Pendopo, BeritaPALI -- Untuk mewujudkan keluarga sejahtera Pemerintah Kabupaten PALI menggandeng Anggota komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem; Suryani SE mengadakan acara sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kreatif program BKKBN melalui media tradisional dan seni budaya di gedung Pesos Koperta Pendopo, Senin (7/3/2016)
Dikatakan Suryani, berbagai upaya untuk mensosialisasikan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dan terus melakukan program Generasi Berencana (GenRe) khususnya Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP).
Selain program tersebut meskipun berstatus sebagai anggota legislatif di DPR RI, ternyata wakil ketua Fraksi Nasdem ini punya tips tersendiri agar ibu-ibu tidak di Poligami kepada ibu-ibu kader Keluarga Berencana Kabupaten PALI.
"Ibu-ibu pasti tidak ingin dipoligami, nah makanya ayo ikut KB. Kalau ibu-ibu tiap tahun melahirkan, waktu ibu akan habis untuk mengurus anak, jadi tidak ada waktu buat sumai termasuk waktu untuk bersolek menyenangkan suami. Makanya bikin anak jangan banyak-banyak," ujarnya seraya bercanda.
Menurut Suryani, dengan ikut program KB anak cuma dua sehingga anak-anak lebih terurus dan waktu untuk suami lebih banyak jadi suami tidak akan berpaling atau beristri lagi.
"Kita harus mengetahui cara menggunakan alat kontrasepsi yang baik supaya kehidupan dalam rumah tangga tidak berantakan sesuai program pemerintah keluarga berencana Dua Anak Lebih Baik," lanjutnya.
Selain itu dirinya berharap agar generasi remaja mampu mencegah timbulnya resiko medis seperti keguguran, termasuk memahami tentang kesehatan reproduksi, karena menurutnya remaja memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan laju pertumbuhan penduduk penduduk, "Karena 27 persen dari jumlah penduduk Indonesia adalah remaja," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Bupati PALI; Ir H Heri Amalindo, dirinya mendorong agar para ibu dapat mensukseskan program KB dalam rangka meningkatkan kualitas generasi penerus PALI.
"Anak sedikit akan membuat perhatian pada anak lebih besar, pendidikannya lebih terarah sehingga bisa menciptakan anak yang berkualitas. Kita ingin anak-anak di PALI berprestasi tinggi dan itu dimulai dari rumah kita sendiri," imbuh Heri.
Bupati PALI yang baru dilantik ini sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh BKKBN tersebut karena dirinya ingin putra-putri di Bumi Serepat Serasan ke depannya memiliki mindset atau cara berpikir positif dan lebih baik melalui Pendewasaan Usia Perkawinan itu sendiri.
"Dengan adanya kegiatan KIE Kreatif ini saya sangat mendukung dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, semoga ada manfaatnya bagi kita semua," tandas Heri.(Hr)