Kamis, 19 Maret 2015

Jelang Perpisahan Sekolah, Disdik Prabumulih Himbau Tak Beratkan Siswa

PRABUMULIH - Jelang pengumuman hasil UN mendatang, rupanya pihak sekolah mulai siap-siap mengadakan perpisahan sekolah.

Beberapa sekolah rupanya menarik sumbangan uang yang besarannya bervariasi. Namun ternyata ada sebagian wali murid yang keberatan dengan besaran uang sumbangan yang diminta sekolah bersangkutan.‬

‪Adalah Ujang, salah satu wali murid di SMA Negeri di Prabumulih, yang mengeluhkan besarnya uang sumbangan ini.

"Kito selaku wali murid diminta sekolah sumbangan perpisahan sebesar Rp 120 ribu per anak murid," ungkapnya kepada Berita PALI beberapa waktu lalu.‬

‪Ia keberatan dengan nominal sumbangan yang sangat besar ini. Karena ia termasuk orang tua murid yang berpenghasilan pas-pasan.‬

‪Kepala Disdik Prabumulih HM Rasyid, S.Ag melalui Kabid SMP-SMA Irawan Supriadi, saat dikonfirmasi terkait hal ini, Selasa (17/3) menyatakan pihak sekolah tak harus memungut sumbangan perpisahan sekolah yang diluar kemampuan orang tua murid.‬

‪"Apalagi jika sumbangan itu nilainya cukup besar mencapai ratusan ribu rupiah. Mestinya sekolah mengadakan rapat dengan komite sekolah dan mempertimbangkan besaran uang sumbangan, yang kalau bisa seminimal mungkin dan tak memberatkan," terang Irawan Supmidi.‬

‪Apalagi menurutnya hampir tiap sekolah menengah atas dan lanjutan mempunyai ruang aula yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan perpisahan.‬

‪Apabila sekolah masih "keukeuh" memungut sumbangan yang cukup besar dan tidak jelas peruntukannya, silahkan saja untuk dilaporkan ke sekolah bersangkutan.( Usman basir )
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Komentar via Facebook