Akibat Dilalui Kendaraan Berat
Merupakan Jalan Penghubung PALI - Sekayu
PALI, BP
![]() |
| Petugas sedang memperbaiki jalan yang berlubang |
Jembatan penghubung Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan
Kabupaten Musi Bayuasin (Muba) terancam putus. Pasalnya jembatan peninggalan
zaman Belanda yang berlokasi di Desa Karta Dewa kecamatan Talang Ubi Kabupaten
PALI tersebut sering dilalui kendaraan bertonase berat.
Hal ini dikatakan Amrin salah satu pemuda Desa Karta Dewa ketika dikonfirmasi awak media (10/11). Ia mengungkapkan bahwa jembatan tersebut sering dilalui kendaraan bertonase melebihi kapasitas muatan tidak sesuai dengan beban jembatan, seperti kendaraan perusahaan PT. EFI truck Pengangkut Batu Bara dari Lahat menuju ke pelabuhan Perambatan kecamatan Abab, PALI. Untuk mengantisipasi kelebihan beban, warga sekitar lokasi secara bergantian mengatur kendaraan agar melintas satu-persatu.
“Sempat 1 jam jalan macet sehingga kendaraan truck maupun kendaraan
pribadi terpaksa menunggu sampai jembatan diperbaiki sembari menunggu karena
plat besi yang berada di tengah-tengah jembatan lepas dan harus di las. Kalau
tidak segera di perbaiki perekonomian di 5 kecamatan di Kabupaten PALI
dan Kabupaten MUBA akan lumpuh,”ujar Amrin.
Terpisah Eftiani Kepala KPU Kota Palembang yang merupakan putra sesepuh Marhaen Talang Ubi, pendopo PALI kebenaran lagi lewat dari PALI menuju
palembang ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, jembatan karta dewa ini
harus menjadi perhatian siapapun yang nantinya menjadi Bupati PALI diutamakan sarana
dan prasarana infrastruktur kalau inggin membuat PALI Sejahtera kalau sekarang
ini kan dengan Latar belakang Bupati PALI orang PU kalau mengecor jalan harus
di pasang besi 4 jangan mengamparkan adukan saja,karena PALI ini tonase
kendaraannya mayoritas berat kosong saja 20 ton melewati jalan dan jembatan ini
dalam keadaan kosong apalagi bermuatan paling tidak 50 s/d 60 ton,pendopo pali
ini kan daerah ekplorasi bearti PU Bina Marga kalau merancang jalan dengan
beban jalan 50 s/d 60 ton kendaraan yang melewati jalan dengan kemampuan jalan
dengan bobot kendaraan dan angkutan kendaraan.”Tutur Eftiani.( wito )
