Minggu, 21 Desember 2014

, ,

WARGA KECAMATAN TANAH ABANG KELUHKAN JALAN BERDEBU DAN LUMPUR

Tanah Abang, BP
Debu yang di akibatkan oleh jalan rusak mengganggu pengguna jalan
Tiga hari tidak turun hujan makan debu, begitu hujan begini nikmati lumpur, itulah yang terdengar oleh awak BP saat berpapasan dengan beberapa pengendara sepada motor melintas di jalan raya antara desa Raja dengan desa Curup kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Bukan rahasia umum lagi bahwa beberapa pejabat  mulai dari tingkat desa sampai ke tingkat kabupaten sering mengatakan jalan raya Tanah Abang- Modong akan segera di bangun.
Namun sampai saat ini kondisi jalan bukanya dibangun tapi malah semakin memprihatinkan.
Seperti yang dijumpai BP ada beberapa titik ruas jalan yang memang harus diperbaiki diantaranya daerah SMA Sedupi cor beton yang ada sudah lama retak, tikungan Ilir desa Sukaraja berlobang, permukaan jembatan Ilir Curup rusak, simpang 3 Raja-Payuputat berlumpur serta depan masjid desa Raja Barat rusak berat.
Seperti yang dituturkanoleh salah satu warga Sedupi  yang tidak mau disebutkan namanya saat membawa keluarganya sakit akan berobat ke UGD Tanah Abang sepeda motornya sempat terperangkap lumpur di dekat jembatan besi Sungai Bungin Desa Raja.
Dirinya rasa tak sanggup melintasi jalan yang penuh lumpur, apalagi membawa orang sakit. Kepada media BP ia menggantungkan harapan agar perusahaan di daerah ini dapat mengatasi jalan yang rusak dan kiranya pemerintah memperioritaskan pembangunan jalan tidak sekedar harapan.
Lain lagi dengan   Hardi warga Desa Raja siswa SMP  Swasta di Tanah Abang terpaksa berbalik pulang kerumah, pasalnya saat mau pergi kesekolah tiba-tiba motor yang kendarainya roboh akibat akibat jalan licin dan berlumpur di jalan raya desa Raja Barat kecamatan Tanah Abang.(ar)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Komentar via Facebook