Tampilkan postingan dengan label Tanah Abang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanah Abang. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Juni 2016

, , ,

Wabup PALI : Jangan Sia-siakan Dana Desa

Pengambilan sumpah jabatan


Pendopo, BeritaPALI -- Tepat sepekan usai pelantikan 17 pjs Kepala Desa, Wakil Bupati PALI; Ferdian Andreas Lacony kembali melantik 3 Pjs Kades di 3 Kecamatan yang dipusatkan di Aula Rapat Pemkab PALI, Jumat (24/6).

Dalam sambutannya, Wabup PALI mengatakan bahwa untuk membangun PALI banyak tantangan dan hambatan yang harus dihadapi kedepan karena kabupaten PALI masih baru untuk itu butuh usaha dan kerja keras dari Kepala Desa.

"PALI terkenal dengan penghasil migas, namun perlu diketahui bahwa migas sifatnya tidak akan bertahan lama. Oleh karena itu pemerintah mencanangkan program pembangunan dari desa ke kota, agar tidak terjadi urbanisasi dimana masyarakat desa pindah ke kota," ungkapnya.

Dikatakan oleh Ferdian, visi Bupati PALI salqh satunya adalah sentra ekonomi rakyat. Visi ini diharapkan dapat diikuti oleh semua jajaran di kabupaten PALI.

Selain itu, Wabup menekankan, dalam membuat rencana kerja di desa, Pemerintah Desa harus mengacu pada program kerja Pemkab dan Pemprov agar terjadi inline atau sinergi satu garis.

"Membangun desa harus bersinergi dengan unsur lain , untuk itu berbaik sangka dengan pemerintah adalah hal yang perlu dilakukan untuk menciptakan sinergi tersebut," jelasnya.

Wabup juga menyampaikan bahwa saat ini Bupati PALI sedang bekerja agar pada pelaksanaan Asean Games 2018 mendatang Bandara PALI dapat di fungsikan, sehingga jika Bandara SMB II penuh maka Bandara PALI dapat dijadikan alternatif sebagai pengalihan parkir.

Ferdian juga mengapresiasi kegiatan pembangunan yang saat ini tengah dilakukan oleh di Pemerintah Desa menggunakan dana desa. Namun dirinya menghimbau agar Kepala Desa dapat berpikir kreatif dengan melibatkan semua unsur dan stakeholder di Desa.

Selain itu dirinya mengharapkan dalam pembentukan BUMDES, Direkturnya harus paham mengenai bisnis. Paham bagaimana strategi bisnis untuk kemajuan BUMDES, bagaimana cara memanfaatkan modal yang ada dan proyeksi bisnis kedepan untuk kesejahteraan masyarakat desa

"Jika memang perlu kedepan BPMPD harus melakukan pelatihan bisnis untuk Direktur BUMDES ke daerah yang BUMDESnya telah berhasil," papar Wabup.

Lebih lanjut Wabup menjelaskan bahwa jika pemerintah desa kreatif maka dapat membentuk Badan Usaha Milik Antar Desa (BUMADES) atau holding, yaitu Badan Usaha Milik Beberapa Desa.

Wabup juga menghimbau agar Pemerintah desa tidak menyia-nyiakan dana desa karena ini merupakan kesempatan masyarakat untuk membangun desa.

"Jika dana desa dialokasikan dengan tepat, maka itu sangat membantu pemkab PALI. Karena hasilnya desa dapat menopang kota," tegas Wabup.

Adapun Kades yang dilantik yaitu, Rudianto Ama Pd sebagai Pjs Kades Muara Sungai, Siti Bayinah sebagai Pjs Kades Beruge Darat dan Rustam Effendi SH MH sebagai Pjs Betung Selatan.

Jeriansyah, Kabid Pemerintahan Desa BPMPD PALI

Sementara itu, Kabid Pemerintahan Desa Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa; Jeriansyah mengatakan pelantikan Pjs Kades ini adalah dalam rangka persiapan Pilkades serentak tahun 2017 mendatang.

Selain itu, dikatakan oleh Jeri, saat ini Kabupaten PALI memiliki 22 Desa dengan status persiapan.

"Desa-desa persiapan saat ini dihimbau untuk melengkapi persyaratan-persyaratan administrasi untuk perubahan status menjadi desa definitif sesuai UU No 43 tahun 2014 tentang Desa," ungkapnya.

Dimekarkannya Desa Persiapan lanjut Jeri, adalah untuk memajukan desa, mensejahterakan masyarakat desa dan mempermudah pelayanan dalam bidang administrasi pedesaan.

"Kedepannya dengan dibentuknya desa persiapan ini  dapat menciptakan masyarakat yang sejahtera, baik dibidang pendidikan, kesehatan maupun ekonomi, karena ini merupakan program dari Presiden Jokowi yaitu membangun dari desa," paparnya.

Hadir dalam tersebut diantaranya Wakil Bupati PALI, Staf Ahli Bupati; Danki Brimop PALI, Kepala SKPD, masyarakat dan undangan lainnya.[az]

Selasa, 07 Juni 2016

Aka Cholik Darlin wakafkan 84 Juta Gajinya untuk 3 Pesantren di PALI



Sedupi, BeritaPALI – Pondok Pesantren Modern Al-Rozi yang beralamat di Desa Sedupi Kecamatan Tanah Abang memperingati hari lahir yang ke-12 tahun, Rabu (1/6). Hadir pada acara tersebut diantaranya Anggota DPRD PALI; Aka Cholik Darlin SPdI, Biro Kesra Sumsel, Staf Ahli Bupati PALI; H. Husni, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Mudir PP Al-Rozi, Syeh Sultan Sahril D memberikan ucapan terima kasih kepada pihak pemerintah yang hadir & mensupport acara tersebut.

Selain itu, Mudir juga memberikan ucapan terima kasih kepada Anggota DPRD PALI; Aka Cholik Darlin yang telah menjadi bapak asuh anak yatim dan mewakafkan 42 juta gajinya untuk PP Al-Rozi.
Hal senada juga disampaikan oleh tokoh masyarakat sekaligus Ketua Sosial  Yayasan, H Muhamad Fardinan. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan para dermawan terkhusus anggota DPRD yang telah mewakafkan sebagian gajinya.

“Semoga dapat ditiru Anggota DPRD lainnya,” ujarnya.

Dirinya juga meminta bantuan kepada Pemkab PALI untuk membangun ruang kelas. “Karena saat ini PP Al-Rozi sudah banyak peminatnya,” ungkapnya.




Sementara itu, dalam sambutannya Bupati PALI; Ir H Heri Amalindo MM yang diwakili oleh Staf Ahli; H. Husni memberikan apresiasi atas keahlian para santi yang mampu berdakwa dengan 3 (tiga) bahasa.

“Mengenai usulan penambahan ruang kelas akan kami samoaikan, mudah-mudahan dapat dibantu,” tutupnya.



