan dibangun tersebut. Setelah mereka melihat secara langsung lokasi lahan yang ada katanya optimis tahun depan untuk dibangun.

Selain pembangunan kantor bupati, tim juga merekomendasikan kepada Pemkab PALI untuk mengusulkan kepada Kemendagri pembangunan kantor dinas-dinas yang lain karena menurutnya lokasi perkanrtoran dinas-dinas yang lain harus segera ditata dan diusulkan agar tahun depan bisa direalisasikan‎.

Bilamana gedung SMAN 2 Unggulan akan dijadikan komplek perkantoran, secara otomatis Pemkab akan menyediakan gedung baru dilokasi berbeda sebagai gedung pengganti.

Usai melihat lokasi lahan perkantoran Tim tersebut kemudian beranjak meninjau landasan pesawat  terbang eks stanvac. Bandara yang ada di Bumi Serepat Serasan ini, rencananya nanti akan difungsikan oleh pihak pemkab PALI layaknya bandara internasional.(Hr)

Kamis, 17 Maret 2016

,

Kuda Lumping "Fhasyach", Perpaduan Kesenian Jawa dan Tionghoa


Kesenian Kuda Lumping Karya Makmur Fasyach Talang Cepit


Pendopo, BeritaPALI -- Kuda Lumping adalah salah satu kesenian tradisional Jawa yang menggambarkan sekelompok prajurit penunggang kuda. Kuda yang di gunakan dalam tarian ini bukanlah kuda sungguhan, namun kuda yang terbuat dari bambu yang di anyam dan dibentuk dan dihias menyerupai kuda. Kesenian Kuda Lumping biasanya dikaitkan dengan hal-hal mistik, karena pada saat melakukan pertunjukan para pemain mengalami kesurupan dan dicambuk.

Di Kabupaten PALI sendiri, ada salah satu kelompok seni Kuda Lumping yang diberi nama “Kesenian Kuda Lumping Karya Makmur Fhasyach”.

Deni, pemimpin kelompok kesenian ini mengatakan, kelompoknya berdiri pada tahun 2012 dengan jumlah pemain lebih dari 40 dan dua orang pawang. Dikatakan Deni, kelompok kuda lumpingnya berbeda dengan kuda lumping biasanya, karena tidak hanya menampilkan kesenian Daerah Jawa saja.

“Kuda lumping pada umumnya hanya menampilkan kesenian Kuda Lumping dan Barong, namun pada kelompok kita, selain ada kesenian tersebut, kita juga menampilkan pocong, kuntilanak dan manusia pedang selain itu kita juga ada vampir yaitu hantu khas negara China,” papar Apek, sapaan akrab Deni.

Lebih jauh Apek mengatakan, untuk dapat ikut tampil para pemain harus berlatih. “Setelah berlatih satu bulan, nanti akan diberi pegangan untuk mereka (pemain Kuda Lumping, red),” kata Apek.



Pocong, salah satu kreasiKuda Lumping ala Apek

“Semua pertunjukan yang kita tampilkan tidak ada maksud lain selain untuk hiburan,” lanjutnya.

Diungkapkan Apek, kelompok kuda lumping miliknya sudah sering tampil di beberapa event, baik itu acara khitanan, pernikahan sampai acara seremonial yang diselenggarakan oleh Pemkab PALI. “Saat tampil di Gelora November, pak Heri (Bupati PALI, red) pernah mencoba manusia pedang,” tukas Apek.

Pria keturunan Tionghoa ini berharap agar pemerintah dapat membantu mempertahankan salah satu kesenian khas Indonesia ini. “Kita saat ini kekurangan alat musik berupa gamelan, gong dan sound systemnya serta pakaian untuk pemain,” ungkapnya.

Lebih jauh Apek mengatakan, jika masyarakat ingin ikut bergabung dengan kelompoknya bisa datang langsung ke kediamannya di Jl Kresnan Talang Cepit Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi - PALI setiap sore.

