Minggu, 06 Maret 2016

,

Banjir Tak Kunjung Surut, Aktifitas Warga Curup Terganggu



Curup, BeritaPALI -- Sudah satu pekan terakhir ratusan rumah warga di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terendam banjir akibat luapan Sungai Lematang, alhasil aktifitas warga di desa tersebut  untuk bekerja, menyadap karet atau ke sawah menjadi lumpuh.

‪Dari pantauan BeritaPALI dilokasi, Minggu (6/3) untuk bepergian, warga harus menggunakan perahu sampan bahkan, puluhan warga setempat ada juga yang mengungsi ke rumah keluarganya yang tidak terendam banjir, karena kedalaman air di rumahnya sudah mencapai 2 meter.‬

‪Iin (26) salah satu warga yang menjadi korban banjir mengaku sangat membutuhkan bantuan berupa akomodasi dan logistik dari pihak terkait.

"Kalu pacak ado bantuan dari pemerintah samo kami ini cak beras, mie instan dan lainnyo. Rumah lah banjir cak ini, masak lagi dak pacak. Jingok dewek dek, rumah ayuk ni lah terendam cak ini," keluh Iin kepada awak media ketika dijumpai di rumahnya.
.‬
‪Hal senada juga disampaikan Robiah (45), selain kekurangan bahan logistik dirinya juga mengeluhkan sulitnya air bersih.

"Kami jugo susah air bersih, sumur tergenang banjir jugo soalnyo, jadi kami mandi, mencuci dan masak minta air di desa tetangga," kata ibu tiga orang anak ini.‬

‪Sementara itu Kepala Desa Curup; Balian yang rumahnya juga terendam banjir mengharapkan pemerintah kabupaten PALI agar segera memberikan bantuan kepada warganya.

"Cak mano dak susah, nak mantang dak pacak, ke sawah apolagi. Jadi kami mengharapkan Pemkab PALI dalam hal ini melalui Dinas Sosial agar segera membantu kami. Karena, kalau kondisi curah hujan dan cuaca seperti ini, bukan tidak mungkin banjir yang merendam wilayah kami akan berlangsung lebih lama," harap Balian ketika dibincangi BeritaPALI.

‪Selain itu lanjut Balian, dirinya juga mengharapkan ke depannya banjir di desanya dapat ditanggulangi agar tidak parah seperti saat ini.(HR)






Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Komentar via Facebook