Di sela acara, saat dikonfirmasi, Aka Cholik membenarkan bahwa dirinya mewakafkan 84 juta gajinya selama menjadi DPRD untuk 3 pesantren yaitu PP Al-Rozi  Tanah Abang, Mabaul Hikam Abab dan Mabaul Sungai Baung.

“Karena mereka (para santri, red) harus terus perjuangkan siar, dan saya sadar sebagian dari gaji adalah milik para santri," papar Cholik.

Saat ditanya mengenai kemungkinan DPRD lain untuk mengikuti jejaknya, Cholik menjawab, “Ya mungkin. Karena saya yakin mereka semua peduli rakyat,” tutupnya.[jg]

Minggu, 06 Maret 2016

,

Banjir Tak Kunjung Surut, Aktifitas Warga Curup Terganggu



Curup, BeritaPALI -- Sudah satu pekan terakhir ratusan rumah warga di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terendam banjir akibat luapan Sungai Lematang, alhasil aktifitas warga di desa tersebut  untuk bekerja, menyadap karet atau ke sawah menjadi lumpuh.

‪Dari pantauan BeritaPALI dilokasi, Minggu (6/3) untuk bepergian, warga harus menggunakan perahu sampan bahkan, puluhan warga setempat ada juga yang mengungsi ke rumah keluarganya yang tidak terendam banjir, karena kedalaman air di rumahnya sudah mencapai 2 meter.‬

‪Iin (26) salah satu warga yang menjadi korban banjir mengaku sangat membutuhkan bantuan berupa akomodasi dan logistik dari pihak terkait.

"Kalu pacak ado bantuan dari pemerintah samo kami ini cak beras, mie instan dan lainnyo. Rumah lah banjir cak ini, masak lagi dak pacak. Jingok dewek dek, rumah ayuk ni lah terendam cak ini," keluh Iin kepada awak media ketika dijumpai di rumahnya.
.‬
‪Hal senada juga disampaikan Robiah (45), selain kekurangan bahan logistik dirinya juga mengeluhkan sulitnya air bersih.

"Kami jugo susah air bersih, sumur tergenang banjir jugo soalnyo, jadi kami mandi, mencuci dan masak minta air di desa tetangga," kata ibu tiga orang anak ini.‬

‪Sementara itu Kepala Desa Curup; Balian yang rumahnya juga terendam banjir mengharapkan pemerintah kabupaten PALI agar segera memberikan bantuan kepada warganya.

"Cak mano dak susah, nak mantang dak pacak, ke sawah apolagi. Jadi kami mengharapkan Pemkab PALI dalam hal ini melalui Dinas Sosial agar segera membantu kami. Karena, kalau kondisi curah hujan dan cuaca seperti ini, bukan tidak mungkin banjir yang merendam wilayah kami akan berlangsung lebih lama," harap Balian ketika dibincangi BeritaPALI.

‪Selain itu lanjut Balian, dirinya juga mengharapkan ke depannya banjir di desanya dapat ditanggulangi agar tidak parah seperti saat ini.(HR)






Rabu, 18 November 2015

Apriyadi Lantik pjs Kades Tanah Abang

Suasana Pelantikan

Tanah Abang, BeritaPALI.com
Acara pelantikan pjs Kepala Desa (Kades) Tanah Abang Selatan dan pjs Kades Bumi Ayu yang dilaksanakan di halaman Kantor Camat Tanah Abang Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI ,Jum'at (13/11).

Hadir pada tersebut Penjabat Bupati PALI Drs.H Apriyadi MSi didampingi Hj Asna Aini Apriyadi, Sekretaris DPRD PALI; Amri Achmad SH MM, Anggota DPRD PALI; Aka Cholik,Spd.I, Khairul Mursalin, Kepala BPMBD PALI Arif Firdaus SE, Kepala Dinkes PALI Dr.Eni Zatilah, Camat Tanag Abang; Junaidi SE, Kabag Humas PALI Husni Thamrin SE,A Diansyah SE MSi kasubag Humas Pemkab pali,dan sejumah SKBD dilingungan pemkab pali,Ahlan sebagai pjs.kades tanah abang selatan,Thambrani sebagai
pjs.Kades bumi ayu,tokoh masyarakat,toko agama,toko pemuda,pemangku adat,BPD,perangkat Desa dan undangan lainya.

Dalam sambutannya, Drs H.Apriyadi Msi mengucapakan selamat atas pelantikan kedua Pjs Kades yang baru saja dilantik. Apriyadi berharap agar bisa melaksanakan kewajiban yang sudah ditugaskan dan menjadi pemimpin yang bijak dan adil.

"Karena itu adalah hal utama yang diperlukan seorang pemimpin dan saya yakin kalian bisa melaksankan tugas ini,"tegasnya.


Teks/ Foto : Dharmawan, Hera
Editor : Azwar

Jumat, 13 November 2015

, ,

Megaproyek Jembatan Payu Putat, Hampir Rampung

Para pekerja proyek pembangunan Jembatan Payu Putat


Payu Putat, beritapali.com
Pekerjaan pembangunan jembatan penghubung Kabupaten PALI dan Kota Prabumulih yang terletak di Desa Payu Putat diperkirakan akan rampung pada akhir Desember mendatang.

Menurut Syarif, tokoh masyarakat Tanah Abang, Kamis (12/11), proyek yang dikerjakan oleh PT Bangka Cakra Karya ini prosesnya sudah mencapai 80 persen.

"Panjang jembatan ini adalah 180 meter dan telah diselesaikan 120 meter dan saat ini pekerja sedang memasang tiang yang sebelumnya terhambat karena surutnya Sungai Lematang, sehingga ponton yang membawa alat berat tidak bisa masuk ke area proyek," ungkapnya.

Disampaikan oleh Syarif, untuk pengaspalan jalan, megaproyek Pemprov Sumsel yang menelan dana lebih dari 53M ini belum sampai menembus Jalan lintas kabupaten PALI karena masa anggaran untuk tahun ini sudah hampir habis.

"Semoga pembangunan jembatan penyeberangan ini dapat segera diselesaikan. Selain itu kami berharap pemerintah dapat memberikan akses listrik karena dengan masuknya PLN dikawasan ini selain untuk memberikan penerangan di sepanjang jalan juga akan memicu percepatan kawasan pemukiman serta memberikan rasa keamanan dan kenyamanan kepada pengguna jalan ini nantinya," pungkasnya. 

Teks/Foto : Azwar
Editor : Nurul
,

RS Pratama Tanah Abang Bukti Prestasi Pembangunan Pemkab PALI

Pembangunan tahap pertama RS Kelas D Pratama Tanah Abang

Tanah Abang, beritapali.com
Rumah Sakit Kelas D Pratama Kabupaten PALI saat ini sedang dalam masa pembangunan. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 24 Tahun 2014, Rumah Sakit Kelas D Pratama adalah rumah sakit umum yang hanya menyediakan pelayanan perawatan kelas 3 (tiga) untuk peningkatan akses bagi masyarakat dalam rangka menjamin upaya pelayanan kesehatan perorangan yang memberikan pelayanan rawat inap, rawat jalan, gawat darurat, serta pelayanan penunjang lainya.

