*) Oleh: Aris Danu
INILAHCOM, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memastikan pilkada serentak yang akan digelar Desember 2015 aman dan terkendali.
Mendagri sudah berkoordinasi dengan KPU, TNI dan Kepolisian untuk menjaga pelaksanaan pilkada serentak agar berjalan aman dan kondusif.
"Pemilu serentak kan kerja kita semua. Kepolisian, pemerintah, TNI, akan ikut mengamankan. Potensi chaos hanya empat atau enam daerah, jadi dijamin akan aman," tandas Tjahjo di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (8/3).
Mendagri mengatakan, penyelenggaraan pilkada serentak akan meminimalisasi terjadinya konflik. Dari sisi anggaran juga akan lebih efisien.
"Dari sisi efisiensi dan efektifitas, karena kalau tidak (serentak) hampir setiap hari itu ada pilkada. Yang utama adalah bagaimana hak-hak rakyat itu bisa terpenuhi," ujarnya.
Tjahjo menambahkan, pilkada serentak pada desember 2015 akan digelar di sekitar 273 daerah provinsi dan kabupaten.
"Setelah 2015 serentak, 2017 juga digelar serentak atau serentak totalnya 2027 meliputi semua provinsi," tandasnya.[yha]
![]() |
| Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo |
Mendagri sudah berkoordinasi dengan KPU, TNI dan Kepolisian untuk menjaga pelaksanaan pilkada serentak agar berjalan aman dan kondusif.
"Pemilu serentak kan kerja kita semua. Kepolisian, pemerintah, TNI, akan ikut mengamankan. Potensi chaos hanya empat atau enam daerah, jadi dijamin akan aman," tandas Tjahjo di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (8/3).
Mendagri mengatakan, penyelenggaraan pilkada serentak akan meminimalisasi terjadinya konflik. Dari sisi anggaran juga akan lebih efisien.
"Dari sisi efisiensi dan efektifitas, karena kalau tidak (serentak) hampir setiap hari itu ada pilkada. Yang utama adalah bagaimana hak-hak rakyat itu bisa terpenuhi," ujarnya.
Tjahjo menambahkan, pilkada serentak pada desember 2015 akan digelar di sekitar 273 daerah provinsi dan kabupaten.
"Setelah 2015 serentak, 2017 juga digelar serentak atau serentak totalnya 2027 meliputi semua provinsi," tandasnya.[yha]
