Kondisi kemacetan di Kalangan Babat (8/5)
Babat, BeritaPALI -- Akibat badan jalan sempit serta ditambah banyaknya motor dan mobil yang parkir sembarangan, lalu lintas di Kalangan Desa Babat, Minggu (8/5) macet total.
Pantauan BeritaPALI di lapangan, kemacetan tersebut terjadi karena tidak ada petugas pengatur lalu lintas dan mobil barang para pedagang yang membongkar muatannya di jalan utama, padahal ada jalan alternatif di belakang pasar yang dapat digunankan untuk membongkar muatan tersebut.
Mahani (60) tokoh masyarakat Penukal mengatakan disaat kalangan kemacetan tersebut adalah hal yang biasa terjadi.
"Untuk penanganannya Saya rasa harus dibantu oleh pihak, meskipun pasar tersebut statusnya milik Desa Babat, namun Desa Babat adalah ibukota kecamatan. Oleh karena itu ada baiknya pihak Kecamatan membantu dengan menurunkan petugas Pol PP untuk mengatur tempat para pedagang agar tidak menurunkan muatannya di pinggir jalan," jelas Mahani.
Sementara itu, H Hartono (72) warga desa Air Itam, salah satu pengguna jalan yang terjebak kemacetan berharap adanya petugas Dinas Perhubungan untuk mengatur lalu lintas atau melakukan rekayasa jalan satu arah.
"Misalnya pengguna jalan dari Desa Gunung Raja menuju Desa Purun dapat menggunakan jalan utama sedangkan dari arah sebaliknya menggunakan jalan belakang pasar kalangan. Saya rasa hal tersebut dapat mengatasi masalah kemacetan ini," papar H Hartono.(Az/jgd)
