Tampilkan postingan dengan label PWI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PWI. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Agustus 2016

,

Bupati PALI Beri Penghargaan kepada Insan Pers Terbaik

H. Heri  Amalindo saat memberikan penghargaan kepada Nurul Fallah
Pendopo, BeritaPALI -- H. Heri Amalindo, Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir pada rangkaian peringatan HUT RI yang ke 71 tahun memberikan penghargaan kepada insan pers atas dedikasi dan integritas serta loyalitasnya kepada pembangunan  di Kabupaten PALI. Dikatakan Heri Amalindo, mereka diharapkan dapat menjadi tauladan bagi rekan-rekan wartawan  dalam memberikan kontribusinya kepada  pembangunan Kabupaten PALI  terutama dalam bidang jurnalistik.
Hal tersebut terungkap saat orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan memberikan penghargaan satya lencana dari presiden Republik indonesia di Gedung Pesos Komperta Talang Ubi, Senin (15/8).

Berikut  nama-nama insan pers  yang diberi penghargaan :

  1. Nurul Fallah SH, Owner Berita PALI sekaligus ketua PWI Kabupaten PALI
  2. Dharmawan SE, wartawan Sumsel Post sekaligus Sekretaris PWI PALI, dan
  3. Habibi SI Kom, wartawan Berita Pagi

Pemberian penghargaan kepada insan  pers tersebut merupakan sesuatu yang membanggakan dan jarang terjadi.
"Ini luar biasa dan bentuk perhatian Heri amalindo kepada profesi jurnalistik," ungkap wartawan senior sekaligus Pimpinan redaksi Koran PALI, Pidin  C Oteh di sela-sela acara tersebut.
DIkatakan oleh Pidin,  Heri Amalindo memberikan penghargaan kepada orang yang tepat. Karena menurutnya, di mata rekan-rekan wartawan figur Nurul Fallah terlepas dari dia sebagai pengurus PWI, memang telah banyak memberikan kontribusi terutama dalam dunia jurnalistik dan kepada pembangunan Kabupaten PALI.
Bahkan sebelum PALI terbentuk, lanjut Pidin, Nurul telah memberikan dedikasi dan kontribusinya.
"Mereka  tidak perlu diragukan lagi, saya melihat sendiri sepak terjang mereka pada saat-saat pembentukan DOB PALI," tukas Pidin meyakinkan .

Masih menurut Pidin, Figur Nurul Fallah banyak menginspirasinya selaku wartawan muda dalam dunia jurnalistik di Kabupaten PALI. "Termasuk pembelaan kepada rekan-rekan yang tersandung masalah hukum,  dirinya juga peduli kepada sesama profesi  wartawan," ungkap Pidin.
"Dan satu filsafat yang selalu  diberikan kepada rekan watawan oleh beliau adalah mengedepankan kode etik jurnalistik, karena dengan etika itulah orang menghargai   profesi wartawan," kenangnya.

Saat disinggung mengenai dua rekan lainnya, Dharmawan dan Habibi yang juga diberi penghargaan oleh Heri Amalindo, Pidin mengatakan  mereka adalah figure wartawan-wartawan muda yang penuh dedikasi serta  kritis  terhadap kepentingan masyarakat.
"Yang terpenting  keduanya memilki intelektual mumpuni  dan diharapkan dari wartawan muda seperti inilah lahir pemimpin PALI kedepan," pungkasnya.[az]

Kamis, 14 Juli 2016

,

Audiensi dengan Sekda, PWI PALI Harapkan Kerjasama yang Baik



Pendopo, BeritaPALI --- Puluhan junalis dari berbagai media yang ada di Kabupaten PALI menggelar audiensi dengan Sekretaris Daerah Kabupaten PALI di Aula Rapat Pemkab PALI, Kamis (14/7). Audiensi yang dimotori oleh PWI PALI tersebut membahas mengenai kerjasama media dengan Pemkab PALI dan dihadiri oleh Sekda PALI; Robby Kurniawan SSTP Msi, Assisten III Setda PALI; Ruswani SH, Kasubag Humas; Lusiana, Ketua PWI PALI; Adv Nurul Fallah SH dan kaum jurnalis PALI.

