Amri Ahmad,SH
Sekretaris DPRD Kabupaten PALI
Pendopo-,BP
Sosok Amri Achmad dinilai tak layak menjabat sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Demikian dilontarkan Dewan Pimpinan Forum Aspirasi Masyarakat Penukal Abab Lematang Ilir (FAM PALI) Kecamatan Abab, Mulyadi Asoy.
Kata Asoy, sebagai salah satu pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pali yang dipercaya menjadi "leader" (pemimpin, red) di Kesekretariatan DPRD, sosok Amri dituding tidak bekerja secara profesional. Ia dinilai kaku, dan tidak komunikatif.
Karena itu, pihaknya mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pali untuk mengevaluasi job Sekwan yang dijabat Amri Achmad. Desakan itu bukan tanpa alasan.
"Itu berkaca dari insiden keangkuhan yang dipertontonkannya, serta menebar antipati terhadap media yang berusaha mewawancarainya belum lama ini saat acara HUT DWP di gedung Pesos. Entah gara-gara apa, kok sikapnya tidak memberi teladan yang baik pada masyarakat. Padahal, informasi di instansi yang dipimpinnya itu kan ditunggu-tunggu masyarakat. Rakyat Daerah ini pengen tahu perkembangan informasi terkait pelantikan anggota dewan," jelas Asoy.
Menurut Asoy lagi, kalau seorang Sekwan mudah "pening" kaitannya dengan urusan/bidang yang diembannya, ya mbok, tak usah jadi Sekwan.
"Kalau lagi kesal atau sedang ada masalah, ya jangan dibawa-bawa dalam hal urusan kedinasan. Hal semacam itu bukanlah sikap teladan. Kalau tak siap "Pening", ya jangan jadi pejabat. Jadi staf saja," cetus dia.
Dijelaskan dia, seorang Sekwan itu haruslah komunikatif pada siapapun. Tidak kaku dan memahami tentang kedewanan. Dalam arti kata, jadi Sekwan itu bukan sembarang orang.
"Bupati pun yang sedemikian banyak urusannya bisa meluangkan waktu untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Lah, ini ditanya wartawan saja sudah merasa Ringam. Padahal yang ditanyakan wartawan itu kan terkait perkembangan informasi di Sekwan yang memang perlu diketahui publik. Dan masyarakat memang sangat menantikan informasi tersebut melalui media massa. Harusnya jawab dengan bijak," katanya.
Kaitannya itu menurut Asoy lagi, sosok Amri Achmad sebagai Sekwan, dinilai tak pantas menjadi pemimpin di Kesekretariatan DPRD PALI.
"Kalau memang ogah-ogahan bekerja, mundur saja. Masih banyak PNS lain yang siap bekerja dan tidak mudah mengeluh dengan setumpuk pekerjaannya," cetus Asoy.
Seperti pernah diberitakan, Sekwan PALI Amri Achmad, menebar sikap antipati pada media. Boro-boro menjawab pertanyaan wartawan, dengan gaya angkuh bak artis ternama, ia berlalu begitu saja saat hendak diwawancarai wartawan. Bahkan sebelum itu, ia sempat menampakkan muka sinisnya ketika melihat kehadiran wartawan di dekatnya pada acara HUT DWP di gedung Pesos. Bahkan, kala itu Amri Achmad sempat berucap kasar seolah menantang wartawan (HR)
Redaksi Berita PALI