RS yang dikerjakan oleh PT Reka Mandiri ini dibangun di atas lahan hibah dari Nindi binti Analudin dan Yundri Septiansyah bin Analudin seluas 3ha di Desa Tanah Abang Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI.

Analudin, tokoh masyarakat Tanah Abang yang juga merupakan orang tua kandung dari pemberi hibah lahan pembangunan RS tersebut mengatakan bahwa dirinya ikhlas memberikan lahan miliknya demi kepentingan masyarakat umum.

"Selain itu saya mendukung program Pemkab PALI untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam bidang kesehatan. Kalau di Tanah Abang sudah ada RS masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi jika mau berobat," ungkap Din, sapaan akrabnya.

Proyek pembangunan RS Kelas D Pratama ini untuk tahap pertama akan dibangun 5 unit menggunakan biaya dari APBD Kabupaten PALI tahun 2015 dengan nilai hampir 10M.

Teks/ Foto : Azwar
Editor : Nurul

Kamis, 12 November 2015

,

Dafit Susanto SE, Ketua Tim Pemenangan HAFAL Kecamatan Tanah Abang : "Jangan Termakan Issue"

Dafit Susanto SE, Ketua Tim Pemenangan HAFAL Kecamatan Tanah Abang




Tanah Abang, beritapali.com
Munculnya issue miring setelah kampanye terbuka Paslon HAFAL di desa Raja Kecamatan Tanah Abang banyak hal-hal yang sengaja dipelintir oleh lawan politik untuk mendiskriditkan Paslon HAFAL.

Untuk itu kepada BeritaPALI Dafit Susanto SE, Ketua Tim Pemenangan HAFAL Kecamatan Tanah Abang menyatakan bahwa Apa yang telah disampaikan oleh para jurkam pada acara kampanye terbuka di Desa Raja tanggal 3 November yang lalu mungkin hanya karena luapan euphoria dukungan yang menggebu-gebu dari para jurkam itu sendiri sehingga mungkin muncul kata-kata yang kurang berkenan terhadap masyarakat terutama masyarakat Desa Raja sendiri.

"Kami sebagai Tim Pemenangan hanya terlalu bersemangat menyampaikan visi dan misi Paslon HAFAL, tidak ada maksud untuk menyinggung Paslon lain. Sejauh ini menurut kami, Paslon HAFAL adalah sosok pemimpin yang merakyat dan sudah terbukti hasil kepemimpinannya, salah satunya adalah pembangunan jembatan Payu Putat. Jika selesai nanti hal tersebut dapat memberikan dambak baik untuk semua masyarakat Kabupaten PALI, terutama berdampak langsung pada masyarakat Tanah Abang dan sekitarnya" ungkap Dafit.

Ditambahkan oleh Dafit bahwa sesungguhnya apa yang telah dilontarkan tersebut tidak bermaksud untuk menyakiti masyarakat atau paslon lain. Dan dirinya yakin masyarakat bisa memahami dan memilah tentang isi dan pembicaraan yang telah disampaikan dipanggung terbuka tersebut.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Tim Pemenangan HAFAL Kecamatan Tanah Abang; Ardani AMd. Dirinya mengungkapkan bahwa masing-masing Paslon adalah putra terbaik PALI.

"Namun ada Paslon yang saat ini lebih tepat untuk memimpin PALI. Jika dilihat dari fakta di lapangan, Paslon HAFAL sudah banyak berbuat untuk Kabupaten PALI dan kita harus mengakui ini," papar Ardani.

"Untuk itu yang terbaik adalah jika kita berikan kesempatan lebih dahulu untuk HAFAL memimpin Kabupaten PALI ini, karena Pak Heri orang yang berpengalaman didalam pembangunan infrastruktur. Karena beliau adalah mantan Kadin PU Bina Marga Muba dan Sumsel, berarti sesuai dengan apa yang dianjurkan Rasulullah bahwa kita menyerahkan kepemimpinan kepada ahlinya," pungkasnya.

Teks/Foto : Azwar
Editor : Azwar

Selasa, 21 April 2015

, , , ,

HERI AMALINDO, KERJA MARATHON MENJELANG AHIR JABATAN

Bersama tetua adat marga 4 Petulai Lematang dan majelis taklim se-kecamatan Tanah Abang
Pengurus Dewan Kesenian PALI yang baru dilantik
Anggota DPRD PALI ki-ka : Aka Cholik Darlin SPd.I,MM (ketua DKP), H.Martadinata (Ketua DPRD PALI),Irwan ST, dan Hairul Mursalin,SE
Tari "Burung Putih" dari Curup Lematang.
Bupati potong tumpeng saat sedekah adat 17 desa Marga 4 petulai lematang
Peletakan Batu Pertama Masjid Baitul Mukminin Masjid tertua di Tanah Abang.
Pembukaan Turnamen Bola Voli Heri Amalindo Cup 2015 se-Kecamatan Tanah Abang

TANAH ABANG - Walau Ir. H. Heri Amalindo, MM hanya tinggal hitungan hari  menjabat sebagai Bupati PALI, namun beliau terus adakan kegiatan kegiatan positif serta berbaur bersama masyarakat, dan selalu terjun langsung kelapangan seperti pada Senin (20/4) Heri Amalindo kukuhkan ketua Dewan Kesenian PALI (DKP) dan Ketua Majelis Ta'lim se-Kecamatan Tanah Abang sebagai Ketua Dewan Kesenian PALI, didesa bumi ayu kecamatan tanah abang kabupaten penukal abab lematang ilir.PALI untuk mempromosikan Budaya dan Kesenian bumi serepat serasan resmi dikukuhkan oleh Penjabat Bupati Pali Ir H Heri Amalindo MM. di situs candi Bumi Ayu.