Untuk pemain wanita jelas Apek, kelompok Kuda Lumpingnya memiliki 12 pemain yang dilatih oleh anaknya, Nia Yulianti SE.(az/pl)

Rabu, 09 Maret 2016

, ,

Dinkes Sumsel Siap Dukung Bangun Rumah Sakit Tipe C di PALI


Pendopo, BeritaPALI -- Untuk memperkecil kesenjangan kualitas kesehatan dan akses terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu antara program program dari pusat perlu disinkronisasikan antara Provinsi dan kabupaten termasuk pekan imunisasi nasional ini

Hal itu disampaikan Dr Hj Eni Zatila MKM Kepala Dinas Kesehatan kabupaten PALI usai mengelar acara pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di gedung Serbaguna Kecamatan Talang Ubi Pendopo kabupaten PALI, Selasa (8/3/2016)  yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Dikatakannya semua kegiatan tidak hanya putus ditingkat Provinsi saja namun membutuhkan pendekatan yang komprensif mulai dari tingkat pusat sampai ke daerah.

"Adanya keserasian program dan kegiatan yang dilakukan di Pusat hingga ke Daerah diharapkan akan mampu mengatasi permasalahan kesehatan," ungkapnya.

Selain itu sambung Eni Zatila, pembangunan sarana kesehatan berkembang secara dinamis mengikuti kebutuhan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tatanan penyelenggaraan pemerintahan, berbagai permasalahan dan tantangan muncul yang membutuhkan solusi dan kebijakan yang tepat.

"Kita selalu memberikan arahan di setiap ada acara termasuk di media cetak dan radio dengan tujuan supaya meningkatkan kesadaran masyarakat menuju PALI sehat," ujar Eni

Diungkapkan oleh Eni, pihaknya sudah menyiapkan 270 POS PIN Polio yang tersebar di 5 kecamatan di Kabupaten PALI. Untuk itu dirinya berharap agar semua tenaga kesehatan mampu menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan baik, efektif dan konperensif.

"Untuk program PIN Polio ini, kita menargetkan 100 persen minimal 95 persen,walaupun belum tercapai kita masih ada waktu dan terus mengadakan sweeping ke desa desa yang belum terjangkau oleh pihak kita," paparnya.

Sementara itu, Kadinkes Provinsi Sumatera Selatan; Dra Lesty Nurainy Apt MKes mengatakan, dari 11 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sumatera Selatan dia memilih kabupaten PALI pada acara pencanagan PIN secara serentak, karena dirinya belum perna berkunjung ke Bumi Serepat Serasan.

Selain itu, dikatakan oleh Lesty, Dr Hj Eni Zatila adalah teman baiknya dan dirinya ingin melihat langsung bagaimana antusias masyarakat menyambut program pemerintah tentang kesehatan dan beberapa program dari dinas kesehatan PALIini.

Menurutnya untuk merwujudkan sinkronisasi serta optimalisasi kegiatan antara Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Rumah Sakit dan Institusi kesehatan lainnya dalam hal pengembangan pelayanan kesehatan yang berkualitas perlu pendekatan dan komunikasi setiap waktu. Dan juga menurutnya Dinas Kesehatan PALI telah berhasil dalam menerapkan program program kesehatan, karena didukung oleh Bupati yang sangat peduli terhadap kesehatan masyarakatnya dan dia sangat bangga dengan peran Heri Amalindo yang memahami permasalahan di bidang kesehatan.

"Saya anggap Dinkes PALI sangat berhasil melaksanakan program yang kita terapkan, dan juga saya sangat bangga pada pak Heri Amalindo yang paham apa itu sehat, karena PALI ini kabupaten baru namun sudah bisa menyamai kabupaten kabupaten lainya," ujarnya

Ketika ditanya terkait rencana Pemerintah kabupaten PALI yang akan membangun Rumah Sakit tipe C, Kepala dinkes provinsi ini sangat merespon dan sangat mendukung hal tersebut.

