Kamis, 21 Juli 2016
Untuk Menekan Angka Kejahatan Di PALI Polsek Talang Ubi Gelar Rahazia 3C
Senin, 11 Juli 2016
Bupati PALI : UK Bukan untuk Menghabisi TKS
Halal Bihalal
Pendopo, BeritaPALI – Hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran 1437 H dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten PALI untuk melaksanakan acara Halal Bihalal, Senin (11/7). Acara yang dihadiri oleh semua unsur pemerintahan kabupaten PALI dan DPRD itu dipusatkan di Halaman Kantor Pemkab PALI.
Dalam sambutannya, Bupati PALI; H Heri Amalindo mengatakan, bahwa beberapa saat lalu Kabupaten PALI mendapat musibah yakni terbakarnya Kantor DPRD PALI.
"Untuk itu kita akan bersama-sama mencari solusi untuk kantor baru," jelasnya.
Selain itu, Bupati juga menjelaskan bahwa saat ini banyak informasi simpang siur yang mengatakan bahwa Uji Kompetensi TKS untuk menghabisi (baca: memecat) para TKS. "Itu tidak benar," tegas Heri.
"Uji Kompetensi untuk uji kemampuan. Kalau berdasarkan kemampuan yang lulus adalah 150 orang dan nilai tertinggi adalah 6.72. Namun Uji Kompetensi bukan soal lulus dan tidak lulus tapi melihat potensi yang dimiliki," lanjutnya.
Heri juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan ada penerimaan CPNS. Untuk itu, dirinya berharap agar pada tes CPNS tersebut, para TKS dapat belajar lebih giat dan tidak asal jawab.
"Kalau bisa saat penerimaan CPNS, yang lulus semuanya orang PALI," harapnya.
Lebih jauh, Heri meminta dukungan dan doa masyarakat PALI agar maskapai Air Asia dapat menjadikan Bandara PALI menjadi bandara internasional. "Jika disetujui, 4000 tenaga kerja dibutuhkan. Dan akan banyak peluang kedepan, diantaranya kita akan mendirikan Sekolah Pilot dan Pramugari," ungkap Heri.[az]
Jumat, 24 Juni 2016
Wabup PALI : Jangan Sia-siakan Dana Desa
Sementara itu, Kabid Pemerintahan Desa Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa; Jeriansyah mengatakan pelantikan Pjs Kades ini adalah dalam rangka persiapan Pilkades serentak tahun 2017 mendatang.
Selain itu, dikatakan oleh Jeri, saat ini Kabupaten PALI memiliki 22 Desa dengan status persiapan.
"Desa-desa persiapan saat ini dihimbau untuk melengkapi persyaratan-persyaratan administrasi untuk perubahan status menjadi desa definitif sesuai UU No 43 tahun 2014 tentang Desa," ungkapnya.
Dimekarkannya Desa Persiapan lanjut Jeri, adalah untuk memajukan desa, mensejahterakan masyarakat desa dan mempermudah pelayanan dalam bidang administrasi pedesaan.
"Kedepannya dengan dibentuknya desa persiapan ini dapat menciptakan masyarakat yang sejahtera, baik dibidang pendidikan, kesehatan maupun ekonomi, karena ini merupakan program dari Presiden Jokowi yaitu membangun dari desa," paparnya.
Minggu, 05 Juni 2016
Camat Talang Ubi Tinjau Pembangunan Jalan Setapak di Karta Dewa
Minggu, 15 Mei 2016
Arlis Ditemukan Tak Bernyawa dengan Luka Bacok di Sekujur Tubuh
Panta Dewa, BeritaPALI -- Warga Desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI, Minggu (15/5) pagi sekitar pukul 09:00 WIB digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di kebun karet milik warga setempat. Mayat berjenis kelamin laki laki tersebut diduga korban pembunuhan karena hampir di sekujur tubuhnya penuh oleh luka bacok serta sayatan.
