Tubuh di penuhi tusukan dan leher hampir putus
ABAB, BPInformasi yang dihimpun wartawan dari Kades Perambatan Amirudin, mengatakan jenazah tersebut bernama Frengki (16) bin Efendi, ditemukan oleh warga Jumat malam sekitar pukul 22.00 setempat (28/11).
"Jenazah tersebut ditemukan oleh Bambang, tergeletak bersimbah darah dengan delapan luka tusukan, diantaranya lima tusukan di dada, dua dibelakang badan dan satu di perut, serta leher digorok hampir putus," kata Amirudin, Sabtu (29/11).
Ia menabahkan, remaja putus sekolah SMP ini, dikenal warga tidak banyak ulah dan senang bergaul, sehingga keluarga korban merasa sangat kehilangan atas meninggalnya putra Efendi ini secara mengenaskan.
"Almarhum Frengki adalah satu-satunya putra dari bapak Efendi, dari dua bersaudara, belum diketahui secera jelas motif pelaku melakukan penusukan dan penggorokan leher hingga menewaskan Frengki," ungkap Amirudin.
“Jenazah tadi malam (28/11) sudah dibawah ke Puskesmas Babat, dan petugas kepolisian sudah mendatangi tempat penemuan jenazah untuk keperluan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara, red). Kemungkin Jenazah diseret oleh pelaku sekitar 100 meter dari jarak lokasi pembunuhan, karena melihat kondisi jenazah luka-luka dipenuhi tanah akibat diseret setelah dibunuh," Jelas Amirudin.
Kapolres Muara Enim melalui Kapolsek Penukal Abab Iptu Indrowono membenarkan kejadian tersebut dan pihak kepolisian sudah mendatangi TPK untuk keperluan penyidikan.
"Polisi sudah mendatangi lokasi TKP," singkat Kapolsek Penukal Abab, Iptu Indrowono ketika dihubungi melalui via handphone.(team)
***