Ketua PWI PALI dalam pemaparannya mengatakan, bahwa tujuan audiensi tersebut bukan  untuk mengevaluasi kinerja dari Bagian Humas dan Protokol Setda PALI, melainkan agar kerjasama kedepan dapat berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan itu, Nurul menjelaskan beberapa permasalahan yang dihadapi oleh media terkait pola kerjsama dengan Pemkab PALI. Nurul berharap, 1 perusahaan hanya boleh mengelolah 1 media dan menempatkan wartawan untuk media tersebut.

“Karena saya menemukan, ada media yang tidak memiliki wartawan di PALI, yang beritanya kemungkinan hasil copy paste dari media online dan ada 1 perusahaan yang mengelolah beberapa media,” kata Nurul.

Nurul juga berharap agar dapat membatasi jumlah advertorial pada media untuk sekali terbit. Karena menurut Nurul, dirinya pernah menemukan 1 media yang menerbitkan 7 advertorial sekaligus untuk sekali cetak. Dan koran hasil cetak tersebut diduga tidak disebarkan karena hari dan tanggal setiap halaman berbedah. “Akhirnya tujuan adverorial untuk mempublikasikan kebijakan dan program pemerintah menjadi tidak terpenuhi,” lanjutnya.

Lebih jauh Nurul dapat mempertimbangkan keadilan harga dan pembagian advertorial.

“Selain itu, seperti pengalaman pada Humas Protokol Provinsi, ada dana liputan. Kita berharap di PALI juga ada yang seperti ini,” harapnya.

“Terakhir, kami berharap melalui pertemuan ini, dapat menghasilkan sebuah komitmen bersama,” pungkas Nurul.

Hal senada juga disampaikan oleh Joko Sadewo, Pemimpin Redaksi salah satu media lokal di PALI , dirinya mengatakan, tujuan awal dari advertorial adalah untuk mempublikasikan kebijakan dan program pemerintah.

“Media sebagai penyambung lidah dari Pemkab PALI, misalkan ingin program tersebut diketahui Pak Jokowi, mungkin Pemkab bisa menggunakan media nasional untuk menyampaikannya. Namun jika ingin program tersebut diketahui hingga akar rumput, mungkin bisa menggunakan media lokal yang saya rasa lebih efektif,” jelas Joko.

“Saya berharap Pemkab PALI dapat membagi skala proiritas,” lanjutnya.

Ditambahkan oleh Rivolis Efroza, salah satu wartawan, dirinya berharap hasil dari audiensi tersebut dapat disepakati direalisasikan. “Karena sudah beberapa kali audiensi, hasilnya tidak pernah direalisasikan,” tegas Volis.

Sementara itu, Sekda PALI menerima semua masukan dan keluhan dari para jurnalis. Dikatakan oleh Sekda, pemerintah memang harus melakukan evaluasi terhadap sistem pola yang saat ini berjalan. Karena menurutnya, tujuan terbentuknya PALI sendiri adalah untuk percepatan pembangunan, mempermudah pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Namun, yang harus teman-teman sekalian sadari bahwa PALI baru berumur 3 tahun, perlu waktu dan proses, serta daya dukung,  salah satunya sistem yang baik serta ditunjang oleh SDM yang kompeten dan berkualitas. Dengan segala kelebihan dan keterbatasan, kita akan berusahan melaksanakan dengan maksimal,” imbuh Sekda.

“Saya berterima kasih atas masukan dari kawan-kawan sekalian, ini akan menjadi catatan kami dan yakin, kami  akan benahi dan kami akan perbaiki,” lanjutnya.

Selain itu, Robby juga berharap dukungan dari para jurnalis untuk dapat mencerdaskan masyarakat dengan memberikan informasi yang benar dan valid kepada masyarakat, terhadap kebijakan pemerintah dan rencana pembangunan pemerintah kedepan, termasuk apa-apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah.

Dikatakan oleh Robby, tidak semua tagihan advertorial harus dibayar dengan cara Pembayaran LS—Langsung--, namun juga bisa dibayar melalui Pembayaran GU--Ganti Uang--. “Tagihan yang berada dibawah Rp 10jt bisa dibayar melalui GU, tinggal bagaiman kita mensepakati,” jelasnya.

