Senin, 07 Maret 2016

,

Harga Karet Jatuh, Petani Beralih Tanam Singkong

Jatuhnya harga karet alam dalam 4 tahun terakhir membuat susah hidup para petani karet di Sumatera. Harga karet kini hanya Rp 3.000/kg di tingkat petani, bahkan jauh di bawah harga beras yang mencapai Rp 10.000/kg.

Akibatnya banyak pohon karet yang ditebang dan diganti dengan tanaman singkong.

"Pohon karet sudah banyak yang ditebang, diganti dengan singkong di Palembang," tutur Ketua Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkrindo), Lukman Zakaria yang dikutip dari detikFinance di Jakarta, Sabtu (5/3/2016).

Selain itu, rendahnya harga karet juga membuat petani susah membeli beras. Sebab, harga karet hanya sepertiga, bahkan seperempat harga beras. "Sekarang 4 kg karet baru bisa beli 1 kg beras," ungkapnya.

Pihaknya meminta pemerintah segera turun tangan mengangkat kembali harga karet di tingkat petani.

"Paling tidak sampai Rp 12.000/kg lah, sama dengan harga sekilo beras," tukasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama 3 hari ke Sumatera pekan lalu bertemu para petani karet. Banyak keluhan yang disampaikan langsung pada Jokowi karena jatuhnya harga karet sangat merugikan petani.

Hal itu kemudian segera ditindaklanjuti. Sesampainya di Jakarta, Jokowi langsung memerintahkan Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, mencari solusi dari persoalan tersebut.

Jokowi meminta agar segera dirancang program yang mampu membantu petani karet meningkatkan pendapatannya sehingga perekonomian di daerah-daerah tersebut juga tumbuh lebih baik.(DF)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Komentar via Facebook