Selain mengukuhkan Dewan Kesenian juga Heri Amalindo, mengikuti sedekah Adat atau dulu disebut sedekah Dusun.
Adapun nama-nama dewan kesenian PALI: Pelindung
Ir H Heri Amalido MM, Penasehat Marta Dinata ketua DPRD pali,pengarah Amirudin Tdjmat Setda pali,Ketua umum Aka Cholik Darlis Spdi,Ketua I Dr Hj Eni Zatilla,Ketua II Habibi BKD,ketua III Dharmawan SE,sekretaris umum Drs Yulnadi, sekretaris I, Ari Yulita Wulandari,sekretaris II Marwito,sekretaris III Desi Leni,Bendahara Ratna SE,komite tari ketua Arief Firdaus,komite musik Fendy Kaboky,komite sastra Nofianti,komite seni rupa Erik Sadewo, Haironi,komite Teater dan film Untung Rahdhani, komite fotografi dan Multi Media M Taufik.
Setelah dikukuhkan,
A.K Kholik Darlin Spdi menyampaikan terimakasih kepada Bupati Pali bahwa pada hari ini telah mengukuhkan Kepengurusan Dewan Kesenian Pali."Kita mengemban Tiga Unsur Konteks,yaitu dengan Beragama hidup kita terarah,dengan ilmu hidup lebih mudah dan dengan seni hidup ini lebih indah,Dewan Kesenian Pali mengemban amanah tidaklah ringan,selain mengenalkan Kesenian dan Budaya Pali di tingkat nasional juga mengenalkan ke tingkat internasional.lanjutnya
"kita perlu berbangga diri karena Pali khususnya Kecamatan Tanah Abang mempunyai Ikon yang tidak dimiliki daerah lain,karena kita mempunyai Candi Bumi Ayu,karena ini merupakan aset kita,aset nasional bahkan Internasional. rencananya  dalam waktu dekat ini kita daftarkan ke Unesco dan rencananya juga teman-teman dari Unesco akan berkunjung kesini"paparnya
"Ir H Heri Amalindo MM dalam sambutannya mengatakan" bahwa Dengan terbentuknya Dewan Kesenian Pali ini mudah-mudahan menjadi wadah untuk mengangkat kembali budaya dan Kesenian Kabupaten Pali yang sekarang sudah jarang didengar,"dengan bukti ditemukan candi bumi Ayu dan temuan-temuan disekitar candi bahwa dahulu di daerah kita ini sudah menjadi tempat interaksi dari berbagai negara.dan dengan dibentuknya dewan Kesenian ini kita harapkan kejayaan yang pernah ada di Pali bisa terangkat kembali.dan untuk mencapai itu perlu Kebersamaan ,perlu bersatu agar kita bisa mencapai kejayaan itu.dan mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situs ini,kalau banyak yang datang niscaya masyarakat kita lebih makmur karena mereka yang datang kesini bawa uang,jadi kita harus ramah,jaga lingkungan dan kebersihan karena itu kunci daerah kita mau terkenal.selain acara pengukuhan Dewan Kesenian,juga ada sedekah Dusun atau sedekah Adat ,ini harus kita lestarikan,jangan hanya pas menyongsong pilkada saja tapi diharapkan setiap tahun kita laksanakan,karena banyak sedekah niscaya Tuhan akan balas dengan berlipat".himbaunya(Team/ADV)
Peringatan :
Ahir ahir ini banyak media dan wartawan yang copy paste berita dan foto Berita PALI Online apabila ada yang melakukan tanpa konfirmasi akan kami somasi sesuai aturan yg berlaku. 




Senin, 20 April 2015

, ,

BUPATI TINJAU PENIMBUNAN JALAN TANAH ABANG UTARA-MUARA SUNGAI


TANAH ABANG - Dalam rangkaian kunjungan ke Tanah Abang pada Senin (20/4) Bupati PALI Ir.H.Heri Amalindo MM Usai Pembukaan Turnhamen Volley Ball se-Kecamatan Tanah Abang langsung meninjau penimbunan jalan Tanah Abang Utara- Muara Sungai.

Jalan sepanjang 800 M tersebut dibangun dari dana DAK PEDESAAN APBD PALI 2015 sebesar Rp.3.947.792.000 yang dikerjakan PT.Karya Susila dengan nomor kontrak 094/075/PU.BM/II/2015 terhitung sejak 09 Februari 2015.

Jalan ini merupakan jalan alternatif sebagai solusi kemacetan, dimana saat kalangan tidak melewati keramaian pasar Tanah Abang. Dan bisa menjadi jalan" poros" demikian diungkapkan Bendi salah seorang Anggota BPD Tanah Abang Utara.

" Berkat bantuan Bupati jalan ikak pacak tebukak, kami berharap proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan kemufakatan dengan warga. Dimane warga menghibahkan tanah untuk jalan, dan jalan tersebut langsung dicor" demikian ditambahkan Heri yang juga anggota BPD tanah abang utara.(Team invest BP)
Berita PALI
, ,

CANDI BUMI AYU HARUS SEJAJAR BOROBUDUR


BUMI AYU - Candi Bumi Ayu luasnya 75 Ha, masyarakat berharap candi ini bisa disejajarkan dengan Borobudur, demikian disampaikan oleh Sofli Abu Hasim, tokoh masyarakat kecamatan Tanah abang pada Berita PALI saat kunjungan Bupati pada Senin (20/4)

Alasan nya Candi Bumi Ayu dibangun tahun 758 M, sedangkan Candi Borobudur abad ke 14. Kalau Candi Bumi Ayu dibangun menjadi income PAD PALI.

Perlu diketahui bahwa dianjungan Sumsel TMII Candi Bumi Ayu ini berada di Rangking Pertama, dan selama ini dana dibantu oleh Pemerintah belum menyentuh Situs Bumi Ayu.

Harapan ke depan dibawah Kepemimpinan Ir.H.Heri Amalindo bisa dibangun sesuai harapan masyarakat (PL/HR)

Selasa, 10 Maret 2015

, , ,

Bupati PALI lantik 4 Kepala Desa

  • Resmikan Gedung SMPN 2 Penukal Utara
 

Pembacaan sumpah jabatan oleh BupatiPALI diikuti oleh ke-4 Kades Terpilih


PENUKAL UTARA - Ir.H.Heri Amalindo, MM Bupati PALI, Selasa (10/3) melantik kepala desa yang beberapa bulan lalu terpilih dalam Pilkades di desa masing-masing.

Acara pelantikan tersebut dipusatkan di lapangan SMP Negeri 4 Desa Sukarami Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI.

Kepala desa yang dilantik terdiri dari 4 kepala desa yaitu, Sarlison Kades Sukarami, Darmadi Kades Tambak, Rehamsyah Kades Tanjung Baru dan Aswin Markusuma Kades Raja Kecamatan Tanah Abang untuk massa bakti priode 2015 - 2021.

Selain melantik kepala Desa, juga pejabat Bupati PALI Ir. H. Heri Amalindo MM Meresmikan masjid serta balai desa Sukarami Kecamatan Penukal Utara.                
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati PALI, Wakil Ketua DPRD PALI Devi Hariyanto SH MH, Kepala BPMPD PALI Drs. Darmawi M.Si, ketua Presidium PALI H. Anwar Mahakil, Anggota DPRD PALI Suarno, SE, Aka Cholik, S.Pd.I, H. Asri AG, SH. MH,Suaidi Yusuf, Kadin Pertanian Romli Hopiah, Keban Kesbangpol PALI Husman Gumanti, SH. M.Si, Junaidi, S.Pd Camat Tanah Abang, Kepala Disperindag PALI Drs. Kumayadi, kadin BPKB Supriyatno, Kadinkop UKM PALI Busroni Ci'ubit, Kadinsos PALI Zulkipli, Iptu Sibero Kapolsek Penukal Utara, Asparoni, SH, M.Si Camat Penukal Utara, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat serta sejumlah DPD, perangkat desa dan ribuan masyarakat PALI.                                                              
Ir. H. Heri Amalindo, MM menegaskan kepada 4 Kepala Desa yang baru dilantik agar dapat meminpin dengan baik karena baik buruknya desa, maju mundurnya desa tergantung dari Kepala Desanya.
"Kepala Desa menjadi cerminan dan panutan setelah melaksanakan pesta demokrasi kita berkumpul lagi, serta jangan ada kelompok A dan kelompok B mari kita bersama-sama menggalang persatuan dan kesatuan setuju tidak setuju karena semua itu adalah rakyat kita semua yang ada di dalam desa." ungkapnya.

