Tampilkan postingan dengan label Pertamina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertamina. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 September 2016

Berkat Adera, Tanah Abang Jaya Wakili PALI Ikut Lomba Desa Pro-Iklim Sumsel




Tanah Abang -- Desa Tanah Abang Jaya yang merupakan Desa hasil pemekaran dari Desa Tanah Abang Utara Kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lemtang Ilir (PALI) pada tahun 2008 silam kian hari terus berbenah memangun negeri ini. Desa yang mempunyai luas wilayah kurang lebih 2.400 hektar terletak di 40 KM dari pusat pemerintahan Kabupaten dan 120 km dari ibu kota Provinsi Sumatera Selatan.

Dari keterangan Pjs Kepala Desa Tanah Abang Jaya Leti Afriani SH yang disampaikan Kepala Urusan Pemerintah Desa Ardani,A.Md bahwa sarana pasarana yang menunjang berdirinya sebuah desa ini antara lain masjid 2 buah, Musholah 4 buah, Gedung SD 2 buah, SMP 4 buah, SMA 2 buah, Kantor kades 1 buah, Puskesmas rawat inap 1 buah, Rumah Sakit Pratama(masih tahap pembangunan) 1 buah, Gedung serba guna 1 buah, tower telekomunikasi 3 buah, Indomaret, Tempat pemakaman umum 2 lokasi, Sungai embung air, Tempat pengelolaan sampah serta akses Pasar Induk dan BRI berjarak 1 km.

Desa yang terdiri 60 persen petani, 30 persen dagang dan 10 persen lainnya dengan 4200 jiwa ini masih terkesan asri, rukun damai dan rasa kekeluargaan yang tinggi. Terkait adanya tempat pengelolaan sampah terpadu yang dipelopori oleh Hanar Dono dibawah pembinaan PT.Pertamina Field Adera Desa Tanah Abang Jaya terlihat bersih dan nyaman, sehingga tidak salah jika Badan Lingkungan Hidup, Dinas Pertambangan dan Energi Kabuaten Pali melirik Desa Tanah Abang Jaya masuk katagori kampung pro iklim. Desa ini artinya walaupun terjadi perobaha iklim namun masih mampu bertahan dan beradaptasi dengan keadaan alam.

 

Dijelaskan FM. PT Pertamina Fiel Adera Heri Aminanto melalui Stafnya Miranda didapampingi Haryono bahwa pembinaan terhadap Kelompok penelolaan sampah merupakan realisasi program CSR. seperti pada tanggal 28 Agustus 2016 kemaren kita bersama Sumantri Sekdin Dinas pertambangan dan Energi kabupaten PALI,Camat Tanah Abang Asparoni langsung kelapangan melihat kegiatan gotong royong warga Tanah Abang Jaya.

Pada kesempatan ini Field Adera sempat memberikan bantuan berupa konsumsi , serta peminjaman alat berat dan alat biopori. Dikatakan Miranda kepedulian Fiel Adera aset 2 bukan hanya terhadap Kelompok pengelola sampah tetapi sudah banyak yang dilakukan seperti penanaman 1000 pohon, paket santunan anak yatim, pembinaan media masa, program persawahan lahan tidur, perikanan, olahraga, dan lainya.

“Kami sangat mendukung program pemerintahan dalam menjadikan masyarakat sejahtera dan mandiri,” pungkas Miranda.

Diselah kesibukannya Pjs.Camat Tanah Abang Asparoni yang baru saja menggantikan Junaidi,S.Sos.M.Si yang sering dipanggil Jon saat dibincangi Media BP mengajak segenap lapisan masyarakat Tanah Abang khususnya Tanah Abang jaya untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta kerukunan hidup antar warga.

Saat ini desa Tanah Abang Jaya terpilih sebagai Peserta Lomba Desa Proklim maka diharapkan kepada warga dapat menciptakan lingkungan yang sehat, menjaga kebersihan , kerapian dan jangan membiasakan membung sampah sembarangan atau membakr sampah, tetapi tempatkan pada tempatnya atau dikubur ditanah. 

