Tampilkan postingan dengan label Talang Ubi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Talang Ubi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Juli 2016

, ,

Untuk Menekan Angka Kejahatan Di PALI Polsek Talang Ubi Gelar Rahazia 3C



Pendopo, Berita PALI -- Untuk menekan jumlah tindak pidana curat,curas dan curanmor terutama aksi premanisme, Kepolisian Sektor Talang Ubi menggelar razia 3C di wilayah hukumnya, bertempat di jalan raya km 16 Desa Simpang Tais Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Kamis (21/7).

Pelaksanaan razia ini melibatkan beberapa anggota Satlantas dan reskrim dengan melakukan pemeriksaan terhadap surat-surat dan isi kendaraan yang melintas. 


Menurutnya razia cipta kondisi kali ini,selain bertujuan untuk mengantisipasi 3C,juga mengantisipasi pere­daran narkoba dan segala kemungkinan kejahatan lain­nya.

"Oleh karena itu,kita melibatkan jajaran yang ada mulai dari Lantas,dan Reskrim,"Jelasnya

Dari hasil kendaraan yang terjaring rahazia,kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat lang­sung diamankan di halaman Mapolsek talang ubi kabupaten PALI.

Namun selama pelasanaan rahazia anggotanya tidak dimenemukan para pengendara membawa senjata tajam(sajam)ataupun senpi dan obat obatan terlarang.

Dalam Rahazia tersebut anggotanya Hanya berhasil menjaring 3 unit sepeda motor diduga tanpa ada pelengkapan surat surat kendaraan.dan pengedara tidak memakai perlengkapan berkendara seperti helm.

Selain itu Ia mengimbau kepada pemilik kendaraan yang terkena razia,agar dapat mengurus surat-suratnya maupun mengambil kendaraan­nya setelah semua perleng­kapan dan mengurus segala sesuatunya sesuai aturan.(Hr)

Senin, 11 Juli 2016

, ,

Bupati PALI : UK Bukan untuk Menghabisi TKS

Halal Bihalal

 

 

Pendopo, BeritaPALI – Hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran 1437 H dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten PALI untuk melaksanakan acara Halal Bihalal, Senin (11/7). Acara yang dihadiri oleh semua unsur pemerintahan kabupaten PALI dan DPRD itu dipusatkan di Halaman Kantor Pemkab PALI.

 

Dalam sambutannya, Bupati PALI; H Heri Amalindo mengatakan, bahwa beberapa saat lalu Kabupaten PALI mendapat musibah yakni terbakarnya Kantor DPRD PALI.

 

"Untuk itu kita akan bersama-sama mencari solusi untuk kantor baru," jelasnya.

 

Selain itu, Bupati juga menjelaskan bahwa saat ini banyak informasi simpang siur yang mengatakan bahwa Uji Kompetensi TKS untuk menghabisi (baca: memecat) para TKS. "Itu tidak benar," tegas Heri.

 

"Uji Kompetensi untuk uji kemampuan. Kalau berdasarkan kemampuan yang lulus adalah 150 orang dan nilai tertinggi adalah 6.72. Namun Uji Kompetensi bukan soal lulus dan tidak lulus tapi melihat potensi yang dimiliki," lanjutnya.

 

Heri juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan ada penerimaan CPNS. Untuk itu, dirinya berharap agar pada tes CPNS tersebut, para TKS dapat belajar lebih giat dan tidak asal jawab.

 

"Kalau bisa saat penerimaan CPNS, yang lulus semuanya orang PALI," harapnya.

 

Lebih jauh, Heri meminta dukungan dan doa masyarakat PALI agar maskapai Air Asia dapat menjadikan Bandara PALI menjadi bandara internasional. "Jika disetujui, 4000 tenaga kerja dibutuhkan. Dan akan banyak peluang kedepan, diantaranya kita akan mendirikan Sekolah Pilot dan Pramugari," ungkap Heri.[az]

Jumat, 24 Juni 2016

, , ,

Wabup PALI : Jangan Sia-siakan Dana Desa

Pengambilan sumpah jabatan


Pendopo, BeritaPALI -- Tepat sepekan usai pelantikan 17 pjs Kepala Desa, Wakil Bupati PALI; Ferdian Andreas Lacony kembali melantik 3 Pjs Kades di 3 Kecamatan yang dipusatkan di Aula Rapat Pemkab PALI, Jumat (24/6).

Dalam sambutannya, Wabup PALI mengatakan bahwa untuk membangun PALI banyak tantangan dan hambatan yang harus dihadapi kedepan karena kabupaten PALI masih baru untuk itu butuh usaha dan kerja keras dari Kepala Desa.

"PALI terkenal dengan penghasil migas, namun perlu diketahui bahwa migas sifatnya tidak akan bertahan lama. Oleh karena itu pemerintah mencanangkan program pembangunan dari desa ke kota, agar tidak terjadi urbanisasi dimana masyarakat desa pindah ke kota," ungkapnya.

Dikatakan oleh Ferdian, visi Bupati PALI salqh satunya adalah sentra ekonomi rakyat. Visi ini diharapkan dapat diikuti oleh semua jajaran di kabupaten PALI.

Selain itu, Wabup menekankan, dalam membuat rencana kerja di desa, Pemerintah Desa harus mengacu pada program kerja Pemkab dan Pemprov agar terjadi inline atau sinergi satu garis.

"Membangun desa harus bersinergi dengan unsur lain , untuk itu berbaik sangka dengan pemerintah adalah hal yang perlu dilakukan untuk menciptakan sinergi tersebut," jelasnya.

Wabup juga menyampaikan bahwa saat ini Bupati PALI sedang bekerja agar pada pelaksanaan Asean Games 2018 mendatang Bandara PALI dapat di fungsikan, sehingga jika Bandara SMB II penuh maka Bandara PALI dapat dijadikan alternatif sebagai pengalihan parkir.

Ferdian juga mengapresiasi kegiatan pembangunan yang saat ini tengah dilakukan oleh di Pemerintah Desa menggunakan dana desa. Namun dirinya menghimbau agar Kepala Desa dapat berpikir kreatif dengan melibatkan semua unsur dan stakeholder di Desa.