"Kita siap membantu rencana pemerintah kabupaten PALI untuk membangun rumah sakit tipe C, dan saya sudah menganjurkan Dinkes Pali untuk mengajukan proposal agar dana DAK bisa turun ke kabupaten ini," imbuhnya.

Menurut Kadinkes Sumsel ini pihaknya sudah membantu membangun Rumah Sakit tipe D Pratama yang pengerjaannya belum rampung hanya menunggu satu periode lagi untuk bisa difungsikan, namun pihaknya akan terus menerapkan program dari Menteri Kesehatan Indonesia untuk menganjurkan masyarakat dalam menuju indonesia sehat.(Hr)











Senin, 07 Maret 2016

,

Besok PIN Polio Dimulai

Pendopo, BeritaPALI -- Indonesia telah dinyatakan bebas polio bersama dengan negara anggota WHO di South East Asia Region (SEAR) pada bulan Maret 2014. Untuk mempertahankan keberhasilan tersebut, dan sebagai bagian melaksanakan komitmen mewujudkan Dunia Bebas Polio, Pemerintah Indonesia melakukan kegiatan imunisasi polio tambahan yaitu Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang akan mulai dilaksanakan besok 8 Maret hingga 15 Maret 2016 mendatang.

Untuk mendukung program Pemerintah tersebut, Pemkab PALI besok akan mengadakan pembukaan acara PIN Polio yang akan dilaksanakan di gedung Serba Guna Kecamatan Talang Ubi pukul 13.30 WIB.

PIN Polio adalah pemberian imunisasi tambahan polio kepada balita usia 0 hingga 59 bulan tanpa memandang status imunisasi polio sebelumnya. Tujuan PIN Polio antara lain mengurangi resiko penularan virus polio yang datang dari negara lain, memastikan tingkat kekebalan masyarakat terhadap penyakit polio cukup tinggi dan memberikan perlindungan secara optimal serta merata pada balita terhadap kemungkinan munculnya kasus polio.

Penyakit Polio merupakan penyakit pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus Polio. Secara klinis penyakit polio adalah anak dibawah umur 15 tahun yang menderita lumpuh layu akut. Penyebaran penyakit ini melalui kotoran manusia (tinja) yang terkontaminasi. Kelumpuhan dimulai dengan gejala demam, nyeri otot dan kelumpuhan pada minggu pertama sakit. kemudian bisa terjadi karena kelumpuhan otot pernafasan
yang tidak ditangani segera.(az/int)
, , , ,

Suryani : "Bikin Anak Jangan Banyak-banyak"


Pendopo, BeritaPALI -- Untuk mewujudkan keluarga sejahtera Pemerintah Kabupaten PALI menggandeng Anggota komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem; Suryani SE mengadakan acara sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kreatif program BKKBN melalui media tradisional dan seni budaya di gedung Pesos Koperta Pendopo, Senin (7/3/2016)

Dikatakan Suryani, berbagai upaya untuk mensosialisasikan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dan terus melakukan program Generasi Berencana (GenRe) khususnya Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP). 

Selain program tersebut meskipun berstatus sebagai anggota legislatif di DPR RI, ternyata wakil ketua Fraksi Nasdem ini punya tips tersendiri agar ibu-ibu tidak di Poligami kepada ibu-ibu kader Keluarga Berencana Kabupaten PALI.

"Ibu-ibu pasti tidak ingin dipoligami, nah makanya ayo ikut KB. Kalau ibu-ibu tiap tahun melahirkan, waktu ibu akan habis untuk mengurus anak, jadi tidak ada waktu buat sumai termasuk waktu untuk bersolek menyenangkan suami. Makanya bikin anak jangan banyak-banyak," ujarnya seraya bercanda.

