Jumat, 14 November 2014

, ,

KEDIAMAN PIMPINAN PONDOK PESANTREN MODERN AL-ROZI SEDUPI LUDES TERBAKAR



Sedupi, Pali
 
Kondisi Bangunan yang Terbakar
   
Mujur tak dapat di sangaka malang tak bisa ditolak. Pepata ini pas terjadi dipondok Modern Al-Rozi Sedupi Kecamatan Tanah abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Tepatnya malan senin tanggal 19 Oktober 2014 rumah kediaman pimpinan pondok pesantern modern Al-Rozi yang terbuat terbuat dari bahan kayu dinding papan,atap seng habis terbakar. Rumah yang berukuran lebar 5 meter dan panjang 8 meter ini disekat menjadi 2 ruang,dihuni oleh tujuh orang. Ruang pertama ditempati untuk 4 satri dan ruang sebelahnya tempet kediaman Sutan Syahrin pimpinan PP. Ar-Rozi. Dari hasil investigasi awak media RN kelapangan kejadian akibatkan api lilin. Malam itu PLN mati lampu sementara mesin genset kebetulan masih dalam perbaikan. Sehingga penerangan terpaksa menggunakan lilin. Dua dari santri yang berada disebelah ruang Pimpinan pondok sedang mengerjakan pekerjaan (PR) sekolah dan lampu lilin di letakanya  di atas lemari plastik karena yakin listrik PLN biasanya sebentar lagi nyalah. Ternyata lilin keburu habis dan api membakar benda – benda disekitarnya. Santri berdua ini tahu dan berusaha mematikan api namun tidak teriak mintak pertolongan orang lain karena  merasa bersalah dan takut. Akhirnya api dengan cepat membesar mereka keluar melongo tak berdaya.Saat api berada diatas atap ruang pimpinan pondok pesantren  saat itu juga Umi  Istri Sultan Syahrih dan putrinya Feby (5) yang sedang tertidur mendadak terbagun karena kepanasan. Saat Umi membuka mata  melihat api telah berada diatas tempat tidurnya dan langsung keluar ruangan sementara putrinya Feby lari keruang dapur  tanpa tau ibunya. Mendengar suara panggilan anaknya  dari dalam tanpa pikir panjang Umi kembali masuk ruangan mengambil Feby anaknya yang terperangkap diruang dapur. Dari sinilah baru ada teriakan mintak tolong.  Api membumbung besar ratusan santri berhamburan keluar asrama, karena lokasi tidak terlalu jauh dari pemukiman Amran kepala Desa  Sedupi pun datang bersama beberaapa warga untuk membantu, namun tidak bisa berbuat banyak karena musin kemarau, gelap,air disekitar lokasi kejadian tidak ada. Untungnya api tidak menjalar ke bangunan asrama putri yang  hanya berjarak sepuluh meter itu.Kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa namun semua dokumen, surat-surat  penting, ijazah yang belum diambil santri,alat perabotan semua ludes jadi abu kecuali pakaian yang ada di badan. Dari kordinasi yang baik Ardani,A.Md.  humas Yayasan PP.Al-Rozi Siang harinya (20/10/2014) Bupati Pali melalui Abuhanipa,S.Sos kepala Disnakertrans  dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) langsung  datang kelokasi kejadian. (Ar)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Komentar via Facebook