Selain itu dirinya mengharapkan dalam pembentukan BUMDES, Direkturnya harus paham mengenai bisnis. Paham bagaimana strategi bisnis untuk kemajuan BUMDES, bagaimana cara memanfaatkan modal yang ada dan proyeksi bisnis kedepan untuk kesejahteraan masyarakat desa

"Jika memang perlu kedepan BPMPD harus melakukan pelatihan bisnis untuk Direktur BUMDES ke daerah yang BUMDESnya telah berhasil," papar Wabup.

Lebih lanjut Wabup menjelaskan bahwa jika pemerintah desa kreatif maka dapat membentuk Badan Usaha Milik Antar Desa (BUMADES) atau holding, yaitu Badan Usaha Milik Beberapa Desa.

Wabup juga menghimbau agar Pemerintah desa tidak menyia-nyiakan dana desa karena ini merupakan kesempatan masyarakat untuk membangun desa.

"Jika dana desa dialokasikan dengan tepat, maka itu sangat membantu pemkab PALI. Karena hasilnya desa dapat menopang kota," tegas Wabup.

Adapun Kades yang dilantik yaitu, Rudianto Ama Pd sebagai Pjs Kades Muara Sungai, Siti Bayinah sebagai Pjs Kades Beruge Darat dan Rustam Effendi SH MH sebagai Pjs Betung Selatan.

Jeriansyah, Kabid Pemerintahan Desa BPMPD PALI

Sementara itu, Kabid Pemerintahan Desa Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa; Jeriansyah mengatakan pelantikan Pjs Kades ini adalah dalam rangka persiapan Pilkades serentak tahun 2017 mendatang.

Selain itu, dikatakan oleh Jeri, saat ini Kabupaten PALI memiliki 22 Desa dengan status persiapan.

"Desa-desa persiapan saat ini dihimbau untuk melengkapi persyaratan-persyaratan administrasi untuk perubahan status menjadi desa definitif sesuai UU No 43 tahun 2014 tentang Desa," ungkapnya.

Dimekarkannya Desa Persiapan lanjut Jeri, adalah untuk memajukan desa, mensejahterakan masyarakat desa dan mempermudah pelayanan dalam bidang administrasi pedesaan.

"Kedepannya dengan dibentuknya desa persiapan ini  dapat menciptakan masyarakat yang sejahtera, baik dibidang pendidikan, kesehatan maupun ekonomi, karena ini merupakan program dari Presiden Jokowi yaitu membangun dari desa," paparnya.

Hadir dalam tersebut diantaranya Wakil Bupati PALI, Staf Ahli Bupati; Danki Brimop PALI, Kepala SKPD, masyarakat dan undangan lainnya.[az]

Minggu, 05 Juni 2016

,

Camat Talang Ubi Tinjau Pembangunan Jalan Setapak di Karta Dewa





Karta Dewa, BeritaPALI -- Bantuan Pemerintah Pusat dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2016 yang diterima Desa Karta Dewa Kecamatan Talang Ubi dipergunakan untuk membangun jalan setapak rabat beton. 

Dalam pengerjaan Jalan rabat beton yang dibangun sepanjang 627 meter sumberdana dari APBN tahun anggaran 2016 ini ketebalan 15 cm serta lebar 1,5 meter melibatkan masyarakat setempat yang secara bersama sama membangun jalan tersebut, kedati demikian upah tetap dibayarkan karena mereka sudah sepakat supaya kualitas jalan tersebut bisa terjamin 

Dijelaskan Irwansyah selaku kepala desa Karta Dewa menurutnya dibangunnya jalan ini berdasarkan usulan dari warga desa setempat melalui musyawarah dan memang kondisi jalan tersebut dibutukan cor beton dengan memfaatkan dana dari APBN yang dikucurkan oleh pemerintah pusat diterima oleh desa belum lama ini

Menurutnya pembangunan jalan setapak ini sebagai sarana kelancaran produksi dan usaha tani karena mayoritas penduduk desa tersebut adalah petani dalam melaksanakan pengerjaan jalan itu melibatkan masyarakat setempat secara bersama sama kedati demikian upah tetap dibayarkan dan mereka sepakat supaya kualitas jalan tersebut bisa terjamin 

Sementara Asrohi S.Sos MH.Camat Talang Ubi, Kabupaten PALI, melakukan peninjauan serta peletakan batu pertama pembangunan jalan rabat beton tersebut,mengatakan bahwa Pembangunan jalan rabat  ini merupakan salah satu upaya untuk memperbaiki perekonomian masyarakat, sebab jalur ini merupakan akses warga untuk mengangkut hasil pertanian.

"Pembangunan ini diusahakan selesai tepat waktu serta agar dilaksanakan dengan petunjuk teknis dan jadwal yang telah ditentukan sebelumnya," Ujar camat Sabtu (4/6).

Menurut Asrohi pengerjaan jalan ini adalah Sistem paket Karya yang dikerjakan oleh tim pelaksana supaya pembangunannya diketahui oleh masyarakat,ini sebagai terbukti bahwa Anggaran APBN dapat digunakan bertujuan supaya masyarakat ikut merasakan manfaatnya serta untuk kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

Selain itu,Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Amrul Menargetkan pengerjaan pembangunan jalan tersebut sampai bulan Agustus mendatang,dan jalan ini siap dipungsikan sesuai apa yang menjadi harapan masyarakat desa karta dewa diusahakan selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Kami menargetkan bulan Agustus Nanti jalan ini sudah siap dipungsikan sesuai jadwal,"kata Amrul.(Hr)






Minggu, 15 Mei 2016

, ,

Arlis Ditemukan Tak Bernyawa dengan Luka Bacok di Sekujur Tubuh


Panta Dewa, BeritaPALI -- Warga Desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI, Minggu (15/5) pagi sekitar pukul 09:00 WIB digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di kebun karet milik warga setempat. Mayat berjenis kelamin laki laki tersebut diduga korban pembunuhan karena hampir di sekujur tubuhnya penuh oleh luka bacok serta sayatan.

Berdasarkan keterangan salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, diketahui belakangan jasad tersebut bernama Muhammad Arlis alias Alis (29) warga asal Desa Purun kecamatan Penukal kabupaten PALI. "Saat ditemukan kondisi korban sudah tidak bernyawa lagi, bahkan darahnya pun sudah mengering, diperkirakan kejadiannya sekitar habis Magrib sore kemarin," ujarnya, Minggu (15/5).