Untuk perataan harga advertorial, Sekda menilai hal tersebut tidak dapat dilakukan. “Karena hal yang harus diingat, adil itu tidak harus sama besar, namun proporsional berdasarkan keberadaannya, karena standar harga masing-masing media itu tidak sama,” jelasnya.

Mantan Pj Bupati OKUS ini berharap, dengan dilakukan audiensi tersebut dapat memperbaiki pelayanan tata kelola administrasi dengan media selaku mitra yang menjadi corong untuk mensosialisasikan kebijakan kepada masyarakat.[az]

Selasa, 12 Juli 2016

,

Cegah Miss Comunication, PWI akan Audiensi dengan Sekda PALI

 
Sekda PALI, Robby Kurniawan SSTP MSi

Pendopo, BeritaPALI -- Untuk memperlancar kegiatan jurnalistik, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) PALI dalam waktu dekat akan mengadakan audiensi dengan Sekretaris Daerah PALI. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Daerah PALI; Robby Kurniawan SSTP Msi, di ruang kerjanya, Selasa (12/7).

Dikatakan oleh Robby, hal itu memang perlu dilaksanakan agar dapat tercipta kerjasama yang baik antara Pemkab PALI dan para jurnalis.

“Saya menilai memang ada yang perlu dibenahi, untuk itu, dengan adanya kegiatan ini kita mengharapkan masukan dari media dan wartawan,” ungkap mantan Pj Bupati OKUS ini.

Untuk jadwal audiensi, lanjut Sekda, akan direncanakan hari Kamis, 14 Juli mendatang. “Namun akan saya koordinasikan dulu dengan Bupati mengenai jadwal tersebut,” tandas Robby.

Sementara itu, Ketua PWI PALI; Adv Nurul Fallah SH, mengatakan, bahwa dengan adanya audiensi itu dirinya berharap para kaum jurnalis di PALI dapat menyampaikan keluh-kesahnya untuk perbaikan dan kebaikan ke depan, terutama menjelang perjanjian kerjasama (mou) semester kedua 2016.

“Dalam hal ini, tentu saja tujuannya untuk mendukung kebijakan dan pembangunan, meskipun ada sikap mengkritisi sebagai bentuk kontrol sosial untuk pali yang lebih baik. Dan disadari, bahwa memang dari segala sisi, SDM di PALI sendiri masih sangat rendah, hingga perlu koordinasi dan komunikasi guna mencegah adanya sumbat hubungan baik Pemkab PALI dengan jurnalis.

"Selain itu, Sekda selaku penanggung jawab kegiatan sekaligus pengguna anggaran, akan mendapat gambaran, bagaimana sistem kerja, terutama menyangkut materi perjanjian kerjasama dengan teman-teman media yang dipandang oleh beliau masih banyak yang harus dubenahi, dengan berpijak dari pengalaman beliau selama tiga tahun menjabat sebagai humas dan protokol Provinsi Sumsel,” tegas Nurul.

Secara teknis, PWI PALI melalui ketua bidang Organisasi; Marwito telah menyiapkan data media dan wartawan, baik yang bekerja sama maupun tidak dengan Pemkab PALI, dan telah menyurati humas dan protokol untuk menyiapkan database media yang bertugas di kabupaten PALI.

“Pada intinya, kita telah melayangkan surat ke Pemkab melalui humas protokol, perihal database media dan wartawan yang bertugas di PALI. Tujuannya, selain mendata media yang ada, juga untuk antisipasi jika data tersebut dibutuhkan pihak terkait seperti PWI Pusat atau Dewan Pers," jelas Wito.

"Selain itu, saat mengadakan audiensi nanti, media yang bekerjasama tersebut dapat diundang seluruhnya oleh Pemkab PALI," pungkasnya.[az]

Rabu, 06 April 2016

,

Hadapi Porwanas 2016, PWI PALI Siapkan Atlet

Nurul Fallah SH, Ketua PWI PALI


Pendopo,  BeritaPALI -- Pekan Olahraga Wartawan Nasional (POWANAS) ke XII rencananya akan digelar di kota Bandung Provinsi Jawa Barat 25-30 Juli mendatang. Menyambut hal itu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akan mengirim atlit andalannya untuk mengikuti ajang tersebut.