Berdasarkan keterangan salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, diketahui belakangan jasad tersebut bernama Muhammad Arlis alias Alis (29) warga asal Desa Purun kecamatan Penukal kabupaten PALI. "Saat ditemukan kondisi korban sudah tidak bernyawa lagi, bahkan darahnya pun sudah mengering, diperkirakan kejadiannya sekitar habis Magrib sore kemarin," ujarnya, Minggu (15/5).
Korban dikenal warga sebagai Penjaga Keamanan (PK) alat berat milik PT Energate Prima Indonesia (EPI), salah satu perusahaan angkutan batubara. Dengan adanya penemuan Alis (korban) warga bergegas melaporkan kejadian tersebut ke Polisi sektor Talang Ubi. Mendapat laporan dari masyarakat petugas Kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto SIK Msi melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Janton Silaban SIK.SH membenarkan adanya penemuan mayat tersebut, dan dirinya sendiri yang langsung ke TKP bersama jajaran Reskrim setelah mendapat informasi dari warga.
Ketika tiba di lokasi menurut Janton, posisi korban tubuhnya tergeletak di tanah dalam keadaan tertelungkup serta tubuh penuh luka sayatan.
"Selain jasad korban juga ditemukan 1 (satu) bilah senjata tajam jenis tombak berbentuk runcing dan gagang terbuat dari besi sekira panjang 15 cm (lima belas senti meter) dalam genggaman tangan sebelah kanan korban," ungkap Janton
Selain itulanjut Janton ditemukan 1(satu) unit Handpphone merk Strawberry warna hitam berikut simcard simPATI, 1 (satu) buah topi jenis pet warna hitam, 1 (satu) lembar sim A atas nama BAMBANG IRAWAN, 1 (satu) batang pipa besi warna coklat dengan panjang lebih kurang 1 m (satu meter) serta 4 (empat) pasang sandal jepit bermacam warna.
"Dugaan sementara motif Pelaku melakukan pembunuhan tersebut karena dendam. Korban kita bawa ke RSUD Pendopo, sementara ini kita kumpulkan bukti serta memeriksa para saksi dan Lidik siapa Pelaku, serta mencari keberadaan pelaku, agar kasus ini segera terungkap," Jelasnya.(Hr)
Senin, 25 April 2016
Sambut JPD PALI 2016, Kecamatan Talang Ubi Persiapkan Kontingen
Rabu, 20 April 2016
Pemkab PALI Dukung Program P4GN
Ir H Heri Amalindo MM selaku Bupati PALI dihadapan kepala SKPD serta ratusan pelajar tingkat SLTP dan SLTA memberikan pengertian tentang dampak dan bahaya dari penggunaan narkoba. "Jangan sekali-kali mencoba yang namanya Narkoba," imbuh Heri.
Dikatakan Heri, saat ini kita sedang berperang melawan narkoba. Karena dari berbagai kasus yang sering didengar kebanyakan mereka tersandung narkoba.
Selain itu dirinya juga meminta kepada kalangan masyarakat untuk berpartisipasi dalam memberantas narkoba, tidak hanya mengandalkan petugas saja.
"Mari kita sama-sama memutuskan mata rantai jaringan narkoba kita mulai dari diri kita sendiri misalkan ada yang menjual jangan dibeli mari kita membangun daerah ini supaya PALI lebih cemerlang lagi," ujar suami Kustina ini.
Sementara itu Brigjen Pol Drs M Iswandi Hari SH Msi; Kepala BNNP Sumsel menyampaikan beberapa materi terkait tentang bahaya narkoba. Berbagai bentuk penyampaian yang dilakukannya dari hadist bahkan guyonan dengan tujuan agar para pelajar mengerti apa itu nakoba dan jenis obat obatan terlarang lainya.
Usai pemberian arahan dan materi kepada para pelajar, dilakukan penandatanganan MoU bersama antara Bupati PALI dan kepala BNNP Sumsel sebagai bentuk dukungan Pemkab PALI terhadap P4GN di bumi Serepat Serasan ini.
