Sabtu, 22 November 2014

, ,

PIPA MIGAS PERTAMINA ASSET II PENDOPO BOCOR

Aus dan Karat menjadi faktor kebocoran

Pali, BP.
Kebocoran pipa milik Pertamina Asset II Pendopo acapkali terjadi. Seperti yang terjadi pada pipa line. Stasiun Pompa (SP) Benuang menuju Benakat Timur tepatnya di Simpang Rimba Gajah KM 47 jalan desa Benuang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI pada minggu (2/11).

Seperti diketahui bahwa peristiwa tersebut merupakan kejadian yang kedua kalinya terjadi. Kebocoran akibat pipa line yang sudah aus dan berkarat tersebut ditampik oleh petugas yang memperbaiki saluran pipa menurut mereka hal itu terjadi akibar adanya upaya pencurian minyak mentah bukan karena pipanya aus atau berkarat..

Kebocoran itu sempat dimanfaatkan oleh warga disekitar lokasi untuk menimba tumpahan minyak yang mengalir diparit

"Lebih dari 12 drum minyak didapat oleh warga dengan menggunakan peralatan ala kadarnya" jelas nara sumber BP.

Namun hal ini disanggah oleh petugas Safety Pertamina pada saat melakukan perbaikan.
"Tumpahan minyak itu tidak lebih dari 1 drum " bantahnya.
Pipa yang bocor karena aus dan karat

Berdasarkan Keterangan Remi, Kepala Desa Benuang bahwa pihaknya sudah melarang warga  mendekati lokasi tumpahan minyak mengingat bahan gas yang terkandung dalam minyak condansat tersebut jauh lebih besar dari jenis premium yang biasa dipergunakan sehari-hari.

Namun warga tetap memanfaatkan momen ini untuk mendapatkan tumpahan minyak yang sangat berbahaya tersebut.

Selain itu menurut Informasi akibat lain atas peristiwa ini transfer minyak sempat terkendala bahkan merugi ribuan barel hingga pipaline tersebut berhasil diperbaiki..

Staf Safety Pertamina dan masyarakat di lokasi kebocoran.
Ditemui diruang kerjanya pada Senin (3/11) Humas Pertamina Asset 2 Pendopo, Turjasari membenarkan kejadian tersebut, namun ia belum bisa memberikan rincian riil kerugian akibat peristiwa tersebut.
"Kami belum bisa memberikan data dan informasi secara rinci atas peristiwa tersebut. Dan  sudah kami laporkan ke Kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut " papar Turja (HR)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Komentar via Facebook