Kepala Dinas Kesehatan kabupaten PALI,dr Eni Zatila Mkm,kepada wartawan disela-sela kegiatan, mengatakan bahwa program rutin operasi katarak ini sudah dilakukan sejak 2014 tahun lalu,dimasa Ir H Heri Amalindo MM,masih menjabat sebagai bupati sementara,dan sampai sekarang program ini masih rutin dilaksanakan setiap tahunnya.
Selain itu Eni Zatila menerangkan bahwa setiap tahunnya jumlah pasien yang terdata untuk menerima oprasi katarak geratis ini terus dibertambah dari tahun sebelumnya, pasien diambil dari setiap kecamatan yang ada dikabupaten PALI melalui rujukan dari Puskesmas setempat, menurutnya awal program ini berjalan,hanya ada sebanyak 60 pasien yang terdaftar sebagai penerima operasi katarak dan pada tahun 2016 meningkat meningkat menjadi 100 pasien yang sudah terdata,serta siap untuk dilaksanakan operasi pada hari ini. Semua pasien adalah masyarakat PALI yang memang kurang mampu." Terang kadinkes sekaligus penasehat IDI PALI ini.
Diwaktu yang sama Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo MM,melalui A.Rifa'i DH SH,selaku staf ahli bidang pemerintahan saat melihat langsung kegiatan ini, mengatakan bahwa secara global memang kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab Pemerintah dan Negara sesuai dengan petujuk Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (kemenkes RI).
Dijelaskannya bahwa Ini merupakan suatu kewajiban negara untuk menyehatkan masyarakatnya,dalam hal ini adalah pemerintah kabupaten PALI,yang dilaksanakan melalui program dinas kesehatan.Salah satunya adalah operasi katarak yang dilaksanakan sekarang,"Jelas Rifai
Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat dan mereka sangat merasa terbantu Salah satunya Basianah(64)pasien asal desa tanah abang selatan didampingi anaknya Isnawati mengucapkan terimakasih kepada pemerintah PALI yang telah melakukan oprasi gratis terhadap ibunya dan sekarang sudah bisa melihat lagi.menurutnya bahwa ibunya sudah didata dari jauh-jauh hari,dan prosesnya mudah,serta program ini sangat membantu masyarakat yang kurang mampu,"Ujar Isnawati ketika dibincangi berita PALI
Kegiatan yang sempat terpantau dilapangan. dr Dr Anang Tri Wibowo, selaku kepala Rumah Sakit Mata Palembang dan sekaligus ketua tim operasi katarak membawa empat dokter spesialis mata yang tergabung dalam Perdami(Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia) Cabang Palembang Provinsi Sumsel,dan 17 orang tim perawat lainnya untuk melaksanakan oprasi.(Hr)
Berita PALI