Senin, 20 Maret 2017

AKSI DAMAI EX MARGA TELUK KIJING TUNTUT HAK TANAH ULAYAT


Lais,BeritaPali.com--Warga yang terdiri dari desa Tanjung Agung Selatan,Teluk kijing I,II,dan III turun ke jalan menuju perkebunan milik PTPN VII (16/3)yang berlokasi di desa mereka.menurut keterangan joni sebagai ketua marga ex.teluk kijing,warga menuntut sesuai hasil rapat tgl 29 maret yang sudah dirapatkan,adapun tuntutan warga adalah: 1.masyarakat ex.marga teluk kijing meminta dikembalikan hak tanah ulayat mereka seluas 1.600 ha.yang ada di 4 desa,yaitu Desa Tanjung Agung Selatan,Desa Teluk Kijing I,II,dan III,
2.Jika hak tanah ulayat  tidak dikembalikan,maka masyarakat ex.marga Teluk kijing menuntut bagi hasil 50% untuk PTPN VII dan 50% untuk masyarakat.

Dan apabila belum ada jawaban dari pihak PTPN VII dengan jelas,maka belum boleh ada kegiatan baik di afdeling 1 dan 2 jelas joni.

Di lain tempat Bangun S.H,asisten SDM dan Umum unit Betung,menjelaskan bahwa aksi warga ini sudah ada pembahasan sebelumnya,dan pihak PTPN VII tidak menutup ruang untuk berdiskusi mencari penyelesaian yang sifatnya permanen.

Kalo memang ternyata dari pihak warga ada hak maka PTPN VII tidak bisa menyerahkan serta merta tanpa adanya kekuatan hukum yang cukup,karna ini adalah aset negara.oleh karna itu hal hal yang harus ditempuh adalah kalo memang ternyata menghendaki untuk bagi hasil atau lahan dikembalikan maka dasarnya harus cukup,berarti harus menggunakan proses hukum,yang pernah disampaikan pada waktu rapat terakhir.pungkas Bangun menjelaskan.(sbg bp)

Senin, 23 Januari 2017

55 PEJABAT PALI IKUT LELANG JABATAN 2017

Teks foto:
1. Suasana ujian seleksi lelang jabatan
2. Yuhairudin SE kepala BKPSDM Kabupaten PALI Sumatera Selatan

Pendopo- Sesuai UU NO 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil Negara dan merujuk pada keputusan Bupati PALI no 800/39/BKPSDM/2017 Tangal 03 januari 2017  tentang pembentukan panitia seleksi pengisihan jabatan tinggi pratama secara terbuka di lingkungan pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir(PALI) 

Maka PEMKAB PALI menyelenggarakan tes lelang jabatan yang di ikuti 55 pejabat yang di laksanakan 23-27 januari 2017 di SMA NEGERI 1 TALANG UBI.

Seleksi di selenggarakan oleh tim pansel PEMKAB PALI berkerja sama dengan PT Quantum HRM Internasional Surabaya yang biaya nya di bebankan kepada APBD PALI 2017

Seperti yang diturkan oleh Yuhairudin SE kepala badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) Kabupaten PALI kepada media GAIB bahwa seleksi ini di laksanakan oleh tim panitia seleksi yang di tunjuk oleh Bupali PALI IR.H.Heri Amalindo MM Berkerja sama dengan tim penguji independen PT Quantum HRM Iternasional Surabaya

"Konsultan PT Quantum ini sudah sangat berpengalaman bahkan seleksi penerimaan ombusdman,KPK Menggunakan jasa lembaga penguji ini yang terdiri dari ahli berbagai disillin. Ilmu serta dosen dari perguruan tinggi ternama" tandas yuhok nama panggilan akrab kepala BKPSMD PALI ini di sela-sela pelaksanaan seleksi.. 

Lebih jauh yuhok menjelaskan bahwa seleksi ini seharusnya di ikuti oleh 56 peserta namun salah satu peserta Sahadi (mantan kadisnakertran PALI) Tidak ikut serta karena yang bersangkutan pindah menajadi pengawas ketenaga kerjaan (K3) propinsi Sumatera Selatan

Beserta yang lulus akan mengisi 12 jabatan masing-masing Sekertaris Daerah, Sekertaris DPRD, Asisten Pemeritahan dan Kesra Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kadin PU dan Tata ruang, Kadin Perumahan dan kawasan pemukiman, Kadin pemerdayaan masyarakat dan desa, Kadis Nakertran, Kadis Hub, Kadin Penanggulangan bahaya kebakaran dan Kasat Pol PP (nurul)

Sabtu, 21 Januari 2017

Satu Rasa di Rantauan, Pemuda PALI Bentuk PAPJ

 

 

JAKARTA – Untuk menjalin silaturahmi dan berbagi pengalaman di tanah rantau, puluhan pemuda rantau asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), membentuk organisasi Persatuan Anak PALI JABODETABEK (PAPJ). Organisasi resmi dibentuk pada tanggal 18 November 2016, usai diadakannya pertemuan para pemuda rantau asal PALI di wilayah Jakarta, Bogor, Depok Tanggerang dan Bekasi di Tugu Monumen Nasional yang dimotori oleh Awen, pemuda asal Desa Prabumenang Kecamatan Penukal Utara bersama sembilan rekannya.

 

"Ide dari terbentuknya PAPJ ini memang hasil sharing saya bersama salah satu sahabat saya bernama Busni, berawal dari kepedulian sesama anak PALI yang ada dirantauan," ujar Awen kepada BeritaPALI, Sabtu (21/1).

 

Setelah dilakukan musyawarah yang diikuti oleh sekitar 60 anggota dari berbagai daerah di PALI, maka terpilih Arie Azharie Marlinton asal Desa Babat Kecamatan Penukal sebagai ketua dan Toep Malyono asal Tanding Marga Kecamatan Penukal Utara sebagai wakil ketua.