“Air adalah sumber kehidupan jangan lagi membuang sampah dialiran sungai apalagi sumber mata air. Larangan ini disamping ada di Undang Undang pemerintah juga sudah diatur dalam peraturan desa (perdes) Tanah Abang Jaya. Dan ini akan dikenakan sangsi,” ujar Asparoni.( Ano/ Adv)

Jumat, 27 Mei 2016

,

Pertamina EP Bantu Pengobatan Korban Kebakaran

 

Pengabuan -- PT Pertamina EP Adera Field bantu pengobatan kepada para korban yang terkena api saat melintas di area kebocoran pipa gas.

Seperti diketahui sebelumnya, tim Penanganan Keadaan Darurat PT Pertamina EP Adera Field tengah menindaklanjuti laporan perihal adanya indikasi kebocoran gas di jalur pipa di sekitar wilayah Stasiun Pengumpul (SP) Dewa.

Saat tengah melakukan pengamanan titik lokasi kebocoran, melintas warga dengan menggunakan kendaraan bermotor.

“Tim kami telah melakukan lokalisir pada titik yang ditengarai ada kebocoran dengan menghimbau kepada warga agar tidak melintas, namun demikian ada beberapa warga yang melintas dengan kendaraan bermotor dan memicu timbulnya api, sehingga warga tersebut terkena api pada bagian betis kaki.” ujar Aji Dharmayasa, Asset 2 LR Manager saat dihubungi BeritaPALI, Jumat (27/5).

Lebih lanjut, Aji menyampaikan bahwa para korban yang terkena api langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan pertolongan pertama, dari tiga orang yang terkena api, satu orang telah diperbolehkan pulang, sementara dua orang lainnya dirujuk ke RSPP Prabumulih untuk perawatan intensif lebih lanjut.

“Kami berinisiatif untuk memberikan bantuan terhadap para korban agar segera mendapatkan perawatan yang sesuai dengan standar pengobatan yang ada”, ujar Aji.

Kondisi terakhir di lapangan, kebocoran telah ditangani oleh HSSE PT Pertamina Adera Field dan telah dilakukan pengecekan tekanan gas di sekitar lokasi.(Az)

Sabtu, 19 Maret 2016

, , , ,

Pemkab PALI Ingin Kelola Kolam Renang dan Gelora


Pendopo, BeritaPALI -- Sebagai daerah yang baru berkembang, fasilitas umum yang dimiliki kabupaten PALI‎ masih tergolong minim. Berbagai upaya pun dilakukan Pemkab agar mampu mengejar ketertinggalan itu. Mulai dari membangun dengan dana sendiri sampai pada memanfaatkan aset milik perusahaan untuk dimanfaatkan sepenuhnya bagi masyarakat.

Seperti halnya kolam renang dan kawasan gelora yang merupakan aset milik PT Pertamina EP Asset II. Agar bisa dimanfaatkan langsung oleh masyarakat, Pemkab berencana mengambil alih pengelolaannya. Meskipun tanpa merubah hak kepemilikannya.

"Kalau kita yang mengelolanya, nanti fasilitas kolam renang itu bisa kita lengkapi lagi sehingga bisa menjadi tempat pembinaan atlet renang," ujar Heri saat menerima kunjungan Kepala SKK Migas Tirat Sambu Ichtijar didampingi GM Pertamina EP Asset II Ekariza, FM Pertamina EP Field Pendopo Heri Aminanto, FM Pertamina EP Field Adera Hari Widodo dan seluruh perwakilan perusahaan migas yang beroperasi diwilayah kabupaten PALI.

Heri juga memaparkan, bila aset itu dikelola sepenuhnya oleh Pemkab PALI maka akan memberi manfaat lebih banyak bagi masyarakat. Tentunya biaya perbaikan dan perawatan akan ditanggung Pemkab PALI.

"Bisa saja (pengelolaan) dikelola Pemkab. Namun tidak secara langsung melainkan melalui pihak ketiga semacam Badan Pengelola. Pemkab bisa membentuk badan pengelola tersebut yang nantinya bertanggung jawab untuk itu," ujar Ekariza, GM Pertamina EP Asset II.

