Tampilkan postingan dengan label Penukal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penukal. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Agustus 2016

, ,

PT Aburahmi Diduga Serobot Lahan Rakyat




Air Itam, BeritaPALI -- Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT Aburahmi diduga telah melakukan penyerobotan lahan seluas 405 ha milik masyarakat. Hal itu disampaikan oleh Adam Malik Syaiful Ketua LSM Penegak Rakyat Peduli Kebenaran (PRAPKEB) selaku penerima kuasa penyelesaian kepada BeritaPALI, Jumat (5/8). Dikatakan oleh Adam, lahan yang terletak di Desa Air Itam dan Air Itam Timur Kecamatan Penukal tersebut telah digusur oleh pihak PT Aburahmi – PT Sumatera Plantation Unit (SPU) tanpa adanya koordinasi dari pemiliknya pada tahun 2014.

“Untuk itu masyarakat berharap agar PT Aburahmi – PT Sumatera Plantation Unit (SPU) dapat bertanggung jawab mengganti rugi pelepasan hak lahan yang telah digusur,” papar Adam.

Sementara untuk upaya penyelesaian, jelas Adam telah sering dilakukan, seperti dirinya pernah melayangkan surat ke pihak perusahaan dan pemerintah, baik pemerintah desa, pemerintah kecamatan bahkan pihaknya telah melayangkan surat kepada Bupati PALI sebanyak dua kali.

“Kami juga telah melakukan aksi demo serta pertemuan di Kantor Camat Penukal, namun masih belum membuahkan hasil,” tegas Adam.

Selain itu, dikatakan oleh Adam bahwa izin lokasi PT Aburahmi nomor 599/KPTS/PERTANIAN/2006 tahun 2006 yang telah diperpanjang pada tahun 2008 sesuai SK Bupati Muara Enim nomor 687/KPTS/PERTANAHAN/2008 dinilai telah tidak berlaku lagi, karena telah melanggar ketetapan dan masa berlakunya telah lewat.

“Seperti Diktum Kedua point 5 (lima) yang menyatakan bahwa perolehan tanah harus diselesaikan dalam jangka waktu paling lambat 2 (dua) tahun, namun kenyataannya hingga saat ini permasalahan ini belum juga selesai, dqn Diktum kelima point 1 (satu) menyatakan bahwa izin lokasi tersebut batal apabila terjadi perubahan/ pemindahan subjek hak, sedangkan pada tahun 2012, PT Aburahmi telah melakukan takeover kepada PT Sumatera Plantation Unit (SPU),” lanjut Adam.



Adam juga mengatakan bahwa PT Aburahmi tidak dapat menyelesaikan pembangunan perkebunan kelapa sawit inti dan plasma dengan pembagian 50:50 sesuai berita acara tanggal 8 April 2006. Dikatakan Adam, sesuai surat Rekomendasi dari Badan Pertanahan Nasional nomor   yang menyatakan bahwa lahan efektif yang bisa ditanam adalah seluas 3.250 ha, yang artinya luas lahan inti dan plasma adalah seluas 1.625 ha. Sedangkan pada HGU milik PT Aburahmi nomor 152/HGU/BPN RI/2009 adalah seluas 1.863,81 ha yang telah ditanam, telah melebihi ketetapan pembagian tersebut.

“Dan yang lebih parah, pembangunan kebun untuk lahan plasma sampai sekarang sebagian belum dikerjakan,” tegas Adam.

Adam berharap Pemkab PALI dapat mengambil langkah untuk penyelesaian permasalahan ini. “Karena hingga saat ini, belum ada pertanggung jawaban dari pihak perusahaan untuk menyelesaikan ganti rugi pembebasan lahan masyarakat tersebut sebesar Rp 14.800.000 per-ha seperti ganti rugi terhadap lahan seluas 33 ha yang telah dilakukan sebelumnya, serta dapat menindak atas pelanggaran yang telah diperbuat oleh PT Aburahmi – PT Sumatera Plantation Unit (SPU) dalam wilayah Desa Air Itam dan Air Itam Timur,” pungkas Adam.[az]

Kamis, 21 Juli 2016

,

Kadisnakertrans PALI Geram, PT PEBS Bayar Gaji Karyawan Tak Sesuai Upah Minimum

Sahadi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Kabupaten PALI



Pendopo, Berita PALI -- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melakukan sidak terhadap PT Petro Enim Betun Selo (PEBS) yang berlokasi di wilayah Purun Timur, Kecamatan Penukal, Kamis (21/7).

Pada sidak itu Pihak Disnakertrans menemukan adanya dugaan pelangaran yang dilakukan oleh pihak perusahaan perminyakan tersebut yang memberikan upah kepada pegawainya di bawah standar minimum Provins.

Kepala Disnakertrans PALI, Sahadi mengatakan, bahwa dalam aturan perundang-undangan, karyawan berhak menerima upah sesuai dengan UU yang berlaku, yakni sebesar Rp 2.305.000./bulannya.

"Hasil sidak kita di PT PEBS didapati pihak perusahaan membayar upah kepada karyawannya hanya Rp 1.800.000 perbulan dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 16 orang," kata Sahadi, kepada BeritaPALI.com Kamis (21/7).

Menurut Sahadi, ini sudah menyalai UU Tenaga Kerja, karena perusahan diwajibkan membayar upah tenaga kerjanya sesuai dengan upah minimum setiap bulannya.

Selain itu, Sahadi menegaskan, bila perusahaan terkait tidak membayar upah karyawannya dengan ketentuan yang berlaku maka akan dikenakan pidana 1 sampai 4 tahun penjara, atau denda Rp. 100 juta dan hingga Rp. 400 juta.

"Kita akan kenakan sanksi UU Ketenagakerjaan standar upah minimum daerah,apa bila tidak dibayar dengan ketentuan,"Tegasnya

Dia berharap seluruh perusahaan yang beroperasi dikabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan ini agar dapat menjalankan aturan dan kewajibannya dengan membayar upah/gaji kepada karyawannya sesuai peraturan daerah provinsi sumatera selatan.