"Juga kepala desa harus bertangung jawab terhadap seluruh kesejahtraan rakyat. Mari kita tunjukan bahwa kita sebagai Kepala Desa bisa berbuat baik terhadap masyarakat jujur, serta seadil-adilnya, iklas melaksanakan Amanah rakyat dan bertangung jawab karena Kades dipilih oleh rakyat, baik Bupati maupun Presiden dipilih rakyat dengan ini kita bina rakyat kalau kita sudah berbuat baik biarlah orang yang menilai." lanjutnya.

"Kades adalah ujung tombak di pemerintahan desa setiap permasalahan di desa kades adalah tempat masyarakat menyampaikan inspirasi, keluhan masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat di desa dengan mengajak masyarakat mengalang persatuan dan kesatuan bersama-sama bersatu padu membangun kabupaten PALI."Tutup heri(Hr/ ADV)


Kedatangan rombongan Bupati PALI disambut oleh para peari tanggai

Empat Kepala Desa yang dilantik

Bupati PALI, H. Anwar Mahakil, Anggota DPRD PALI dan sesepuh adat Penukal Utara

Pemotongan pita peresmian Gedung SMPN 2 Penukal Utara

Senin, 02 Februari 2015

, , , , ,

HARGA KARET ANJLOK, PEMERINTAH CARI LANGKAH LAIN

Aktivitas petani karet saat menyadap getah

PALI-Untuk menyikapi kondisi harga karet lokal saat ini, pemerintah diharapkan bisa mengambil Langkah lain,karna saat ini kabupaten PALI salah satu produksi karet dengan jumlah cukup besar dibanding kabupaten tetangga, namun harga Pada tingkat petani hanya menerima Rp 6.000-7.000/kg. Ini tidak stabil dengan harga pupuk juga sembako untuk keperluan sehari-hari
Harga karet lokal dalam beberapa kurun waktu terakhir ini anjlok cukup signifikan. Harga karet dunia saat ini turun jadi US$ 1,6/kg atau Rp 16.000/kg dari US$ 5,7 atau Rp 57.000/kg. Sementara harga di tingkat petani hanya Rp 6.000-7.000/kg.disetiap minggu penjualannya
Banyaknya keluhan dari parah petani karet khususnya di kabupaten penukal abab lematang ilir (Pali) dalam kurun jangka waktu bermula dari awal 2013 silam sempat melonjak sehingga mencapai Rp12'500 per kelo gramnya, Pendapatan petani artikata sudah merasa begitu mencukupi dan setara upah minimum provinsi sumsel (UMP )bahkan lebih, dari harga yang ada, namun begitu memasuki gejolak politik pilihan legslatif (PILEG) di tahun 2014 harga pasaran menurun hingga hampir 50 persen dari harga pasaran awal, ditambah lagi pasca pilihan presiden (PILPRES) beberapa waktu lalu.
memasuki tahun 2015 hanya dihargai 6000/kg, ini bersifat tidak menentu, pada setiap minggu bisa beroba-roba, juga minat pembeli yang lebih rendah ditambah pula dengan kejatuhan harga minyak mentah dunia yang menjadi persoalan kita semua.
Contohnya saja "pelli yadi"pentani karet asal desa simpang tais ini ia mengaku dalam satu minggu ia bisa menghasilkan getah karet sebanyak satu kwental lebih dan ini sangat cukup untuk kebutuhan hidup sehari harinya, namun karna harga penjualan sekarang dengan harga tak menentu, sehingga penghasilan jauh dari harapan, beban hidup bertambah berat akibat harga karet anjlok sekarang ini untuk menghidupi lima orang anak serta segala kebutuhan hidup sehari-hari". ungkap pelli
Tidak itu saja juga ditambah lagi dengan cuaca extreme setiap saat dan waktu bisa terjadi turunnya hujan ini menjadi kendala besar bagi petani karet karna pada situasi itu jeripayah tidak menuaikan hasil alias getah karet mencair bersama air tersebut,
Sehingga perekonimian masyarakat turun draktis, juga Pasaran akan menjadi lengang diakibatkan anjloknya harga dan juga perubahan musim berikut peniaga mengurangkan pegangan penghasilan bagi petani karet dampak dari politik berkepanjangan ditanah air kita#(HR)
Berita PALI




Sabtu, 03 Januari 2015

, , , , , ,

MOBILISASI ALAT BERAT TAK BERIZIN MERAJALELA DI PALI  


PALI, BP.
Lagi-lagi di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan, puluhan mobil tronton mengangkut alat berat melintas di wilayah itu tanpa mengantongi izin dari Pemerintah setempat. Ha lini diketahui setelah mobilisasi alat berat tersebut di cegat masyarakat karena melintasi sarana jalan aspal di Kecamatan Penukal dan Kecamatan Abab Kabupaten PALI, yang segera dilaporkan oleh warga setempat ke Dinas Perhubungan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Setelah di cek ke lokasi oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) konvoi kenderaan pengangkut alat berat tersebut,ternyata benar, kalau kegiatan tersebut belum memiliki izin pengangkutan dan izin melintasi di Kabupaten PALI.

Hal ini juga di benarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten PALI Drs.Agen Aliadi waktu di konfirmasikan Koran ini (26/12),'  benar Kalau mobilisasi pengangkutan alat berat itu tidak memiliki izin dari  LLAJ Dinas Perhubungan Kabupaten PALI, kata nya. dan kita sudah memerintahkan personil dari Dinas Perhubungan Kabupaten PALI ke lokasi, Okta Dedy Irawan nama nya untuk memeriksa dukumen pengangkutan tersebut, ternyata setelah di cek dokumen pengangkuitan nya melalui para sopir ,belummengantongi izin,baik dari Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),dan hal ini sangat kami sesalkan, kenapa sangat berani nya Perusahaan melakukan mobilisasi alat berat tanpa mengantongi perizinan. Ujar nya.

Hal senada juga dikatakan pleh Personil Dinas Perhubungan Kabupaten PALI Okta Dedy, yang sudah diperintahkan ke lokasi untuk memeriksa dokumen pengangkutan alat berat tersebut " benar belum memiliki izin dari Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, kata Okta waktu di hubungi Koran ini(26/12), Saya Cuma mendapatkan selembar surat dari seorang sopir.semacam surat dari kementerian Direktorat Perhubungan Darat atas nama PT. Sumatera Unggul Kota Palembang  , tapi sangat di ragukan ke absahan nya. kata Okta.,mana pula seharusnya Perusahaan yang melakukan kegiatan mobilisasi alat berat harus taati peraturan dan perundang-undangan yang berlalu,tidakmungkin main selonong saja di suatu daerah, apa lagi kegiatan mobilisasi alat berat ini telah melakukan pengrusakan sarana jalan aspal di Kabupaten PALI , dan fihak Perusahaan seperti nya cukup dengan menggunakan pengawalan melintasi oleh oknum-oknum yang Cuma mencari keuntungan pribadi. Dan tidak bertanggung jawab atas dampak nya,karena beban kenderaan tersebut melampaui Muatan Sumur Terberat . tutur Okta   .

