Jumat, 14 November 2014

, , , , ,

BINTANG PENGHARGAAN KERAJAAN BELANDA ADA DI TANAH ABANG PALI





30 Tahun H.Baital Sigar Menjabat Penghulu, Tanah Abang Tanpa Janda “Cerai Hidup”
Tanah Abang, PALI
         Kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) umumnya kabupaten pali tidak sedikit menoreh hasana sejara. Antara lain terbukti adanya Candi Bumi Ayu,seni Saripul Anam (Rodet),Tari burung putih, perumana PTSI (sekarang pertamina), taman makam pahlawan. Dan baru- baru ini terpantau oleh Awak media RN bahwa ditemukan adanya bintang (Cupu: Red) penghargaan Kerajaan Belanda yang dulu diberikan pada putra Tanah Abang Kecamatan Tanah Abang kabupaten Pali. Bintang penghargaan pemberian Belanda tersebut milik Haji Baital yang sudah lama meninggal dunia. Kondisi penghargaan  masih utuh dalam kotak khusus  disimpan oleh Idris (52)bin  Ijan (Alm) salah satu cucunya di Tanah Abang. Menurut penuturan Idris yang didampingi oleh istrinya Ermawati (50).

Dulu nenek kami ini perna jadi ketip (P3N: Red) selama hampir 30 tahun. Dan masa jabatanya hampir tidak ada janda karena bercerai kecuali pasanganya meninggal dunia. kemudian H.Baital perna calon pesirah dan menang dalam pemilihan, tapi watu itu yang dilantik jadi pesirah bukan dia tapi orang lain yaitu Sigar karena H. Baital tidak mampu membayar administrasi pelantikan  sehingga pesirah waktu itu Bernama H.Baital Sigar.” 

 H.Baital memiliki lima orang anak antara lain : Rajen ,Ijan,Mima,dan yamani. Berbeda dengan cucunya yang lain Sahril alias Yeye (40) berharap kepada waratawan RN agar pemerintah dapat menelusuri dan memberikan perhatian kepada keluarga beliau (H. Baital ; Red) karena menurutnya ini adalah bukti pemimpin abdi masyarakat yang baik dan merupakan  bagian sejara perjuangan bangsa,serta diakui oleh Belanda. Kepada para pihak yang ingin mengetahui dan melihat benda peninggalan  jaman belanda ini dapat menghubungi Sahril nomor handphone 085379269808.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Komentar via Facebook