Korban dikenal warga sebagai Penjaga Keamanan (PK) alat berat milik PT Energate Prima Indonesia (EPI), salah satu perusahaan angkutan batubara. Dengan adanya penemuan Alis (korban) warga bergegas melaporkan kejadian tersebut ke Polisi sektor Talang Ubi. Mendapat laporan dari masyarakat petugas Kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto SIK Msi melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Janton Silaban SIK.SH membenarkan adanya penemuan mayat tersebut, dan dirinya sendiri yang langsung ke TKP bersama jajaran Reskrim setelah mendapat informasi dari warga.

Ketika tiba di lokasi menurut Janton, posisi korban tubuhnya tergeletak di tanah dalam keadaan tertelungkup serta tubuh penuh luka sayatan.
"Selain jasad korban juga ditemukan 1 (satu) bilah senjata tajam jenis tombak berbentuk runcing dan gagang terbuat dari besi sekira panjang 15 cm (lima belas senti meter) dalam genggaman tangan sebelah kanan korban," ungkap Janton

Selain itulanjut Janton ditemukan 1(satu) unit Handpphone merk Strawberry warna hitam berikut simcard simPATI, 1 (satu) buah topi jenis pet warna hitam, 1 (satu) lembar sim A atas nama BAMBANG IRAWAN, 1 (satu) batang pipa besi warna coklat dengan panjang lebih kurang 1 m (satu meter) serta 4 (empat) pasang sandal jepit bermacam warna.

"Dugaan sementara motif Pelaku melakukan pembunuhan tersebut karena dendam. Korban kita bawa ke RSUD Pendopo, sementara ini kita kumpulkan bukti serta memeriksa para saksi dan Lidik siapa Pelaku, serta mencari keberadaan pelaku, agar kasus ini segera terungkap," Jelasnya.(Hr)

Senin, 25 April 2016

,

Sambut JPD PALI 2016, Kecamatan Talang Ubi Persiapkan Kontingen

Camat Talang Ubi; Asrohi SSos MH dan kontingen JPD 2016 Kecamatan Talang Ubi


Pendopo, BeritaPALI -- Menyambut Jambore Pemuda Daerah Kabupaten PALI tahun 2016, Pemerintah Kecamatan Talang Ubi tengah mempersiapkan kontingen yang akan berlaga di perhelatan akbar tersebut. Sebanyak 20 orang pemuda-pemudi dan 2 orang official akan dikirim mewakili kecamatan yang merupakan Ibu Kota Kabupaten PALI ini pada kegiatan yang dijadwalkan berlangsung tanggal 2 sampai 4 Mei 2016 mendatang.

Camat Talang Ubi; Asrohi SSos MH saat memberikan pengarahan kepada kontingen yang akan mewakili kecamatan yang dipimpinnya, Senin (25/4) di Aula Kecamatan Talang Ubi berharap agar semua peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut degan serius dan bersungguh-sungguh. Dirinya berpesan agar kontingen tersebut dapat menjaga kerja sama dan kekompakan.

Selain itu Camat juga mengatakan bahwa kegiatan JPD mempunyai banyak manfaat, salah satunya adalah mengajarkan cara ber-organisasi untuk menambah pengalaman dan mendidik kita menjadi pribadi yang mandiri.

"Tidak selamanya kita akan bergantung dengan orang tua, pada akhirnya kita harus mandiri. dan kegiatan ini mengajarkan kita bagaimana menjadi pribadi yang mandiri dan menanamkan rasa ke kekompakan," lanjut Asrohi.

"Kecamatan Talang Ubi sudah 2 tahun ini menjadi kecamatan yang terbaik di berbagai event, termasuk JPD PALI 2015 dan MTQ PALI 2015-2016, oleh karena itu mari bersungguh-sungguh  melakukan yang terbaik," sambungnya.

Hal senada juga disampaikan Sekcam Talang Ubi; Zulkipli SSTP MM, dirinya menyampaikan jika Kecamatan Talang Ubi menjadi juara umum pada peringatan HUT PALI ke-3 dan dan JPD PALI 2016 merupakan peluang untuk menambah rangkaian prestasi di Tahun 2016 ini.

"Bagaimana cara menjadi juara, yaitu dengan memperbanyak latihan agar semua persiapan menjadi matang. Jika nanti menjadi juara, maka akan mewakili kabupaten PALI di JPD Provinsi Sumsel," papar Sekcam.

"Jaga diri, jaga kekompakan dan jaga nama baik kecamatan Talang Ubi," pungkas Zulkipli.(az/jgd)

Rabu, 20 April 2016

, , ,

Pemkab PALI Dukung Program P4GN



Pendopo, BeritaPALI -- Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera selatan silaturahim dengan unsur Muspida Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang ilir (PALI). Silaturahmi tersebut dalam rangka mensosialisasikan bahaya narkoba kepada kalangan pelajar dan masyarakat umum serta penandatanganan MoU bersama sebagai bentuk dukungan Pemerintah terhadap program Pemberantasan Penggunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang dilangsungkan di Gedung Pesos Komperta Pendopo, Rabu (20/4).

Ir H Heri Amalindo MM selaku Bupati PALI dihadapan kepala SKPD serta ratusan pelajar tingkat SLTP dan SLTA memberikan pengertian tentang dampak dan bahaya dari penggunaan narkoba. "Jangan sekali-kali mencoba yang namanya Narkoba," imbuh Heri.

Dikatakan Heri, saat ini kita sedang berperang melawan narkoba. Karena dari berbagai kasus yang sering didengar kebanyakan mereka tersandung narkoba.

Selain itu dirinya juga meminta kepada kalangan masyarakat untuk berpartisipasi dalam memberantas narkoba, tidak hanya mengandalkan petugas saja.

"Mari kita sama-sama memutuskan mata rantai jaringan narkoba kita mulai dari diri kita sendiri misalkan ada yang menjual jangan dibeli mari kita membangun daerah ini supaya PALI lebih cemerlang lagi," ujar suami Kustina ini.

