Berita PALI.com-Dalam tiga pekan belakangan ini kalangan petani karet khususnya kabupaten penukal abab lematang ilir PALI sedikit tersenyum karena harga karet di Komoditi andalan kini mulai merangkak naik, sedikit mengalami peningkatan walau belum seberapa, namun ini adalah awal dari harapan masyarakat
Pantauan Berita PALI dari berbagai tempat dilapangan sudah tiga pekan ini kenaikan harga karet sudah mulai naik perlahan walau tidak terlalu signifikan. namun ini sedikit membawa angin segar bagi para petani karet.
Dari harga dibawah 6000 rupiah Perkilo gramnya namun sekarang bisa tembus 7000 rupiah.ini sedikit membawa harapan agar bagi petani karet dan harapan masyarakat mudah mudahan dengan adanya peningkatan harga ini terus disetiap minggunya,seperti diungkapkan Amirudin (42) salah satu petani karet asal Desa Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi saat menjual karet di Pasar Kalangan Desa Tersebut Minggu (31/5) bahwa kenaikan ini sedikit membantu penghasilannya, untuk menutupi kebutuhan sehari hari.
"Lumayanlah dari pada kemarin kemarin harga cuma dibawah 6000 rupiah Per Kilogram hari ini bisa tembus 7000 rupiah.sedikit membawa harapan yang mudah mudahan harga naik ini terus meningkat tiap minggunya" harapnya.
Lain hal dengan Irawan (26) petani Karet asal Desa Sebadak ,dia menyambut dingin akan hal ini dikatakannya walau naik tapi hasil getah berkurang karena sekarang ini sudah memasuki musim kemarau.dan harga-harga kebutuhan pokok hampir semua mengalami kenaikan.
"Walau sudah naik harga getah,namun belum sebanding dengan harga bahan pokok,karena sekarang harga kebutuhan sehari hari terus melambung,apalagi menghadapi Puasa nanti pasti harga sembako makin mahal,dan juga hasil sadapan berkurang karena ini sudah masuk kemarau." sambungnya.
Hal itu dibenarkan oleh Apri (30) Toke karet asal Desa Karta Dewa,bahwa memang sudah Tiga minggu ini dia membeli karet ke petani dengan menaikan sesuai harga di pasaran.
"Aku jual di Remailing harganya naik sedikit jadi aku beli juga kepetani disesuaikan,tapi kalau di Remailing turun ya turun pula aku belinya".ditanya akan terus mengalami kenaikan atau tidak harga getah,Apri menjawab datar bahwa dia tidak tahu akan hal itu
"Pokonya aku beli getah sesuai di pasaran,kalau dipabrik remiling naik saya membeli juga ikut naik tapi kalau turun pasti turun juga, karena aku kejar keuntungan jangan sampai rugi namun tidak menekan harga ke petani,supaya kita sama-sama menguntungkan "jelasnya (Hst)