Menurut Suryani, dengan ikut program KB anak cuma dua sehingga anak-anak lebih terurus dan waktu untuk suami lebih banyak jadi suami tidak akan berpaling atau beristri lagi.

"Kita harus mengetahui cara menggunakan alat kontrasepsi yang baik supaya kehidupan dalam rumah tangga tidak berantakan sesuai program pemerintah keluarga berencana Dua Anak Lebih Baik," lanjutnya.

Selain itu dirinya berharap agar generasi remaja mampu mencegah timbulnya resiko medis seperti keguguran, termasuk memahami tentang kesehatan reproduksi, karena menurutnya remaja memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan laju pertumbuhan penduduk penduduk, "Karena 27 persen dari jumlah penduduk Indonesia adalah remaja," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Bupati PALI; Ir H Heri Amalindo‎, dirinya mendorong agar para ibu dapat mensukseskan program KB dalam rangka meningkatkan kualitas generasi penerus PALI.

"Anak sedikit akan membuat perhatian pada anak lebih besar, pendidikannya lebih terarah sehingga bisa menciptakan anak yang berkualitas. Kita ingin anak-anak di PALI berprestasi tinggi dan itu dimulai dari rumah kita sendiri," imbuh Heri.

Bupati PALI yang baru dilantik ini sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh BKKBN tersebut karena dirinya ingin putra-putri di Bumi Serepat Serasan ke depannya memiliki mindset atau cara berpikir positif dan lebih baik melalui Pendewasaan Usia Perkawinan itu sendiri. 

"Dengan adanya kegiatan KIE Kreatif ini saya sangat mendukung dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, semoga ada manfaatnya bagi kita semua," tandas Heri.(Hr) 








, ,

Program PALI Sejahtera Berikan Santunan Bagi Warga Meninggal

Wakil Bupati PALI saat memberikan santunan PALI Sejahtera secara simbolis di halaman Pemkab PALI (7/3)

Pendopo, BeritaPALI -- Pemerintah kabupaten PALI kini akan memberikan santunan kematian untuk warga yang meninggal dunia melalui Program PALI Sejahtera. Adapun jumlah yang akan diberikan pihak Pemkab ini akan bervariasi, bagi warga yang meninggal akibat kecelakaan lalulintas akan menerima santunan sebesar Rp 7,5juta. Sementara yang meninggal karena sakit akan mendapat santunan Rp 4,5juta.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sanusi, Pimpinan Penyelenggara Kartu PALI Sejahtera, Senin (7/3) di halaman Pemkab PALI.

Masih menurut Sanusi, tidak seluruh warga PALI diikutkan dalam program ini. Dari 207.000 penduduk PALI, baru 60.000 warga yang didaftarkan penyelenggara Kartu PALI Sejahtera setelah dilakukan pendataan bersama Kepala Desa dan Lura.

"Warga yang sudah terdaftar akan menerima kartu sebagai bukti keikutsertaannya. Nanti keluarga yang meninggal dapat menghubungi kepala desa masing-masing untuk melakukan klaim," sambung Sanusi.

Sementara itu, Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony SKom MM secara simbolis menyerahkan santunan kematian ini kepada 10 ahli waris warga yang meninggal dunia di halaman Pemkab PALI, Senin (7/3).

Ferdian berharap agar keluarga yang ditinggalkan dapat memanfaatkan dana santunan tersebut dengan baik.

"Ini bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga. Karena itu kami harapkan keluarga yang ditinggalkan dapat memanfaatkan dana santunan ini sebaik-baiknya. Karena tujuannya untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan," ujar Ferdian.

Nurmida, warga Simpang Lima Talang Ubi yang merupakan ahli waris alm. Sabarudin mengaku berterimakasih‎ atas santunan yang diterimanya.

