Jumat, 21 November 2014

"NGAPE KORAN KITE MAHAL?"

Edisi Cetak BeritaPALI
Pertanyaan itu banyak dipertanyakan oleh Para Pelanggan Berita PALI. Ketika terbit Edisi Perdana.
Pertama, Seluruh Wartawan Berita PALI dan Karyawan Pali Media Center mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan ucapan selamat Pelanggan dan pembaca Berita PALI dari berbagai Kalangan dan Profesi.
Kedua, Berita PALI terbit bersamaan dengan sikap pemerintah mengalihkan subsidi BBM kepada kegiatan yang (katanya) lebih terkendali dan tepat guna. Maka Berita PALI dengan besar hati juga berupaya menghindar dari dana APBD. Sebab Anggaran dihumas PALI tahun 2014 defisit bahkan nombok. Kenapa begitu? Anggaran 1,2 Milyar itu telah habis pada triwulan ke-3. Maka kami mempelopori teman-teman media untuk hidup miskin tanpa subsidi.he heh he he.....
Ketiga, Kalaupun kita minta bantuan lebih kepada person yang bersimpati kepada independensi pemberitaan. Sesuai motto Berita PALI : Tajam. Lugas, Terpercaya. Jangan sekali-kali curiga bahwa Berita PALI punya "cukong" yang nantinya punya interest tertentu. Kami adalah wartawan yang sudah biasa berpuasa. Bahkan ada salah satu diantara kami adalah kadernya Ismail Djalili yang ikut pendidikan Jurnalistik sesumbagsel sejak 1998, mantan akifis dan politikus ulung yang diakui teman dan lawan.
Sudah 3 media dibesut sejak jaman perjuangan PALI tahun 2010. Yakni PALI POST, PALI Ekspres, media online Berita PALI dan sekarang cetak Berita PALI. Belum pernah minta MoU kepada Pemerintah. Kecuali person-person pejabatnya terutama yang bersimpati kepada perjuangan PALI kala itu.
Asli ini "koran masuk desa" karena wartawannya menyebar dilima penjuru angin negeri PALI. Tak ada istilah pencitraan yang ada memberitakan prestasi dan fakta.
Dengan segenap kerendaharn hati, mohon doa dan dukungannya. Agar teman-teman wartawan dan media lokal tetap tidak kehilangan Idealisme demi mengawal pembangunan dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Dan tidak terlalu menggerogoti APBD yang perlu menganggarkan sisi menuju kemakmuran.
Kami tidak apriori kepada siapapun, tetapi "darah juang" lah yang menyemangati,

Redaksi
Berita PALI
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Komentar via Facebook