Ketua PWI PALI, Nurul Fallah SH saat ditemui BeritaPALI di kantornya mengajak seluruh kaum jurnalis di PALI untuk mempersiapkan diri serta membentuk tim beberapa cabang olahraga (cabor) yang nantinya akan dipertandingkan.

"Ada sepuluh cabor yang akan dipertandingkan pada Porwanas 2016 nanti yakni atletik, bowling, bilyard, bridge, bulu tangkis, tenis lapangan, tenis meja, catur, futsal dan sepakbola untuk itu kita akan melakukan seleksi atlet untuk memperkuat kontingen Kabupaten PALI," papar Nurul.

Selain itu Nurul juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat PWI PALI akan memiliki gedung sendiri yang akan dibangun menggunakan dana hibah Pemkab PALI. Disamping itu lanjut Nurul, perhatian utama PWI PALI kedepan adalah bagaimana mencetak wartawan yg mumpuni dan profesional sebagaimana yang disampaikan Ketua PWI Sumsel H Oktap Riadi pada rapat triwulan beberapa hari yang lalu bahwa seorang wartawan bukanlah LSM.

"Jadi tidak etis seorang wartawan melakukan demo atau mengintimidasi pejabat apalagi mengemis di instansi-instansi pemerintah maupun swasta," pungkas Nurul.(HR)
,

Koperasi Wartawan di PALI Resmi Berdiri


Ketua Koperasi PWI PALI Mandiri memegang SK Badan Hukum


Pendopo, BeritaPALI -- Bertujuan untuk mengembangkan potensi ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan para anggotanya, kini insan pers di Kabupaten PALI memiliki koperasi sebagai badan usaha bersama.

Koperasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) PALI Mandiri, demikian namanya, kini resmi berdiri dengan Nomor Badan Hukum 087/KPTS/ DINKOP_UKM/ 2016 yang ditandatangani oleh Penjabat Bupati PALI ; Drs Apriyadi atas nama Menteri Negara Koperasi dan UKM RI, pada 11 Februari 2016 lalu.

Menurut Ketua Koperasi PWI PALI Mandiri ; Joko Sadewo, pasca diterimanya dan disahkannya berkas legalitas Koperasi yang beranggotakan para pewarta di Bumi Serepat Serasan tersebut, para pengurus akan mengagendakan rapat pengurus untuk membahas program kerja dan penertiban administrasi koperasi.

"Saat ini kita akan mengagendakan rapat pengurus, yang selanjutnya akan juga dilaksanakan rapat anggota. Terutama untuk melengkapi administrasi koperasi," ujarnya di Kantor Koperasi PWI PALI Mandiri, di Komplek Flamboyan Kecamatan Talang Ubi, Rabu (6/4).

Untuk itu, ia juga menghimbau dan memberitahukan kepada para jurnalis yang bertugas di PALI, agar segera menghubungi pengurus, jika ada yang belum bergabung pada koperasi tersebut.

"Persyaratannya sama seperti di Koperasi lainnya, yakni mengisi form keanggotaan, dan membayar simpanan pokok dan wajib," tandas Pemimpin Redaksi PALI POST itu.

Ia menambahkan, bahwa dengan bersatunya para pewarta dalam sebuah badan usaha, diharapkan akan tercipta kesejahteraan anggota, dan menumbuh kembangkan perekonomian di PALI pada umumnya.

"Nanti koperasi ini bisa saja mengembangkan unit usaha simpan pinjam, jual sembako, maupun menjadi rekanan pemerintah dan swasta, sehingga diharapkan akan diperoleh Sisa Hasil Usaha (SHU) yang memadai setiap tahunnya," pungkas pria yang juga pernah menjadi pengurus koperasi serupa, selama 8 tahun itu.(**)

Jumat, 20 November 2015

,

PWI PALI Terima Bantuan Komputer dari Pertamina Adera

Penyerahan Komputer secara simbolis oleh Afrianto kepada Nurulfallah D SH


Pendopo, BeritaPALI
Untuk membantu kegiatan administrasi dan mempererat hubungan kerjasama Organisasi Profesi Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten PALI sebagai organisasi non-profit, PT Pertamina EP Asset 2 Field Adera memberikan bantuan 1 unit komputer yang diserahkan oleh Staf CSR Pertamina Adera; Afrianto dan diterima langsung Ketua PWI PALI; Nurulfallah D SH, Kamis (19/11) di Kantor BeritaPALI.