Tampak hadir diacara itu selain Heri Amalindo bupati PALI diantaranya bebarapa kepala SKPD, Camat, Polsek, Danramil, Kacabjari, guru, serta ratusan pelajar SLTP dan SLTA dari berbagai sekolah negeri dan swasta yang ada di pendopo.(Hr)
Selasa, 22 Maret 2016
Sri Kustina Buka Festival Seni Islam 2016
Senin, 21 Maret 2016
Bendahara Desa Gunung Menang Positif Narkoba
Minggu, 20 Maret 2016
Wabup PALI Letakan Batu Pertama Masjid Al-Hidayah
Senin, 13 April 2015
Berita Foto : Lantai Jembatan Kertadewa Patah
| Sabtu (11/4) mobil truk angkutan batubara PT. EPI tersangkut di tengah jembatan darurat Desa Kertadewa |
| Terlihat ban mobil tertanam di tengah jembatan |
| Untuk membantu mengeluarkan mobil yang tersangkut tersebut dikerakan alat berat Exevator Bucket |
![]() |
| Minggu (12/4) kembali mobil angkutan batubara PT. EPI tersangkut di tengah jembatan |
![]() |
| Akibatnya, arus lalu lintas Sekayu - Talang Bulang macet hinggah 2 KM |
![]() |
| Senin (13/4) warga Desa Kertadewa melaukan perbaikan bdan jembatan yang rusak secara swadaya |
Foto : Rustam, Maman & Jensantri
Sabtu, 14 Maret 2015
Camat Talang Ubi lantik BPD Simpang Tais dan Kadus 1 Talang Akar
| Camat Talang Ubi Asrohi, S.Sos.MH, Amil Salim (KUA)Sururi kades tais,Heru Martin kades talang akar, poto bersama lima BPD Simpang Tais dan Kadus Talang Akar |
Pendopo - Sesuai dengan surat keputusan Bupati PALI No : 144/082.B/kpts/bpmd/tangal 27 Pebruari 2015 untuk pengambilan sumpah terhadap Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Simpang Tais, maka Sabtu (14/3) Camat Talang Ubi Asrohi, S.Sos. MH. melantik 5 anggota BPD Simpang Tais dan Kepala Dusun (Kadus) 1 Talang Akar Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.
Kelima BPD Simpang Tais yang dilantik terdiri dari: Sutaryo sebagai Ketua, Sugianto sebagai Wakil Ketua, Pipin Safitri sebagai Sekretris, Hendarto dan Misliya, sebagai anggota serta Rudi Hartono Kadus 1 Talang Akar.
Uniknya, BPD biasanya selalu di dominasi oleh laki-laki namun kali ini ada pengurus perempuan.
Dalam sambutannya Kepala Desa Simpang Tais, Sururi mengatakan agar seluruh BPD yang dilantik dapat melaksanakan tugas dengan benar.
"Dengan adanya perempuan yang ikut berperan aktif, hal ini cukup membuktikan bahwa perempuan di Desa Simpang Tais juga mempunyai peranan dalam pembangunan di Kabupaten PALI." Ungkapnya.
Ditambahkan oleh Asrohi S.Sos.MH, bagi setiap anggota BPD untuk mencapai kesusksesan, BPD harus mampu menjaga hubungan harmonis antara warga, masyarakat, Kepala Desa dan sesama anggota BPD.
"Jangan sampai, setiap anggota saling salah menyalahkan dan curiga. Karena BPD juga menjadi teladan di tengah masyarakat desa dan dalam menjalankan tugas jangan takut karena BPD dilindungi oleh undang-undang." Imbuhnya.
Lebih jauh Asrohi menambahkan untuk sejumlah BPD yang dilantik supaya bekerja dengan tepat dan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya ditengah masyarakat.
Terakhir Asrohi mengucapkan selamat bekerja kepada BPD yang baru dilantik.