Serta Disnaskertrans terus akan memantau dan melakukan sidak, keperusahan perusahan yang berada dikabupaten PALI ini serta mendata, apakah perusahaan benar benar telah melaksanakan kewajibannya terhadap karyawannya atau tidak.(*)

Minggu, 26 Juni 2016

,

Warga Desa Raja Jaya Persoalkan Pembongkaran Balai Desa


Kondisi Balai Desa yang sudah dirobohkan [insert] Sapril, Kepala Desa Raja Jaya


Raja Jaya, BeritaPALI – Sejarah panjang desa Raja Jaya yang pada awalnya merupakan gabungan dari 2 Dusun di dalam wilayah Marga Penukal yakni Dusun Karang Jaya dan Dusun Karang Raja yang dibatasi oleh sebuah hulu sungai yang kini menjadi bendungan. Kemudian pada era Bupati H. Hasan Zein digabung menjadi Desa Raja Jaya.

Di Dusun Karang Jaya itulah dilahirkannya tokoh PALI yang hebat pada zamannya, antara lain Mantan Bupati Muara Enim; H Nang Ali Solihin SH, Letkol. Mahani Karim dan S. Nurdin mantan Anggota DPR. Di desa tersebut terdapat dua balai desa karena berdasarkan sejarah tadi.

Berkenaan dengan balai desa, tim investigasi BeritaPALI pada Sabtu (25/6), menyambangi balai desa yang terdapat di Dusun Karang Jaya yang pada Januari 2015 telah dirobohkan. Berdasarkan laporan dari sumber terpercaya, balai tersebut dirobohkan karena akan dibangun kembali dari Dana Desa, berdasarkan hasil musyawarah Perangkat Desa, BPD dan masyarakat di Masjid Dusun Karang Jaya tadi tepat di sebelah tanah bangunan yang dirobohkan .

Kenyataannya, menurut sumber tadi dan telah dicek kelapangan oleh tim investigasi BeritaPALI memang balai desa tersebut belum dibangun kembali.

Ketika dikonfirmasikan ke Sapril, Kepala Desa Raja Jaya, beliau menjelaskan kepada BeritaPALI, bahwa berdasarkan penjelasan dari UPK, pembangunan fisik dari Dana Desa tidak diperkenankan untuk membangun Balai desa dan Kantor Kepala Desa, hingga dimusyawarahkan kembali dan dialihkan untuk pembangunan jalan setapak dan sumur bor Masjid.

“Sementara ini belum ada peruntukan dana untuk membangun kembali balai desa tersebut, dan hal itu tetap menjadi bahan pemikiran saya. Selain itu juga saat penetapan untuk penggunaan dana fisik dana desa telah dilaksanakan musyawarah ulang dengan mengundang seluruh komponen masyarakat, hingga dibatalkan pembangunan balai tersebut dan diarahkan ke pembangunan fisik lainnya,” jelas Sapril.

Sapril juga menjelaskan, bahwa selain menyalahi aturan, balai desa itu dibongkar karena kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Bahkan pada bagian atapnya apabila tidak segera dibongkar, dikhawatirkan akan membahayakan masyarakat yang melintas di area balai tersebut.

“Saat ini kami telah menyampaikan proposal ke Pemkab maupun pihak lainnya, namun untuk pembangunan balai desa, telah di arahkan kepada dua desa yakni Desa Sungai Ibul dan Spantan Jaya,” pungkasnya.[inv]

Kamis, 09 Juni 2016

,

Karang Taruna Desa Babat Gelar Gebyar Ramadhan



Babat, BeritaPALI -- Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1437 H, Karang Taruna Desa Babat mengadakan acara Gebyar Ramdhan. Acara yang diikuti oleh para santri di Kecamatan Penukal tersebut dilaksanakan pada Minggu (5/6). 

Ketua Karang Taruna Desa Babat, Aprilsani mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan pada hari itu saja.
“Adapun rangkaian kegiatan yang dilakukan yakni Pawai Ramadhan, buka bersama setiap hari di dua masjid yakni Masjid Al-mujahirin dan Masjid Al-mukhisin, pasar Ramadhan, Pesantren Kilat untuk SMP dan SMA serta takbir keliling,” ujar Aprilsani.

Acara yang dilaksanakan pada pukul 14.00-17.00 itu disambut antusias oleh warga sekitar, karena kegiatan ini pertama kali digelar di Kecamatan Penukal.

“Semoga kegiatan ini akan terus berlanjut setiap tahunnya dan akan menjadi agenda tahunan bagi Karang Taruna Desa Babat,” pungkasnya.[fir]

Minggu, 15 Mei 2016

, ,

Arlis Ditemukan Tak Bernyawa dengan Luka Bacok di Sekujur Tubuh


Panta Dewa, BeritaPALI -- Warga Desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI, Minggu (15/5) pagi sekitar pukul 09:00 WIB digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di kebun karet milik warga setempat. Mayat berjenis kelamin laki laki tersebut diduga korban pembunuhan karena hampir di sekujur tubuhnya penuh oleh luka bacok serta sayatan.

Berdasarkan keterangan salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, diketahui belakangan jasad tersebut bernama Muhammad Arlis alias Alis (29) warga asal Desa Purun kecamatan Penukal kabupaten PALI. "Saat ditemukan kondisi korban sudah tidak bernyawa lagi, bahkan darahnya pun sudah mengering, diperkirakan kejadiannya sekitar habis Magrib sore kemarin," ujarnya, Minggu (15/5).

Korban dikenal warga sebagai Penjaga Keamanan (PK) alat berat milik PT Energate Prima Indonesia (EPI), salah satu perusahaan angkutan batubara. Dengan adanya penemuan Alis (korban) warga bergegas melaporkan kejadian tersebut ke Polisi sektor Talang Ubi. Mendapat laporan dari masyarakat petugas Kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto SIK Msi melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Janton Silaban SIK.SH membenarkan adanya penemuan mayat tersebut, dan dirinya sendiri yang langsung ke TKP bersama jajaran Reskrim setelah mendapat informasi dari warga.

Ketika tiba di lokasi menurut Janton, posisi korban tubuhnya tergeletak di tanah dalam keadaan tertelungkup serta tubuh penuh luka sayatan.
"Selain jasad korban juga ditemukan 1 (satu) bilah senjata tajam jenis tombak berbentuk runcing dan gagang terbuat dari besi sekira panjang 15 cm (lima belas senti meter) dalam genggaman tangan sebelah kanan korban," ungkap Janton

Selain itulanjut Janton ditemukan 1(satu) unit Handpphone merk Strawberry warna hitam berikut simcard simPATI, 1 (satu) buah topi jenis pet warna hitam, 1 (satu) lembar sim A atas nama BAMBANG IRAWAN, 1 (satu) batang pipa besi warna coklat dengan panjang lebih kurang 1 m (satu meter) serta 4 (empat) pasang sandal jepit bermacam warna.

