Kamis, 18 Agustus 2016

Diduga PT.CIPU Melakukan Pengemblangan Pajak. **Imam Suranto Memintah Kepada Pihak yang terkait untuk Bersama-sama Ukur Ulang Lahan PT.Cipta Putura(CIPU)**

Imam Surato MKGR

Muara Enim,BeritPALI.Com
Diungkapkan oleh Imam Suranto MKGR,selasa(16/08/2016)ketika di wawacarai Oleh BeritaPALI.com ia mengatakan dengan tegas bahwa "mengenai Permasalahan Lahan yang digunakan oleh PT.Cipta Putura(CIPU) yang Beroperasi diwilaya Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan,dari hasil investigasi kami kelapangan Lahan PT.Cipta Putura (CIPU) sekarang ini diduga Luas Lahan PT.Cipta Putura (CIPU) ini lebih kurang sekitar 20 ribu Hektar, sementara HGU yang diterbitkan Oleh BPN Kabupaten Muara Enim pada tahun 1996 itu ada 8.381 Ha".Kata Yanto

Kata Yanto lagi Sedangkan Data yang ada didinas Perkebunan Kabupaten Muara Enim yang dirilis pada tahun 2016 sama persis jumlah lahan PT.Cipta Putura (CIPU) ini ada 8.381 Ha, yang menjadi permasalahan itu kenapa Lahan PT.Cipta Putura (CIPU) ini tidak Bertambah sampai sekarang, jadi kami memintah agar Permasalahan ini Jelas dan tidak menjadi tanya-tanya lagi kita Ukur Ulang Lahan PT.Cipta Putura (CIPU) ini,agar masalah yang selama ini terselubung menjadi terang benderang,dan kita Tahu Lahan PT.Cipta Putura (CIPU) sebenarnya.Jelasnya.

Sementara sekarang ini PT,Cipta Putura (CIPU) sudah melakukan Replanting(Peremajaan)
Yang menjadi pertanyaan itu apakan sudah ada izin dari Dinas perkebunan kabuapaten muara enim,diduga PT.Cipta Putura (CIPU) telah melakukan Pengemblangan pajak,dan BPHTP tidak bayar sesuai dengan jumlah Ha yang dibayarnya,Ujar Yanto

Kedua Masalah Mobilisasi yang mengangkut karyawan perusahaan tidak ada izin dari kepolisian,yang ada hanya izin dari perhubungan. Pada intinya Yang jelas PT.Cipu sudah melakukan pengemblangan Pajak,Melihat kenyataan Seperti ini Akibat Ulah PT.CIPU ini sudah Mengurangi Pendapatan Negara,ini kan Sudah Korupsi di Hulunya.Tegas Yanto.

Senada yang disampaikan oleh zulfakar Warga Desa Ujan Mas,ia saat dibincang Beritapali.com dia mengatakan "Memang PT.Cipta Putura(CIPU) ini tidak Sucing dan tidak transparan,mengapa saya katakan begitu,karena PT.CIPU ini belih terus lahan kepada masyarakat,kok jumlah Lahan PT.CIPU ini dari tahun ke tahun masih segitulah,jadi kami berharap kepada Pihak Pemerintah Kabupaten Muara Enim untuk mengkaji Ulang Permasalahan Lahan PT.CIPU ini,dan Kita sama-sama Ukur Ulang Lahan PT.CIPU ini Berapa Luas Lahannya Sekarang,agar tidak menjadi Tanda tanya lagi,karena ini menyakut PAD Kabupaten Muara Enim Juga,bukan rakyat saja pemerintah Kabupaten muara Enim juga dirugikan kalau Lahan PT.CIPU ini dari tahun 1996 duluh sampai sekarang tidak bertambah,Kata Zulfakar,Kamis(18/8/2016)

Ketika Permasalahan dikomfirmasikan dengan Pihak Perusahaan PT.CIPU melalui Bapak Candra side Manajer melalui SMS ke Via Telepon Gengamnya 081171XXXX,Bahkan Upaya Wartawan beritapali.com langsung telpon Bapak Candra ini beberapa kali namun tidak diangkat oleh beliau, Hingga berita ini Naik cetak belum ada jawaban dari pak Candra ini,(Pin)

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Komentar via Facebook