Disampaikan Afrianto, pihaknya berusaha  menjalin relationship dengan semua lapisan masyarakat termasuk media yang tergabung dalam organisasi profesi seperti PWI.

"Manajemen mau membantu karena PWI bukan merupakan suatu lembaga profit motiv seperti perusahaan yang melembagai sebuah media," paparnya.

Afrianto berharap agar hubungan yang baik antara Pertamina Adera dan PWI PALI akan menjadi lebih baik.

"Mudah-mudahan apa yang telah kami berikan ini dapat bermanfaat, mohon jangan dilihat dari sisi materinya tetapi dalam hal ini Pertamina Adera mempunyai kepedulian dan niat yang tulus untuk menjadi mitra bagi kawan-kawan wartawan," lanjutnya.

Sementara itu Ketua PWI PALI Nurulfallah D SH  mengatakan atas nama rekan-rekan wartawan se-PALI terutama kawan-kawan anggota PWI mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Pertamina Adera atas bantuan yang telah diberikan.

"Selain itu kami berharap Pertamina Adera dan teman-teman perusahaan migas lainnya yang ada di PALI, dalam rangka menyelaraskan pemikiran serta membangun potensi daerah melalui produktifitas migas kiranya dalam waktu dekat dapat bekerjasama dengan PWI mungkin juga dengan Pemerintah serta Dewan Pers dapat menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan khususnya bagi teman-teman PWI dan kehumasan se-PALI raya," imbuh Nurul.

Lebih lanjut Nurul mengatakan bahwa penyelenggaraan UKW tersebut dimaksudkan untuk mencegah miss-communication dan  berita yang tidak singkron dengan fakta-fakta dalam kehidupan bermasyarakat.

Teks/ Foto : Azwar
Editor : Azwar

Sabtu, 20 Desember 2014

, , , ,

Jaga Komunikasi antara Wartawan dan Pemegang Kebijakan PWI PALI Road Show ke jajaran SKPD

Pendopo, BP
Logo PWI
Jajaran Pengurus Persatuan Wartawn Indonesia (PWI) Cabang PALI akan melakukan Audiensi dengan jajaran pemkab pali dan sejumlah perusahaan swasta yang ada di sana,Kegiatan itu bertujuan untuk menjalin Komunikasi antara wartawan dan Pemegang Kebijakan.
“Dengan Audiensi ini bisa terjalin komunikasi yang positif antara pemegang kebijakan dan wartawan. Dengan prinsip demikian, maka para pemegang kebijakan lebih terbuka memberikan informasi menyangkut data dan fakta yang akurat kepada wartawan” ungkap Ketua PWI PALI, Marwito beberapa waktu lalu.
Menurutnya,pelaksanaan audiensi akan dilaksanakan selama dua minggu mulai dari 15-30 Desember. Dalam satu hari akan mengunjungi minimal tiga instansi. Pesertanya, seluruh Wartawan yang ada di PALI. Kegiatan ini tertuang dalam surat Keputusan PWI PALI No 21/PWI/kab-PALI/XII/2014.
“Audiensi juga untuk memperkenalkan Pengurus dan Anggota PWI PALI,wartawan yang ada di Pali. Dalam pertemuan ini gunanya untuk saling memberikan masukan antara wartawan dan SKPD. Dengan pola seperti itu,akan terjalin komunikasi yang baik sehingga kesalahan-kesalahan dalam pemberitaan dapat dihindari.” ujarnya.
Ditempat yang terpisa Sekretaris PWI Kabupaten PALI menambahkan, seluruh wartawan diharapkan dapat memberikan masukan,saran maupun kritik kepada pemegang kebijakan, tapi kritik yang membangun katanya.
Pesan dalam audiensi yang harus disampaikan adalah,bahwa wartawan itu adalah corong dari pemerintah untuk mengomunikasikan programnya kepada masyarakat. “Wartawan itu mitra dan kawan pemerintah,wartawan itu bukan lawan pemerintah, Dengan demikian birokrat tidak perlu alergi dengan wartawan”(Bp -02)