"Dugaan sementara motif Pelaku melakukan pembunuhan tersebut karena dendam. Korban kita bawa ke RSUD Pendopo, sementara ini kita kumpulkan bukti serta memeriksa para saksi dan Lidik siapa Pelaku, serta mencari keberadaan pelaku, agar kasus ini segera terungkap," Jelasnya.(Hr)

,

Pipa Medco di Spantan Jaya, Kembali Jebol

 Pipa Line yang sudah diperbaiki dan dipasang klam

Spantan Jaya, BeritaPALI – Pipa Line PT Medco Energy yang terletak di Dusun 1 dan 2 Desa Spantan Jaya pecah, akibatnya tumpahan minyak tersebut memenuhi pangkalan getah dan kebun karet milik Sam warga desa Sumawe, tepatnya di Depan Kantor Kepala Desa Spantan Jaya di pematang Sungai Kelumbi pada hari Senin (9/5).

Hamparan limbah memenuhi hampir semua permukaan sungai Kelumbi tersebut yang merupakan pemandian warga dan pangkalan karet.

Dari narasumber BeritaPALI; Anto, warga setempat menyatakan bahwa dari pihak Medco Energy sendiri telah memasang klam menutup pipa pecah tersebut dan menurunkan armada mobil Vacuum untuk menyedot limbah tersebut.
 Sebelah hilir sungai Kelumbi yang digenangi limbah

“Tahun 2014, pipa Medco ini juga pernah pecah, bahkan limbahnya sampai ke Desa Gunung Menang. Pada saat itu saya masih menjadi informan PT Medco, setahu saya waktu itu pihak Medco tidak memberikan ganti rugi kepada masyarakat sampai limbah itu sendiri lenyap ditelan bumi,” demikian urai Anto.

Ketika ditanya penyebab kebocoran pipa tersebut, Anto menjawab belum jelas karena apa.

“Biaso kalu wang perusahaan kak selalu ngalaske sabotase, Cuma dak tau sebeno nye ape oleh tetak wang atau pipa e nia lah buruk (korosi, red),” jawab Anto.

Ketika dikonfirmasikan dengan pihak PT Medco Energy melalui Humas; Yulianto via HP Nomor 0821832995xx, tidak dapat dihubungi hingga diterbitkan berita ini.(PL)
,

Guru Jarang Ngajar, Siswa SMPN 5 Penukal “Kocar-Kacir”

Tidak ada guru, siswa SMPN 5 Penukal asik bercanda ria di saat jam belajar


Sungai Langan, BeritaPALI -- Rendahnya kedisiplinan guru yang seharusnya menjadi suri tauladan bagi muridnya membuat sistem pendidikan di SMPN 5 Penukal Desa Sungai Langan menjadi tidak efektif. Tidak hanya guru, Kepala Sekolahnya pun jarang hadir di SMP yang diresmikan oleh Bupati PALI; Ir H Heri Amalindo dan memiliki 64 orang siswa serta 9 orang tenaga pengajar honorer itu.

Salah seorang wali murid SMPN 5 Penukal yang tidak ingin disebutkan namanya kepada BeritaPALI, Sabtu (14/5) mengatakan, akibat ulah oknum guru dan kepala sekolah yang tidak pernah hadir untuk mengajar hingga berminggu-minggu itu, para siswa sering berkeliaran di luar lingkungan sekolah, bahkan ada yang langsung pulang ke rumah.

“Cuma bu Yuneri tulah yang ade terus di sekolah ikak, kalu guru yang lain e jarang tele’an. Apelagi kepala sekolah yang baru ikak, di name e lagi idak tau apelagi ciri wang e, karne dak olah betemu,” ujar narasumber yang juga salah seorang wali murid.


Masih menurut narasumber tadi, hal itu sudah pernah mereka laporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan PALI agar dapat memberikan teguran bahkan pemecatan kepada oknum Kepala Sekolah yang diduga tidak memiliki disiplin sebagai abdi negara (PNS).

Sementara itu, beberapa wali murid kelas VI SDN 12 Penukal mengataka,n bahwa mereka merasa keberatan jika anak mereka harus melanjutkan sekolah ke SMPN 5 Penukal dengan alasan tidak adanya tenaga pengajar yang disiplin dan profesional serta bertanggung jawab atas anak didiknya seperti yang saat ini terjadi di sekolah tersebut.


Tokoh Mayarakat Desa Sungai Langan; Suwanto alias Anto Krecek, Sabtu (14/5) menyatakan berdirinya bangunan SMPN 5 Penukal tersebut tidak lepas dari perjuangannya dengan Marjoko Amd; Kepala SDN 12 Penukal dan Purba; Guru Honorer serta dukungan dari 274 orang masyarakat dari berbagai elemen, 11 orang Kades di Kecamatan Penukal dan Talang Ubi, 7 orang kepala SD dan SMP, 5 orang pengawas sekolah SD/TK Kecamatan Penukal dan diketahui oleh Kepala UPTD Pendidikan serta Camat Penukal.

“Namun kerja keras kami tersebut nampaknya tidak dihargai sama sekali oleh oknum pengajar terutama mantan kepala SMPN 5 Penukal yang pertama; Hj Sri Murnila SPd MSi yang mengundurkan diri setelah Gedung SMPN 5 Penukal diresmikan,” papar Anto.

Menurut Anto, mantan kepala sekolah tersebut hanya ingin mencari keuntungan dari proyek pembangunan Unit Sekolah Baru dan diduga telah melakukan penipuan serta penggelapan dana USB SMPN 5 Penukal serta tidak melunasi upah jasa dan pengadaan barang dalam proyek pembangunan USB tersebut yang berjumlah belasan juta rupiah.

“Perbuatan oknum tersebut sudah saya laporkan ke pihak berwajib dan sudah 2 kali diperiksa oleh Tim Tipikor Polres Muara Enim bersama Tim Ahli Teknik dan Disdikbud PALI pada tahun 2015. Akan tetapi oknum tersebut seperti kebal hukum, walaupun sudah terang-terangan melakukan penipuan dan penggelapan dana USB hingga merugikan orang lain. Saya akan terus menuntut oknum tersebut sampai mendapat hukuman yang seberat-beratnya,” ujar Anto dengan nada kesal.

Selanjutnya Anto berharap ke depan pihak yang terkait dapat menyikapi masalah ini secara bijak, terutama mengenai guru. Karena saat ini di SMPN 5 Penukal tersebut hanya ada satu guru PNS yakni Kepala Sekolah, maka diharapkan adanya penambahan guru PNS di sekolah tersebut.