Bukan hanya kolam renang saja yang ingin dikelola Pemkab PALI, namun kawasan Gelora, Sanggar Pramuka dan beberapa kolam yang ada didalam komplek pertamina ingin diambil alih pengelolaannya agar bisa menjadi fasilitas umum yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Selain Gelora Nopember yang akan dijadikan sarana olahraga seperti sepakbola, atletik dan jogging‎ track. Pemkab PALI juga ingin menata kolam-kolam yang ada disitu agar lebih indah lengkap dengan taman  dan menjadi sarana rekreasi masyarakat bahkan rencannya Pemkab PALI juga akan menyediakan sarana kuliner yang memberi manfaat ekonomis bagi pedagang kecil.

Rencana Pengeboran Baru

Kedatangan rombongan SKK Migas dan rombongan ke Bumi Serepat Serasan ini dalam rangka memperkenalkan jajaran SKK Migas dan perusahaan pengelola migas yang beroperasi di wilayah kabupaten PALI. Selain itu, SKK Migas juga memberikan paparan mengenai tata kelola perminyakan dan rencana pengeboran yang akan dilakukan oleh beberpa KSO Pertamina.

"Kita akan melakukan pengeboran di beberapa titik‎. Mudah-mudahan saja berhasil dan dapat meningkatkan produksi minyak. Tentunya bisa menambah pendapatan APBD Kabupaten PALI" harap kepala SKK Migas Sumbagsel Tirat Sambu Ichtijar.

Untuk itulah, Tirat berharap agar Pemkab PALI dapat memberikan dukungan terutama dalam perizinan dan akses jalan masuk.(DRM)

Jumat, 20 November 2015

,

PWI PALI Terima Bantuan Komputer dari Pertamina Adera

Penyerahan Komputer secara simbolis oleh Afrianto kepada Nurulfallah D SH


Pendopo, BeritaPALI
Untuk membantu kegiatan administrasi dan mempererat hubungan kerjasama Organisasi Profesi Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten PALI sebagai organisasi non-profit, PT Pertamina EP Asset 2 Field Adera memberikan bantuan 1 unit komputer yang diserahkan oleh Staf CSR Pertamina Adera; Afrianto dan diterima langsung Ketua PWI PALI; Nurulfallah D SH, Kamis (19/11) di Kantor BeritaPALI.

Disampaikan Afrianto, pihaknya berusaha  menjalin relationship dengan semua lapisan masyarakat termasuk media yang tergabung dalam organisasi profesi seperti PWI.

"Manajemen mau membantu karena PWI bukan merupakan suatu lembaga profit motiv seperti perusahaan yang melembagai sebuah media," paparnya.

Afrianto berharap agar hubungan yang baik antara Pertamina Adera dan PWI PALI akan menjadi lebih baik.

"Mudah-mudahan apa yang telah kami berikan ini dapat bermanfaat, mohon jangan dilihat dari sisi materinya tetapi dalam hal ini Pertamina Adera mempunyai kepedulian dan niat yang tulus untuk menjadi mitra bagi kawan-kawan wartawan," lanjutnya.

Sementara itu Ketua PWI PALI Nurulfallah D SH  mengatakan atas nama rekan-rekan wartawan se-PALI terutama kawan-kawan anggota PWI mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Pertamina Adera atas bantuan yang telah diberikan.

"Selain itu kami berharap Pertamina Adera dan teman-teman perusahaan migas lainnya yang ada di PALI, dalam rangka menyelaraskan pemikiran serta membangun potensi daerah melalui produktifitas migas kiranya dalam waktu dekat dapat bekerjasama dengan PWI mungkin juga dengan Pemerintah serta Dewan Pers dapat menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan khususnya bagi teman-teman PWI dan kehumasan se-PALI raya," imbuh Nurul.

Lebih lanjut Nurul mengatakan bahwa penyelenggaraan UKW tersebut dimaksudkan untuk mencegah miss-communication dan  berita yang tidak singkron dengan fakta-fakta dalam kehidupan bermasyarakat.