 

"PAPJ merupakan wadah kita semua untuk saling silaturahmi dan berbagi, karena kita satu rasa," ungkap Ketua PAPJ, Arie.

 

Arie mengatakan, PAPJ juga sebagai tempat bagi berkumpulnya pemuda PALI yang akan merantau ke Jakarta. "Semoga ini bisa membawa kesuksesan dan bisa didukung pemerintah PALI, nanti akan kita coba kemunikasikan ke daerah," jelas Arie.

 

Hal senada juga diungkapkan oleh Taufiq, selaku Humas PAPJ, dirinya mengatakan saat ini PAPJ masih dalam tahap membentuk struktur organisasi dan pendataan anggota dan persiapan program kerja. "Kedepan, PAPJ diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota, menjadi wadah untuk saling menjaga, bahkan mampu memberikan efek positif terhadap daerah PALI itu sendiri. Semoga nantinya semua cita-cita ini bisa terwujud," harap Taufiq. [az]

Kamis, 19 Januari 2017

diduga Mark Up Proyek Peningkatan Jalan Cor Beton Desa Pengabuan - Desa Babat

Jalan Cor Beton Desa Pengabuan-Desa babat

Pengabuan, -terkait dugaan Mar Up Proyek Peningkatan jalan cor beton desa pengabuan menujuh desa babat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang dianggarkan oleh Adera Field PT.Pertamina Aset 2 yang menelan dana Miliyaran Lebih kurang,sekarang ini menuai pertanyaan dan kritikan besar dari elemen msayarakat,LSM dan ORMAS,karena masyarakat menilainya pembangunan jalan cor beton tersebut ,pakta dilapangan di proyek ini terlihat tidak ada keterbukaan.

"Proyek pekerjaan jalan cor beton ini diduga Mark UP dan dikerjaan asal jadi,jalan yang panjangnya 4 KM dengan lebar 4 Meter dengan ketebalan 20 CM sementara dari hasil pemantauan dilapangan bahwa nilai proyek tersebut itu sebesar Lebih Kurang Rp.9 Miliyar yang dikerjakan oleh PT.Guna Karya Adhitama",kata suhaimi,kamis(19/1/2017).

ketika dikomfirmasikan dengan miranda selaku legal relation PT pertamina Ep asset 2 field adera terkait permasalahan ini, melalui SMS ke via ponselnya,beberapa waktu lalu ia mengatakan "Proyeknya sudah diserahkan ke PT pemenang, jadi semuanya sudah wewenang mereka, bukan Pertamina yang membuat papan atau melakukan pekerjaan teknis. Tim kami akan melakukan inspeksi sepanjang jalan. Kalau memang tidak sesuai spec, pembayaran mereka akan dikurangi atau diberi sanksi.ujarnya.(Pin)

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sabtu, 14 Januari 2017

Proyek Peningkatan Jalan Desa Pengabuan menuju Desa babat di soalkan

Suhaimi Dahalik,SH Ketua LSM Sigap Provinsi Sumatera Selatan dan poto proyek Peningkatan Jalan Desa Pengabuan menuju desa Babat

Pengabuan, -Proyek Peningkatan jalan cor beton desa pengabuan menujuh desa babat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang dianggarkan oleh Adera Field PT.Pertamina Aset 2 yang menelan dana Miliyaran Lebih kurang,sekarang ini menuai pertanyaan dan kritikan besar dari elemen msayarakat,LSM dan ORMAS,karena masyarakat menilainya pembangunan jalan cor beton tersebut ,pakta dilapangan di proyek ini terlihat tidak ada keterbukaan.

Menurut ketua LSM Sigap Provinsi Sumatera Selatan Suhaimi Dahalik,SH saat dibincangi wartawn,Jum'at(13/1/2017) setelah kami melihat pekerjaan dilapangan yang mana pekerjaan tersebut banyak kejangalan-kejangalan karena pekerjaan tersebut disinyalir dikerjakan asal jadi saja,dengan kenyataan seperti ini kami sangat menyayangkan, karena dana proyek ini saya anggap itu bukannya sedikit,ini yang menjadi persoalan itu,karena pihak pelaksana/kontraktor itu tertup mengenai nilai proyek.tegasnya

Lebih lanjut suhaimi menambahkan, "kami berharap kepada pihak PT pertamina Ep asset 2 field adera dan pihak yang terkait untuk mengkrocek ke lokasi atau kelapangan, karena kami lihat Pengerjaanya diduga banyak kebohongan,seperti papan nama proyek tidak menuliskan nilai kontrak,juga tidak dituliskan panjang dan lebar jalan tersebut,waktu pelaksanaan tidak dijelaskan di papan nama proyek, mereka hanya menulis PT pemenang saja,sebenarnya ada apa dengan Perusahaan Pemenang ini kalau seperti ini ulah kontraktor dari segi Administrasi saja sudah tidak beres,contoh papan merk saja itu ada yang disembunyi-sembunyikan olehnya,apalagi pekerjaannya jelas ada juga yang tidak beres,jadi kami harap kepada pihak yang berwenang untuk menindaklanjuti persoalan ini,jangan sampai masyarakat menduga proyek ini dijadikan ladang korupsi,sebelum itu terjadi tolong berikan tindakan tegas terhadap pelaksana proyek tersebut.cetusnya,

Sementara ketika dikomfirmasi miranda selaku legal relation PT pertamina Ep asset 2 field adera terkait permasalahan ini, melalui SMS ke via ponselnya,jum'at(13/1/2017) "Proyeknya sudah diserahkan ke PT pemenang, jadi semuanya sudah wewenang mereka, bukan Pertamina yang membuat papan atau melakukan pekerjaan teknis. Tim kami akan melakukan inspeksi sepanjang jalan. Kalau memang tidak sesuai spec, pembayaran mereka akan dikurangi atau diberi sanksi.katanya.(Pin)