Bahkan, waktu dia melaksanakan tugas nya di lokasi, dia sempat menerima perkataan yang kurang senonoh dari Pengawal (PK) pengangkutan alat berat tersebut , dia sempat diancam kata Okta.namun kata nya dia sendiri tidak gentar karena dia melaksanakan tugas nya sebagai Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kata Okta.

Sementara itu terkaitan kegiatan mobilisasi alat beratyang tidak memiliki izin ini, Kapolsek Penukal Abab Kabupaten PALI, Indro Wono waktu di konfirmasikan Koran ini (25/12) mengatakan bila ada kesalahan/ pelanggaran ,tiu kewenangan Lantas sesuai dengan UU No 22/2009.tapi nanti saya cek dulu, kata Kapolsek Penukal Abab.

Terpisah, fihak PT. Ginting Jaya Energi, yang menurut informasi sebagai pemenang tender peralatan berat yang sempat di konfirmasikan Koran in melalui nomor hpyang didapat, mengatakan  kalau dia hanya pekerja lapangan, tidak mengetahui urusan mobilisasi , saya tahu peralatan sampai ke lokasi baru. saya pekerja tetapi permasalahan yang anda maksud  akan saya sampaikan ke pimpinan saya , kata nya yang diketahui bernama Sasmito selaku Regsub PT. Ginting Jaya Energi

Sementara menurut Rustam, dari Ormas Gerakan Anak Indonesia Bersatu (GAIB) PALI menuturkan kejadian sama terjadi dikawasan Penukal Utara bahkan kegiatan tersebut di bekingi dan dikawal oleh aparat kepolisian Penukal Utara. Dan sempat bersih tegang dengan warga desa yang dilintasi alat berat tersebut.

"Mengacu kepada Perda, bahwa kendaraan yang melampaui MST harus mendapatkan dispensasi sesuai klasifikasi jalan. Lucunya aparat kepolisian petantang-petenteng mengawal alat berat tersebut. Tanpa menghiraukan alat tersebut akan merusak jalan dan jembatan yang dilintasinya. Padahal jalan tersebut bukan jalan perusahaan, melainkan jalan yang dibangun dari dana APBD " papar Rustam (ABS) Berita

Minggu, 21 Desember 2014

, ,

WARGA KECAMATAN TANAH ABANG KELUHKAN JALAN BERDEBU DAN LUMPUR

Tanah Abang, BP
Debu yang di akibatkan oleh jalan rusak mengganggu pengguna jalan
Tiga hari tidak turun hujan makan debu, begitu hujan begini nikmati lumpur, itulah yang terdengar oleh awak BP saat berpapasan dengan beberapa pengendara sepada motor melintas di jalan raya antara desa Raja dengan desa Curup kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Bukan rahasia umum lagi bahwa beberapa pejabat  mulai dari tingkat desa sampai ke tingkat kabupaten sering mengatakan jalan raya Tanah Abang- Modong akan segera di bangun.
Namun sampai saat ini kondisi jalan bukanya dibangun tapi malah semakin memprihatinkan.
Seperti yang dijumpai BP ada beberapa titik ruas jalan yang memang harus diperbaiki diantaranya daerah SMA Sedupi cor beton yang ada sudah lama retak, tikungan Ilir desa Sukaraja berlobang, permukaan jembatan Ilir Curup rusak, simpang 3 Raja-Payuputat berlumpur serta depan masjid desa Raja Barat rusak berat.
Seperti yang dituturkanoleh salah satu warga Sedupi  yang tidak mau disebutkan namanya saat membawa keluarganya sakit akan berobat ke UGD Tanah Abang sepeda motornya sempat terperangkap lumpur di dekat jembatan besi Sungai Bungin Desa Raja.
Dirinya rasa tak sanggup melintasi jalan yang penuh lumpur, apalagi membawa orang sakit. Kepada media BP ia menggantungkan harapan agar perusahaan di daerah ini dapat mengatasi jalan yang rusak dan kiranya pemerintah memperioritaskan pembangunan jalan tidak sekedar harapan.
Lain lagi dengan   Hardi warga Desa Raja siswa SMP  Swasta di Tanah Abang terpaksa berbalik pulang kerumah, pasalnya saat mau pergi kesekolah tiba-tiba motor yang kendarainya roboh akibat akibat jalan licin dan berlumpur di jalan raya desa Raja Barat kecamatan Tanah Abang.(ar)
, ,

ASMINTON,SH LANTIK BPD TANAH ABANG UTARA DAN TANAH ABANG JAYA

Asminton, SH Saat Melantik BPD
Tanah Abang, BP
Desa Tanah Abang Jaya adalah  desa persiapan yang terbentuk tahun 2008 hasil dari pemekaran desa Tanah Abang Utara Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Muara Enim sekarang menjadi kabupaten  Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Yang pada saat itu sebagai PJS Kepala desanya adalah Edi Thamrin Kasim. Memasuki status desa definitiv sampai sekarang  desa Tanah Abang Jaya dipimpin oleh Supran Mastura. Namun demikian masa jabatan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang diketuai Junaidi Nurdin periode 2008 /2014 akan berakhir dan telah terbentuk BPD baru untuk periode 2014/2020 dengan susunan pengurus Ketua Yulian Helmi safar, wakil ketua Fauzi Hamid,Sekretaris Renol Daitim,bendahara   Faredi Sastra,dan anggota Dedi Irama Hadi alias Bedul,Bakri Ardi dan Surya Agusni dari dusun 2.
Sementara BPD Tanah Abang Utara juga berjumlah 7 orang yang baru terbentuk antara lain ketua Bakarudin H. Dulamid, wakil ketua Efendi, sekretaris Tamrin (Ds.1), Bendahara Dedet Efriadi, anggota Lidian Heri(Ds.2), Bendi(Ds.3) dan Haryoto(Ds2).
Kedua BPD Tanah Abang Utara dan Tanah Abang Jaya ini dilantik secara bersamaan oleh Camat Tanah Abang Asminton,SH atas nama H. Heri Amalindo Bupati PALI yang berlangsung hikmat dibalai kantor camat Tanah Abang hari Kamis (4/12/2014).
Acara pelantikan ini dihadiri oleh polsek Tanah Abang, Aka Holik,SPd.I Caleg DPRD terpilih, kades Tanah Abang Jaya Supran Mastura, SH. Kades Tanah Abang Utara Firwandisyah,SH, P3N Tanah Abang Jaya Sumadi Sag, Kepala Urusan Pemerintahan Desa Tn Abang Jaya Ardani, A.Md dan unsur lembaga lainya.
Dalam sambutanya Asminton,SH mengucapkan selamat kepada BPD yang baru saja dilantik dan ucapan terimakasih kepada seluruh anggota BPD yang habis masa tugasnya.
“Kalian (BPD:Red) baru saja mengucapkan sumpah jabatan atas nama Tuhan, Allah yang maha Esa, maka saya berharap agar BPD dapat benar-benar menjalankan tugas dan fungsinya sesuai prosedur sehingga tidak terbebani oleh persoalan- persoalan yang ada serta harus selalu berkordinasi, selakali lagi berkordinasi, baik dengan masyarakat, Kepala Desa dan instansi lainya.” Lanjut Asminton.
Aka Holik,S.Pd.I menyanmpaikan ucapan terima kasih kepada warga kecamatan Tanah Abang yang telah memberikan suaranya dalam pemilu  legesltif beberapa waktu yang lalu sehingga dirinya dapat terpilih dan duduk sebagai DPRD.
Ditempat terpisa  Bakarudin ketua BPD Tanah Abang Utara yang menggantikan ketua lama M.Rizal,S.Pd mengatakan kepada awak media bahwa dirinya merasa bersyukur dan terima kasih kepada semua pihak atas suksesnya proses pemilihan dan pelantikan ini serta berharap kepada masyarakat agar proaktif dan bekerjasama dalam persoalan kemajuan pembangunan yang ada di desa.
“Insyaallah kami dapat menampung dan menyalurkan harapan warga serta bersama-sama mengawal pemerintahan demi kemajuan kita semua.” ujar Bakarudin yang perna umro ke Tanah suci beberapa waktu lalu.(ar)
, ,