Teks/ Foto : Azwar
Editor : Azwar

Rabu, 18 November 2015

,

PT Pertamina EP Asset 2 Field Adera Gelar Silaturahmi dan Sosialisasi Ketahanan Sosial

Suasana sosialisasi


Abab, beritapali.com
Untuk meningkatkan Ketahanan Sosial masyarakat, PT Pertamina  EP Asset 2 Adera Field menggelar sosialisasi dan silaturahmi bersama masyarakat di ring satu dalam wilayah kerja perusahaan (WKP), di Balai Ria Komplek Pertamina (Komperta) Adera, Desa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (18/11).

Hadir dalam acara tersebut, FM PT Pertamina Adera Hari Heri  Widodo, Asst Manager L & R M Haryono, Asst Manager HSSE  Adam Mulyanto, Staff Govrel Field Adera Abdul Gofur, CSR L  & R Field Adera Miranda Siyevira, Staff CSR Adera Field Afrianto, Kejari Cabang Pendopo, Danramil Talang Ubi Heri, Kapolsek Penukal Indrowono, Camat Abab Arpan Menaman, Camat Penukal Junaidi, seluruh Kades dan khususnya masyarakat di WKP Adera Field.

Miranda Syevira dalam pembukaannya mewakili Fungsi L & R Adera Field mengatakan, Silaturahmi ini adalah bentuk kebersamaan Field Adera terhadap masyarakat dalam meningkatkan kerjasama, sekaligus memperkenalkan Field Manager (FM) yang baru, sosialisasi Ketahanan Sosial ini bertujuan tidak lain untuk membangun Daerah PALI lebih baik lagi.

FM Adera Field Hari Widodo dalam sambutannya mengatakan, saya merasa sangat senang dan bangga atas kesempatan untuk berkumpul disini (Balai Ria PT Pertamina EP Adera Field) bersama masyarakat yang ada di WKP Adera. Yang pertama kepada bapak semua saya sampaikan, khususnya masyarakat agar kita menjalin komunikasi yang baik, Pertamina adalah perusahaan milik Negara, artinya Pertamina milim kita semua, kita harus bersama sama mengelola Field Adera ini. Jangan sampai cuma satu sisi saja mendapatkan keuntungan baik perusahaan ataupun masyarakat, akan lebih baik jika keuntungan tersebut sama - sama dinikmati, ujarnya.

"Saya harapkan kerjasamanya untuk pembangunan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ini, karena Pertamina memberikan kontribusi yang besar bagi Daerah ini, boleh dikatakan 80 persen PAD dan APBD Pali dari migas Pertamina, kepada semua lapisan agar sama sama menjaga komunikasi masyarakat dengan Pertamina", ungkap Hari singkat panggilan akrab FM Adera Field ini.

Camat Abab Arpan Menaman mengatakan, bersama ketahanan sosial ini mari kita tunjukan kuwantitas masyarakat terhadap Perusahaan, salah satu poin Kecamatan Abab yang bakal  menjadi prodak kabupaten Pali ini adalah, Desa Pengabuan Kecamatan Abab akan direncanakan menjadi lahan persawahan selebar 2000 hektar. Karena Badan Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi sudah ngecek lahan di Pengabuan. "Kami selaku Pemerintah mengharapkan bantuanya agar peran serta Perusahaan dan CSR Pertamina  dapat direalisakan terhadap pembukaan lahan persawahan tersebut", jelas Arpan.

Acara diteruskan dengan tanya jawab dan pembagian dorprize kepada peserta sosialisasi ketahanan sosial juga saring terhadap masyarakat dengan Tim Ketahanan Sosial PT Pertamina EP Adera Field. FM Adera Field Hari Widodo melalui Assistan Manager L & R M Haryono ketika dibincangi Berita PALI,  dibentuknya Tim Ketahanan Sosial ini adalah untuk mencegah hal - hal yang dapat memperkeruh suasana Perusahaan dan masyarakat, Tim ini terdiri dari empat jajaran dan Instansi yakni. Kejari, Koramil, Kepolisian setempat dan Pemerintah, jika ada permasalahan terhadap masyarakat dengan Perusahaan  ada baiknya kita selesaikan bersama - sama tim ketahanan sosial, ungkap Haryono.

