![]() |
| Nurulfajri |
PENDOPO – Masyarakat yang tergabung dalam beberapa Ormas/ Media/ Profesi di wilayah PALI meyayangkan sikap arogansi dari PT. Medco E & P Indonesia yang menolak permohonan bantuan untuk masyarakat yang berada dalam wilayah Ring 1 operasi perusahaan tersebut.
Seperti yang disampaikan oleh Herianto, sekretaris Legiun Veteran Kabupaten PALI yang di dampingi oleh Nurul Fajri dari LSM TEGAR Kabupaten PALI sesuai surat No : 286/ SSE/ MEDC/ II/ 2015 tertanggal 28 Februari 2015 yang ditanda tangani Sutami/ Ariesta Permadi Equatoria, Manager of Public Affairs & Security.
“Kami sesalkan hal ini karena pada prinsipnya kami ada di garda depan untuk mengamankan seluruh asset di Kabupaten PALI ini. Sementara pihak Medco selama 24 jam melakukan kegiatan operasional di kawasan dimana kami tengah melakukan kegiatan renovasi secretariat bersama dari beberapa Ormas/ Media/ Profesi yang tergabung disana, termasuk Legiun Veteran yang merupakan pendiri republic ini.” Demikian tandas Heri.
Ditambahkan oleh Nurulfajri pihaknya sempat meminta penjelasan mengenai penolakan terhadap usulan tersebut, namun sampai saat ini pihak perusahaan tidak memberikan jabaran apapun.
“Kami kecewa dengan sikap Medco yang mana pimpinannya kenal dengan kami, namun mereka sama sekali tidak merespon apa yang kami usulkan tersebut.” Demikian pungkas Heri.(PL)
Seperti yang disampaikan oleh Herianto, sekretaris Legiun Veteran Kabupaten PALI yang di dampingi oleh Nurul Fajri dari LSM TEGAR Kabupaten PALI sesuai surat No : 286/ SSE/ MEDC/ II/ 2015 tertanggal 28 Februari 2015 yang ditanda tangani Sutami/ Ariesta Permadi Equatoria, Manager of Public Affairs & Security.
“Kami sesalkan hal ini karena pada prinsipnya kami ada di garda depan untuk mengamankan seluruh asset di Kabupaten PALI ini. Sementara pihak Medco selama 24 jam melakukan kegiatan operasional di kawasan dimana kami tengah melakukan kegiatan renovasi secretariat bersama dari beberapa Ormas/ Media/ Profesi yang tergabung disana, termasuk Legiun Veteran yang merupakan pendiri republic ini.” Demikian tandas Heri.
Ditambahkan oleh Nurulfajri pihaknya sempat meminta penjelasan mengenai penolakan terhadap usulan tersebut, namun sampai saat ini pihak perusahaan tidak memberikan jabaran apapun.
“Kami kecewa dengan sikap Medco yang mana pimpinannya kenal dengan kami, namun mereka sama sekali tidak merespon apa yang kami usulkan tersebut.” Demikian pungkas Heri.(PL)
