Berita, Kebakaran, Tanah Abang
KEDIAMAN PIMPINAN PONDOK PESANTREN MODERN AL-ROZI SEDUPI LUDES TERBAKAR
Sedupi, Pali
 |
| Kondisi Bangunan yang Terbakar |
Mujur tak
dapat di sangaka malang tak bisa ditolak. Pepata ini pas terjadi dipondok
Modern Al-Rozi Sedupi Kecamatan Tanah abang Kabupaten Penukal Abab Lematang
Ilir (PALI). Tepatnya malan senin tanggal 19 Oktober 2014 rumah kediaman
pimpinan pondok pesantern modern Al-Rozi yang terbuat terbuat dari bahan kayu
dinding papan,atap seng habis terbakar. Rumah yang berukuran lebar 5 meter dan
panjang 8 meter ini disekat menjadi 2 ruang,dihuni oleh tujuh orang. Ruang
pertama ditempati untuk 4 satri dan ruang sebelahnya tempet kediaman Sutan
Syahrin pimpinan PP. Ar-Rozi. Dari hasil investigasi awak media RN kelapangan
kejadian akibatkan api lilin. Malam itu PLN mati lampu sementara mesin genset
kebetulan masih dalam perbaikan. Sehingga penerangan terpaksa menggunakan
lilin. Dua dari santri yang berada disebelah ruang Pimpinan pondok sedang
mengerjakan pekerjaan (PR) sekolah dan lampu lilin di letakanya di atas lemari plastik karena yakin listrik
PLN biasanya sebentar lagi nyalah. Ternyata lilin keburu habis dan api membakar
benda – benda disekitarnya. Santri berdua ini tahu dan berusaha mematikan api
namun tidak teriak mintak pertolongan orang lain karena merasa bersalah dan takut. Akhirnya api dengan
cepat membesar mereka keluar melongo tak berdaya.Saat api berada diatas atap
ruang pimpinan pondok pesantren saat itu
juga Umi Istri Sultan Syahrih dan putrinya
Feby (5) yang sedang tertidur mendadak terbagun karena kepanasan. Saat Umi
membuka mata melihat api telah berada
diatas tempat tidurnya dan langsung keluar ruangan sementara putrinya Feby lari
keruang dapur tanpa tau ibunya.
Mendengar suara panggilan anaknya dari
dalam tanpa pikir panjang Umi kembali masuk ruangan mengambil Feby anaknya yang
terperangkap diruang dapur. Dari sinilah baru ada teriakan mintak tolong. Api membumbung besar ratusan santri
berhamburan keluar asrama, karena lokasi tidak terlalu jauh dari pemukiman
Amran kepala Desa Sedupi pun datang
bersama beberaapa warga untuk membantu, namun tidak bisa berbuat banyak karena musin
kemarau, gelap,air disekitar lokasi kejadian tidak ada. Untungnya api tidak
menjalar ke bangunan asrama putri yang
hanya berjarak sepuluh meter itu.Kebakaran ini tidak menimbulkan korban
jiwa namun semua dokumen, surat-surat penting, ijazah yang belum diambil santri,alat
perabotan semua ludes jadi abu kecuali pakaian yang ada di badan. Dari
kordinasi yang baik Ardani,A.Md. humas
Yayasan PP.Al-Rozi Siang harinya (20/10/2014) Bupati Pali melalui
Abuhanipa,S.Sos kepala Disnakertrans dan
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) langsung datang kelokasi kejadian. (Ar)
Berita Terkait:
Berita
Kebakaran
Tanah Abang
Komentar via Facebook