Sementara itu Brigjen Pol Drs M Iswandi Hari SH Msi; Kepala BNNP Sumsel menyampaikan beberapa materi terkait tentang bahaya narkoba. Berbagai bentuk penyampaian yang dilakukannya dari hadist bahkan guyonan dengan tujuan agar para pelajar mengerti apa itu nakoba dan jenis obat obatan terlarang lainya.

Usai pemberian arahan dan materi kepada para pelajar, dilakukan penandatanganan MoU bersama antara Bupati PALI dan kepala BNNP Sumsel sebagai bentuk dukungan Pemkab PALI terhadap P4GN di bumi Serepat Serasan ini.

Tampak hadir diacara itu selain Heri Amalindo bupati PALI diantaranya bebarapa kepala SKPD, Camat, Polsek, Danramil, Kacabjari, guru, serta ratusan pelajar SLTP dan SLTA dari berbagai sekolah negeri dan swasta yang ada di pendopo.(Hr)

Selasa, 22 Maret 2016

, , , ,

Sri Kustina Buka Festival Seni Islam 2016

Pemukulan Gong tanda dimulainya Festival Seni Islam 2016

Pendopo, BeritaPALI -- Festival rabana marawis syarofal anam tingkat kabupaten PALI tahun 2016 hari ini dibuka langsung oleh ketua DPD LASQI kabupaten PALI, Ir Hj Sri Kustina Amalindo bertempat di lapangan Masjid Syuhada Pendopo Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi, Selasa (22/3).

Selain dihadiri Ketua DPD Lasqi PALI, acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM dan Ferdian Andreas Lacony SKom dan jajaran SKPD di lingkup Pemkab PALI.

Kepala Bagian Kesra Setda PALI, Drs Supawi Bakir memaparkan, Festival Seni Islam yang terdiri dari Rebana, Syarofal Anam dan Marawis diikuti oleh perserta dari lima kecamatan se-kabupaten PALI dengan tujuan selain untuk memperkuat tali silahturahmi umat Islam juga untuk membudayakan seni Islam yang berkembang saat ini.

Ketua DPD LASQI kabupaten PALI Ir Hj Sri Kustina Amalindo mengatakan kegiatan ini untuk mengikat tali silaturahmi antar umat muslim dan juga menyambut hari ulang tahun kabupaten yang tidak lama lagi akan digelar. Kepada para peserta, dirinya berpesan agar dapat memberikan penampilan yang terbaik karena akan di nilai oleh dewan juri yang didatangkan dari ibukota provinsi Muatera Selatan.

Selain itu, Ketua DPD LASQI ini meminta kepada pihak Pemkab agar kiranya bisa membantu sarana dan prasarana untuk menunjang keberlangsungan LASQI kedepanya.

Sementara itu Ir H Heri Amalindo MM Bupati PALI dalam sambutannya mengucapkan selamat atas dibukanya Festival tersebut, dirinya berharap masyarakat PALI lebih giat lagi untuk mengembangkan seni dan budaya islam di Bumi Serepat Serasan.
"Karena dengan adanya festival ini muda mudahan budaya islam terus meningkat dan Insya Allah kabupaten PALI lebih maju dari kabupaten lain di Sumatera Selatan," pungkasnya.(hr)

Senin, 21 Maret 2016

, , , ,

Bendahara Desa Gunung Menang Positif Narkoba


Pendopo, BeritaPALI -- Seluruh perangkat desa se-kabupaten PALI dites urin oleh Badan Narkotika Nasional kota Prabumulih yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir di Gedung Pesos, Senin (21/3). Menariknya pada pertengahan acara bejalan ada satu perangkat desa yang bergegas keluar namun dihentikan oleh pihak petugas yang berjaga di pintu keluar.

Melihat hal tersebut petugas yang berjaga langsung menghentikan langkanya dan langsung digelandang menujuh meja medis BNN. Setelah dilakukan tes, ternyata hasilnya menyatakan positif pemakai narkoba jenis ekstasi.

Berdasarkan keterangan pihak BNN, diketahui perangkat desa yang positif narkoba tersebut bernama Peru Syaputra (32) asal Desa Gunung Menang Kecamatan Penukal yang juga merupakan bendahara desa setempat.

Saat ditanya petugas, Peru mengakui bahwa dirinya memang pernah memakai narkoba jenis ekstasi namun itu sudah lama yakni pada tahun 2015 lalu.

Setelah itu pihak BNN mengatakan Pelaku yang positif narkoba itu akan dikembangkan lebih lanjut dan diadakan rehabiltasi rawat jalan setelah itu akan kembalikan kepada instansinya, namun sebelumnya akan dites dilabotorium terlebih dahulu untuk memastikanya.

Minggu, 20 Maret 2016

, , , ,

Wabup PALI Letakan Batu Pertama Masjid Al-Hidayah

Wakil Bupati PALI, Ferdian Andreas Laconi SKom MM dan kepala SKPD PALI bersama warga setempat

Pendopo, BeritaPALI -- Wakil Bupati PALI, Ferdian Andreas Lacony SKom MM melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid Al-Hidayah Talang Nanas Kecamatan Talang Ubi, Jumat (18/3).

Peletakan batu pertama masjid yang berukuran 15 x 16 M tersebut dihadiri Kabagkesra  PALI Supawi, Camat Talang Ubi Asrohi SSos MH, staf ahli Bupati M.Husni, Lurah Talang Ubi Timur serta masyarakat setempat.

Pada kesempatan itu, Murdani Haz selaku panitia pembangunan menyatakan apresiasi dan rasa bangga dengan semangat warga da­lam membangun tempat ibadah yang menandakan keimanan masyarakat Talang Nanas semakin meningkat.

"Saya selaku ketua panitia sangat berterima kasih kepada pihak yang telah membantu hingga terlaksananya pembangunan masjid Al-Hidayah terutama pada pemerintah kabupaten PALI dan para panitia pencari dana serta warga Talang Nanas yang aktif, dinamis dan agamis dalam menuju ridho Allah SWT lewat pem­b­angun­gan masjid ini," ujarnya.

Dikatakanya bahwa pembangunan masjid Al-Hidayah ini menggunakan dana swadaya yang berasal dari masyarakat Talang Nanas dan Warga Pelita, sementara ini dana yang sudah terkumpul  pada panitia berjumlah 48 juta.

