Kamis, 21 April 2016

,

Puisi kiriman Ilham "muach" Ilyas



PUISI GUSMUS....


Sungguh engkau menakjubkan, wahai manusia!
Saat lahir, kau diadzankan di telingamu tanpa sholat.
Dan saat mati, kau disholatkan tanpa Diawali adzan.

Sungguh engkau menakjubkan, wahai manusia!
Saat lahir, kau tidak tahu siapa yang mengeluarkanmu dari perut ibumu.
Dan saat mati, kau tidak tahu siapa yang memasukkanmu ke dalam kubur.

Sungguh engkau menakjubkan, wahai manusia!
Saat lahir, kau dimandikan dan dibersihkan.
Dan begitu pula saat mati, kau dimandikan dan dibersihkan.

Sungguh engkau menakjubkan, wahai manusia!
Saat lahir, kau tidak tahu siapa yang riang gembira atas kelahiranmu.
Dan saat mati, kau pun tidak tahu siapa yang menangis sedih atas kematianmu.

Sungguh engkau menakjubkan, wahai manusia!
Saat di perut ibu, kau berada di ruang yang sempit lagi gelap.
Dan saat mati, kau pun berada di ruang yang sempit lagi gelap.

Sungguh engkau menakjubkan, wahai manusia!
Saat lahir, kau dibungkus dengan kain untuk menutupimu.
Dan saat mati, kau pun dibungkus dengan kain untuk menutupimu.

Sungguh engkau menakjubkan, wahai manusia!
Saat lahir dan tumbuh besar, orang-orang bertanya tentang prestasi dan kebaikan-kebaikanmu.
Dan saat mati, malaikat akan bertanya tentang amal-amal yang pernah kau perbuat.

Lalu . .
Apa yang telah kau siapkan untuk akhiratmu?

SUBHANALLAH ..

*****************************

"1 JAM UNTUK 1 KEHIDUPAN"


Suatu hari Seorang anak kecil datang kepada ayahnya dan bertanya: "Apakah kita bisa HIDUP tidak berdosa selama hidup kita?"

Ayahnya memandang kepada anak kecil itu dan berkata :
" Tidak, nak… ".

Putri kecil ini kemudian memandang ayahnya dan berkata lagi… " Apakah kita bisa HIDUP tanpa berdosa dalam setahun…?"

Ayahnya kembali menggelengkan kepalanya, sambil tersenyum kepada putrinya.
." Oh ayah, bagaimna kalau 1 bulan, Apakah kita bisa HIDUP tanpa melakukan kesalahan…?"

Ayahnya tertawa…
"Mungkin tidak bisa juga,nak".
.
."Oke ayah, ini yang terakhir kali. Apakah kita Bisa HIDUP tidak berdosa dalam 1 Jam saja…?"

Akhirnya ayahnya mengangguk.
"Kemungkinan besar,bisa nak"

Anak ini tersenyum lega…. " Jika demikian, aku akan HIDUP BENAR dari jam ke jam, ayah…
Lebih mudah menjalaninya dan aku akan menjaganya dari jam ke jam, sehingga aku dapat HIDUP dengan BENAR…

HIDUPLAH 1 JAM TANPA :
➡TANPA kemarahan
➡TANPA Hati yang Jahat
➡TANPA Pikiran Negatif
➡TANPA Menjelekkan Orang
➡TANPA Keserakahan
➡TANPA Pemborosan
➡TANPA Kesombongan
➡TANPA Kebohongan
➡TANPA Kepalsun.
➡TANPA Kedzoliman

Lalu ulangi lagi untuk 1 jam berikutnya
HIDUPLAH 1 JAM DENGAN HATI penuh . . . . . . . .
Dengan KASIH kepada Sesama
Dengan DAMAI dan KESABARAN
Dengan KELEMAH LEMBUTAN dan KEMURAHAN HATI
Dengan KERENDAHAN HATI dan KETULUSAN
Dengan BAIK SANGKA dan jiwa LAPANG DADA terhadap sesama kita
Mulailah dari Jam ini1 JAM yang SEDERHANA, tapi Akan BERARTI bagi PERJALANAN 10tahun KEDEPAN, Bahkan Mungkin Sampai AKHIR HAYAT...

Pendopo PALI, 21 April 2016


















Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Komentar via Facebook