“Janji pegawai negeri itu adalah siap ditempatke dimane bae, jadi tolong guru yang nompok di sekolah rengke terutame yang ade di kota atau ibukota kecamatan jangan nompok disitu bae tapi tugaske pulek di dusun terpencil carek Sungai Langan kak,” pungkas Anto.(PL)

Jumat, 08 April 2016

,

Diduga Dikerjakan Asal-asalan, Warga Tolak Jalan Setapak Sungai Langan

Sungai Langan, BeritaPALI -- Jalan setapak Desa Sungai Langan yang di bangun menggunakan Dana Desa Tahun 2015 kondisinya saat ini sudah banyak mengalami kerusakan karena diduga dikerjakan oleh pihak pelaksana secara asal-asalan. Akibatnya pekerjaan yang dibangun tidak menggunakan papan proyek tersebut banyak menuai protes dan kecaman masyarakat.

Menurut Ruani, salah satu tokoh masyarakat desa setempat mengatakan bahwa pekerjaan jalan setapak tersebut dibangun dengan cara menghamparkan batu krokos dengan tinggi hamparan antara 4 cm – 7 cm. Setelah itu hamparan batu tersebut disiram dengan semen yang sudah di aduk dengan pasir seukuran tinggi papan mal yang berukuran  ± 10 cm.

Dilanjutkan oleh Ruani, tanah yang berada di bagian kiri dan kanan jalan dekat papan Mal digali dengan kedalaman ± 5 cm dan lebar ±15 cm sehingga terkesan tinggi jalan setapak tersebut berukuran ± 10 cm.

“Pihak pelaksana membagi pekerjaan tersebut dengan cara berkelompok, setiap kelompok tukang diberikan upah Rp. 500.000,- untuk ukuran panjang 10 meter dan Lebar 1,5 meter. Setiap kelompok tukang dibatasi penggunaan semen paling banyak 6 sak semen untuk ukuran tersebut dan harus menyiapkan sendiri seluruh peralatan kerja seperti ember, cangkul, centong semen, bahkan penyediaan air serta tempat penampungannya,” papar Ruani.

“Salah satu bagian jalan yang dikerjakan oleh kelompok tukang yang dipimpin oleh ketua BPD Sungai Langan YUHERDI bersama anaknya dan tiga orang rekannya yang terletak di Wilayah Dusun I Sesa Sungai Langan hanya menggunakan semen dan pasir saja untuk bagian atas dan di bagian bawahnya hanyalah hamparan pasir belaka kecuali di bagian pinggir dengan lebar ± 15 cm,” sambung Ruani.

Lebih jauh Ruani mengatakan, saat masyarakat melakukan protes terhadap pekerjaan kelompok ketua BPD pada tanggal 16 November 2015, Ketua BPD tersebut justru menjawab dengan arogan yakni menganjurkan agar masyarakat menuntut ke jalur hukum apabila merasa tidak puas atas pekerjaannya tersebut.

Sementara itu, Efredi anggota Forum Buser yang berdomisli di Desa Sungai Langan bersama beberapa masyarakat desa setempat mengatakan akan menuntut pihak pelaksana pembuatan jalan setapak tersebut ke jalur hukum karena dianggap merugikan masyarakat.

“Mulai detik ini dan sampai kapanpun lebih baik tidak ada pembangunan di Desa Sungai Langan yang menggunakan dana APBN atau APBD karena hanya menguntungkan oknum-oknum  tertentu atau sekelompok masyarakat yang memiliki hubungan dekat dengan oknum  pemerintah Dsa Sungai Langan,” ujar Efredi dengan nada kesal.

Senin, 21 Maret 2016

, , , ,

Bendahara Desa Gunung Menang Positif Narkoba


Pendopo, BeritaPALI -- Seluruh perangkat desa se-kabupaten PALI dites urin oleh Badan Narkotika Nasional kota Prabumulih yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir di Gedung Pesos, Senin (21/3). Menariknya pada pertengahan acara bejalan ada satu perangkat desa yang bergegas keluar namun dihentikan oleh pihak petugas yang berjaga di pintu keluar.

Melihat hal tersebut petugas yang berjaga langsung menghentikan langkanya dan langsung digelandang menujuh meja medis BNN. Setelah dilakukan tes, ternyata hasilnya menyatakan positif pemakai narkoba jenis ekstasi.

Berdasarkan keterangan pihak BNN, diketahui perangkat desa yang positif narkoba tersebut bernama Peru Syaputra (32) asal Desa Gunung Menang Kecamatan Penukal yang juga merupakan bendahara desa setempat.

Saat ditanya petugas, Peru mengakui bahwa dirinya memang pernah memakai narkoba jenis ekstasi namun itu sudah lama yakni pada tahun 2015 lalu.

Setelah itu pihak BNN mengatakan Pelaku yang positif narkoba itu akan dikembangkan lebih lanjut dan diadakan rehabiltasi rawat jalan setelah itu akan kembalikan kepada instansinya, namun sebelumnya akan dites dilabotorium terlebih dahulu untuk memastikanya.

Rabu, 25 November 2015

NGEBUT DEVIS MEREGANG NYAWA

Devis (16) dan motor yang dikendarainya




BABAT-beritapali.com

"Malang tak dapat ditolak mujur tak dapat diraih" itulah nasib yang menimpa Devis Saputra Bin Awi Bahnur (16), warga desa Purun Kecamatan Penukal pada Rabu,(25/11)



Siswa SMKN Babat kelas 10 ini mengalami kecelakaan tunggal di depan Kalangan Desa Babat tepatnya depan Indo Maret saat akan berangkat Sekolah dan meninggal di Puskesmas Babat akibat motor Vega RR Nomor polisi BG 6327 DSyang dikendarainya bersama temannya Bewi wibowo (16) melaju kencang dan lepas kendali hingga masuk ke parit cor beton jalan.



Sementara Bewi rekannya selamat meski kondisinya banyak luka dan dirawat di Puskesmas Babat.





Teks/foto : Rustam

Editor : NURUL

Senin, 17 Agustus 2015

,

Sambut HUT RI Ke-70, Desa Air Itam Timur Adakan Turnamen Kades Cup Ke-1

Pendopo, BP - Dalam rangka memperingati HUT RI ke-70 serta meningkatkan tali silaturahmi antar pemuda di tingkat Desa, Desa Air Itam Timur Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar turnamen Bola Volly se Kecamatan, di Lapangan Desa Air Itam Timur,mulai tanggal 6 Agustus 2015 - 15 Agustu 2015.

