Tanah Abang -- Desa Tanah Abang Jaya yang merupakan Desa hasil pemekaran dari Desa Tanah Abang Utara Kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lemtang Ilir (PALI) pada tahun 2008 silam kian hari terus berbenah memangun negeri ini. Desa yang mempunyai luas wilayah kurang lebih 2.400 hektar terletak di 40 KM dari pusat pemerintahan Kabupaten dan 120 km dari ibu kota Provinsi Sumatera Selatan.
Dari keterangan Pjs Kepala Desa Tanah Abang Jaya Leti Afriani SH yang disampaikan Kepala Urusan Pemerintah Desa Ardani,A.Md bahwa sarana pasarana yang menunjang berdirinya sebuah desa ini antara lain masjid 2 buah, Musholah 4 buah, Gedung SD 2 buah, SMP 4 buah, SMA 2 buah, Kantor kades 1 buah, Puskesmas rawat inap 1 buah, Rumah Sakit Pratama(masih tahap pembangunan) 1 buah, Gedung serba guna 1 buah, tower telekomunikasi 3 buah, Indomaret, Tempat pemakaman umum 2 lokasi, Sungai embung air, Tempat pengelolaan sampah serta akses Pasar Induk dan BRI berjarak 1 km.
Desa yang terdiri 60 persen petani, 30 persen dagang dan 10 persen lainnya dengan 4200 jiwa ini masih terkesan asri, rukun damai dan rasa kekeluargaan yang tinggi. Terkait adanya tempat pengelolaan sampah terpadu yang dipelopori oleh Hanar Dono dibawah pembinaan PT.Pertamina Field Adera Desa Tanah Abang Jaya terlihat bersih dan nyaman, sehingga tidak salah jika Badan Lingkungan Hidup, Dinas Pertambangan dan Energi Kabuaten Pali melirik Desa Tanah Abang Jaya masuk katagori kampung pro iklim. Desa ini artinya walaupun terjadi perobaha iklim namun masih mampu bertahan dan beradaptasi dengan keadaan alam.
Dijelaskan FM. PT Pertamina Fiel Adera Heri Aminanto melalui Stafnya Miranda didapampingi Haryono bahwa pembinaan terhadap Kelompok penelolaan sampah merupakan realisasi program CSR. seperti pada tanggal 28 Agustus 2016 kemaren kita bersama Sumantri Sekdin Dinas pertambangan dan Energi kabupaten PALI,Camat Tanah Abang Asparoni langsung kelapangan melihat kegiatan gotong royong warga Tanah Abang Jaya.
Pada kesempatan ini Field Adera sempat memberikan bantuan berupa konsumsi , serta peminjaman alat berat dan alat biopori. Dikatakan Miranda kepedulian Fiel Adera aset 2 bukan hanya terhadap Kelompok pengelola sampah tetapi sudah banyak yang dilakukan seperti penanaman 1000 pohon, paket santunan anak yatim, pembinaan media masa, program persawahan lahan tidur, perikanan, olahraga, dan lainya.
“Kami sangat mendukung program pemerintahan dalam menjadikan masyarakat sejahtera dan mandiri,” pungkas Miranda.
Diselah kesibukannya Pjs.Camat Tanah Abang Asparoni yang baru saja menggantikan Junaidi,S.Sos.M.Si yang sering dipanggil Jon saat dibincangi Media BP mengajak segenap lapisan masyarakat Tanah Abang khususnya Tanah Abang jaya untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta kerukunan hidup antar warga.
Saat ini desa Tanah Abang Jaya terpilih sebagai Peserta Lomba Desa Proklim maka diharapkan kepada warga dapat menciptakan lingkungan yang sehat, menjaga kebersihan , kerapian dan jangan membiasakan membung sampah sembarangan atau membakr sampah, tetapi tempatkan pada tempatnya atau dikubur ditanah.
“Air adalah sumber kehidupan jangan lagi membuang sampah dialiran sungai apalagi sumber mata air. Larangan ini disamping ada di Undang Undang pemerintah juga sudah diatur dalam peraturan desa (perdes) Tanah Abang Jaya. Dan ini akan dikenakan sangsi,” ujar Asparoni.( Ano/ Adv)