"Kami sangat berterima kasih atas santunan dari Pemkab PALI. Artinya program yang dicanangkan dulu sudah terbukti,‎" ujar Nurmida.(Hr)

Senin, 21 Desember 2015

, , , ,

Bupati PALI Terima Penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial

Penjabat Bupati PALI; Drs H Apriyadi MSi

Penjabat Bupati PALI; Drs H Apriyadi MSi mendapat penghargaan tingkat nasional yakni Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Pemerintah RI pada Puncak Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) ke-67 dan Peringatan Hari Ibu ke-87 yang di pusatkan di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, Minggu (20/12).
Penghargaan untuk Pj Bupati kedua Kabupaten PALI itu diserahkan oleh Menteri Sosial RI; Khofifah Indar Parawansa mewakili Presiden RI, Joko Widodo yang berhalangan hadir. Puncak Peringatan HKSN 2015 juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Sambise.

Kabag Humas dan Protokol Setda PALI; Husni Thamrin SE MSi mengatakan Bupati PALI dinyatakan berhak mendapat anugerah Satya Lencana Kebaktian Sosial setelah melalui serangkaian verifikasi dan penilaian.

“Tim memverifikasi kegiatan Bupati PALI dalam membantu masyarakat seperti menangani bencana kemarau dan kebakaran serta peningkatan kesejahteraan sosial baik dibidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan, seperti kepedulian terhadap lansia, penyandang cacat, para gepeng dan santunan amal kematian,” ungkap Husni Tahmrin, Senin (21/12).

Diungkapkan oleh Husni Thamrin, setelah diverifikasi, Bupati PALI dinilai layak untuk mendapat penghargaan Satyla Lencana Kebaktian Sosial, yang merupakan penghargaan untuk warga negara yang mempunyai prestasi di bidang sosial dan kemanusiaan.

“Selain Kabupaten PALI ada 3 Kabupaten/kota lain di Provinsi Sumatera Selatan yang juga mendapatkan penghargaan tersebut,” pungkasnya.


Teks/ Foto : Azwar
Editor : Azwar

Kamis, 17 Desember 2015

,

Rapat Akhir Tahun 2015 : Dewan Pendidikan PALI akan Kunjungi Sekolah se-PALI

Suasana Rapat Akhir Tahun Dewan Pendidikan PALI

Pendopo, BeritaPALI
Dewan Pendidikan Kabupaten PALI mengadakan Rapat Akhir Tahun 2015 yang dilaksanakan pada Kamis (17/12) di Kantor Dewan Pendidikan samping Kantor Disdikbud PALI belakang Terminal Pendopo. Rapat yang dipimpin oleh Drs Haris Mutaqin, sekretaris Dewan Pendidikan dihadiri oleh Drs H Hasun, Ny Suparmi, Hasbullah, H Hasanudi, H Zainuri dan Nurulfallah D SH. Sementara Alwi Effendi sakit dan Ketua Dewan Pendidikan Drs H Sedi Suhardi sedang Dinas Luar.

Dalam acara rapat para anggota Dewan Pendidikan PALI mendo'akan kesembuhan Alwi Effendi serta membahas beberapa hal penting antara lain pengajuan anggaran dana hibah ke Pemkab yang terpisah dari Disdikbud PALI. Rapat juga membahas mengenai kontribusi Dewan Pendidikan PALI untuk dunia pendidikan dimana pada tahun 2016 mendatang target utamanya adalah melaksanakan pertemuan dengan seluruh Kepala Sekolah SD, SLTP dan SLTA, Ketua Komite UPTD dalam 5 kecamatan se-Kabupaten PALI yang akan didampingi oleh Kadisdikbud PALI. Kegitan tersebut rencananya akan dijadwalkan pada awal tahun 2016 nanti.

Selain itu Dewan Pendidikan PALI juga akan membuat panduan tugas dan fungsi Dewan Pendidikan yang paling penting adalah mengawasi rencana dan realisasi penggunaan dan BOS per-triwulan sesuai aturan perundang-undangan bahwa dana BOS wajib diumumkan setiap triwulan sebagai laporan kepada wali murid, komite dan pihak-pihak terkait.

