Poto Jhonson
Berita PALI.com–Selaku umat Islam yang beriman rasanya sudah tepat waktunya saya pribadi dan sebagai perserta aksi demo saya mohon maaf khususnya kepada organisasi profesi persatuan wartawan indonesia(PWI) PALI dan rekan rekan pers yang bertugas di media cetak,maupun online kiranya jika ada perkataan saya tempo hari yang salah serta menyinggung perasaan rekan wartawan, pada saat saya penyampaian aspirasi dipemkab PALI atau kata yang menyingung perasaan rekan-rekan sekali lagi maaf.
Hal ini disampaikan oleh Jhonson dikediamannya sabtu (4/7)saat ditemui wartawan didesa Betung Kecamatan Abab (PALI)peserta Demo pada bulan yang lalu tepatnya tanggal,20 Mei 2015 terkait yang mana pada saat itu ia menyampaikan orasinya diruangan pemkab PALI Jhonson sempat kebablasan bicara sehingga menuai protes keras dari para jurnalis dari berbagai media yang bertugas dikabupaten penukal abab lematang ilir.
Menurutnya peserta demon pada saat itu terlalu banyak khususnya dari masyarakat kecamatan Abab saking semangatnya berorasi terucap kata kata yang tidak terkontrol sehingga kebablasan bicara namun tidak ada maksud dan tujuan untuk memojokan seseorang apalagi profesi wartawan
"semua orasi kami itu tidak ada bermaksud atau niat mendiskriditkan/menyudutkan siapapun juga termasuk rekan-rekan wartawan di PALI. Semua yang kami sampaikan kemarin tutur Jhonson dalam acara orasi demo semata-mata ditujukan kepada pejabat PALI sebagai kritikan dan perbaikan jalanya pemerintahan PALI yang bisa mencerminkan di masa yang mendatang. Lebih lanjut ia sampaikan kepada Rakyat PALI untuk segera bangkit dan menggali segala potensi yang ada agar dapat bersama-sama menjujung pembangunan PALI agar lebih baik di masa yang mendatang"ungkapnya
(Biro Pali)