Jumat, 21 November 2014

, , ,

PWI PALI AKAN KIRIM PULUHAN WARTAWAN


UNTUK MENGIKUTI DISKUSI PANEL DAN UKW 



PALI, BP
LOGO PWI
Sesuai surat undangan dari PWI Sumsel no 118/PWI-SS/X1/2014 tentang Diskusi Panel mengenai sosialisai Undang - undang no 40 tahun 1999, acra tersebut akan diadakan pada kamis 20 november 2014 di Aula Candra dimuka Stisipol palembang pada pukul 009 sampai selesai.
Adapun pembicara dalam acara tersebut yakni ketua Dewan Pers, ketua PWI pusat, Kapolda dan Kajati Sumsel yang akan diikuti sebanyak sekitar 200 orang peserta dari humas- humas, dinas instansi, TNI, Polri, LSM, Wartawan, perguruan tinggi dan tokoh masyarakat.
Selanjutnya pada Jum'at dan sabtu tanggal 21- 22 november 2014 akan diadakan acara Uji Kompetensi Wartawan ( UKW ) yang akan digelar di Aula TVRI Palembang ( Tentative ), Adapun syarat mengikuti UKW ini, peserta megisi biodata, pas Foto 3x4 sebnyak 7 lembar dan membayar biaya Administrasi untuk tingkat Pimred sebesar Rp. 100.000,- perorang, untuk tingkat madya yakni Redaktur sebesar Rp. 500.000,- perorang dan muda ( wartawan )sebesar Rp. 300.000,- perorang.
Ketua PWI pali Marwito menindak lanjuti undangan dari PWI Sumsel, kepada wartawan kemarin, mengatakan akan meneruskan undangan tersebut, apabila ada wartawan yang mempunyai keinginan untuk menghadiri dan mengikuti 2 acara PWI Sumsel tersebut berencana akan mengirim puluhan wartawan untuk hadir. 
Kita akan berupaya mengirim puluhan wartawan asal Pali untuk mengikuti acara PWI tersebut yang tujuannya agar dapat menambah ilmu pengetahuan dan wawasan dalam melakukan tugas jurnalistiknya," ujar nya.
 

Rabu, 17 September 2014

, , , , , , , ,

PALI HEBAT..... Rp. 10 miliyar lebih cuma 3 KM

Proyek peningkatan sarana jalan Desa Prambatan -
Desa Karang Agung Kec Abab APBD Kab PALI th 2014
PALI - Warga Desa Prambatan Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sangat mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten PALI, karena walaupun Kabupaten PALI ini baru setahun berdiri, namun APBD Kabupaten PALI tahun 2014 sudah menganggarkan proyek peningkatan sarana jalan Desa Prambatan - Desa Karang Agung Kecamatan Abab sebesar Rp. 10.467.009.000,-


Namun sayang nya sarana jalan Desa Prambatan ke Desa Karang Agung itu,dengan dana sebesar Rp. 10 Miliyar lebih itu cuma di bangun sekitar 3 KM sedangkan separoh nya masih buruk dan keadaan rusak parah dan akses masyarakat ke dua desa itu belum lancar. demikian yang disam,paikan oleh Ismail warga Desa Prambatan kepada koran ini ( 17/8)

Dikatakan Ismail bahwa sarana jalan yang di bangun oleh Pemerintah Kabupaten PALI pada APBD Kabupaten PALI tahun 2014 ini,cukup besar dana nya lebih dari Rp.10 Miliyar tapi menfaat nya kurang begitu maksimal bagi masyarakat Desa Prambatan dan Desa Karang Agung, padahal kami di kedua Desa itu sebelum nya berharap kalau dengan dana sebesar itu bisa mendapatkan hasil yang maksimal, akses jalan kedua desa kami itu lancar dan mencapai target, dan yang paling utama kalau akses sarana jalan di kedua desa kami lancar, tingkat kejadian kriminal yang selama ini sering terjadi penodongan di jalan itu bisa berkurang, tapi sayang jalan cor beton itu cuma 3 KM, Tutur Ismail.
Dari investigasi koran ini kelapangan bersama tokoh masyarakat Abab,Paul Usman , membenarkan kalau proyek peningkatan sarana jalan Desa Prambatan ke Desa Karang Agung Kecamatan Abab itu, di APBD kabupaten PALI tahun 2014 ini cuma di bangun berkisar 3 KM dengan lebar sekitar 4 Meter tidak ada pondasi besi dan sarana jalan itu memang kelas Jalan Kabupaten. berarti sarana jalan itu telah menggunakan dana berkisar Rp. 3 Miliyar lebih perkilo meter nya.