Berikutnya Dewan Pendidikan PALI sesuai dengan keinginan Bupati PALI tentang penghargaan bagi siswa dan pembinaan yang berprestasi dibudang masing2 termasuk mengenai insentif fdan fasilitas.

Selain itu juga diharapkan kedepan para poembina itu adalah orang-orang professional dan memiliki background sesuai keahlian dan profesinya seperti yang disampaikan H Hasanudin dalam rapat.

"Setelah defenitif dan dilantiknya Bupati PALI, saatnya profesionalisme itu sendiri ditegakkan. Jadi selain kita adalah sebagai anggota Dewan Pendidikan juga sebagai masyarakat harus memonitor dan mengontrol jalannya pembangunan PALI baik menyangkut Sumber Daya Alam maupun Sumber Daya Manusia-nya, terutama di bidang pendidikan ini," ungkap pensiunan tentara ini.

Terakhir Dewan Pendidikan PALI juga membahas mengenai maraknya aksi kenakalan remaja yang menlanda para pelajar di PALI baik mengenai narkoba, dekadensi moral dan pergaulan bebas.

Teks/ Foto : Nurul
Editor : Azwar

Kamis, 12 November 2015

,

Darsono Bantah Komisioner KPUD PALI Bukan Putra PALI

Pendopo, BeritaPALI.com
Issue yang sempat beredar di kalangan masyarakat PALI tentang salah satu komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berasal dari luar daerah alias bukan putra PALI menjadi perbincangan di kalangan masyarakat Bumi Serepat Serasan belakangan ini.



Namun hal ini dibantah keras oleh Sekretaris Panitia Tim Seleksi (Timsel), H Darsono.‬ Dirinya memastikan seluruh Komisioner KPUD PALI merupakan putra daerah bumi Serepat Serasan.



"Saya tegaskan kelima komisioner KPUD PALI merupakan putra daerah Kabupaten PALI. Karena penyeleksian administrasi kemarin sangatlah ketat, jadi tidak mungkin ada salah satu komisioner bukan putra asli PALI," jelasnya ketika dihubungi wartawan via telepon seluler, Kamis Sore (12/11).‬



‪Menurut Darsono, sejak awal proses pendaftaran, mulai dari administrasi para calon peserta Komisioner KPUD PALI diperiksa ketat identitas, domisili dan lain sebagainya.



"Jika dari awal pendaftaran ada yang bukan asli PALI, maka pendaftar tersebut langsung out atau dieliminasi dan didiskualifikasi, sehingga saya pastikan sekali lagi bahwa Komisioner KPUD PALI putra daerah PALI," tegasnya.



Memang pada sebelumnya menjadi topik perbincangan pro dan kontra di kalangan masyarakat mengenai hal tersebut sempat issue yang mengatakan dari kelima komisioner KPUD PALI yang baru dilantik tersebut tidak terdaftar di DPT PALI bahkan dikabarkan kartu keluarga (KK) salah satu komisioner masih merupakan KK Palembang.



Sementara itu Nurulfallah D, SH Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten PALI menghimbau agar masyarakat tidak mudah terpancing issue, karena menurutnya issue adalah perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab.



"Saya harap masyarakat khususnya pewarta atau pembuat berita tolong cari dulu kebenarannya, jangan sampai merugikan pihak lain. Karena apa yang disampaikan orang belum tentu benar apalagi cerita dari mulut ke mulut kita sekarang bicara tentang fakta baru itu menjadi berita,"imbuhnya.





Teks : Suherman

Foto : net

Senin, 13 Juli 2015

,

Jelang Lebaran Tarif Angkutan Melonjak Tajam

Ilustrasi
BeritaPALI.com -- Meskipun belum ada keputusan resmi dari pemerintah, namun sejumlah jasa angkutan penumpang sudah menaikkan tarif secara sepihak. Bahkan, kenaikan tarif itu sudah diberlakukan di H-5 jelang lebaran, Rata-rata kenaikan tarif berkisar antara 15 sampai 20 ribu rupiah.