Feri Hasabullah selaku Kepala Desa Air Itam Timur Kecamatan Penukal mengatakan bahwa tujuan dari terselenggaranya turnamen ini merupakan wujud kepedulian masyarakat dalam rangka meningkatkan rasa kebersamaan dan persaudaraan melalui sarana olahraga khususnya bola Volly. Selain itu, harapan kedepannya mampu memunculkan bakat-bakat terpendam para generasi muda hingga menjadi tim bola Volly yang tangguh di Kabupaten PALI.

Acara yang didukung oleh Kepala Desa Air Itam Timur Kecamatan Penukal Kabupaten PALI ini, diikuti oleh 16 tim dari 2 Kecamatan dan 1 tim dari Kecamatan Abab di wilayah Desa Air Itam, Desa Karang Agung yang mendapatkan juara satu, memperebutkan Piala Bergilir Kades Air Itam Timur dengan total hadiah Rp 6.000.000 juta.

Turnamen yang dimulai sejak tanggal 6 Agustus 2015 ini akan berakhir, Grand Final pada hari Sabtu, 15 Agustus 2015. Antusias masyarakat selama berlangsungnya pertandingan juga tanpa ada keributan, menjadikan turnamen yang telah satu kali diadakan ini sukses sebagai sarana hiburan sekaligus ajang meningkatkan silaturahmi bagi warga masyarakat Air Itam Timur dan sekitarnya.

Ketua Karang Taruna dan Ikatan Remaja Masjid Desa Air Itam Timur, Boy, sekaligus Panitia Turnamen mengatakan harapannya bahwa dengan digelarnya acara ini akan berdampak pada peningkatan dukungan para pemuda Desa Air Itam dan Desa bertetangga terhadap program-program yang dicanangkan oleh Kepala Desa. (Jp)

Minggu, 16 Agustus 2015

Lomba Gerak Jalan Indah Tingkat Sekolah Kecamatan Penukal “Banjir Peserta”






PENUKAL, BP -- Untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 Tahun 2015, Kecamatan Penukal mengadakan Lomppoba Gerak Jalan Indah Tingkat Sekolpah se-Kecamatan Penukal, Sabtu (15/8).

Lomba yang diikuti oleh 1.168 peserta dari 73 grup ini dibuka langsung oleh Camat Penukal, Junaidi SE Msi dan dihadiri oleh Kepala UTPD Pendidikan Simpang Babat Efredi SPd serta seluruh kepala sekolah se-Kecamatan Penukal dan disaksikan oleh ribuan masyarakat yang turut memeriahkan acara tersebut.

Camat Penukal selaku ketua umum pantia mengatakan bahwa tujuan rangkaian lomba yang diadakan oleh Kecamatan Penukal adalah untuk memupuk rasa nasionalisme masyarakat dan mengenang perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan Indonesia dari para penjajah.

"Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat dapat lebih sadar dan tidak ragu untuk mendukung serta berpartisipasi dalam mengisi kemerdekaan dan pembangunan di Kabupaten PALI," pungkas Camat.

Yunisa, salah satu peserta dari SD Negeri 7 Penukal yang didampingi Endang Suliawati SPd selaku pembimbingnya saat diwawancarai BP mengatakan bahwa dirinya sangat senang bisa ikut berpartisipasi dalam lomba tingkat kecamatan tersebut.

“Saya sangat senang bisa ikut lomba baris tingkat kecamatan ini,” cetusnya singkat.

Sementara itu, Endang berharap agar lomba semacam ini juga dilaksanakan di tingkat kabupaten.

“Semoga kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan di tingkat kecamatan tapi juga di tingkat kabupaten,” tukas Endang.(Al/Az)

Rabu, 15 Juli 2015

,

Pick Up vs sepeda motor, 1 korban luka berat

Grand Max vs sepeda motor
PENUKAL, BP -- Lagi, kecelakaan di jalan laintas Talang Bulang – Sekayu kembali terjadi, kali ini sebuah mobil Daihatsu Grand Max jenis Pick Up bernopol BG 8449 LC yang dibawa oleh Yohan bin Maharap (50) warga Desa Betung Selatan menabrak sepeda motor Yamaha Vixion nopol BG 3686 O yang dikemudiakan oleh Randa bin Cik Umin (13) dan sepeda motor Yamaha Xeon yang dikemudikan oleh Tego (14), keduanya warga Desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi. Kejadian tersebut terjadi di Desa Purun Kecamatan Penukal, sekitar pukul 15.30 WIB sore tadi.

Menurut informasi yang dihimpun BeritaPALI, kejadian bermula saat Randa dan Ego keduanya mengemudikan motor Vixion dan Xeon berjalan bergandengan dari arah Desa Babat menujuh Purun. Dari arah sebaliknya muncul Yohan yang mengemudikan mobil Grand Max jenis pick up saat di tanjakan antara Desa Babat dengan Desa Purun tepatnya di depan RUmah Faizal, ketiga kendaraan tersebut bertabrakan.

Belum jelas bagaimana kecelakaan tersebut bisa terjadi namun akibat dari kejadian tersebut, Randa pengemudi sepeda motor Vixion terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit di Prabumulih karena menderita luka yang serius di kepala bagian belakang dan pendarahan melalui mulut, sedangkan Ego hanya menderita luka lecet dibagian kaki dan sudah dibawa ke Puskesmas Simpang Babat untuk dilakukan perawatan. Sementara itu, pengemudi mobil telah diamankan oleh warga sekitar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

AKP. Nuryanto, SIK, MH Kapolres Muara Enim melalui AKP Indrowono SH Kapolsek Penukal Abab saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Untuk penanganan lebih lanjut, kita sudah melakukan koordinasi dengan Satlantas Polres Muara Enim melalui Unit Lantas Polsek Talang Ubi, dan barang bukti mobil Grand Max, sepeda motor Vixion dan Xeon sudah diamankan di Polsek Penukal Abab,” pungkasnya.(Tam/Az)

Selasa, 21 April 2015

,

249 Siswa SMPN 2 Penukal Siap Hadapi UN

Mujih, S.Pd. Kepala SMPN 2 Penukal
PENUKAL - Sebanyak 249 siswa SMP Negeri 2 Penukal siap menghadapi Ujian Nasional (UN) SMP yang akan dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 4 Mei 2015 sampai dengan 7 mei 2015.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala SMPN 2 Penukal, Mujih,S.Pd saat ditemui BeritaPALI di ruang kerjanya, Senin (20/04).

