Pipa Line yang sudah diperbaiki dan dipasang klam
Spantan Jaya, BeritaPALI – Pipa Line PT Medco Energy yang terletak di Dusun 1 dan 2 Desa Spantan Jaya pecah, akibatnya tumpahan minyak tersebut memenuhi pangkalan getah dan kebun karet milik Sam warga desa Sumawe, tepatnya di Depan Kantor Kepala Desa Spantan Jaya di pematang Sungai Kelumbi pada hari Senin (9/5).
Hamparan limbah memenuhi hampir semua permukaan sungai Kelumbi tersebut yang merupakan pemandian warga dan pangkalan karet.
Dari narasumber BeritaPALI; Anto, warga setempat menyatakan bahwa dari pihak Medco Energy sendiri telah memasang klam menutup pipa pecah tersebut dan menurunkan armada mobil Vacuum untuk menyedot limbah tersebut.
Hamparan limbah memenuhi hampir semua permukaan sungai Kelumbi tersebut yang merupakan pemandian warga dan pangkalan karet.
Dari narasumber BeritaPALI; Anto, warga setempat menyatakan bahwa dari pihak Medco Energy sendiri telah memasang klam menutup pipa pecah tersebut dan menurunkan armada mobil Vacuum untuk menyedot limbah tersebut.
Sebelah hilir sungai Kelumbi yang digenangi limbah
“Tahun 2014, pipa Medco ini juga pernah pecah, bahkan limbahnya sampai ke Desa Gunung Menang. Pada saat itu saya masih menjadi informan PT Medco, setahu saya waktu itu pihak Medco tidak memberikan ganti rugi kepada masyarakat sampai limbah itu sendiri lenyap ditelan bumi,” demikian urai Anto.
Ketika ditanya penyebab kebocoran pipa tersebut, Anto menjawab belum jelas karena apa.
“Biaso kalu wang perusahaan kak selalu ngalaske sabotase, Cuma dak tau sebeno nye ape oleh tetak wang atau pipa e nia lah buruk (korosi, red),” jawab Anto.
Ketika dikonfirmasikan dengan pihak PT Medco Energy melalui Humas; Yulianto via HP Nomor 0821832995xx, tidak dapat dihubungi hingga diterbitkan berita ini.(PL)
Ketika ditanya penyebab kebocoran pipa tersebut, Anto menjawab belum jelas karena apa.
“Biaso kalu wang perusahaan kak selalu ngalaske sabotase, Cuma dak tau sebeno nye ape oleh tetak wang atau pipa e nia lah buruk (korosi, red),” jawab Anto.
Ketika dikonfirmasikan dengan pihak PT Medco Energy melalui Humas; Yulianto via HP Nomor 0821832995xx, tidak dapat dihubungi hingga diterbitkan berita ini.(PL)

