Kamis, 09 April 2015

Satu Bulan Dihuni Pedagang, Pasar Tradisional tiap malam kebobolan

Prabumulih - (8/4) Dengan di bangunnya pasar yg lama, semua pedagang di pindahkan sementara di pasar tradisonal yang sebelumnya adalah eks terminal.

Namun sungguh sangat disayangkan.para pedangan kini merasa resah. Pasalnya hampir tiap malam kios tempat pedagang menjajahkan barang dagangannya dicongkel maling.

Seperti yang dialami oleh pemilik toko manisan, Pingseng. Ia menuturkan bahwa semalam (Selasa,7/4) kiosnya telah dibobol oleh maling.

"Kamini pak sememalam kebongkaran (kemalingan, red), padahal ado keamanan yang perbulannyo kami dibayar duit jago Rp20 ribu untuk jago toko-toko yang ado di pasar. Tapi malah bukan jadi aman melainkan malah toko kami disatroni maling." Ungkapnya.

Di tempat terpisah Sarmidi, pedagang pisang yang juga merupakan korban kemalingan kios kepada wartawan menuturkan bahwa tempatnya juga di congkel oleh maling.tapi sangat disayangkan betapa teganya orang yg hanya mencuri seng utk atap tempat Sarmidi berdagang.

"Kamini pak dipintak duit jago malam, karno merasa ado yang jago kami kiro aman-aman bae. eh....malah sebaliknyo.... begitu di tanya yang jago ini berapo wong uji dio (penjaga, red) 14 wong, trus ditanyo lagi ngapo pacak kebobolan eh malah dijawab dak tahulah, katonyo lah sudah lapor dengan kepala pasar belum" kata Sarmidi.

Setelah di laporkan kepada kepala pasar, kepala pasar akan memanggil pihak keamanan jaga malam.( usman basir ).
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Komentar via Facebook