Dikatakan oleh Mujih meskipun jumlah paket soal UN masih belum diketahui namun dengan bimbingan belajar yang digelar oleh pihak sekolah dirinya yakin siswa SMPN 2 Penukal akan siap melaksanakan UN tersebut.

"Harapan saya agar semua siswa dapat mengerjakan soal dengan baik, juga semoga UN tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar serta siswa SMPN 2 Penukal lulus 100%." Pungkasnya.(Az/Al)



BeritaPALI | TAJAM - LUGAS - TERPERCAYA

Senin, 20 April 2015

, , , ,

BP3K Simpang Babat akan Adakan Sosialisasi UPSUS Peningkatan Produksi PAJALE

Waryo Yahya, SP. Kepala BP3K Simpang Babat
PENUKAL - Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Simpang Babat dalam waktu dekat akan mengadakan Sosialisasi Peningkataan Produksi Padi, Jagung dan Kedele (PAJALE).

Hal tersebut diungkapkan oleh Waryo Yahya, SP Kepala BP3K Simpang Babat saat ditemui BeritaPALI di ruang kerjanya.

Dikatakan oleh Waryo bahwa program tersebut bertujuan untuk mengantisipasi dan memberikan sosuli kepada masyarakat disaat harga karet lagi turun seperti saat ini.

"Jadi masyarakat bisa mendapatkan nilai tambah dari produksi jagung tersebut. Selain itu program ini juga bertujuan agar masyarakat dapat memanfaatkan lahan bekas tanaman padi untuk ditanami jagung sementara menunggu pohon karet besar." Ungkapnya.

Ditambahkan oleh Waryo bahwa sosialisasi tersebut merupakan program dari Pemerintah Pusat melalui Dinas Pertanian Provinsi Sumsel.

"Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 27 April 2015 dengan peserta dari20 kelompok tani di kecamatan Penukal dan Penukal Utara serta akan diisi oleh narasumber dari Dinas Pertanian Provinsi Sumsel." Lanjut Waryo.

"Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten PALI." Harapnya.(Az/Al)

Selasa, 07 April 2015

,

Kemenkes RI bersama NLR Kunjungi penderita kusta Desa Air Itam,

Penderita kusta saat berfoto besama dengan Netherland Leprosy Relief (NLR) Sasja Van Sregh

Penukal- Dari lima kecamatan yang ada di kabupaten penukal abab lematang ilir (PALI )sebanyak 18 kasus Penderita kusta di beberapa desa di Kecamatan penukal.
Mengingat tinginya kasus penderita penyakit kusta, Sasja Van Sregh (NLR) Kunjungi Pendrita Kusta serta membuat Tim dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Netherland Leprosy Relief (NLR), mengunjungi Kelompok Perawatan Diri (KPD) penderita kusta di Desa Air Itam,untuk melihat kegiatan-kegiatan apa saja yang telah dilakukan.
Terlihat tim yang terdiri dari, dr Firman, dr Riby, dan Sasja Van Sregh ini sangat terkesan sekali melihat berjalannya program yang dilakukan pemerintah Kabupaten PALI, dalam cara menemukan kasus kusta yang ada, dan cara penanganan penderitanya yang benar-benar diperhatikan.
Menurut dr Firman Kegiatan tersebut merupakan program pemberdayaan penderita kusta ""sekarang tugas kita adalah melakukan kegiatan dengan merambah pemberdayaan sosial ekonomi bagi penderita, kita mengharapkan batuan dari lintas sektor seperti dinas sosial, dinas tenaga kerja, karena tujuan kita tidaklah hanya menyebukan penderita penyakit kusta saja, akan tetapi bagaimana kita menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi kelangsungan hidup mereka " harapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, dr Eni Zatila MKM mengatakan, bahwa kasus kusta sendiri di wilayah Bumi Serepat Serasan ini terus mengalami penurunan setiap tahunnya, setelah program-program pencegahan dan pengobatan gencar dilakukan pihaknya secara rutin.
"Bisa kita lihat sendiri, penderita kusta di Kabupaten PALI ini di tahun 2014 terdapat 24 kasus. Sedangkan untuk tahun 2015 ini kita hanya menemukan 18 kasus kusta. Kita berkomitmen akan terus menekan angka tersebut hingga seminimal mungkin, serta kita akan seoptimal mungkin melakukan pengobatan," ujarnya, Jumat (3/4).
Menurut dr Eni Zatila ciri-ciri penyakit kulit kusta ini ditandai dengan otot yang melemah dan tidak bisa merasakan panas atau dingin jika kulit yang terserang disentuh. Akan mengalami mati rasa ini biasanya dirasakan pada bagian anggota tubuh yang biasa diserang adalah tangan dan juga kaki. Bentuk dari warna luka yang biasanya lebih terang dari warna aslinya. Pada daerah yang diserang akan sulit untuk merasakan atau mengalami kepekaan jika disentuh, Luka yang bersifat lebih lama, dan mengalami kerusakan pada mata.
"Apa bila ada masyarkat Kabupaten PALI menderita atau mengetahui hal-hal berkenaan dengan gejala peyakit kusata tersebut untuk segera mendatangi Posksesmas terdekat agar segra diberikan pengobatan" imbaunya
Lebih lanjut dikatakan mantan Direktur RSUD Talang Ubi ini, bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan tim NLR, bahwa pihaknya akan memberikan bantuan modal usaha kelompok perawatan diri penderita kusta, dalam membuka usahanya masing-masing, guna meningkatkan perekonomian keluarganya.
"Kita juga mengharapkan kepada penderita kusta untuk tidak malu-malu dalam berobat. Karena dengan adanya pengobatakan sejak dini, maka penderita kusta sendiri bisa terhindar dari cacat yang bisa disebabkan oleh kusta," tutup ibu empat anak ini. (Hr)
Berita PALI








Selasa, 10 Maret 2015

, ,

UGD Puskesmas Air Itam siap beroperasi

Bupati PALI tanda tangani peresmian UGD
PENUKAL - Gedung sarana berobat masyarakat layanan Unit Gawat Darurat (UGD) yang dibangun menggunakan dana APBD PALI tahun 2014 di desa Air Itam Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (9/3) diresmikan langsung oleh penjabat Bupati PALI Ir. H. Heri Amalindo, MM.