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Rabu, 11 Januari 2017

MTsN Muara Enim melalui Komite sekolah Pungut Dana, "Ketua Komite Menyangkal Keras itu Bukan Pungli"

Muara Enim,BeritaPALI.com
MTs Negeri Kabupaten Muara Enim diduga melakukan pungutan dana melalui Komite sekolah dengan cara Melayangkan surat kepada wali murid yang berdasarkan hasil musyawara orang tua/wali siswa kelas VII dan Kelas IX. Pada hari sabtu tanggal 10 Desember 2016 telah menetapkan keputusan bersama/kesepakatan Sebagai Berikut, untuk siswa kelas VII menangani Ongkos pembuatan tempat File Raport K-13 sebesar Rp 75.000,-/siswa,dan pembuatan kantin sekolah sebesar Rp.42.000,-/siswa, sementara untuk kelas VIII pembuatan kantin sekolah sebesar Rp42.000,-/siswa, dan kelas IX biaya pas fhoto Rp 20.000,-/siswa,juga dibebankan pembuatan kantin sehat sekolah sebesar Rp 42.000,-/siswa sesuai dengan surat hasil keputusan rapat komite dengan Nomor 961/Komite/MTsN-ME/12/2016 yang ditanda tangani oleh Ganef Asmara NL,SH,kalau merujuk ke PP No 87 tahun 2016 tentang satuan tugas Sapu bersih Pungutan Liar. Hal ini termasuk jenis pungli di sekolah dari 58 Aitem ini termasuk pada poin 30 yang menjelaskan Uang partisipasi masyarakat untuk mutu pendidikan, salah satu penjelasan komite sekolah dijadikan kepanjangan tangan dari kepala sekolah untuk memungli ke wali murid,mohon diinformasikan kepada semua pihak.

Ketika dikomfirmasi terkait permasalahan ini Hasanudin Kasi Pendidikan Madrasa dikantor Depag Kabupaten Muara Enim diruang kerjanya, selasa(10/1/2017) ia mengatakan dengan tegas,"tidak dibenarkan mengutip dana berbentuk apapun disekolahan dan tidak semudah itu mengambil langka seharusnya harus ada pemberitahuan kepada saya terlebih dahulu,sebelum melakukan kutipan dana,kita juga tidak enak karena itu mengunakan kop madrasa".katanya.

Sementara menurut Ganef Asmara NL,SH selaku ketua komite MTS Negeri Kabupaten Muara Enim saat dibincangi wartawan ,selasa(10/1/2017) ia menyangkal dengan tegas bahwa di MTs Negeri ini tidak ada pungli,Karena yang kami lakukan itu hasil musawara wali murid dan komite,yang jelas itu murni hasil rapat komite,dan itu kami anggap tidak ada permasalahan, karena itu bukan sekolah yang melakukan pungutan,tegasnya.

Lanjut Ganef Kalau masalah mengunakan kop kami ini ketua komite MTS Negeri Muara Enim,kalau kami tidak mengunakan KOP surat itu,lantas kami mengunakan KOP surat apa? Jadi mengenai KOP surat itu saya anggap itu tidak salah,karena kami ini pengurus Komite di MTS itu,tapi kalau aku bukan pengurus komite di MTS itu lantas kami mengunakan KOP suratnya itu kami yang salah,jadi itu tidak ada permasalahan,jelasnya.

Disisi laini Rapat ini suda memenuhi korum,dan itu sudah disetujui oleh wali murid,juga perluh diketahui kami ini diluar kegiatan ngajar mengajar,dan itu tidak menganggu dan sama sekali tidak ada yang keberatan.cetus Ganef.

Ganef juga sangat sepakat untuk memberantas pungli ini,dan saya paling depan jika ada pungli di MTsN,dan saya sangat mendukung program saber pungli. Jadi sekarang di MTsN itu tidak ada pungli.ujarnya.(Pin)

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Minggu, 08 Januari 2017

Juri Ditemukan Tewas Gantung Diri



TALANG UBI -- Warga Talang Subur Kelurahan Talang Ubi Selatan, dikagetkan dengan penemuan Jurianto alias Juri (20), yang tewas tergantung dirumahnya, Minggu (8/1). Diduga Juri meninggal karena gantung diri. Tidak ada yang tahu apa yang menjadi penyebab putra kedua Erlianto dan Asidah ini nekad mengakhiri hidupnya.

Menurut keterangan tetangga korban, korban sekitar pukul 09.00 masih menyapu di teras rumah. "Sekitar jam 9.00 WIB tadi ada yang lihat dia (Jurianto, red) masih menyapu di teras rumah, setelah itu tidak kelihatan lagi. Sekitar pukul 11.00, saat orang tuanya pulang dari kebun dan ibunya membuka pintu namun terkunci, lalu melihat dari jendela, ibunya langsung berteriak meminta tolong," ujar Ogah (30), warga sekitar.

Jurianto sendiri, semasa hidupnya dikenal tidak banyak ulah dan cenderung pendiam, bahkan untuk keluar rumahpun jarang. "Dia jarang ngobrol, jawab saja seperlunya ketika ditanyai. Kalau sama tetangga atau temannya tidak ada masalah selama ini,” ungkap Adam, kakak ipar korban.

Sementara itu, AKBP Hendra Gunawan SIK SH melalui Kapolsek Talang Ubi; KOMPOL Victor E Tondais SIK SH, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dikatakannya, setelah mendapat laporan perihal tersebut, anghitanya langsung melakukan olah TKP dan membawa jenazah ke RSUD untuk di visum.

