| Suasana saat karyawan PT. MHP melakukan demo |
Rambang Dangku - Ratusan Karyawan PT Musi Hutan Persada (MHP) dari wilayah 2 Air Kemang PALI, senin (30/3) melakukan aksi demo di kantor Lokner MHP Niru Kabupaten Muara Enim,
Menurut Eliyanson, ketua FSBDSI Kabupaten Muara Enim mengatakan maksud kedatangan meraka adalah mempertanyakan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak yang dilakukan oleh PT MHP terhadap ratusan karyawannya dan meminta penjelasan dari managemen PT MHP.
"Selain itu kami juga mempertanyakan mengapa perusahaan membatasi dan menghapus jam lembur, pensiun dini dan lainnya." Tegasnya
Sementara itu, Aminulah mewakili Pihak Managemen PT MHP didampingi Topan Syarif, mengakatakan para pendemo tentu sudah sangat paham bahwa sejak Tahun 2011 sampai saat ini PT MHP mengalami kerugian.
"Berdasarkan audit perusahaan bersama-sama dengan serikat di Tahun 2012 menyakinkan kebangkrutan mengurangi karyawan evisiensi sudah 802 org karyawan dikurangi sejak tahun 2012 kami bersama serikat berupaya untuk melakukan evisensi dibina melalui evaluasi setelah mencapai target memang kajian kita terhadap kondisi prusahaan, dalam posisi sekarangg mengalami kerugian 300 miliar ditahun ini," ungkap Aminulah.
"Secara besinergi untuk mengurangi beban biaya dan menyelamatkan prusahaan evisiensi progam dengan kekuatan yang ada kami sedang terpuruk PT MHP menyuplai kayu belum sesuai. Diharapkan kita bersama serikat sepakat untuk melakukan evisiensi makanya ada karyawan di PHK dikaji dari semua sektor, semua lini,"cetus Amin,(Hr)