Bentuk solidaritas ini dilakukan dengan unjuk rasa dan orasi mengkampanyekan penolakan terhadap segala bentuk tindak kekerasan dan premanisme di Kota Prabumulih. Selain itu juga PWI dengan LJKP membuat Surat Terbuka yang ditujukan kepada seluruh komponen dan unsur Masyarakat Prabumulih untuk bersama menciptakan suasana yang aman dan kondusif, juga meminta pihak Polres segera menindak pelaku pembacokan itu. Surat terbuka itu selain ditebarkan ke masyarakat dilokasi orasi, juga di sampaikan kepada salah seorang personil intel Polres yang sedang bertugas.
Ketua PWI Prabumulih, Abdullah Doni berharap agar pihak Polres Prabumulih segera dapat mengungkap dan menangkap pelaku tindak kriminal yang dilakukan oleh preman itu. "Kami berharap dan sangat yakin pihak Polres mampu secepatnya menyikapi dan menindak aksi-aksi premanisme yang marak belakangan ini, di Kota Prabumulih" ujar Doni.
Hal senada juga dituturkan Ketua LJKP Bambang Irawan dan sekretarisnya Anja Rolanza, mereka mengecam segala bentuk aksi kekerasan, dan menghimbau masyarakat untuk membantu aparat kepolisian dalam menciptakan suasana aman dan kondusif. "kami sangat mengecam segala bentuk tindak kekerasan dan premanisme, kami berharap hendaknya kita bersama aparat kepolisian menjaga suasana yang aman dan nyaman" tutur keduanya besahutan.
Tak kurang dari 100 orang pengunjuk rasa dari keempat organisasi dan lembaga tersebut ikut dalam aksi yang tertib dan kondusif ini. Unjuk rasa dimulai dari depan Tugu Patung Kuda Jalan Padat Karya kemudian dilanjutkan di depan Gedung Pasar Tradisional Modern (PTM). Setelah berorasi dan penggalangan dana secara sukarela rombongan langsung menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih untuk membesuk Syukurman yang masih dalam proses penanganan medis, sekaligus menyerahkan bantuan yang telah terkumpul kepada keluarga korban. Total dana yang terkumpul dalam aksi peduli dan simpati ini adalah sebesar Rp. 4.859.000,- dengan. Dana senilai empat juta itu berasal dari HIPMI dan JPC, sedangkan sisanya dari sumbangan partisipan dan masyarakat Prabumulih. ( usman basir )
Berita PALI