Dengan dana tersebut menurutnya, tidak akan tercapai apa yang diharapkan oleh masyarakat tanpa ada dukungan dari Pemkab PALI.  Oleh karena itu, pihaknya sangat mengharapkan bantuan baik masyarakat, pemerintahan dan perusahaan.

Karena menurut Murdani untuk menyelesaikan bangunan masjid ini diperkirakan membutuhkan dana lebih kurang 700 juta rupiah. "Maka dari itu pihak panitia mohon dukungan pemerintah Kabupaten PALI," tandasnya.

Sementara itu Wakil bupati PALI menyampaikan kepada masyarakat Talang Nanas agar pembangunan masjid dan sarana peribadatan keagaamaan seperti ini hendaknya diiringi dengan peningkatan kualitas ke­hi­dupan beragama. Selain itu dirinya juga sangat mengapresiasi masyarakat yang telah berpartisipasi dan bahu-mem­bahu bergotong-royong untuk membangun ru­mah Allah tersebut.

"Kami selaku pemerintah sangat mensupport apa yang disampaikan ketua panitia tadi dan kami akan membantu mengusulkan kekurangan dananya. Harapan saya agar peletakan batu pertama ini bukan yang pertama dan yang terakhir, karena rumah ibadah merupakan terbentuknya suatu tanda bahwa masyarakatnya beriman, membangun masjid adalah sesuai dengan syiar agama," papar Ferdian.

Selain itu, Ferdian juga berpesan supaya lebih meningkatkan agama karena menurut Wakil Bupati ini agama merupakan pondasi utama bagi manusia.

"Percuma masjid baru tapi syiarnya kosong," imbuh Ferdian.

"Sekarang sedang marak narkoba, saya berharap peran serta para alim ulama untuk ikut memerangi narkoba jangan hanya mengadalkan petugas saja namun seluruh elemen masyarakat sangatlah penting," pungkasnya Ferdian. (Hr)







Senin, 13 April 2015

,

Berita Foto : Lantai Jembatan Kertadewa Patah

Sabtu (11/4) mobil truk angkutan batubara PT. EPI tersangkut di tengah jembatan darurat Desa Kertadewa

Terlihat ban mobil tertanam di tengah jembatan

Untuk membantu mengeluarkan mobil yang tersangkut tersebut dikerakan alat berat Exevator Bucket 

Minggu (12/4) kembali mobil angkutan batubara PT. EPI tersangkut di tengah jembatan

Akibatnya, arus lalu lintas Sekayu - Talang Bulang macet hinggah 2 KM

Senin (13/4) warga Desa Kertadewa melaukan perbaikan bdan jembatan yang rusak secara swadaya


Foto : Rustam, Maman & Jensantri

Sabtu, 14 Maret 2015

,

Camat Talang Ubi lantik BPD Simpang Tais dan Kadus 1 Talang Akar

Camat Talang Ubi Asrohi, S.Sos.MH, Amil Salim (KUA)Sururi kades tais,Heru Martin kades talang akar, poto bersama lima BPD Simpang Tais dan Kadus Talang Akar



Pendopo - Sesuai dengan surat keputusan Bupati PALI No : 144/082.B/kpts/bpmd/tangal 27 Pebruari 2015 untuk pengambilan sumpah terhadap Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Simpang Tais, maka Sabtu (14/3) Camat Talang Ubi Asrohi, S.Sos. MH. melantik 5 anggota BPD Simpang Tais dan Kepala Dusun (Kadus) 1 Talang Akar Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.
Kelima BPD Simpang Tais yang dilantik terdiri dari: Sutaryo sebagai Ketua, Sugianto sebagai Wakil Ketua, Pipin Safitri sebagai Sekretris, Hendarto dan Misliya, sebagai anggota serta Rudi Hartono Kadus 1 Talang Akar.
Uniknya, BPD biasanya selalu di dominasi oleh laki-laki namun kali ini ada pengurus perempuan.
Dalam sambutannya Kepala Desa Simpang Tais, Sururi mengatakan agar seluruh BPD yang dilantik dapat melaksanakan tugas dengan benar.
"Dengan adanya perempuan yang ikut berperan aktif, hal ini cukup membuktikan bahwa perempuan di Desa Simpang Tais juga mempunyai peranan dalam pembangunan di Kabupaten PALI." Ungkapnya.
Ditambahkan oleh Asrohi S.Sos.MH, bagi setiap anggota BPD untuk mencapai kesusksesan, BPD harus mampu menjaga hubungan harmonis antara warga, masyarakat, Kepala Desa dan sesama anggota BPD.
"Jangan sampai, setiap anggota saling salah menyalahkan dan curiga. Karena BPD juga menjadi teladan di tengah masyarakat desa dan dalam menjalankan tugas jangan takut karena BPD dilindungi oleh undang-undang." Imbuhnya.
Lebih jauh Asrohi menambahkan untuk sejumlah BPD yang dilantik supaya bekerja dengan tepat dan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya ditengah masyarakat.
Terakhir Asrohi mengucapkan selamat bekerja kepada BPD yang baru dilantik.
Hadir pada acara pelantikan tersebut yakni Camat Talang Ubi Asrohi S.Sos.MH., Amil Salim Sh.I. Kepala Kantor Urusan Agama Talang Ubi, Kepala Desa Simpang Tais Sururi, Kepala Desa Talang Akar Heru Martin, serta perangkat dari desa masing-masing juga tamu undangan lainnya.(Hr)
Powered by Telkomsel BlackBerry®









Kamis, 12 Maret 2015

, ,

Pembunuhan Warga Sungai Ibul kembali terulang

Reli Iswanto bin Zai Nudin (35)

Tampak luka bacok di kepala bagian belakang dan bekas tembakan di bahu bagian belakang
TALANG UBI – Sungguh malang nasib Reli Iswanto bin Zai Nudin (35) warga desa Sungai Ibul Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI yang harus meregang nyawa pada Kamis (12/3) akibat dikeroyok oleh 6 orang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh BeritaPALI, peristiwa itu terjadi pada pukul 13.00 WIB di Talang Sebani, Dusun 3 Desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi.

Para pelaku diduga menghilangkan nyawa korban dengan menggunakan senpi dan golok hingga mengakibatkan luka bacok dan luka tembak hingga korban merengang nyawa.