Dengan adanya kenaikan tarif ongkos ini membuat banyak para penumpang mengelu serta kaget seperti pengakuan "Maman" salah Salah satu penumpang trevel jurusan palembang-pendopo PALI ia mengaku ongkos mudik saat ini sudah naik menjadi 105 ribu rupiah sebelum H-5 hanya Rp 80 ribu saja katanya

"Kemaren saya berangkat ke palembang ongkosnya hanya 80 ribu tapi setelah saya pulang ke pali sudah naik menjadi 105 ribu saya kaget pak kok cepat sekali naik padahal belum ada dengar pengumuman dari pemerintah tentang kenaikan tarif ongkos jasa angkutan" ungkapnya

Dengan diberlakukan kenaikan tarif ongkos secara sepihak oleh pengelola jasa angkutan tersebut, banyak penumpang pemakai jasa mengelu, bukan hanya Maman saja namun ada beberapa penumpang yang kelukan hal tersebut terkait adanya kenaikan ongkos jasa angkutan travel jelang lebaran yang melonjak begitu tajam

Hal itu juga dirasakan oleh "Andi"warga asal desa tais kabupaten PALI senin (13/7) ketika ia pulang dari kota palembang sehabis dari tempat mertuanya, pria separuh baya ini mengaku kepada Berita PALI mengatakan ongkos yang dipatok pihak pengelola jasa angkutan tidak sesuai karena menurutnya tidak semua orang yang mempunyai uang lebih katanya

"Kami kepalembang bukan karena banyak uang,pak namun hanya untuk bertemu mertua inipun hanya satu tahun sekali ongkos sebesar itu sangatlah menyusahkan warga. Kenaikan harga sangat tidak masuk akal apa lagi para penguna jasa angutan umum Tervel kalangan menenga ke bawah"ungkapnya

Juga dirinya meminta kepada pemerintah dinas terkait agar meperhatikan serta kontrol dengan adanya kenaikan tarif bagi jasa angkutan trevel yang ada di kabupaten PALI ini karena menurutnya masyarkat sangat berkeberatan.

Salah satu sopir jasa angkutan travel yang enggan disebutkan namanya saat dikomfirmasi ia mengaku naiknya ongkos PALI-Palembang ini disebabkan sudah masuknya arus mudik lebaran, jadi setiap angkutan umum pasti menaikkan harga ongkos, begitu pula dengan travel yang ada di PALI.

"Kami cuma ikut ikutan saja, karena banyak sopir yang terlebih dahulu menaikan tarif ongkos travel jelang lebaran ini, jadi kami mau tak mau juga harus ikut tarif sekarang, Tapi memang setiap tahun juga pasti ada kenaikan kalau mau jelang lebaran,paparnya (St)

(Biro Pali)

Senin, 13 April 2015

,

DEWAN PENDIDIKAN PALI RAPAT MONITORING UN

foto bersama usai menggelar rapat
Bertempat di Sekretariat Dewan Pendidikan Kabupaten PALI dibelakang Terminal Pendopo pada Senin (13/4) DPKP melaksanakan rapat yang dihadiri seluruh anggota Dewan.

Rapat rutin yang diadakan setiap 3 bulan ini membahas tentang monitoring pelaksanaan ujian nasional (UN), Kadikbud berharap Dewan Pendidikan berkiprah dengan memantau kegiatan tersebut didaerah masing-masing dengan cara mengisi "buku tamu" disekolah yang dikunjungi.

Sementara Bupati perlu masukan dan dikbud juga tidak termonitor tidak hanya laoran positip saja tapi kekurangan yang lain.

