| Wabup PALI Ferdian Andreas Lacony S.Kom, MSi bersama Humas UPTD Candi Ardani, Zumrowi, dan Habibi. |
Tanah Abang, BeritaPALI -- Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony, S.Kom.MSi bersama isteri Ny. Sari Widiawati Amd, dan Habibi Cik'ading kunjungi Candi dan Pusat Wisata PALI "Bumi Ayu" pada Sabtu (27/2) dalam kunjungan tidak resminya itu disambut beberapa staf UPTD. Diantaranya Suryana, Maroli, Nopera, Ardani, Sarinah, Eka dan lainnya.
Dalam kunjungan itu Ferdian disamping melihat suasana Candi, juga makan bersama dengan keluarga dan para staf UPTD Candi. Tidak banyak memberikan arahan tetapi sebaliknya mendengarkan penjelasan dari para pegawai Candi.
Seperti yang disampaikan Ardani Ama Pd. selaku Humas Candi Bumi Ayu " perkembangan dan kemajuan Aset Wisata PALI ini berjalan seperti merangkak. Bahkan jalan ditempat, buktinya sejak dibuka tahun 1992 hingga saat ini belum menunjukkan wajah Candi dan belum memiliki nilai jual. Hal ini disebabkan belum seriusnya perhatian pemerintah terhadap masa depan cagar budaya ini. Apalagi dalam manajemen pengelolaannya masih di kelola oleh Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi. Sementara antara BPCB Jambi dengan Disporabudpar PALI dalam hal ni diwakili UPTD Pariwisata Candi Bumy Ayu belum sinkron " Ujar Ardani.
Harapan Kepala UPTD Bumi Ayu Fahrurozi melalui Humas Ardani AMd kiranya agar antara BPCB Jambi dalam hal ini UPTD Purbakala Candi Bumi Ayu dengan UPTD Pariwisata Bumi Ayu serta instansi terkait dapat duduk bersama untuk menyamakan persepsi dalam membangun dan memajukan aset wisata Candi Bumi Ayu.
| Wabup dan Isteri makan bersama di pelataran Candi Bumi Ayu |
Hal lain yang menjadi masalah adanya Aturan tentang kepurbakalaan yang melarang pihak Pariwisata untuk lebih mengeksplor potensi wisata ini, Untuk itu dipandang perlu adanya aturan yang dibuat oleh Pemkab PALI guna mengatasi permasalahan ini.
Sementara Wakil Bupati PALI menyampaikan ucapan terima kasih atas informasi tersebut " Terima kasih atas informasinya, dan ini akan kita kaji dan kita koordinasikan kepada semua pihak yang berkenaan dengan masalah ini untuk perbaikan dan pembangunan situs purbakala dan aset wisata Bumi Ayu ini " demikian ujar Ferdian ******* (Ano)