PENUKAL UTARA – “Biar capek tapi saya senang, ini sudah menjadi tugas dan komitmen saya, sedari kecil saya bercita-cita ingin menjadi guru dan Allhamdulillah tercapai juga walaupun masih honorer, tak terasa sudah dua tahun saya mengajar di sekolah ini, walau gaji yang saya terima tak seberapa namun saya menyukai perkerjaan ini”. Hal inilah yang diungkapkan Winda, salah tenaga pengajar honorer di Kecamatan Penukal Utara.
Dalam satu minggu wanita kelahiran Prabumulih 25 tahun yang lalu ini, 20 jam pisah dari keluarga dan menghabiskan waktu hanya untuk membagikan ilmu bersama anak didiknya.
Sambil menggendong anak bayinya, Winda memberikan materi pelajaran kepada anak didiknya.
“Dari awal memang saya hanya ingin menjadi guru.Profesi sebagai guru memang sudah menjadi pilihan hidup sejak sekolah,” tuturnya.
Saat ini ia mengabdikan diri sebagai seorang guru honorer di SMPN 1 Prabu Menang Kecamatan Penukal Utara, Ia pun mengaku menikmati menjadi seorang pendidik.
“Saya tidak pernah minder menjadi seorang guru.” Ungkapnya.
Mendidik baginya tidak sekadar menularkan ilmu, membuat anak yang tidak tahu menjadi tahu. Tetapi lebih dari itu, mendidik adalah membentuk karakter dan jiwa serta hati anak menjadi lebih baik. Mendidik dengan menyentuh jiwa anak dan menyentuh hati mereka.(HR)
Minggu, 18 Januari 2015
Berita, Penukal Utara
Winda : “Biar capek tapi saya senang dan ini sudah menjadi tugas dan komitmen saya”
Berita Terkait:
Berita
Penukal Utara
Komentar via Facebook
Winda : “Biar capek tapi saya senang dan ini sudah menjadi tugas dan komitmen saya”
2015-01-18T19:19:00+07:00
Unknown
Berita|Penukal Utara|