Madrasah Aliyah Nurul Iman Modong Ikuti Lombah Upacara

Tanah Abang, BP
Ilustrasi
Dalam rangka Menyambut Hari Jadi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang Ke 69 tahun 2014 Husni Tamrin,S.Ag.MM Kepala Madrasah Aliyah Nurul Iman Desa Modong mengirim kontingenya  untuk mengikuti lombah Upacara yang diselenggarakan oleh SMA PGRI  Tanah Abang Kecamatan Tanah Abang kabupaten Pali. Kegiatan ini dilaksanakan dilapangan SMA PGRI Tanah Abang yang diikuti oleh 27 kontingen dari berbagai sekolah yang ada di kecamatan Tanah Abang. Diantara peserta yang mengikuti lombah upacara tersebut adalah SDN2 Tanah Abang, SDN4 Tanah Abang, SMPN1 Tanah Abang, Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Modern Sedupi, MA Nurul Iman desa Modong. SMA PGRI Tanah Abang, Dari pantauan awak media kontingen yang dipimpin Husni Tamrin,S.Ag.MM ini dapat dijadikan salah satu contoh siswa-siswi kreatif dan peduli terhadap hari jadi PGRI. Bagaimana tidak Kepala sekolah yang sudah tujuh belas tahun menjabat sebagai pimpinan Madrasa Aliyah ini  tidak hanya mengirim peserta upacara saja tetapi juga membawa Gruop Marcing Band dan regu Paskibra dengan pakaian lengkapnya yang membuat suasana lapangan lombah hikmat dan bersemangat. Sekolah Madrasa yang berada di desa Modong paling ujung kabupaten Pali dan  berbatasan dengan kabupaten Muara Enim ini mempunyai 280 siswa-siswi dan 26 tenaga pengajar serta 7 orang TU ini kian hari semangkin dapat menunjukan kemajuanya . Diselah bincang – bincang tim juri lombah saat dijambangi awak media Tamrin menuturkan  bahwa  kegiatan lomba dalam rangka menyambut hari PGRI dirinyanya  tidak mempersoalkan dapat juara atau tidak, tapi yang penting bahwa sekolah yang dipimpinya mampu hadir dan tampil ditengah-tengah sekolah yang lain, hal ini tentunya diharapkan anak didiknya secara tidak langsung telah melakukan study banding, belajar bersosialisasi serta menciptakan silaturahmi antar sekolah. Di lain tempat Sultan Sahril Mudir Pondok pesantren AL-Rozi Sedupi melalui Ardani,A.Md Humas Yayasan Ponpes Al-Rozi  terhadap kegiatan lomba ini merasa bersyukur dan berterima kasih kepada pihak penyelenggara yang telah membuat  ajang silaturahmi antar sekolah dan kami juga berharap acara ini dapat menambah wawasan, kepribadian dan pengalaman para santri Al-Rozi Sedupi sehingga pesantren mampu mensejajarkan diri dengan sekolah – sekolah umum lainya, tutur Ardani. (Team/Ar)

Jumat, 14 November 2014

, , ,

DIDUGA JUAL RASKIN KADES SUKA MANIS DIADUKAN KE POLISI

PALI-BP
Kepala desa sukamanis kecamatan tanah abang kabupaten penukal abab lematang ilir PALI beberapa hari lalu dilaporkan masyarakatnya ke polres muara enim diduga oknum kepala desa tersebut suitkan beras miskin (Raskin)jata masyarakat kurang lebih sepuluh ton dengan adanya dugaan itu warga datangi polres mauara enim sum-sel
Dalam laporanya, perwakilan warga Desa Sukamanis,"Hendi Lala" mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (5/11/2014) malam. Dimana beras yang ada di rumah kepala desa(Kades) dibawa dengan menggunakan truk ke Desa Tanah Abang Jaya Kecamatan Tanah Abang. Beras tersebut kemudian diletakan di rumah warga Desa Tanah Abang Jaya Bernama Wawan.
Sementara sopir truk yang disuruh Kades tersebut diketahui bernama Romsi warga Tanah Abang Selatan. Saat dikonfirmasi usai membuat laporan ke Mapolres Muaraenim Hendi Lala mengatakan, laporan yang mereka sampaikan ke Polres Muaraenim sudah atas dasar kesepakatan warga desa khususnya penerima Raskin tersebut. Sejatinya, beras dibagikan kepada warga penerima Raskin.
Tindakan oknum Kades yang membawa beras tersebut ke desa lain terutama pada malam hari jelas menimbulkan kecurigaan dan tanda tanya. Untuk itu pihaknya meminta pihak kepolisian untuk menyelidiki dan mengambil tindakan hukum. "Beras itu dibawa dari Kantor Camat Tanah Abang. Selanjutnya pada Rabu malam (red) sekitar pukul 10 lebih oleh Kades dibawa ke Desa Tanah Abang Jaya, jelas ini menimbulkan pertanyaan warga," ujarnya, kemarin.
Selain itu kata Hendi, setahun belakangan warga desa penerima Raskin sudah jarang menerima Raskin. Hanya saja warga diam dan tidak berani melapor. setelah mengetahui oknum Kades membawa
Raskin tersebut ke desa lain,
warga akhirnya mengambil inisiatif untuk melaporkan kepada pihak kepolisian.
"Kami juga meminta pihak kepolisian untuk menyelidiki hal itu, karena warga yang selama ini menerima Raskin sudah setahun belakangan jarang menerima Raskin, untuk itu kami meminta kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki dan memprosesnya secara hukum,"ujarnya. Warga.
Masyarakat terutama penerima Raskin dan yang mengetahui saat oknum kades menyuruh orang lain mengangkut beras ke Desa Tanah Abang Jaya bersedia memberikan kesaksian. Bahkan warga mengawal langsung saat truk berisi beras dibawa dari Tanah Abang ke Mapolres Muara enim sebagai barang bukti.
Kami juga Sebelum melapor hal ini sudah berembuk team untuk melaporkan hal ini ke polisi dan kami siap mengawal proses penyelidikan kasus ini sampai tuntas," pungkasnya. Kapolres Muaraenim AKBP M Aris melalui Kepala SPKT Polres Mua raenim Ipda Rusdi membenarkan pihaknya menerima laporan dari warga Desa Sukamanis terkait dugaan penggelapan Raskin yang dilakukan oknum kades setempat.
Laporan tersebut menurutnya akan langsung mereka teruskan ke Satreskrim Polres Muaraenim untuk ditindaklanjuti. "Laporanya sudah kita terima dan akan langsung kita terus kan ke Satreskrim," tegasnya.(ARD)







