Berita PALI.com-Akibat musim kemarau yang cukup berkepanjangan dibeberapa bulan terakhir ini,sehingga membuat sawah sungai kekeringan juga diberbagai tempat masyarakat sudah mengelukan susahnya air bersih tapi tidak hanya itu saja juga hampir seluruh akses jalan kini mulai berdebu ditambah lagi mobil truck angkutan batubara armada tetap yang selalu kompoy rutin dikabupaten PALI menjadi salah satu pemasoknya dedu yang selalu berterbangan dari dalam bak mobil tersenbut di jalan lintas kabupaten sekayu tepatnya dari desa talang bulang sampai desa panta dewa
Dengan kondisi seperti ini pengendara perlu extra hati hati karena jarak pandang tidak terlalu jelas juga Dampak debu itu sendiri sudah mulai terasa oleh masyarakat seperti yang diungkapkan Andre warga asal babat setiap harinya melintas mengunakan jasa jalan
"mata kami peri pak setelah bermotor karena banyaknya debu yang berterbangan apa bila saat melintas ditambah lagi banyaknya truck angkutan batubara yang melintas menebarkan debu di sepanjang jalan ini mengakibatkan sesak nafas serta flu bercampur batuk " ungkapnya
Adanya kondisi seperti ini sangat disayangkan oleh Mulyadi salah satu tokoh masyarakat,abab karena belum adanya tindakan dari pemerintah,terutama dari dinas kesehatan kabupaten Pali terkait debu yang bertebaran dikawasan bumi Serepat Serasan ini.
"Jalan kita rata-rata dipenuhi oleh debu serta polusi dari kendaraan yang melintas, terutama jalan dari simpang empat panta dewa menujuh talang bulang yang sering dilalui mobil batu bara. Namun sangat disayangkan, belum adanya tindakan dari pemerintah daerah(pemda) terkhusus dari dinas kesehatan untuk menanggulangi keadaan ini."paparnya.
Dia juga menambahkan bahwa bahayanya polusi debu dan asap kendaraan bisa menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan(ispa) yang banyak dialami oleh masyarakat sepanjang jalan tersebut.
"Debu dan polusi asap kendaraan ini sangat membahayakan bagi kesehatan masyarakat sepanjang jalan yang dilalui kendaraan batu bara tersebut. Bagaimana masyarakat kita menjadi sehat kalau dari pemda terutama dari dinkesnya saja kurang perhtian terhadap Kesehatan masyarakat perlu dikatahui bahwa kesehatan itu adalah sangat utama bagi kemajuan suatu daerah." Tutupnya (St)
(Biro Pali)