Menurut keterangan beberapa saksi, kejadian bermula saat korban bersama adiknya yang bernama revolusi tengah duduk di warung. Tiba-tiba muncul tiga pengendara sepeda motor yang membonceng enam orang, lalu empat diantaranya langsung mengejar dan menambak korban Revolusi yang mengenai bajuh. Kemudian sambil mengeluarkan golok para pelaku membacok Korban Reli kebagian kepala, dada, tangan dan tembakan di bagian bahu belakang.

Ketika dikonfirmasikan ke Kapolres Muara Enim, melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Janton Silaban, SH. SIK membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Janton, korban sempat berlari sejauh 400 meter dari TKP pertama. Karena saat ditemukan, korban berada di dalam sungai dalam keadaan tenggelam. Lantas korban diangkat dan dilarikan ke RSUD Talang Ubi guna mendapatkan visum dari dokter.

Dan kasus ini menurut perkiraan sementara merupakan aksi balas dendam yang dilakukan oleh ST dkk, yang saat ini memang sudah menjadi DPO Polsek Talang Ubi atas kejadian yang sama beberapa waktu yang lalu.

Lebih jauh Kapolsek Talang Ubi Kompol Janton Silaban, SH. SIK menegaskan bahwa saat ini pihak Kepolisian tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku pembunuhan tersebut.

Menanggapi kejadian tersebut, Nurulfallah D, SH selaku Ketua LBH GAIB Kabupaten PALI menyayangkan kejadian yang sama bisa terulang kembali.

“Seharusnya dalam hal ini pemerintah dan aparat penegak hukum telah mengantisipasi akan terulangnya kejadian yang sama terhadap warga Desa Sungai Ibul dan Pemerintah mampu menyelesaikan persoalan ini baik secara adat istiadat khususnya masyarakat Penukal. Misalnya dengan melakukan mediasi terhadap pihak-pihak yang bertikai disamping penegakkan hukum guna mendapatkan keamanan dan kenyamanan, baik bagi warga Sungai Ibul itu sendiri maupun masyarakat yang terkena imbasnya.” Demikian ungkap Nurul.(HR/Tam)
, ,

Masyarakat PALI sayangkan sikap arogansi PT. Medco E & P Indonesia

Nurulfajri
PENDOPO – Masyarakat yang tergabung dalam beberapa Ormas/ Media/ Profesi di wilayah PALI meyayangkan sikap arogansi dari PT. Medco E & P Indonesia yang menolak permohonan bantuan untuk masyarakat yang berada dalam wilayah Ring 1 operasi perusahaan tersebut.

Seperti yang disampaikan oleh Herianto, sekretaris Legiun Veteran Kabupaten PALI yang di dampingi oleh Nurul Fajri dari LSM TEGAR Kabupaten PALI sesuai surat No : 286/ SSE/ MEDC/ II/ 2015 tertanggal 28 Februari 2015 yang ditanda tangani Sutami/ Ariesta Permadi Equatoria, Manager of Public Affairs & Security.

“Kami sesalkan hal ini karena pada prinsipnya kami ada di garda depan untuk mengamankan seluruh asset di Kabupaten PALI ini. Sementara pihak Medco selama 24 jam melakukan kegiatan operasional di kawasan dimana kami tengah melakukan kegiatan renovasi secretariat bersama dari beberapa Ormas/ Media/ Profesi yang tergabung disana, termasuk Legiun Veteran yang merupakan pendiri republic ini.” Demikian tandas Heri.

Ditambahkan oleh Nurulfajri pihaknya sempat meminta penjelasan mengenai penolakan terhadap usulan tersebut, namun sampai saat ini pihak perusahaan tidak memberikan jabaran apapun.

“Kami kecewa dengan sikap Medco yang mana pimpinannya kenal dengan kami, namun mereka sama sekali tidak merespon apa yang kami usulkan tersebut.” Demikian pungkas Heri.(PL)

Selasa, 10 Maret 2015

, , ,

Empat Finalis Talang Ubi sandang Predikat Bujang Gadis PALI 2015

Asrohi, S.Sos, MH (bajuh hitam) dan Istri (bajuh biru)
berpose bersama salah satu utusan dari Kecamatan Talang Ubi
PENDOPO – Setelah melalui seleksi di tingkat kecamatan dan beberapa kriteria penilaian dari dewan juri, akhirnya diumumkan 3 nama Bujang PALI 2015 dan 3 nama Gadis PALI 2015.

Dari ke enam pemenang tersebut, Kecamatan Talang Ubi patut berbangga. Karena telah menyumbangkan 4 finalis yang menjadi pemenang, diantaranya Al Arqom Syahdin, Rendi Gunarso SN, Renny Angraeni dan Novika Yandela yang masih berstatus sebagai siswi SMA YKPP PENDOPO.

Sementara itu Asrohi S.Sos.MH, camat Talang Ubi ketika dikomfirmasi Berita PALI menyampaikan dengan nada gembira setelah perwakilan dari kecamatan talang ubi berhak menyandang pridikat bujang gadis pali 2015.
“Yang jelas saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan prestasi yg dicapai bujang gadis dari Kecamatan talang Ubi semoga menjadi duta wisata Kabupaten Pali dan selanjutnya agar dapat bersaing ditingkat Provinsi Sumatera selatan mendatang.”(Hr)


Rabu, 04 Maret 2015

, , ,

Cabang Kejaksaan Negri Muara Enim di Pendopo Melakukan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika, Senjata Tajam dan Senjata Api Rakitan

PENDOPO - Berdasarkan beberapa Putusan Pengadilan PN Muara Enim yang salah satunya Nomor : 40/Pid.B/2014/PNME Tanggal 27 Maret 2014 jo  Perintah Kepala Cabang Kejaksaan Negri Muara Enim di Pendopo Nomor: No.Print-N.6.17.7/Euh.3/04/2014 an. Terpidana BUDI AFRIZAL BIN ABASRI,DKK yang amarnya Memutuskan/Memerintahkan Barang bukti Dirampas Untuk di musnahkan Sehingga tidak dapat dipergunakan lagi, maka dengan ini kami musnahkan barang bukti antara lain 4 Buah Senjata api rakitan,8 Buah Peluru/amunisi,1 Parang,6 Buah Pisau,Ganja 9 paket kecil/linting,Ektasi/inek 40 Butir,sabu-sabu 69 Paket kecil,Pirek 5 Buah,Bong 7 Buah Pipet Sekop sabu 3 Buah.