Tampak hadir dalam acara tersebut penjabat Bupati PALI, Ir.H.Heri Amalindo MM.,asisten 3 Ruswani. SH, camat penukal, Junaidi SE.MM,  Camat Abab Drs. Arpan Manaman, Direktur RSUD PALI Dr. Carlie Kepdinkes PALI Dr. Eni Zatila serta Kepala Desa se-Kecamatan Penukal, tokoh agama, tokoh masyarakat serta para undangan lainnya.

Dengan motto, Kita Tingkatkan Akses Masyarakat ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer, tidak hanya UGD untuk pelengkapan fasilitas puskesmas tersebut, juga didukung dengan unit mobil  transportasi Ambulance baru

Usai peresmian UGD tersebut saat dikomfirmasi Ir. H. Heri Amalindo, MM memaparkan bahwa jika selama ini masyarakat yang ingin berobat selalu terkendala oleh jarak tempuh diharapakan dengan adanya UGD agar dapat  membantu meningkatkan layanan masyarakat disegi berobat, yang bersifat medadak tidak perlu jauh-jauh lagi, juga pemkab secara bertahab membangun UGD disetiap kecamatan.

“Sekarang sudah mencapai 40% UGD di kabupaten PALI namun kedepan kita tingkatkan menjadi 100% dengan menggunakan anggaran dana APBD PALI juga untuk tenaga medis kita mempunyai 10 dokter dan akan ditugaskan diwilayah masing-masing kecamatan kedepannya bila perlu kita ditugaskan empat Dokter tenaga medis disetiap UGD kecamatan,"paparnya 

Sementara itu Dr Eni Zatila Kadinkes PALI, juga menyampaikan bahwa ini adalah salah satu bentuk kepedulian Bupati terhadap masyarakat PALI juga setiap UGD memang diwajibkan ada unit mobil ambulan yang setiap saat bisa diopresikan.

“UGD ini  sudah siap di fungsikan sesuai kebutuhan masyarakat Air Itam dan sekitarnya.”tutup Eni 

Diwaktu yang sama Junaidi SE.MM Camat Penukal mengucapkan terima kasih banyak kepada Bupati PALI yang mana telah membangun layanan unit gawat darurat di kecamatan Penukal serta dilengkapi mobil ambulan baru.

“masyarakat Penukal kini tidak perlu jauh-jauh lagi berobat cukup disini saja dengan didukung sarana yang ada.” ucapnya(HR/ADV)





Tes Ambulan Baru

Pengguntingan Pita

Cek Darah

Bupati bersama pasien khitan

Peresmian Mobil Ambulan

Serah Terima kunci mobil ambulan

Rabu, 25 Februari 2015

, ,

Wawancara khusus : Berita PALI dengan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten PALI Edi Suprianto Oemar,SH pada saat Muscamsus ke-1

Wawancara khusus : Berita PALI dengan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten PALI Edi Suprianto Oemar,SH pada saat Muscamsus ke-1
Edi Suprianto, SH saat di wawancarai

Berita PALI (BP) : Apakah Muscamsus yang diikuti 3 Kecamatan ini sudah memenuhi quorum berdasarkan AD/ART Partai Golkar
Edi Suprianto Oemar,SH (ESO) :  Sesuai mandat dan kehadirannya maka 100% Muscamsus ini sudah memenuhi syarat sesuai amanat Undang Undang Partai.

BP : Apa Tujuan diselenggarakannya Muscamsus ini?
ESO : Untuk memperbaiki kinerja Partai, Konsolidasi serta saya maknakan secara khusus sebagai bentuk Evaluasi dan Revitalisasi. Karena seperti yang kita ketahui bahwa Partai Golkar pada pemilu Legislatif yang lalu Partai Golkar Anjlok ke Urutan ke- 4 Suara terbanyak. Disamping itu adanya Pembentukan DPD Partai Golkar Kabupaten PALI banyak Pengurus Kecamatan yang naik menjadi Pengurus DPD, sementara Undang Undang Partai melarang Jabatan Rangkap secara vertikal. Selain untuk memberi kesempatan (regenerasi) bagi kader yang lain. Dan ini sudah menjadi komitmen dan tradisi Partai. Dan juga menyikapi event terdekat yakni Pemilukada.

BP : Apakah semua komponen Partai seperti organisasi Pendiri (SOKSI, MKGR, KOSGORO), Organisai yang didirikan (Ampi, Satkar Ulama, dll) serta Organisasi sayap (AMPG dll) sudah juga ada.
ESO : Meneruskan dari Muara Enim semua sudah ada, hanya saja saat ini “mati suri”  maka dalam waktu secepatnya terutama setelah  Rapat Pleno 4 Maret 2015 nanti akan kita benahi.

BP : Apakah sudah ada wacana untuk berkoalisi dengan Partai lain dalam  rangka Pemilukada nanti ?
ESO :  Kita masih dalam tahap penjajagan dan penyatuan pendapat.  Nanti akan ada Partai Pengusung dan Partai Pendukung. Tadinya kita bergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) namun dalam perkembangannya mungkin nanti kita akan membentuk Koalisi khusus bagi PALI, yakni Koalisi Serepat-Serasan yang signalnya melibatkan minimal 21 kursi di DPRD PALI. Namun kita belum bicarakan ini, klausulnya juga, jadi bisa bertambah bisa juga turun.

Dalam hal ini Golkar punya mekanisme penjaringan secara internal setelah melalui penyaringan terhadap beberapa nama maka Golkar hanya akan amenetapkan 1 Calon. Dalam kaitanya dengan Koalisi tadi Berarti Bupati tidak diusung oleh hanya 1 Partai dan sesuai Revisi Perppu Pilkada maka masing-masing Partai berhak mengajukan  calon ‘ Wakil Bupati”

BP : Apakah Golkar sudah menyiapkan Kadernya untuk menjadi PALI 2 ini ?
ESO : Kita punya kader lebih dari 1 maka kita akan menjaringnya setelah melalui rapat pleno diperluas 4 Maret nanti

BP : Apakah seorang Edi Suprianto siap untuk menjadi Calon Wakil Bupati ?
ESO :  Kader tidak boleh ambisius, tetapi apabila diberi amanah jangan menolak
Kan
BP : Bagaimana menyikapi “kawan” koalisi yang punyak karakteristik berbeda misalnya ada Partai yang menunggu instruksi dari DPP atau yang hobby berdagang seperti orang Padang?
ESO : tentu saja akan kita fahami lewat karakteristiknya, Kalau yang ada Campur tangan DPP maka kita akan berupaya mendekati (approach) pengambil keputusannya, dan kalau mereka suka berdagang maka kita bersiap-siap untuk menjadi pembeli yang baik hehehehehe..... (canda ESO Red)

BP : Adanya tenggat 22 April 2015 ke Pebruari 2016 bagaimana Golkar  menyikapi Agar tidak terjadi kevakuman  dalam “Status quo” istilah kami media?
ESO : Kita akan jaga komitmen lewat Rapat Pleno diperluas 4 Maret nanti. Untuk mengis keosongan kegiatan kami telah menyiapkan program Partai berupa : Bakti Sosial, Konslidasi dan Silaturahmi. Ajang ini akan kami gunakan sebagai penjaga kesinambungan.

