Selasa, 21 Juni 2016

Uji Kopetensi Melahirkan Tenaga Kerja Profisional,Bukan Ajang Pengurangan TKS

Berita PALI, - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir(PALI),Marta Dinata MS, mengapresiasi terlaksananya uji kompetensi Tenaga Kerja Sukarela(TKS) yang baru saja digelar oleh Pemkab PALI Minggu kemarin(19/06)

Menurut Marta, tes tersebut bukanlah cara pemkab PALI melakukan pengurangan tenaga kerja,melainkan suatu cara untuk mencari tenaga kerja yang bermutu dan profesional, sesuai yang dibutuhkan oleh jajaran pemerintah.

"Yang mengatakan uji kompetensi itu pengurangan itu salah besar. Kita ini mencari tenaga kerja yang handal, profesional serta bermutu,dalam setiap bidangnya.dari 5000 TKS yang mengikuti uji kompetensi tersebut semuanya bermutu, maka semuanya lulus juga." kata Marta Dinata, saat dibincangi Berita PALI di kantor PDI Perjuangan dibilangan dijalan Merdeka, Kecamatan Talang Ubi Pendopo,Senin sore(20/06).

Menurutnya,bermutu dan profesional dalam hal ini tidak hanya pintar saja.Kalau dia rajin,aktif,dan selama ini juga dia memang membantu Pemkab PALI dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat PALI itu tetap bisa direkrut atau diterima. Terbukti, 5000 peserta yang ikut uji kompetenso kemarin, itu kan sesuai dengan absensi kehadiran TKS selama dia bekerja."sambung ketua DPC partai kepala Banteng di PALI ini.

Selain itu marta sangat berharap,uji kompetensi TKS yang bekerjasama dengan Universitas Sriwijaya(Unsri) itu,mendapatkan hasil yang objektif secara profesional untuk menghasilkan TKS yang berkompeten Sehingga,mereka bekerja nantinya memiliki kualitas sesuai dengan minat dan potensinya masing-masing.

"Sekali lagi, saya ingatkan kepada para TKS, bahwa kalian adalah membantu pemerintah dalam pelayanan kepada masyarakat dibumi serepat serasan ini." kata pria Asli Tanah Abang ini.‎

Terpisah,Bella Cahnia,salahsatu TKS SKPD yang ada di Pemkab PALI,tidak merasa keberatan dan mendukung dengan adanya tes uji kompetensi ini karena menurutnya bella Kalau memang dia rajin dan berkemampuan dia tidak akan merasa rugi untuk mengikuti tes ini.dan uji kompetensi ini dilakukan untuk membuktikan bahwa TKS tersebut benar-benar mengingikan pengabdian untuk PALI.

"Walaupun ada pengurangan berarti yang dikurangi itu yang kurang rajin dan bermalas-malasan dalam bekerja dan melayani masyarakat, kalau dia rajin pasti akan bertahan." Ujar gadis jebolan SMA YKPP Pendopo ini.(Hr)
Berita PALI

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Komentar via Facebook