Kamis, 25 September 2014

, , ,

TERUNGKAP PENCURIAN TBS PT LKK, PELAKU BURON

Barang bukti truk yang digunakan para pencuri TBS Makin Group
Penukal Utara, PALI.
"Sepandai-pandai tupai melompat adakalanya jatuh ketanah"
Demikian pepatah melayu seperti yang dialami IJ (35 th) bersama gerombolannya. yang saat ini DPO Polsek Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Kejadiannya menurut area manajer PT LKK Anto. pada malam Senin (22/9) di area perkebunan kelapa sawit Makin Group saat chief security sedang berpatroli. Sebenarnya hal ini sudah sejak lama dicurigai namun belum ada bukti. Naasnya malam itu kendaraan truk nomor polisi BG 8358 UK yang telah berisi 4 ton TBS terpuruk dijalan blok area kebun. Sayang nya para pelaku sempat melarikan diri, kendaraan motor sebanyak 4 unit tidak sempat terangkut bersama bukti truk dan buah kecuali 1 unit sepeda motor jenis vega.
Ketika dikonfirmasikan Radar Nusantara Kepada Kapolres Muara Enim melalui Kapolsek Penukal Utara Iptu. Sibero di mako polsek Penukal Utara Kamis (25/9) membenarkan peristiwa tersebut.
Saat ini pihaknya tengah melidik para pelaku dan berjanji akan mengusut tuntas kasus ini.
Ketika ditanya mengenai barang bukti pihaknya telah melakukan "berita acara penyisihan" atas 4 ton buah sawit tersebut setelah berkoordinasi dengan pihak perusahaan. Buah tersebut dikhawatirkan menjadi busuk hingga dijual dengan harga Rp.700 /kg. Dan itu sudah dituangkan dalam berita acara. Sedangkan BB yang lain yakni truk dan motor Vega diamankan di mako polsek.
" Kami senang ada monitoring dari media dan masyarakat atas kasus ini. Asal jangan negatif thinking terhadap institusi kami. Dan insya Allah kami akam melakukan lidik sesuai aturan dan prosedur" canda pak Bero sapaan akrab sang komandan.
Sementara itu, Akhmad Rivai mewakili pengurus Koperasi dan pemilik plasma "mitra" PT LKK menegaskan bahwa masyarakat akan mengawal kasus ini
"Kita tidak menginginkan kejadian ini terulang karena masyarakat 6 desa selaku pemilik plasma juga ikut dirugikan. Apabila ada permainan dari pihak tertentu atas kasus ini. Maka masyarakat akan menuntut pihak tersebut " tegas Arivai (pl)






Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Komentar via Facebook