, , , , ,

BINTANG PENGHARGAAN KERAJAAN BELANDA ADA DI TANAH ABANG PALI





30 Tahun H.Baital Sigar Menjabat Penghulu, Tanah Abang Tanpa Janda “Cerai Hidup”
Tanah Abang, PALI
         Kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) umumnya kabupaten pali tidak sedikit menoreh hasana sejara. Antara lain terbukti adanya Candi Bumi Ayu,seni Saripul Anam (Rodet),Tari burung putih, perumana PTSI (sekarang pertamina), taman makam pahlawan. Dan baru- baru ini terpantau oleh Awak media RN bahwa ditemukan adanya bintang (Cupu: Red) penghargaan Kerajaan Belanda yang dulu diberikan pada putra Tanah Abang Kecamatan Tanah Abang kabupaten Pali. Bintang penghargaan pemberian Belanda tersebut milik Haji Baital yang sudah lama meninggal dunia. Kondisi penghargaan  masih utuh dalam kotak khusus  disimpan oleh Idris (52)bin  Ijan (Alm) salah satu cucunya di Tanah Abang. Menurut penuturan Idris yang didampingi oleh istrinya Ermawati (50).

Dulu nenek kami ini perna jadi ketip (P3N: Red) selama hampir 30 tahun. Dan masa jabatanya hampir tidak ada janda karena bercerai kecuali pasanganya meninggal dunia. kemudian H.Baital perna calon pesirah dan menang dalam pemilihan, tapi watu itu yang dilantik jadi pesirah bukan dia tapi orang lain yaitu Sigar karena H. Baital tidak mampu membayar administrasi pelantikan  sehingga pesirah waktu itu Bernama H.Baital Sigar.” 

 H.Baital memiliki lima orang anak antara lain : Rajen ,Ijan,Mima,dan yamani. Berbeda dengan cucunya yang lain Sahril alias Yeye (40) berharap kepada waratawan RN agar pemerintah dapat menelusuri dan memberikan perhatian kepada keluarga beliau (H. Baital ; Red) karena menurutnya ini adalah bukti pemimpin abdi masyarakat yang baik dan merupakan  bagian sejara perjuangan bangsa,serta diakui oleh Belanda. Kepada para pihak yang ingin mengetahui dan melihat benda peninggalan  jaman belanda ini dapat menghubungi Sahril nomor handphone 085379269808.


, ,

KEDIAMAN PIMPINAN PONDOK PESANTREN MODERN AL-ROZI SEDUPI LUDES TERBAKAR



Sedupi, Pali
 
Kondisi Bangunan yang Terbakar
   
Mujur tak dapat di sangaka malang tak bisa ditolak. Pepata ini pas terjadi dipondok Modern Al-Rozi Sedupi Kecamatan Tanah abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Tepatnya malan senin tanggal 19 Oktober 2014 rumah kediaman pimpinan pondok pesantern modern Al-Rozi yang terbuat terbuat dari bahan kayu dinding papan,atap seng habis terbakar. Rumah yang berukuran lebar 5 meter dan panjang 8 meter ini disekat menjadi 2 ruang,dihuni oleh tujuh orang. Ruang pertama ditempati untuk 4 satri dan ruang sebelahnya tempet kediaman Sutan Syahrin pimpinan PP. Ar-Rozi. Dari hasil investigasi awak media RN kelapangan kejadian akibatkan api lilin. Malam itu PLN mati lampu sementara mesin genset kebetulan masih dalam perbaikan. Sehingga penerangan terpaksa menggunakan lilin. Dua dari santri yang berada disebelah ruang Pimpinan pondok sedang mengerjakan pekerjaan (PR) sekolah dan lampu lilin di letakanya  di atas lemari plastik karena yakin listrik PLN biasanya sebentar lagi nyalah. Ternyata lilin keburu habis dan api membakar benda – benda disekitarnya. Santri berdua ini tahu dan berusaha mematikan api namun tidak teriak mintak pertolongan orang lain karena  merasa bersalah dan takut. Akhirnya api dengan cepat membesar mereka keluar melongo tak berdaya.Saat api berada diatas atap ruang pimpinan pondok pesantren  saat itu juga Umi  Istri Sultan Syahrih dan putrinya Feby (5) yang sedang tertidur mendadak terbagun karena kepanasan. Saat Umi membuka mata  melihat api telah berada diatas tempat tidurnya dan langsung keluar ruangan sementara putrinya Feby lari keruang dapur  tanpa tau ibunya. Mendengar suara panggilan anaknya  dari dalam tanpa pikir panjang Umi kembali masuk ruangan mengambil Feby anaknya yang terperangkap diruang dapur. Dari sinilah baru ada teriakan mintak tolong.  Api membumbung besar ratusan santri berhamburan keluar asrama, karena lokasi tidak terlalu jauh dari pemukiman Amran kepala Desa  Sedupi pun datang bersama beberaapa warga untuk membantu, namun tidak bisa berbuat banyak karena musin kemarau, gelap,air disekitar lokasi kejadian tidak ada. Untungnya api tidak menjalar ke bangunan asrama putri yang  hanya berjarak sepuluh meter itu.Kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa namun semua dokumen, surat-surat  penting, ijazah yang belum diambil santri,alat perabotan semua ludes jadi abu kecuali pakaian yang ada di badan. Dari kordinasi yang baik Ardani,A.Md.  humas Yayasan PP.Al-Rozi Siang harinya (20/10/2014) Bupati Pali melalui Abuhanipa,S.Sos kepala Disnakertrans  dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) langsung  datang kelokasi kejadian. (Ar)