Dari hasil visum, ungkap Victor, diduga Jurianto meninggal sekitar pukul 10 Wib. “Hanya ditemukan luka gores di leher. Tidak ditemukan luka atau tanda-tanda penganiayaan pada tubuh Jurianto,” ungkapnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa saat ini jenazah Jurianto kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.[az]

Sabtu, 07 Januari 2017

, ,

Mau Ikut Lelang Jabatan? Ini Ketentuan dan Syaratnya



TALANG UBI -- Pemerintah Kabupaten PALI melakukan lelang jabatan pimpinan tinggi pratama untuk mengisi kekosongan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang saat ini dijabat oleh pelaksana tugas (plt). Lelang jabatan ini merupakan kesempatan bagi para PNS yang ingin menaikkan karirnya.

Ada 12 jabatan pimpinan tinggi pratama yang dilakukan pelelangan, yakni Sekretaris Daerah, Sekretaris DPRD, Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Kemudian Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala DInas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (DPBK) dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Bagi anda yang berminat mengikuti lelang jabatan tersebut, berikut ketentuan dan syaratnya : (Sumber : Pengumuman Bupati PALI Nomor 992.a/ BKD-II/ XII/ 2016)

KETENTUAN UMUM
  1. Bestatus sebagai Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemkab PALI.
  2. Memiliki Pangkat/ Golongan Ruang serendahnya Pembina Tk. I (IV/b) untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Sekretaris Daerah)
  3. Memiliki Pangkat/ Golongan Ruang serendahnya Pembina (IV/a) untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Sekretaris DPRD, Assisten Pemerintah dan Kesra, Kepala BAPPEDA, Kepala BPKAD, Kadin PUPR, Kadin Perkim, Kadin PMD, Kadisnakertrans, Kadishub, Kepala DPBK dan Kasat-Pol PP).
  4. Pernah atau sedang menduduki jabatan esselon II untuk jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Sekretaris Daerah)
  5. Pernah aau sedang menduduki jabatan esselon III.a dan sebelumnya pernah menduduki jabatan esselon III yang berbeda untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Sekretaris DPRD, Assisten Pemerintah dan Kesra, Kepala BAPPEDA, Kepala BPKAD, Kadin PUPR, Kadin Perkim, Kadin PMD, Kadisnakertrans, Kadishub, Kepala DPBK dan Kasat-Pol PP).
  6. Memiliki kualifikatif Pendidikan minimal Diploma (III).
  7. Memiliki sertifikat Diklat PIM Tk. II atau Tk. III yang depersamakan.
  8. Berusia setinggi-tingginya 58 tahun dan saat pendaftaran melampirkan Akta Kelahiran.
  9. Semua unsur penilaian DP-3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan) 2 Tahun terakhir dan Penilaian Prestasu Kerja PNS sekurang-kurangnya bernilai baik.
  10. Tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang dan atau tingkat berat, serta tidak sedang menjalani hukuman disiplin dan tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin berdasarkan PP No. 30 Tahun 1980 maupun PP No 53 Tahun 2010.
  11. Memiliki Kompetensi manajerial pada jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
  12. Sehat Jasmani dan Rohani.

PERSYARATAN LELANG JABATAN
  1. Surat lamaran yang ditulis tangan dan ditanda tangani sendiri dengan tinta hitam bermatera Rp. 6000 (Formulir 1)
  2. Fakta Integritas bermaterai Rp. 6000 (Formulir II)
  3. Fotocopy Ijazah Terakhir
  4. Daftar Riwayat Hidup (Formulir III)
  5. Fotocopy Jabatan Eselon II dan atau Eselon III yang dimiliki.
  6. Fotocopy SK CPNS, PNS dan pangkat terakhir
  7. Fotocopy Sertifikat Diklat Kepemimpinan Tingkat III atau Tingkat II
  8. Fotocopy Sertifikat diklat tenis maupun fungsional (apabila ada)
  9. Fotocopy DP-3 (2 Tahun terakhir) berdasarkan PP Nomor 10 Tahun 1979 dan Penilaian Prestasi kerja PNS (termasuk SKP dan Penilaian SKP) Berdasarkan PP No 46 Tahun 2011 yang ketentuan pelaksanaannya diatur dalam peraturan kepala BKN Nomor 1 Tahun 2013
  10. Fotocopy NPWP
  11. Fotocopy SPT tahun terakhir
  12. Pas foto terbaru ukuran 4x6 cm sebanyak 3 lembar dengan latar belakang warna merah
  13. Surat Keterangan Sehat dari Rumah Sakit Pemerintah
  14. Surat pernyataan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang dan atau tingkat berat, serta tidak sedang menjalani hukuman disiplin dan tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin berdasarkan PP No. 30 Tahun 1980 maupun PP No 53 Tahun 2010, yang dibubuhi materai Rp. 6000 (Formulir IV).
, ,

Ini Tahapan Seleksi Lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di PALI


TALANG UBI -- Pemerintah Kabupaten PALI melakukan lelang jabatan pimpinan tinggi pratama untuk mengisi kekosongan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang saat ini dijabat oleh pelaksana tugas (plt).

Ada 12 jabatan pimpinan tinggi pratama yang dilakukan pelelangan, yakni Sekretaris Daerah, Sekretaris DPRD, Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Kemudian Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala DInas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (DPBK) dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Seleksi lelang jabatan sendiri dilaksanakan selama hampir satu bulan, yakni dari 3 Januari hingga 25 Januari 2017. Berikut tahapan seleksi lelang jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab PALI.

1. Penerimaan Berkas dan Seleksi Administrasi (3 Januari s.d 20 Januari 2017)
Panitia Seleksi melakukan verifikasi terhadap kelengkapan berkas administrasi sesuai dengan ketentuan yang dipersyaratkan.

