Jumat, 28 November 2014

, , , ,

BBM Naik, Harga Sembako Ikut Naik



PALI, BP
Drs. Kusmayadi
Pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), yang ditetapkan pemerintah beberapa waktu lalu, berimbas pada  kenaikan harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) hingga mencapai  20 persen dari harga sebelumnya di Pasar Inpres Pendopo.
Kapala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Drs. Kus‎mayadi mengakui kenaikan harga Sembako terjadi pasca kenaikan harga BBM yang ditetapkan oleh pemerintah beberapa waktu lalu.
Hasil pendataan yang dilakukan oleh petugas Disperindag. Kabupaten PALI semua harga barang sembako mengalami kenaikan 15 hingga 20 persen.
“Semua Sembako, seperti sayur, minyak goreng, beras dan dan lainya mengalami kenaikan dari 15 persen sampai 20 persen dari harga sebelumnya,” kata Kusmayadi, ketika dibincang wartawan, Rabu (26/11).
Ia menambahkan, kenaikan harga tersebut cukup wajar mengingat hampir keseluruhan Sembako tersebut diambil di luar ibukota Pendopo, menggunkan kendaraan sehingga kenaikan BBM sangat berdampak pada kenaikan harga Sembako serta barang lainya.
“Kenaikan tersebut sangat wajar, karena biaya transportasi juga naik akbibat harga BBM naik, seperti sayur-sayuran pedagang membeli para petani di Pagaralam, ikan mengambil di Kota Lubuk Linggau dan lainnya,” ungkap Kusmayadi.
Lanjut Kusmayadi,  ada juga pedagang yang menaikan harga sendiri yang artinya stok barang lama namum pasca kenaikan BBM mereka lansung menaikkan harga.
Kenaikan harga tersebut menjadi hal yang biasa terjadi dilakukan oleh para pedagang pasca kenaikan harga BBM, pihak Disperindag pun belum dapat melakukan Operasi Pasar Murah (OPM) mengingat terbatasnya anggaran untuk tahun ini,” jelas Kusmayadi seraya mengatakan pasar murah akan dilakukan menjelang hari puasa dan Hari Raya Idul Fitri(wito)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Komentar via Facebook