BP : Apakah tidak ada kekhawatiran PJ Bupati yang baru akan bermanuver ?
ESO : Kita tidak terlalu berpikir kepada pemerintahan, namun tidak ada PJ Bupati yang ada PLH  dan PLH itu tidak bisa mengambil keputusan sendiri melainkan harus mendapat persetujuan Gubernur.

BP : Sekarang, banyak sudah disebut bahwa PLH dimaksud akan dijabat oleh bukan putra daerah, sementara banyak keinginan dari arus bawah dan tokoh PALI tetap harus dipegang oleh putra daerah. Bagaimana menurut anda ?
ESO : Tidak masalah putra daerah atau bukan,  tapi kalau untuk menghindari adanya interest pribadi atau kepentingan sekelompok orang  lebih baik orang luar. Beda halnya kalau bicara Bupati PALI Definitif.

BP : Terahir, berdasarkan pengalaman Pemilukada, maka peranan media lokal sangat besar untuk sosialisasi program dan kegiatan kampanye. Maka di PALI saat ini ada 5 media lokal  yakni : PALI POST, PALI EKSPRES, BERITA PALI, KORAN PALI dan PALI RADIO karena kwantitas, karaktersitik, dan penyajiannya lebih dekat dengan massa. Begitupun dengan Wartawannya yang tergabung dalam komunitas Jurnalis Independen PALI (JIP) Bagaimana sikap Golkar?
ESO : Meski dalam keterbatasan, Golkar Siap bekerja sama. Dan kami hanya berpesan jangan sampai ada blok-blok seperti yang terjadi diera Muara Enim yang lalu.(team)
, ,

PIDATO POLITIK IR. H. HERI AMALINDO, MM. DALAM MUSCAMSUS KE-1 PARTAI GOLKAR KABUPATEN PALI

Ir. H. Heri Amalindo, MM
PENUKAL - Dalam pidato politiknya  Ir. H. Heri Amalindo,MM menyatakan bahwa Muscamsus perlu kebersamaan dan tetap bersatu. Apalagi ada slogan bahwa suara rakyat suara golkar, jadi kalau kader Golkar ribut itu berarti sama artinya rakyat ribut. Politik tujuannya untuk menang, kalau tidak bersatu jangan harap untuk menggapai kemenangan itu.
“Beda boleh tapi tetap bersatu, yang tua mengayomi yang muda dan yang muda menghormati yang tua. Jalankan Amanah Partai sesuai AD/ART, jangan saling bertengkar berkepanjangan, sebab jika kita terus bertengkar sementara lawan terus bekerja dan bergerilya maka akan habis pasukan kita” demikian Heri
Ditambahkan oleh Heri “Pemerintah tanpa Parpol tidak bisa jalan, maka seluruh Kadin ditekan untuk saling bersinergi. Jangan Gontok-gontokan. Sementara fungsi Dewan adalah untuk mewakili dan menyuarakan kepentingan rakyat. Mari bersama-sama membangun kabupaten ini, eksekutif dan legislatif bermitra, dan mitra itu berarti kawan dan evaluasi semua apa yang terjadi. Jangan takut salah, dengan kesalahan itu kita menjadi tahu mana yang benar. Seperti anak sekolah belajar membaca A-BA-TA Dan lebih baik kita mengaku salah  daripada kita mengaku benar. Saya berharap kita seperti pemain bola, kerja satu team, dan tidak ada yang lebih hebat.  Dengan kebersamaan kita bersatu lantas kita akan berjaya. Tidak usah banyak teori gawe besak jadi kecik, kalu kite kompak iluk gelek..... “ papar Heri dengan dialek pas untuk PALI.
, ,

Edi Suprianto Oemar,SH : PARTAI GOLKAR AKAN MENGUSUNG 1 NAMA CALON BUPATI

Edi Suprianto, SH
PENUKAL - Dalam sambutannya pada Muscamsus ke-1 di Babat, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten PALI, Edi Suprianto Oemar,SH menyampaikan bahwa Partai Golkar saat ini tengah melakukan evaluasi dan revitalisasi terutama dalam menyongsong Pemilukada PALI. Karena Menurut Edi, dalam pemilukada nanti siapapun yang diusung oleh partai Golkar maka kemenangan adalah merupakan harga mati bagi Golkar.
Dan Golkar akan mencalonkan orang yang mempunyai integritas dan berkomitmen sesuai motto Golkar PALI yakni  “STAR” (Sejahtera Terdepan Aman dan Religius)
“ Insya Allah, dalam rapat pleno diperluas yang akan diselenggarakan pada 4 Maret 2015 yang akan datang Partai Golkar akan mendengarkan suara dari desa, kecamatan,Kabupaten dan seluruh Kader Golkar untuk mengusung 1 nama Calon Bupati “ demikian jelas Edi.
Edi juga menyatakan bahwa meski ada sedikit kekisruhan dilevel pusat, namun untuk DPD PALI tetap solid dan tidak terpengaruh dengan hal tersebut. Begitupun dalam hal rencana berkoalisi, tidak ada pertentangan yang signifikan.
“ Dalam hal ini Partai Golkar bersama beberapa Partai lainnya sudah sepakat mencalonkan Heri Amalindo dan Partai Golkar harus menjadi yang terdepan.. !!”  (Disambut pernyataan dan yel-yel kemenangan dari seluruh Peserta Muscamsus).
Dalam ahir Sambutannya Edi Suprianto menegaskan bahwa dengan adanya komitmen yang jelas maka Partai melarang Kadernya melakukan Kegiatan Politik yang bertentangan dengan garis kebijakan Partai, dan apabila ada yang melanggar maka Partai akan memberikan sanksi yang tegas.