2. Pengumuman hasil Seleksi Administrasi (21 Januari 2017)
Panitia Seleksi menetapkan dan mengumumkan calon peserta yang memenuhi persyaratan administrasi untuk mengikuti seleksi selanjutnya.

3. Psikotes (22 Januari 2017)
Assesor yang ditunjuk Panitia Seleksi melakukan psikotes terhadap peserta yang lulus Seleksi Administrasi.

4. Selesi Kompetensi (22 Januari s.d 23 Januari 2017)
Yaitu seleksi tertulis dan Indepth Interview yang dilakukan oleh Assesor

5. Pengumuman hasil Seleksi Kompetensi (24 Januari 2017)
6. Seleksi wawancara (25 Januari 2017)

Panitia Seleksi melakukan Seleksi Wawancara terhadap peserta.

7. Penyampaian Hasil Penilaian kepada Pejabat Pembina Kepegawaian Penukal Abab Lematang Ilir (25 Januari 2017)

Sumber : Pengumuman Bupati PALI Nomor 992.a/ BKD-II/ XII/ 2016
, ,

Pemkab PALI Lelang 12 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

 


TALANG UBI -- Untuk mengisi kekosongan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang saat ini dijabat oleh pelaksana tugas (plt), Pemerintah Kabupaten PALI melakukan seleksi terbuka atau lelang untuk 12 jabatan pimpinan tinggi pratama. Hal itu disampaikan oleh Yuhairudin SE, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Sumber Daya Manusia (BKDSDM) Kabupaten PALI, saat disambangi BeritaPALI diruang kerjanya, Jumat (7/1).

Adapun 12 jabatan tersebut, ungkap Yuhok --sapaan akrab Yuhairudin-- diantaranya; Sekretaris Daerah, Sekretaris DPRD, Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Kemudian Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala DInas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (DPBK) dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Yuhairudin SE, Kepala BKDSDM PALI


Yuhok mengatakan bahwa lelang jabatan tersebut berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Permen PAN RB Nomor 13 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Tinggi Secara Terbuka di lingkungan Instansi Pemerintah. “Lelang jabatan ini untuk mencari pejabat yang mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Saat ini baru separuh jabatan yang dilakukan lelang, nanti akan dilakukan lelang jabatan lagi untuk kepala SKPD yang masih dijabat plt,” ungkap Yuhok.

Baca Juga :

Untuk teknis pelaksanaan, lanjut Yuhok, saat ini Tim Panitia Seleksi sudah melakukan penerimaan berkas terhitung tanggal 3 Januari hingga 20 Januari mendatang. “Setelah berkas diterima oleh pansel, nanti akan langsung dilakukan seleksi administrasi dan hasil seleksi tersebut akan diumumkan pada 21 Januari,” papar Yuhok.

Jika lulus seleksi administrasi, terang Yuhok, para peserta lelang jabatan akan melaksanakan serangkaian tes yang dilakukan oleh tim uji/asesor. “Nanti akan dilakukan psikotes, tes tertulis dan paparan, serta tes wawancara. Dari hasil tes tersebut, 3 nama peringkat teratas setiap jabatan, akan diserahkan kepada Bupati PALI untuk dipilih mana yang akan menduduki jabatan tersebut,” lanjutnya.

Disinggung mengenai kasus suap lelang jabatan yang menjerat Bupati Klaten, Yuhok menjamin bahwa seleksi terbuka atau lelang jabatan di Lingkungan Pemkab PALI murni berdasarkan hasil tes. “Proses pelaksanaannya bersih, tidak ada biaya yang dikeluarkan oleh peserta lelang jabatan, kecuali untuk biaya fotocopy berkas, itupun mereka sendiri yang memfotocopynya. Saya siap mempertaruhkan iman saya, jika saya main-main,” tegas Yuhok.

“Saya mohon dukungan semua pihak, jika ada pegawai atau oknum yang mengatasnamakan BKD yang meminta imbalan berupa uang selama proses lelang jabatan, atau mengurus berkas di BKD, mohon segera dilaporkan,” pungkas Yuhok.[az]

Rabu, 04 Januari 2017

Sehari Jabat, Camat Talang Ubi Lantik Pj Kades Simpang Solar

 

 

TALANG UBI – Hari pertama menjabat sebagai Camat Talang Ubi, Dedi Suryanto Puadi, hari ini melantik Penjabat sementara Kades Simpang Solar, Rabu (4/1). Acara tersebut dilangsungkan di Aula Kantor Camat Talang Ubi Simpang Bandara Kecamatan Talang Ubi.


Dalam sambutannya Camat Talang Ubi mengharapkan pemerintah desa agar selalu dapat berkoordinasi dengan pihak kecamatan. "Jika kita saling berkoordinasi, insyaAllah pekerjaan yang berat menjadi ringan," ungkapnya.

 

Dedi juga mengatakan bahwa pemangku jabatan memiliki pekerjaan yang berat, karena harus siap melayani masyarakat setiap waktu. "Yang penting jaga amanah dan utamakan kepentingan masyarakat. Kita pejabat harus netral. Sekali lagi tolong dahulukan kepentingan masyarakat daripada kepentingan pribadi," tegas Camat.

Sementara itu salah satu tokoh agama Desa Simpang Solar, Rusli, usai acara pelantikan mengungkapkan, rasa syukur atas dilaksanakannya pelantikan tersebut. "Semoga ke depan Simpang Solar maju dari sebelumnya," lanjutnya.

 

Lebih lanjut, Rusli mengatakan bahwa saat ini kondisi pembangunan di desanya masih sangat minim. "Daerah kami keadaan desanya kurang maju. Kondisi jalan dan tempat ibadah masih minim. Harapan kami, pembangunan di desa kami lebih maju lagi khususnya pembangunan dibidang keagamaan," ungkap Rusli.

Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Kapolsek Talang Ubi diwakili oleh Kanit Provost Iptu Sakroni SH, Danramil Talang Ubi diwakili oleh Melen Y, Kepala Kantor Urusan Agama Talang Ubi Ibrahim SAg MH, para perangkat desa Simpang Solar dan tokoh masyarakat serta undangan lainnya.[az]

Hanya 19KM dari Ibu Kota, Jalan Suka Damai Memprihatinkan

 

 

TALANG UBI -- Meski hanya berjarak 19 KM dari Ibukota Talang Ubi, jalan yang terletak di Desa Suka Damai kondisinya sangat memprihatinkan. Alhasil, akibat jalan yang hancur dan berlumpur tersebut, untuk ke Pendopo masyarakat membutuhkan waktu hingga 1 jam.

Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, Rabu (4/1), terdapat 5 titik yang sulit dilewati dan membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melewati jalan itu.

Asrin (38) warga Desa Suka Damai saat tengah melintasi jalan tersebut mengatakan bahwa dirinya sangat kesulitan meliwati jalan tersebut. "Namun mau gimana lagi, cuma ini jalan satu-satunya untuk menuju ke Pendopo," ungkapnya ketika diwawancarai awak media.

"Terkadang kalau sudah sampai ke Pendopo kami malu, karena sepeda motor kami diselimuti lumpur, ya tapi apa boleh buat itulah keadaannya," keluh Asrin.

Hal senada juga disampaikan Nila (15), salah satu pelajar di salah satu sekolah di Pendopo. Dikatakannya, meski tidak diguyur hujan, jalan tersebut tetap saja sulit untuk dilewati.

"Kami berharap tahun 2017 ini, pemerintah bisa memperbaiki jalan ini, agar kami tidak sulit lagi melewatinya dan waktu tempuh ke Pendopo bisa lebih cepat," harapnya.[az]

HIMAPALI Unsri Sosialisasikan Masuk PTN di SMAN 1 Talang Ubi




TALANG UBI -- Himpunan Mahasiswa Penukal Abab Lematang Ilir (HIMAPALI) Universitas Sriwijaya (Unsri) mengadakan sosialisasi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Unsri di SMA Negeri 1 Talang Ubi, Selasa (3/1).

Ketua HIMAPALI Unsri, Dedi Nurmansyah, mengatakan tujuan dari sosialisasi itu untuk memberikan motivasi kepada para siswa agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah tinggi. “Karena pendidikan sangatlah diperlukan untuk meningkatkan sumber daya manusia di PALI,” ungkap Putra Sriwijaya Favorit 2016 ini.

Lebih lanjut Dedi mengungkapkan, sebagai daerah otonom baru, PALI sangat membutuhkan SDM yang berkulatitas. “Kalau bukan kita sebagai generasi penerus, siapa lagi yang membangun PALI,” katanya dihadapan 180 siswa yang mengikuti sosialisasi.

Hal senada juga disampaikan Ahmad Dhoni, selaku ketua pelaksana sosialisasi. Dirinya mengapresiasi para siswa yang tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi tersebut. “Siswanya sangat interaktif mengikuti kegiatan,” katanya.

Usai menggelar sosialisasi di SMAN 1 Talang Ubi, HIMAPALI Unsri juga akan menggadakan kegiatan serupa di sekolah lain dalam kabupaten PALI, diantaranya SMKN 1 Penukal, SMAN 1 Abab dan SMAN 1 Tanah Abang.

“Semoga kegiatan kami ini dapat memberikan respon yang positif bagi para peserta,” tutup Dhoni.[az]

Wow, IQ Pejabat di PALI Rata-rata dibawah 100? Ini Tanggapan Bupati

Bupati PALI, H Heri Amalindo saat memberikan arahan usai meresmikan OPD dan melantik ASN di lingkup Pemkab PALI

TALANG UBI -- Bupati PALI, H Heri Amalindo mengaku kecewa atas hasil yang diraih pejabat di lingkungan Pemkab PALI saat mengikuti uji kompetensi pada 31 Desember lalu bekerja sama dengan LPJK Universitas Sriwijaya. Hal itu diungkapkannya usai melantik 232 ASN dan meresmikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru di lingkungan Pemkab PALI, Selasa (3/1) di Gedung Orkes Komplek Pertamina Pendopo.

“Hasil Intelegency Quality (IQ) pada uji kompetensi itu sangat mengecawakan, rata-rata di bawah 100. Ini yang membuat PALI lambat berkembang. Karena, kebanyakan sifat pejabat hanya menunggu, tidak berinovasi dalam mengembangkan,” tegas Heri.

Untuk itu, dirinya mengimbau kepada pejabat yang baru dilantik agar bersungguh-sunggguh dan memiliki tanggung jawab terhadap tugas yang telah diamanahkan. “IQ hanya sebagai acuan bukan patokan, jadi begawe nak sungguh-sungguh, jangan IQ lah kurang, sungguh-sungguh idak pulek,” tegas Heri.

Dijelaskanya bahwa tugas pegawai di PALI cukup berat dan masih banyak yang harus dilakukan, sehingga perlu kerjasama dan bersatu demi kesejahteraan rakyat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri, suksesnya membangun PALI berada di pundak seluruh pegawai. Bila kita bersatu, pekerjaan berat jadi ringan dan yang sulit jadi mudah,” tandasnya.

Sementara itu, Yuhairudin, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten PALI, ketika ditemui awak media mengaku ada beberapa pejabat yang di rolling serta ada yang digeser serta menunggu jabatan yang cocok untuk dipegang oleh pejabat tersebut.