Kegiatan berlangsung Rabu Pagi (04/03) di halaman depan kantor Cabang Kejaksaan Muara Enim di Pendopo Kabupaten PALI  Pemusnahan Narkotika jenis Sabu-sabu,pil ektasi dan beberapa peralatan isap sabu (Bong),juga beberapa Senjata api rakitan,  berlangsungnya acara  Pemusnahan ini  dihadiri Amerudin Tjikmat Plt Sekda kabupaten PALI Wakil DPRD kabupaten Pali Devi herianto SH,MH,Kepala Kejaksaan Muara Enim Edhy Darma Y, Danramil,Kapolsek Talang Ubi,kapolsek Penukal utara,Kapolsek Penukal Abab,Kapolsek Tanah Abang, dan unsur-unsur Muspidah Kabupaten PALI dan tamu lainnya.
 
Saat usai pemusnahan barang bukti Kepala Kejaksaan Muara Enim(Kejari) Edhy Darma Y Mengatakan "Dalam pemusnahan Atat bukti jenis sabu-sabu,ektasi(inek),senjam,senpi ini sehingga tidak dapat di pergunakan lagi, jelasnya singkat.,lanjut lagi Mengenai Kejaksaan negri kabupaten PALI, Ada keputusan presiden mengenai kejaksaan negri kabupaten pali tapi sampai sekarang kami tetap berusaha mengusulkan supaya di kabupaten PALI terbentuk kejari kabupaten PALI dan mudah mudahan bersamaan dengan di bentuknya Polres di kabupaten PALI dan juga pengadilan negeri ujarnya.lanjutnya lagi Supaya sarana dan prasarana penegakkan hukum di kabupaten PALI dengan baik dan biayanya murah." 
Di tambahkan juga Kejari Cabang Pendopo A syarfiyanto " mengenai kasus-kasusyang ada di kejaksaan negri pendopo cabang Muara enim masih dalam Proses tindak lanjut".Aman/Guntur
, , ,

Dinsos PALI Pastikan 150 Rumah Tidak Layak dapat Batuan Tahun 2015

Kepala Dinas Sosial Kabupaten PALI, Zulkifli, SE. M.Si

PENDOPO - Awal bulan Februari lalu, seluruh Kapala Dinsos se-Sumsel melakukan rapat di Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan (sumsel), terkait bantuan bedah rumah dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Sebanyak 150 rumah kategori tidak layak huni diwilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), akan mendapatkan batuan dari Kemensos-RI untuk melakukan rehab ringan.
Hal tersebut diutarkan Zulkifli, SE. M.Si, Kepala Dinas Sosial Kabupaten PALI.
Menurut Zulkifli Kabupaten PALI mendapatkan jatah 150 rumah untuk di bedah  atau renovasi dalam program Kemensos-RI ini. juga Zulkifli, memastikan bantuan tersebut akan di realisasikan tahun 2015, akan tetapi ia belum tahu persis kapan tepatnya batuan tersebut akan diturunkaan ke Kabupaten PALI.
Kita belum tahu persis bulan berapa bantuan akan dilaksanakan, yang jelas di tahun 2015 ini, program tersebut akan sudah dilaksanakan oleh Dinas Sosial, satu rumah yang di renovasi akan mendapatkan Rp 10 juta, belum diketahui apa berbentuk barang atau uang tunai, dari pihak ketiga yang melakukan renovasi, nanti syarat-syarat rumah yang renovasi dari Kemensos,” lanjutnya.
Zulkifli menambahkan bahwa ada 30 rumah di setiap kecamatan di Kabupaten PALI yang akan dibedah. Dinsos akan menyerahkan kepada pihak Kecamatan untuk memilih rumah mana saja yang tidak layak, dan untuk diajukan mendapat bantuan dari Kemensos.
Kami serahkan pihak kecamatan yang akan memilih rumah tidak layak, akan tetapi pihak kecamatan tetap mengacu dari Kemensos yang kategori tidak layak.” Pungkas Zulkifli (Hr)

Minggu, 08 Februari 2015

, ,

Edi Suprianto Oemar, SH : “Pelayanan buruk RSUD Talang Ubi”

Edi Suprianto Oemar, SH
Ketua DPD Golkar Kab. PALI

PENDOPO – Apa yang terjadi jika pelayanan publik menyangkut pertarungan hidup mati manusia diabaikan begitu saja. Hal ini terungkap dari aktifitas RSUD Talang Ubi Pendopo terhadap pasien DBD yang kebetulan putra dari Edi Suprianto Oemar, SH ketua DPD Golkar Kabupaten PALI. Seperti yang diungkapkannya pada BeritaPALI Sabtu (7/2).

Menurut Edi, saat anaknya mengalami penyakit DBD tersebut harus diuji di laboratorium tetapi kegiatan itu tertunda karena PLN mati, maka kata petugas lab menunggu lampu menyala. Ketika ditanyakan ke petugas yang bersangkutan apakah kalau lampunya baru menyala besok maka uji lab harus besok juga?, petugas tersebut meng-iya kan karena RSUD tidak punya mesin genset karena mesin yang ada masih dalam masalah.

Padahal menurut Edi, sebagai pusat pelayanan kesehatan Kabupaten PALI pihak RSUD seharusnya menyediakan solusi lain untuk masalah ini, sangat riskan jika karena hal tersebut aktifitas RSUD terhalang karena setiap tahun dana dikucurkan baik dari APBD maupun APBN bahkan dari luar.

Yang lebih membuat kecewa ketika hal ini dikonfirmasikan ke Direktur RSUD Talang Ubi, Dr Charli, beliau tidak mampu memberikan solusi apapun.

"Dem tepakso anak aku ku pindahke ke RS Bunda Prabumulih untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik, aman di nangke bae di sano kalu mati anak aku. Yang aku sayangke pelayanan terhadap wong cak kito ni lagi mak itu, apolagi aman masyarakat biaso." Ujar Edi gusar.