lain lagi yang disampaikan oleh manto warga Kecamatan Abab. dikatakan nya kalau sarana jalan Desa Prambatan ke Desa Karang Aung itu, dengan dana lebih dari 10 Miliyar seharus nya di tingkatkan dengan aspal saja, asal bisa mencapai target Desa Prambatan ke Desa Karang Agung, daripada di Cor beton cuma 3 KM, itupun kami tidak yakin sarana jalan itu bisa bertahan lama, masalah nya sarana jalan itu tidak ada pondasi besi, sementara diketahui kalau sarana jalan itu merupakan akses mobilisasi kenderaan berat mengangkut buah kelapa sawit dari PT.Golden Blonsum Sumatera, ujar Manto.

Hal senada juga dikatakan Sekretaris Desa Prambatan Marly, bahwa sarana jalan cor beton itu sepertinya tidak bertahan lama bisa dinikmati masyarakat di sekitar itu, pasalnya pada saat ini saja belum lama selesai dikerjakan sudah kelihatan batu-batu nya sudah banyak yang berhamburan keluar dari coran.

Sementara itu terkait hal ini Kepala Dinas PU Kabupaten PALI, Ferry waktu dikonfirmasikan melalui sms (17/9) tidak memberikan jawaban. sedangkan sebelum nya pengerjaan proyek jalan ini perna ditanyakan langsung ke Pejabat Bupati PALI,Ir.H.Heri Amalindo,MM, dikatakan Heri kalau Proyek itu sudah sesuai RAB " Memang begitulah RAB nya," katanya melalui sms (AB)

*) Pali Post

Senin, 19 Mei 2014

, , , ,

PWI KABUPATEN PALI TERBENTUK

Pengurus PWI PALI bersama dengan PWI Cabang Sumsel
Pendopo,PALI (15/5)
Kepengurusan PWI Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Propinsi Sumatera Selatan telah. Resmi terbentuk pada Hari Kamis,15 Mei 2014.

Perhelatan yang diselenggarakan di Balai Serba Guna Talang Ubi Pendopo tersebut selain dihadiri 81 Wartawan PALI, 21 Media, juga dihadiri Ketua PWI Cabang Sumsel.

Pemilihan Ketua dan Pengurus PWI PALI berlangsung aman dan lancar dengan komposisi :


NamaJabatan
MarwitoKetua
Hengky YohanesWakil Ketua Bidang Organisasi
Nurulfallah D, SH               Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan
Indra Setia HarisWakil Ketua Bidang Pendidikan
Mei KusumaSekretaris
Joko SadewoWakil Sekretaris 1
DarmawanWakil Sekretaris 2
Nur Alam Wakil Sekretaris 3
Agus Black Bendahara

Adapun program yang paling mendesak dari pengurus yang hanya bertugas selama 1 tahun ini adalah : Pelantikan, Sekretariat dan atribut, Invetarisasi keanggotaan dan Orientasi.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Cabang Sumsel yang diwakili Ketua Bidang Pembelaan Wartawan, Agus menyatakan bahwa PWI Sumsel gembira akan adanya Pembentukan PWI PALI ini. "Kami senang melihat antusias rekan-rekan media di PALI ini, karena meski baru saja pemekaran kabupaten tapi sudah puluhan media dan wartawan tumbuh disini.Hal ini diluar yang kami duga selama ini. Maka kami berharap pengurus yang baru saja terpilih ini dapat mengakomodir seluruh kegiatan dan kepentingan rekan-rekan semua, sekaligus menjalin kerjasama dengan semua elemen masyarakat di PALI ini dengan berpedoman kepada kode etik,PDPRT dan Undang-Undang Pers " demikian Agus.

Sementara itu Jon Herry selaku Ketua Bidang Organisasi PWI Cabang Sumsel menambahkan bahwa kedepan diharapkan seluruh Jurnalis PALI dapat meningkatkan status keanggotaannyaa melalui pendidikan jurnalistik, Orientasi dan UKW.(01)