Tesk/photo : Jhensantri
Editor : Jhensantri

Kamis, 17 September 2015

, ,

“RAKSASA YANG TIDUR MULAI MENGGELIAT” BERKAT SENTUHAN CSR PT PERTAMINA EP ADERA FIELD


PANEN PERDANA DEMPLOT PADI SAWAH LEBAK  LEBAK,
MANAJEMEN ADERA FIELD BERSAMA KADIN PERTANIAN
PERIKANAN DAN PETERNAKAN KAB. PALI DAN UNSUR MUSPIKA


PENCETAKAN LAHAN DEMPLOT

TANDUR TANAMAN PADI


PADI BERUMUR 2 BULAN


PADI SIAP PANEN

Pengabuan – beritapali.com
PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field (Pertamina EP Adera) kembali melakukan terobosan CSR melalui pembentukan demplot sawah di lahan tidur desa Pengabuan yang sudah ditinggalkan selama lebih dari 30 tahun. Demplot seluas kurang lebih 1 hektar dibentuk sebagai lahan percontohan dan uji coba reaktivasi lahan, Sistem Jajar Legowo dan Salibu di lahan petani atas nama Martani. Dalam program ini, Pertamina EP Adera mengajak serta Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Barat, BP4K Kab. PALI dan Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan Kab. PALI, Penyuluh Pertanian Lapangan serta Kelompok Tani Desa Pengabuan.

Dalam sambutan pada acara panen perdana lahan reaktivasi ini, Ast. Man. L&R PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field M. Haryono yang diwakili oleh Staf CSR Afrianto pada acara panen perdana demplot pada sawah lebak yang berlangsung pada hari jumat (11/09/205) bertempat di Desa Pengabuan Kecamatan Abab, menyampaikan bahwa pembuatan demplot padi sawah lebak ini merupakan hasil kajian tim CSR Adera Field yang melihat potensi sumber daya alam Desa Pengabuan dan informasi dari Kepala Desa dan masyarakat dimana pada era tahun 70-80 an lebak yang selama ini terlantar merupakan lahan persawahan yang menjadi sumber penghasilan sebagian besar warga Desa Pengabuan. Persawahan itu mulai ditinggalkan karena warga desa beralih ke tanaman karet karena semakin membaiknya harga getah karet pada saat itu.  Tetapi untuk saat ini dimana kondisi harga getah karet yang cenderung turun, warga mulai kebingungan dalam mencukupi kebutuhan ekonominya. Beranjak dari kondisi itulah CSR PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field bekerja sama dengan pihak terkait membentuk demplot sawah ini. Dengan dibentuknya demplot ini akan merangsang petani desa Pengabuan untuk menggali “harta karun” yang ada di desanya. Sehingga dapat menambah penghasilan warga desa. Progres menggembirakan dapat diliaht dari banyaknya lahan yang telah dibuka kembali. Per awal September 2015, 21 petak lahan tidur sudah mulai dibuka/dibersihkan oleh warga di area tersebut untuk menanam padi.

Dalam kesempatan itu pula, Bupati PALI Apriyadi yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan Kab. Pali, Torus Simbolon mengucapkan terima kasih banyak kepada PT Pertamina EP Field Adera yang telah membuat demplot ini, sehingga membangkitkan kembali animo warga Desa Pengabuan untuk kembali mengelola sawahnya, terbukti dengan banyaknya lahan yang telah dibuka kembali setelah melihat demplot ini. Diharap kedepannya akan mengembalikan kejayaan Desa Pengabuan sebagai lumbung padi di Kabupaten PALI sehingga akan berdampak pada peningkatan pendapatan warganya. Acara ini pula dihadiri oleh Kepala BP4K Kab. PALI, Kepala BP3K Kab. PALI, para Penyuluh Pertanian Lapangan, Camat Abab, Kepala Desa Pengabuan dan Pengabuan Timur serta para anggota kelompok tani (red)

Teks : Afriyanto
Photo : Afriyanto
Editor : Nurul