Hadir pada acara pelantikan tersebut yakni Camat Talang Ubi Asrohi S.Sos.MH., Amil Salim Sh.I. Kepala Kantor Urusan Agama Talang Ubi, Kepala Desa Simpang Tais Sururi, Kepala Desa Talang Akar Heru Martin, serta perangkat dari desa masing-masing juga tamu undangan lainnya.(Hr)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Kamis, 12 Maret 2015
Pembunuhan Warga Sungai Ibul kembali terulang
| Reli Iswanto bin Zai Nudin (35) |
| Tampak luka bacok di kepala bagian belakang dan bekas tembakan di bahu bagian belakang |
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh BeritaPALI, peristiwa itu terjadi pada pukul 13.00 WIB di Talang Sebani, Dusun 3 Desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi.
Para pelaku diduga menghilangkan nyawa korban dengan menggunakan senpi dan golok hingga mengakibatkan luka bacok dan luka tembak hingga korban merengang nyawa.
Menurut keterangan beberapa saksi, kejadian bermula saat korban bersama adiknya yang bernama revolusi tengah duduk di warung. Tiba-tiba muncul tiga pengendara sepeda motor yang membonceng enam orang, lalu empat diantaranya langsung mengejar dan menambak korban Revolusi yang mengenai bajuh. Kemudian sambil mengeluarkan golok para pelaku membacok Korban Reli kebagian kepala, dada, tangan dan tembakan di bagian bahu belakang.
Ketika dikonfirmasikan ke Kapolres Muara Enim, melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Janton Silaban, SH. SIK membenarkan kejadian tersebut.
Menurut Janton, korban sempat berlari sejauh 400 meter dari TKP pertama. Karena saat ditemukan, korban berada di dalam sungai dalam keadaan tenggelam. Lantas korban diangkat dan dilarikan ke RSUD Talang Ubi guna mendapatkan visum dari dokter.
Dan kasus ini menurut perkiraan sementara merupakan aksi balas dendam yang dilakukan oleh ST dkk, yang saat ini memang sudah menjadi DPO Polsek Talang Ubi atas kejadian yang sama beberapa waktu yang lalu.
Lebih jauh Kapolsek Talang Ubi Kompol Janton Silaban, SH. SIK menegaskan bahwa saat ini pihak Kepolisian tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku pembunuhan tersebut.
Menanggapi kejadian tersebut, Nurulfallah D, SH selaku Ketua LBH GAIB Kabupaten PALI menyayangkan kejadian yang sama bisa terulang kembali.
“Seharusnya dalam hal ini pemerintah dan aparat penegak hukum telah mengantisipasi akan terulangnya kejadian yang sama terhadap warga Desa Sungai Ibul dan Pemerintah mampu menyelesaikan persoalan ini baik secara adat istiadat khususnya masyarakat Penukal. Misalnya dengan melakukan mediasi terhadap pihak-pihak yang bertikai disamping penegakkan hukum guna mendapatkan keamanan dan kenyamanan, baik bagi warga Sungai Ibul itu sendiri maupun masyarakat yang terkena imbasnya.” Demikian ungkap Nurul.(HR/Tam)
Masyarakat PALI sayangkan sikap arogansi PT. Medco E & P Indonesia
![]() |
| Nurulfajri |
Seperti yang disampaikan oleh Herianto, sekretaris Legiun Veteran Kabupaten PALI yang di dampingi oleh Nurul Fajri dari LSM TEGAR Kabupaten PALI sesuai surat No : 286/ SSE/ MEDC/ II/ 2015 tertanggal 28 Februari 2015 yang ditanda tangani Sutami/ Ariesta Permadi Equatoria, Manager of Public Affairs & Security.
“Kami sesalkan hal ini karena pada prinsipnya kami ada di garda depan untuk mengamankan seluruh asset di Kabupaten PALI ini. Sementara pihak Medco selama 24 jam melakukan kegiatan operasional di kawasan dimana kami tengah melakukan kegiatan renovasi secretariat bersama dari beberapa Ormas/ Media/ Profesi yang tergabung disana, termasuk Legiun Veteran yang merupakan pendiri republic ini.” Demikian tandas Heri.