Dewan Pendidikan boleh meminta keterangan dana-dana disekolah tetapi tidak boleh masalah mengajar. Dan langsung melapor ke bupati tetapi adat ketimuran maka berkoordinasi dengan Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Menurut Ketua Dewan Pendidikan H.Sedih Suwardi dirinya pernah ditanya saat pengisian angket apakah dirinya pernah dianya saat pembahasan anggaran APBD dan anggaran di Dikbud
"Maka secara jujur saya tidak pernah dilibatkan" jelas Sedih.(Az)
,

Hari Pertama buka pendaftaran Balon Bupati dan Wabup PALI, DPC Partai Golkar diserbu pelamar

PENDOPO - Kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Golongan Karya (GOLKAR) Kabupaten PALI, Senin (13/4) di hari pertama pembukaan pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, tak tanggung-tanggung langsung diserbu tiga pelamar sekaligus dari politisi-politisi yang bakal maju mencalonkan diri di Pilkada PALI Desember mendatang.
Edi Suprianto Oemar SH. ketua DPC Partai Golkar PALI mengatakan bahwa hari ini DPC Partai Golkar PALI resmi kita membuka pendaftaran bagi BAlon Bupati dan Wabup PALI.

"Allhamdulillah di hari pertama kita buka pendaftaran untuk sementara ini sudah ada empat orang yang ambil formulir pendaftaran di kantor

Lanjut Edi,untuk DPC partai Golkar kita membuka pintu selebar lebarnya bagi siapa saja yang berminat mendaftarkan diri mencalonkan diri di partai Golkar.

DPC Golkar, yang pertama diawali oleh Ir.H.Heri Amalindo MM, Irwan ST, Devi Harianto SH.MH.dan Eftiani SH diantara empat yang mendaftarkan diri Ir.H.Heri Amalindo MM,dan Eftiyani SH mendaftar sebagai Balon Bupati, sedangkan Irwan ST dan Devi harianto SH.MH sebagai Balon Wabup." ungkapnya
"Karena Golkar milik kita semua baik itu dari Politisi parpol atau umum asal memenuhi syarat." tutup Edi.(Hr)
, ,

Berita PALI menerima "kereto jengki" dari Depati Meragon

"Kereto Jengki"
RUKAM CONDONG - Media cetak & online Berita PALI bersama LSM TEGAR dan ORMAS GAIB menerima bantuan kendaraan operasional dari Depati Meragon di Pendopo Kadipaten negeri Rukam Condong pada Senin (13/4)

Dalam arahannya Meragon menyampaikan bahwa bantuan ini hanyalah sekedar membantu kelancaran kegiatan para jurnalis dan penggiat sosial kemasyarakatan semata, tanpa ada hubungan dengan rencana pemilihan Depati yang akan digelar beberapa waktu lagi.

" Aku ngelek cak nye menga penggiat media, lsm dan ormas kak kesulitan kene ndak ngayau negeri rukam condong kak libok, jalan masih banyak nyang jat. Mudah-mudahan dengan adenye kereto jengki itu menga pacak lebih pro aktif mempublikasi prestasi kadipaten lawan nunjuk ke di aku dimene jalan jat, bangunan rusak, bawahanku nyang idak senonoh. Tapi jangan dihubung-hubungke ngan rencanaku ndak nyalon jadi adipati yek, aku ihlas, untuk kemajuan negeri rukam condong semate" demikian papar Depati Meragon dengan bahasa kerajaannya yang khas.

Sementara itu Bahtera Jagad Sandayakala selaku pimpinan media Berita PALI dan Ormas GAIB menyampaikan terima kasih yang sedalam dalamnya karena Adipati Meragon telah memberikan bantuan tersebut.

" Terus terang bae, lah puluhan taun malang melintang sebagai aktifis sosial kemasyarakatan dan media, mpai ikaklah aku merase ladas, kene Depati Meragon kak sangat memperhatike ape dia yang jadi kendak rakyatnye. Terime kaseh Tuhan, Terime kaseh pak Meragon" Ujar Jagad penuh haru (ADV)