Pendopo, BeritaPALI --Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) kreatif program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui media tradisional dan seni budaya tahun 2016 dilaksanakan di Gedung Pesos, Komplek Pertamina Pendopo senin (7/3).
Hadir dalam acara tersebut, Bupati PALI Ir H. Heri Amalindo MM, Wakil Bupati Ferdian Andreas Lacony S.Kom MM, anggota komisi 9 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) RI Irma Suryani SE, wakil Ketua DPRD PALI H. Darmadi Suhaimi,SH, Seketaris Badan (Sekban) BKKBN Provinsi Sumsel Hj Desiana MM, Kepala BKKBPP PALI Drs. Suprihyatno, Anggota DPRD Partai Nasdem Iif Fitriyansyah ST, para asissten, staft ahli, sejumlah SKPD dilingkungan pemkab PALI, seluruh camat, lurah, kades, kader posyandu, unsur Muspida, Muspika dan jajaran staf BKBPP PALI.
Acara diawali tari sambut bumi serepat serasan .Menurut Hj Desiana MM Sekretaris badan(Sekban) BKKBN provinsi sumsel mengatakan ini adalah sebagai bukti tindak lanjut program keluarga berencana (KB) dalam upaya untuk mencari solusi secara terinteraksi dengan lintas sektor DPRD pusat dan provinsi sumsel.
" Kami mengucapkan selamat atas dilantiknya Ir H Heri Amalindo MM sebagai Bupati, dan Ferdian Andreas Lacony S.Kom MM wakil Bupati PALI pada 17 pebruari lalu semoga semakin sukses dalam pembangun kabupaten PALI dan bisa mensejahterakan rakyat PALI ' ujarnya.
Diakuinya penduduk Indonesia mendapat peringkat ke 10 dunia penduduk terbesar dunia berjumlah 251 juta jiwa sedangkan provinsi Sumatra Selatan jumlah penduduk 7,4 juta penduduk Sumsel.guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pemerintah pusat dan daerah mengharapkan progaram ini untuk diteruskankan ke kabupaten/kota melalui lintas sektor antar SKPD untuk dapat bersinergi dengan terbentuknya kampung KB diinstansi seperti dinas kesehatan,dinas pendidikan dan instansi dinas lain yang terkait untuk bisa sejaian dalam pengentasan kemiskinan, dan diminta kepada adik-adik remaja guna melanjutkan pembangunan di provinsi Sumsel keberhasilan kabupaten PALI, tidak terlepas dukungan ormas, tim penggerak PKK dan elemen masyarakat lainnya dalam rangka membangun daerah melalui lintas sektor, instansi harus berkerja sama dengan posyandu, BPJS, puskesmas dan pelayanan kesehatan lainya."Harapnya.
Sementara Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM membuka resmi acara KIE BKKBN tersebut.
Dalam sambutannya Heri mengatakan " Mari kita giatkan sosialisasi program KB sebab masalah KB ini harus bisa dilaksanakan program-programnya di kabupaten PALI ,"Ujar Heri.
Secara terpisah Irma Suryani SE, selaku Anggota DPRD RI mengatakan tingkat pertumbuhan ekonomi tidak bisa diabaikan kalau kita tidak mengikuti laju petumbuhan ekonomi penduduk tidak akan maju, dikatakannya "kalau kita mau sejahtra cukup 2 anak saja tidak boleh banyak-banyak anak tidak boleh lebih dari 2 anak semuanya perlu diselaraskan, diseimbangkan pertumbuhan penduduk, ekonomi indonesia mendapat bonus Demografi tingginya angkatan kerja muda, akibatnya terjadi pengangguran berjemaah karena angkatan kerja yang besar tidak diimbangi dengan terbukanya lapangan kerja, hingga kalah bersaing untuk meningkatkan program pembangunan karena tidak tersedianya lapangan kerja" Ungkap Irma Suryani *** (dar).)
Red.