Ditambahkan oleh Nurulfajri pihaknya sempat meminta penjelasan mengenai penolakan terhadap usulan tersebut, namun sampai saat ini pihak perusahaan tidak memberikan jabaran apapun.
“Kami kecewa dengan sikap Medco yang mana pimpinannya kenal dengan kami, namun mereka sama sekali tidak merespon apa yang kami usulkan tersebut.” Demikian pungkas Heri.(PL)
Selasa, 10 Maret 2015
Empat Finalis Talang Ubi sandang Predikat Bujang Gadis PALI 2015
Asrohi, S.Sos, MH (bajuh hitam) dan Istri (bajuh biru)
berpose bersama salah satu utusan dari Kecamatan Talang Ubi |
Dari ke enam pemenang tersebut, Kecamatan Talang Ubi patut berbangga. Karena telah menyumbangkan 4 finalis yang menjadi pemenang, diantaranya Al Arqom Syahdin, Rendi Gunarso SN, Renny Angraeni dan Novika Yandela yang masih berstatus sebagai siswi SMA YKPP PENDOPO.
Sementara itu Asrohi S.Sos.MH, camat Talang Ubi ketika dikomfirmasi Berita PALI menyampaikan dengan nada gembira setelah perwakilan dari kecamatan talang ubi berhak menyandang pridikat bujang gadis pali 2015.
“Yang jelas saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan prestasi yg dicapai bujang gadis dari Kecamatan talang Ubi semoga menjadi duta wisata Kabupaten Pali dan selanjutnya agar dapat bersaing ditingkat Provinsi Sumatera selatan mendatang.”(Hr)
Rabu, 04 Maret 2015
Cabang Kejaksaan Negri Muara Enim di Pendopo Melakukan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika, Senjata Tajam dan Senjata Api Rakitan
Dinsos PALI Pastikan 150 Rumah Tidak Layak dapat Batuan Tahun 2015
![]() |
| Kepala Dinas Sosial Kabupaten PALI, Zulkifli, SE. M.Si |
Minggu, 08 Februari 2015
Edi Suprianto Oemar, SH : “Pelayanan buruk RSUD Talang Ubi”
![]() |
| Edi Suprianto Oemar, SH
Ketua DPD Golkar Kab. PALI |
PENDOPO – Apa yang terjadi jika pelayanan publik menyangkut pertarungan hidup mati manusia diabaikan begitu saja. Hal ini terungkap dari aktifitas RSUD Talang Ubi Pendopo terhadap pasien DBD yang kebetulan putra dari Edi Suprianto Oemar, SH ketua DPD Golkar Kabupaten PALI. Seperti yang diungkapkannya pada BeritaPALI Sabtu (7/2).
Menurut Edi, saat anaknya mengalami penyakit DBD tersebut harus diuji di laboratorium tetapi kegiatan itu tertunda karena PLN mati, maka kata petugas lab menunggu lampu menyala. Ketika ditanyakan ke petugas yang bersangkutan apakah kalau lampunya baru menyala besok maka uji lab harus besok juga?, petugas tersebut meng-iya kan karena RSUD tidak punya mesin genset karena mesin yang ada masih dalam masalah.
Padahal menurut Edi, sebagai pusat pelayanan kesehatan Kabupaten PALI pihak RSUD seharusnya menyediakan solusi lain untuk masalah ini, sangat riskan jika karena hal tersebut aktifitas RSUD terhalang karena setiap tahun dana dikucurkan baik dari APBD maupun APBN bahkan dari luar.
Yang lebih membuat kecewa ketika hal ini dikonfirmasikan ke Direktur RSUD Talang Ubi, Dr Charli, beliau tidak mampu memberikan solusi apapun.
"Dem tepakso anak aku ku pindahke ke RS Bunda Prabumulih untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik, aman di nangke bae di sano kalu mati anak aku. Yang aku sayangke pelayanan terhadap wong cak kito ni lagi mak itu, apolagi aman masyarakat biaso." Ujar Edi gusar.