“Ada yang memasuki masa pensiun dan ada yang masih menunggu arahan Bupati untuk penempatan jabatan yang cocok, jadi bukan di bangku panjangkan,” jelasnya.[az]

Lantik 232 ASN, Heri : Jadikan Jabatan Sebagai Tantangan!

Prosesi pengambilan sumpah jabatan 232 ASN di PALI

TALANG UBI – Memasuki tahun baru 2017, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir melantik 232 pejabat struktural sekaligus meresmikan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru di lingkungan Pemkab PALI di Gedung Orkes Komplek Pertamina Pendopo, Selasa (3/1).

Adapun pejabat yang dilantik terdiri dari 26 pejabat eselon II, 130 pejabat eselon III dan 76 pejabat eselon IV. Sementara OPD yang baru diresmikan diantaranya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pendapatan Daerah, BPKAD, Badan Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Kominfo.

Kemudian Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman, Dinas Lingkungan Hidup dan ada pula beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berubah nama dari sebelumnya serta ada juga melebur menjadi satu.



Kepada pejabat yang baru dilantik, Heri mengharapkan agar dapat memaknai posisi dan peran di unit kerja masing-masing serta dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. “Jangan jadikan jabatan sebagai beban, tapi jadikan tantangan dengan cara menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegas Heri.

Sebagai daerah baru, lanjut Heri, masih banyak hal yang belum dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat PALI. Untuk itu, dirinya mengimbau kepada semua pihak untuk saling bekerjasama dan menjaga disiplin. “Jangan pernah berfikir kalau daerah baru boleh tertinggal dengan daerah yang sudah lama. Meski baru, pembangunan di PALI harus bisa melebih daerah yang sudah lama,” terang mantan Kadin PU BM Sumsel ini.

Untuk meningkatkan kinerja, Heri menyarankan kepada pegawai di lingkungan Pemkab PALI yang berasal dari luar Kabupaten untuk pindah dan menetap di PALI. “Lebih baik pindah dan bawa anak istri ke sini, karena hal itu berpengaruh pada kinerja,” ucapnya.

Sementara itu, Yuhairudin SE Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sumber Daya Manusia (BKDSDM) membeberkan bahwa dalam pelantikan pejabat eselon II sebanyak 26 orang, eselon III 107 orang, dan 79 orang pejabat eselon IV.

“Untuk pejabat eselon II diberitahu hari ini, sedangkan untuk posisi pejabat eselon III dan IV akan diberitahukan besok, kita tunggu saja,” tandasnya[az]

Senin, 02 Januari 2017

Miris, Sukendra Dimakamkan Tanpa Kehadiran Sanak Keluarga

Suasana pemakaman Alm. Sukendra di TPU Beracung [insert] Foto alm. Sukendra


TALANG UBI -- Sukendra (56), warga Blok Kidas RT/RW 08/03 Desa Kebonturi Kecamatan Arjawi Nangun, Cirebon - Jawa Barat, terpaksa dimakamkan tanpa kehadiran sanak keluarganya. Pasalnya, kuli bangunan yang telah 4 tahun tinggal di  Kelurahan Handayani Mulia Kecamatan Talang Ubi - PALI itu, meninggal saat tengah berada di rantauan. Sukendra sendiri tidak memiliki sanak keluarga, sehingga harus hidup menumpang di rumah warga.

Amir Hamzah, warga Komplek Flamboyan RT 1 RW 1 Kelurahan Handayani Mulia, yang rumahnya pernah ditempati oleh almarhum Sukendra mengatakan, bahwa sudah 2 bulan terakhir, almarhum tidak pulang ke rumahnya. Dirinya mengatakan, bahwa selama ditempati, almarhum tidak pernah meninggalkan kesan buruk. “Almarhum pertama ke PALI waktu ikut mengerjakan perumahan Flamboyan. Orangnya baik dan rajin, hampir semua pekerjaan almarhum bisa, mulai dari bangun rumah sampai benerin alat elektronik,” kata Hamzah.

Hal senada juga disampaikan oleh Trimo, pemilik rumah tempat almarhum Sukendra meninggal di Jl Perigi Golf Permai RT 02 RW 01 Kelurahan Handarani Mulia. Dikatakan Trimo, sejak awal tinggal dirumahnya, almarhum banyak membantu pekerjaannya. “Almarhum meninggalnya mendadak, mungkin karena masuk angina. Almarhum sendiri sudah kami anggap sebagai keluarga sendiri,” tutup Trimo.

Sementara itu, Ketua RW 01, Hasanudin mengatakan, pihaknya telah mencari tahu dimana keberadaan sanak keluarga almarhum, namun karena minimnya informasi tidak ada satu kontak-pun yang berhasil didapat. “Akhirnya kami hanya melaporkan dan meminta pihak Kepolisian untuk menghubungi pihak Kepolisian daerah Cirebon,” ungkapnya.

Hasanudin mengungkapkan, bahwa dari barang-barang milik almarhum Sukendra, hanya ditemui sebuah KTP atas nama almarhum dan buku nikah.

KTP milik almarhum Sukendra


Setelah diadakan musyawarah, lanjut Hasanudin, akhirnya warga setempat sepakat untuk mengurus dan menguburkan jenazah di TPU Beracung. “Alhamdulillah, masyarakat kita masih memiliki kepedulian sosial, karena dari KTP yang ditemukan, almarhum beragama islam, artinya merupakan keluarga se-iman dan se-agama. Untuk itu, kita urus yang bersangkutan layaknya keluarga sendiri,” lanjut Hasanudin.

Lebih jauh Hasanudin mengatakan, bahwa rencananya akan diadakan Takziah atas meninggalnya Sukendra di masjid Al-Hijrah. “Mengenai biaya kepengurusan, semuanya merupakan sumbangan dari warga,” paparnya.