Menurut pantauan BeritaPALI, memang respon dari Dinas Kesehatan Kabupaten PALI terhadap kondisi masyarakat secara umum kurang, hal ini terbukti adanya wabah cacar di Penukal Utara khususnya di Desa Tanding Marga hingga saat ini belum ada tindakan medis apapun baik untuk pencegahan maupun pengobatan dari pemerintah.(PL/Az)



BeritaPALI.com

Senin, 02 Februari 2015

, , , , ,

HARGA KARET ANJLOK, PEMERINTAH CARI LANGKAH LAIN

Aktivitas petani karet saat menyadap getah

PALI-Untuk menyikapi kondisi harga karet lokal saat ini, pemerintah diharapkan bisa mengambil Langkah lain,karna saat ini kabupaten PALI salah satu produksi karet dengan jumlah cukup besar dibanding kabupaten tetangga, namun harga Pada tingkat petani hanya menerima Rp 6.000-7.000/kg. Ini tidak stabil dengan harga pupuk juga sembako untuk keperluan sehari-hari
Harga karet lokal dalam beberapa kurun waktu terakhir ini anjlok cukup signifikan. Harga karet dunia saat ini turun jadi US$ 1,6/kg atau Rp 16.000/kg dari US$ 5,7 atau Rp 57.000/kg. Sementara harga di tingkat petani hanya Rp 6.000-7.000/kg.disetiap minggu penjualannya
Banyaknya keluhan dari parah petani karet khususnya di kabupaten penukal abab lematang ilir (Pali) dalam kurun jangka waktu bermula dari awal 2013 silam sempat melonjak sehingga mencapai Rp12'500 per kelo gramnya, Pendapatan petani artikata sudah merasa begitu mencukupi dan setara upah minimum provinsi sumsel (UMP )bahkan lebih, dari harga yang ada, namun begitu memasuki gejolak politik pilihan legslatif (PILEG) di tahun 2014 harga pasaran menurun hingga hampir 50 persen dari harga pasaran awal, ditambah lagi pasca pilihan presiden (PILPRES) beberapa waktu lalu.
memasuki tahun 2015 hanya dihargai 6000/kg, ini bersifat tidak menentu, pada setiap minggu bisa beroba-roba, juga minat pembeli yang lebih rendah ditambah pula dengan kejatuhan harga minyak mentah dunia yang menjadi persoalan kita semua.
Contohnya saja "pelli yadi"pentani karet asal desa simpang tais ini ia mengaku dalam satu minggu ia bisa menghasilkan getah karet sebanyak satu kwental lebih dan ini sangat cukup untuk kebutuhan hidup sehari harinya, namun karna harga penjualan sekarang dengan harga tak menentu, sehingga penghasilan jauh dari harapan, beban hidup bertambah berat akibat harga karet anjlok sekarang ini untuk menghidupi lima orang anak serta segala kebutuhan hidup sehari-hari". ungkap pelli
Tidak itu saja juga ditambah lagi dengan cuaca extreme setiap saat dan waktu bisa terjadi turunnya hujan ini menjadi kendala besar bagi petani karet karna pada situasi itu jeripayah tidak menuaikan hasil alias getah karet mencair bersama air tersebut,
Sehingga perekonimian masyarakat turun draktis, juga Pasaran akan menjadi lengang diakibatkan anjloknya harga dan juga perubahan musim berikut peniaga mengurangkan pegangan penghasilan bagi petani karet dampak dari politik berkepanjangan ditanah air kita#(HR)
Berita PALI




Jumat, 23 Januari 2015

, , ,

Drs.Abu Hanifah (Kadikbud PALI) : " Kejar Tayang dan pembenahan Internal "

Drs. Abu Hanifah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten PALI
PENDOPO- Ditemui diruang kerjanya di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten PALI pada Kamis (22/1),Drs. Abu Hanifah Kepala Dinas yang baru beberapa hari menjabat ini menerangkan kepada Berita PALI bahwa saat ini Instansi yang dipimpinnya tengah berkonsentrasi untuk beberapa hal penting diantaranya : Pembenahan sistem dan Administrasi serta penegakan disiplin dilingkungan Dinas yang ia pimpin.
" Jangan sampai ada guru yang pindah, tanpa memberitahu Kepala Sekolahnya seperti yang terjadi beberapa waktu yang lalu. Dan Kepala Sekolahnya melapor kepada Saya. Maka adanya kejadian semacam ini saya telah instruksikan dan sosialisaikan tentang penegakan disiplin ini kesemua jajaran dilingkungan Pendidikan PALI" tegas Abu Hanifah.

Hal lain yang menjadi skala prioritas adalah pembentukan team untuk penelitian kenaikan pangkat, golongan dan jabatan para guru, pembentukan dan fasilitasi Dewan Kesenian, Dewan Pendidikan, dan yang tak kalah penting adalah pembangunan infrastruktur pendidikan di PALI.
Abu juga menegaskan bahwa pada Anggaran 2015 ini sebesar 26 miliar yang peruntukkannya 18 Milyar untuk dana rehab dan fasilitas alat peraga serta 6 Milyar disiapkan untuk dana pendamping yang diambil dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
" Kita tidak menargetkan pembangunan baru, tetapi semuanya untuk perehaban. Dan kita kejar tayang bulan Pebruari ini semua proyek mulai bergerak, itu artinya September kita harapkan sudah rampung semua" ujarnya..
Menurut Abu yang sudah menjabat beberapa jabatan penting serta paling senior ini, di PALI perlu dikondisikan bahwa proyek tak perlu menunda-nunda, apabila sudah ditetapkan Anggarannya "makin cepat lebih baik" untuk direalisasikan. Hingga ada sedikit keterlambatan dalam pekerjaaan masih tetap dalam rentang waktu atau tahun kabisat. Dan ini harus menjadi tradisi di PALI
"Tubu ni begawe mudah, bile lah ditetapke dalam Anggaran. Kemudian Bupati memerintahke, make sebagai pengemban amanah beliau dibidang Pendidikan, laksanake dengan sebaik-baiknye dengan care ngikuti aturan nyang ade kan selesai?" Ujar Abu Seolah bertanya kepada Berita PALI (PL/Az)
Redaksi Berita PALI