Menurut pantauan BeritaPALI, memang respon dari Dinas Kesehatan Kabupaten PALI terhadap kondisi masyarakat secara umum kurang, hal ini terbukti adanya wabah cacar di Penukal Utara khususnya di Desa Tanding Marga hingga saat ini belum ada tindakan medis apapun baik untuk pencegahan maupun pengobatan dari pemerintah.(PL/Az)
BeritaPALI.com
Senin, 02 Februari 2015
HARGA KARET ANJLOK, PEMERINTAH CARI LANGKAH LAIN
PALI-Untuk menyikapi kondisi harga karet lokal saat ini, pemerintah diharapkan bisa mengambil Langkah lain,karna saat ini kabupaten PALI salah satu produksi karet dengan jumlah cukup besar dibanding kabupaten tetangga, namun harga Pada tingkat petani hanya menerima Rp 6.000-7.000/kg. Ini tidak stabil dengan harga pupuk juga sembako untuk keperluan sehari-hari
Harga karet lokal dalam beberapa kurun waktu terakhir ini anjlok cukup signifikan. Harga karet dunia saat ini turun jadi US$ 1,6/kg atau Rp 16.000/kg dari US$ 5,7 atau Rp 57.000/kg. Sementara harga di tingkat petani hanya Rp 6.000-7.000/kg.disetiap minggu penjualannya
Banyaknya keluhan dari parah petani karet khususnya di kabupaten penukal abab lematang ilir (Pali) dalam kurun jangka waktu bermula dari awal 2013 silam sempat melonjak sehingga mencapai Rp12'500 per kelo gramnya, Pendapatan petani artikata sudah merasa begitu mencukupi dan setara upah minimum provinsi sumsel (UMP )bahkan lebih, dari harga yang ada, namun begitu memasuki gejolak politik pilihan legslatif (PILEG) di tahun 2014 harga pasaran menurun hingga hampir 50 persen dari harga pasaran awal, ditambah lagi pasca pilihan presiden (PILPRES) beberapa waktu lalu.
memasuki tahun 2015 hanya dihargai 6000/kg, ini bersifat tidak menentu, pada setiap minggu bisa beroba-roba, juga minat pembeli yang lebih rendah ditambah pula dengan kejatuhan harga minyak mentah dunia yang menjadi persoalan kita semua.
Contohnya saja "pelli yadi"pentani karet asal desa simpang tais ini ia mengaku dalam satu minggu ia bisa menghasilkan getah karet sebanyak satu kwental lebih dan ini sangat cukup untuk kebutuhan hidup sehari harinya, namun karna harga penjualan sekarang dengan harga tak menentu, sehingga penghasilan jauh dari harapan, beban hidup bertambah berat akibat harga karet anjlok sekarang ini untuk menghidupi lima orang anak serta segala kebutuhan hidup sehari-hari". ungkap pelli
Tidak itu saja juga ditambah lagi dengan cuaca extreme setiap saat dan waktu bisa terjadi turunnya hujan ini menjadi kendala besar bagi petani karet karna pada situasi itu jeripayah tidak menuaikan hasil alias getah karet mencair bersama air tersebut,
Sehingga perekonimian masyarakat turun draktis, juga Pasaran akan menjadi lengang diakibatkan anjloknya harga dan juga perubahan musim berikut peniaga mengurangkan pegangan penghasilan bagi petani karet dampak dari politik berkepanjangan ditanah air kita#(HR)
Berita PALI
Jumat, 23 Januari 2015
Drs.Abu Hanifah (Kadikbud PALI) : " Kejar Tayang dan pembenahan Internal "
| Drs. Abu Hanifah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten PALI |
Hal lain yang menjadi skala prioritas adalah pembentukan team untuk penelitian kenaikan pangkat, golongan dan jabatan para guru, pembentukan dan fasilitasi Dewan Kesenian, Dewan Pendidikan, dan yang tak kalah penting adalah pembangunan infrastruktur pendidikan di PALI.
Redaksi Berita PALI











