Senin, 13 Juli 2015

,

Jelang Lebaran Tarif Angkutan Melonjak Tajam

Ilustrasi
BeritaPALI.com -- Meskipun belum ada keputusan resmi dari pemerintah, namun sejumlah jasa angkutan penumpang sudah menaikkan tarif secara sepihak. Bahkan, kenaikan tarif itu sudah diberlakukan di H-5 jelang lebaran, Rata-rata kenaikan tarif berkisar antara 15 sampai 20 ribu rupiah.

Dengan adanya kenaikan tarif ongkos ini membuat banyak para penumpang mengelu serta kaget seperti pengakuan "Maman" salah Salah satu penumpang trevel jurusan palembang-pendopo PALI ia mengaku ongkos mudik saat ini sudah naik menjadi 105 ribu rupiah sebelum H-5 hanya Rp 80 ribu saja katanya

"Kemaren saya berangkat ke palembang ongkosnya hanya 80 ribu tapi setelah saya pulang ke pali sudah naik menjadi 105 ribu saya kaget pak kok cepat sekali naik padahal belum ada dengar pengumuman dari pemerintah tentang kenaikan tarif ongkos jasa angkutan" ungkapnya

Dengan diberlakukan kenaikan tarif ongkos secara sepihak oleh pengelola jasa angkutan tersebut, banyak penumpang pemakai jasa mengelu, bukan hanya Maman saja namun ada beberapa penumpang yang kelukan hal tersebut terkait adanya kenaikan ongkos jasa angkutan travel jelang lebaran yang melonjak begitu tajam

Hal itu juga dirasakan oleh "Andi"warga asal desa tais kabupaten PALI senin (13/7) ketika ia pulang dari kota palembang sehabis dari tempat mertuanya, pria separuh baya ini mengaku kepada Berita PALI mengatakan ongkos yang dipatok pihak pengelola jasa angkutan tidak sesuai karena menurutnya tidak semua orang yang mempunyai uang lebih katanya

"Kami kepalembang bukan karena banyak uang,pak namun hanya untuk bertemu mertua inipun hanya satu tahun sekali ongkos sebesar itu sangatlah menyusahkan warga. Kenaikan harga sangat tidak masuk akal apa lagi para penguna jasa angutan umum Tervel kalangan menenga ke bawah"ungkapnya

Juga dirinya meminta kepada pemerintah dinas terkait agar meperhatikan serta kontrol dengan adanya kenaikan tarif bagi jasa angkutan trevel yang ada di kabupaten PALI ini karena menurutnya masyarkat sangat berkeberatan.

Salah satu sopir jasa angkutan travel yang enggan disebutkan namanya saat dikomfirmasi ia mengaku naiknya ongkos PALI-Palembang ini disebabkan sudah masuknya arus mudik lebaran, jadi setiap angkutan umum pasti menaikkan harga ongkos, begitu pula dengan travel yang ada di PALI.

"Kami cuma ikut ikutan saja, karena banyak sopir yang terlebih dahulu menaikan tarif ongkos travel jelang lebaran ini, jadi kami mau tak mau juga harus ikut tarif sekarang, Tapi memang setiap tahun juga pasti ada kenaikan kalau mau jelang lebaran,paparnya (St)

(Biro Pali)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Komentar via Facebook