Penukal, BP
Limbah minyak diduga milik pertamina field pendopo genangi anak sungai
sebagut kampung II desa babat kecamatan penukal kabupaten penukal abab
lematang ilir (PALI)
penduduk kampung II desa babat merasah resah dengan adanya minyak mentah
milik pertamina yang mengenangi anak sungai bertepat dibawah pemukiman rumah
warga
Menurut "Darmadi" salah satu warga yang terkena dampak minyak diduga milik
pertamina kepada media saat jumpa pers di kediamannya menyampaikan awalnya
kejadian pada hari sabtu malam minggu 14/12 sekitar pukul 23wib anak beliu
mengalami bersin bersin bahkan ada yang mual mau muntah tutur darmadi
Begitu melihat anaknya demikian Darmadi keluar rumah mencari tau sumber
aroma kurang sedap tersebut ternyata berasal dari bau minyak mentah yang
mengeluarkan bau sangat menyengat hidung
Dan genangan minyak mentah berwarna hitam Kecolatan itu mengenangi air yang
ada di bawah rumah panggung kediaman darmadi saat itu air sungai sedang
meluap dari bandaran sungai induk sebagut, sehingga air sampai ke pemukaan
rumah namun disayangkan menurut darmadi sejauh ini belum ada satupun pihak
Pt pertamina atau Pt.Mesitech yang menyambangi warga yang terkena dapak
limbah minyak apa lagi bicara soal kerugian papar darmadi
Namun hal tersebut dibantah oleh "Arka" kepala Desa Babat menurut
"Arka"menyapaikan kepada watawan terkait limbah minyak tersebut membenarkan
namun menurut Arka ini tidak seberapa genangan minyak tidak terlalu banyak
dan juga pihak pertamina sudah menghubungi saya ujar Arka
Terpisah dari itu pihak perusahaan yang diwakilkan "Turjasari" selaku Humas
pt.pertamina asset II field pendopo saat dihubungi Via sms terkait limbah
minyak tersebut menyapaikan; sebagai statement bahwa insiden tersebut
memang terjadi di desa babat karena kegiatan penyisipan pipa (dari ex pipa
lama), dari pihak Perusahaan meminta maaf kepada masyarakat atas kejadian
tsb dan pihak Mesitech sebagai pelaksana juga telah berkoordinasi dgn warga
serta perangkat desa didampingi pihak pertamina untuk penanggulangan dan
pertanggung jawaban hari senin kemarin unkap turja sari (hr)

