MUARA ENIM, BP -- Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), pada tanggal 9 Desember mendatang, Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Muara Enim, ikut serta mengamankan dan meminta seluruh calon Bupati / wakil bupati, agar bisa menjaga kenyaman dan keamanan, dan tidak termakan issu yang memanaskan pemilihan nanti.
Saat dikonfirmasi Kapolres AKBP Nuryanto SIk, mengatakan setelah berpisah dari kabupaten Induk, kepolisian Resort (Polres) ikut serta dalam menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kabupaten PALI, pada tanggal 9 Desember mendatang, anggota di terjunkan untuk mengamankan seluruh aktifitas pemilihan. Kamis (20/8)
Dia meminta seluruh calon Cabup/ cawabup agar bisa menjaga kenyaman, dan pada kampanye tiba, seluruh calon agar bisa bersaing dengan sehat, kepada seluruh masyarakat agar tidak termakan issu yang hangat, dan jangan sampai menimbulkan kericuhan antar sesama.
"Disini pihaknya menerjunkan 1.500 personil, untuk membantu proses pilkada nantinya, anggota sudah menyiapkan diri, baik itu bersenjata lengkap, maupun anggota baju preman, dan di setiap desa, kelurahan, kecamatan, ditempatkan anggota intelejen yang siap memberikan informasi tentang pilkada ini," ujarnya.
Dirinya mengharapkan kepada seluruh timses, maupun massa yang mendukung calonnya, agar tidak memancing kericuhan, dan bisa menjaga pilkada pali tetap aman, tertib, serta kondusif, agar pilkada tetap berlanjut dengan semestinya.(Dharmawan)
Saat dikonfirmasi Kapolres AKBP Nuryanto SIk, mengatakan setelah berpisah dari kabupaten Induk, kepolisian Resort (Polres) ikut serta dalam menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kabupaten PALI, pada tanggal 9 Desember mendatang, anggota di terjunkan untuk mengamankan seluruh aktifitas pemilihan. Kamis (20/8)
Dia meminta seluruh calon Cabup/ cawabup agar bisa menjaga kenyaman, dan pada kampanye tiba, seluruh calon agar bisa bersaing dengan sehat, kepada seluruh masyarakat agar tidak termakan issu yang hangat, dan jangan sampai menimbulkan kericuhan antar sesama.
"Disini pihaknya menerjunkan 1.500 personil, untuk membantu proses pilkada nantinya, anggota sudah menyiapkan diri, baik itu bersenjata lengkap, maupun anggota baju preman, dan di setiap desa, kelurahan, kecamatan, ditempatkan anggota intelejen yang siap memberikan informasi tentang pilkada ini," ujarnya.
Dirinya mengharapkan kepada seluruh timses, maupun massa yang mendukung calonnya, agar tidak memancing kericuhan, dan bisa menjaga pilkada pali tetap aman, tertib, serta kondusif, agar pilkada tetap berlanjut dengan semestinya.(Dharmawan)
