Sabtu, 06 Desember 2014

, , ,

Letkol. Purn. H. Anwar Mahakil, SH : "2 Tahun PALI, Barometer dan Evaluasi"

H. Anwar Mahakil, SH
Menjelang peringatan hari ulang tahun (HUT) terbentuknya Kabupaten PALI yang kedua 14 Desember 2014, BeritaPALI sebagai media independen mewawancarai secara khusus founding father PALI yang juga merupakan ketua dewan presidium Kabupaten PALI, Letkol. Purn. H. Anwar Mahakil, SH di kediamannya Desa Mangku Negara Kecamatan Penukal Kab. PALI pada Rabu (3/12).

BP (BeritaPALI) : “Apa yang menjadi dasar Dewan Presidium menetapkan bahwa peringatan HUT Kab. PALI jatuh pada tanggal 14 Desember, bukan 22 April yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten PALI?”

H. Anwar Mahakil (HAM) : “Kita berkiblat kepada Undang-Undang dan momentum secarah terbentuknya Kabupaten PALI, seperti yang kita sama-sama ketahui bahwa puncak perjuangan PALI itu sendiri adalah pada saat diketuknya palu dewan perwakilan rakyat pada tanggal 14 Desember 2012 yang menyetujui pembentukkan Kabupaten PALI. Dan lahirnya UU No. 7 Tahun 2013 merupakan repleksi dari momentum tersebut. Sedangkan 22 April 2013 merupakan hari pelantikan penjabat Bupati PALI. Nah, ditarik garis pemikiran dari dua momentum tersebut secara hukum dan historis manakah yang lebih afdol?”

BP : “OK pak, sekarang setelah 2 Tahun PALI, menurut pandangan bapak apa yang menjadi barometer atau tolak ukur kemajuan PALI itu sendiri, sekaligus pertanyaan ini sebagai suatu bentuk evaluasi dari kacamata Dewan Presidium?”

HAM : “Merunut kepada UU No. 22 tahun 1999 yang menyebutkan bahwa penjabat Bupati itu diangkat selamanya 1 Tahun. Maka seharusnya 6 Bulan masa jabatan tersebut sudah dapat menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya. Namun kenyataannya saat ini sudah diperpanjang 1 Tahun, apakah menurut Anda sudah lengkap sesuai dengan amanah Undang-undang?.”
“Sekarang ada beberapa hal prinsip yang seharusnya sudah terpenuhi diantaranya :

1. Badan Pusat Statistik (BPS)
Barometer keberhasilan pembangunan semestinnya dapat tergambar secara lengkap dan utuh didalam kelembagaan ini. Sehingga PALI itu sendiri dapat tergambar dengan jelas apabila sudah ada data kongkrit (statistic tersebut).

2. Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD)
Apakah SKPD ini sudah optimal dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab dibidangnya masing-masing dan apakah sumber daya manusia (SDM)nya cukup mampu menterjemahkan kebijakan sesuai dengan aturan yang ada, dan lebih prinsip apakah mereka memahami dan memiliki ikatan emosional dengan karakteristik masyarakat PALI. Maka untuk itu perlu adanya pembenahan. Yaa kalau masyarakat Penukal yang mempunyai ikatan emosional tentu saja adalah orang Penukal itu sendiri.

3. Ailh Teknologi
Hendaknya bercermin kepada UU perburuhan, kita akui memang SDM kita masih lemah tetapi seharusnya yang terpikirkan oleh kita bagaimana merubah dan mendidik SDM tersebut hingga mampu bekerja dan berkarya paling tidak setara dengan mereka yang dipekerjakan di perusahaan dan dinas instansi yang ada di PALI. Maksud saya tidak semestinya dari pertama bekerja menjadi seorang driver sampai mati tetap menjadi driver.

4. Sarana dan Prasarana
Seharusnya 2 Tahun usia PALI ini, kita tidak lagi menumpang apalagi menyewah sarana dan prasarana pihak lain. Minimal sudah ada tata ruang sesuai grand design Kabupaten PALI itu sendiri. Artinya paling tidak sudah ada penataan Ibukota Kabupaten. Namun seperti yang kita lihat dan ketahui saat ini masih menumpang dan mengontak di sana-sini.
Satu hal yang masih menjadi catatan bagi saya mengenai logo kabupaten PALI. Saya menilai tidak representative mewakili negeri ini. Salah satu pertanyaan saya apakah seluruh rakyat PALI ini menggantungkan hidupnya dari Migas seperti yang termaktup dalam simbol logo yang saat ini kita gunakan?”

BP : “Kembali ke kegiatan HUT PALI ke-2 ini, apa saja yang akan diselenggarakan?”

HAM : “Karena keterbatasan waktu dalam hal ini saya hanya mendanai kegiatan tersebut, segala sesuatunya saya ingin tidak ada campur tangan saya. Namun seperti apa yang disampaikan oleh panitia pelaksana beberapa kegiatan diantaranya Lomba Bidar, pertandingan bola voli putra dan putri, catur dan gaple. Momen ini hendaknya dapat diikuti oleh khalayak terutama kaum muda yang akan memegang estapet perjuangan PALI kedepan.”

BP : “Terakhir, apa pesan bapak menjelang peringatan 2 Tahun PALI?”

HAM : “Jujur, dari hati kecil saya masih berharap kepemimpinan penjabat Bupati PALI (yang saya maksud Heri Amalindo), dalam hal ini secara pribadi masih dapat kita benahi dan kita ajak bermusyawarah untuk bagaimana PALI kedepan. Sesuai dengan semangat dan cita-cita berdirinya Kabupaten PALI ini.”
“Secara khusus, saya berharap para awak media seperti Anda dan rekan-rekan yang lainnya selalu ikut berkontribusi mengawal pembangunan dan kebijakan yang ada. Sebab pena wartawan lebih tajam dari sebilah pedang.”(PL/Jgd/AA)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Komentar via Facebook