“Semoga dengan diterbitkannya berita ini, keluarga dari almarhum bisa tahu kalau almarhum sudah meninggal dan dimakamkan di Talang Ubi Kabupaten PALI,” harap Hasanudin.[az]

Minggu, 01 Januari 2017

Pesta Rakyat Sambut Tahun Baru, Ajang Silaturahmi Masyarakat dengan Pemerintah

TALANG UBI – Merayakan pergantian tahun baru masehi 2017, Pemkab PALI bekerjasama dengan LSM Jangkar dan PT Putra Hari Perkasa mengadakan hiburan rakyat yang dipusatkan di Simpang 5 Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Minggu malam (1/1).

Ketua pelaksana kegiatan, Sultan Amiril dalam penyampaiannya mengatakan bahwa kegiatan itu sebagai ajang silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat. "Mari kita bersama menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat untuk menyongsong pembangunan di Kabupaten PALI," kata Sultan.

Pada kesempatan itu, dirinya berharap Pemkab PALI dapat bekerjasama dengan semua pihak tanpa membeda-bedakan antar kelompok. "Dalam hal pembangunan kemajuan PALI, jangan ada lagi blok atau pun kelompok," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati PALI; H Heri Amalindo mengapresiasi acara yang diadakan oleh LSM Jangkar itu. Karena menurutnya, saat ini seluruh wilayah di Indonesia mengalami defisit anggaran jadi perayaan tahun baru tidak dilaksanakan.

"Berkat keseriusan dan gotong royong dari semua pihak, kita bersyukur acara ini bisa dilaksanakan di Kabupaten PALI," papar Heri.

Heri mengimbau agar masyarakat senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan serta dapat mendukung semua program pemerintah.

Selain itu dirinya juga mengingatkan kepada remaja di PALI untuk tidak menyalahgunakan obat batuk jenis komix. Hal itu dikatakannya terkait maraknya remaja di Kabupaten PALI yang mengonsumsi obat tersebut secara berlebihan.

Turut hadir pada acara tersebut diantarnya Bupati PALI, kepala SKPD PALI, Camat Talang Ubi; Habibi Cikading, lurah, tokoh masyarakat, pengusaha dan kontraktor di PALI serta ratusan masyarakat yang sengaja datang untuk melihat acara yang dihibur oleh OM Wali Talang Talang Ubi.[az]

Sabtu, 31 Desember 2016

,

Peringati HUT ke-10, Hanura PALI Gelar Sunat Massal



TALANG UBI -- Dalam rangka memperingati HUT Partai Hanura ke-10, DPC Hanura Kabupaten PALI mengadakan acara sunat massal yang diikuti oleh 50 peserta dari 5 kecamatan yang ada di PALI, Sabtu (31/12).

Acara yang dipusatkan di Halaman Kantor DPC Hanura, Jl Merdeka Kelurahan Handayani Mulia Kecamatan Talang Ubi itu, dibuka oleh Wabup PALI; Ferdian Andreas Lacony dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua DPC Hanura PALI; Horizal.

Dalam sambutannya, Horizal mengatakan, bahwa pada Pilkada di tahun 2018 mendatang Hanura mempunyai misi untuk merebut minimal 2 Kursi setiap dapil. “Semoga Partai Hanura senantiasa dicintai masyarakat PALI,” ungkapnya.

Pemberian nasi tumpeng dari Ketua DPC Hanura PALI kepada Wabup PALI


Sementara itu, Wabup PALI; Ferdian Andreas Lacony menyampaikan, banyaknya program Hanura yang bersentuhan langsung dengan masyarakat menunjukkan bahwa Hanura benar-benar ingin menjadi bagian dari masyarakat. “Dengan mengadakan sunat massal, Partai Hanura menunjukkan dedikasi dan selalu ingin berkomunikasi dengan masyarakat,” kata Wabup.

“Semoga di ulang tahun Hanura ke-10, Hanura semakin dicintai masyarakat dan dapat selalu mendukung program pemerintah Kabupaten PALI,” pungkasnya.

Selain Wabup dan Ketua DPC Hanura, acara itu juga dihadiri oleh Dewan Pakar Hanura PALI; H Pikri, Dewan Penasihat; Sihabudin Ruuf, Anggota DPRD PALI; Adi Wijaya serta tamu undangan lain.[az]

Jumat, 30 Desember 2016

, ,

Angka Kriminalitas Muara Enim dan PALI 2016, Menurun



Muara Enim -- Polres Kabupaten Muara Enim Gelar Jumpa Pers, Press Release Akhir Tahun 2016, sekaligus silahtuhrahmi dengan wartawan Kabupaten Muara Enim menjelang tahun baru 2017, Jumat (30/12). Ada beberapa kasus yang ada di wilayah kabupaten Muara Enim dan PALI yang di utarakan dengan awak media Kabupaten Muara Enim, di aula Polres Muara Enim.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan Menyampaikan, bahwa penyelesaian kasus-kasus di Kabupaten Muara Enim dan PALI ini, sudah berkurang tidak seperti di tahun 2015 kemarin. "Tahun 2016 ini untuk kasus Narkotika di kabupaten Muara Enim dan PALI mencapai 66 kasus," papar Kapolres.

Untuk daya tingkat kriminal nya pada tahun 2015, ungkap Hendra, Jumlah Tindak Pidana (JTP) nya sebanyak 946, sedangkan Jumlah Penyelesaian Tindak Pidana (JPTP)-nya 560. "Pada tahun 2016 jumlah JTP-nya sebanyak 833 dan JPTP-nya 526 jadi nilai angka kiriminal tahun 2016 sudah menurun dari pada angka kriminal di tahun 2015 lalu," paparnya.

"Selanjutnya, Untuk Prosentase Penyelesaian TP (Crime Cleared Rate) untuk tahun 2015 sebanyak 59,19% dan tahun 2016 sebanyak 64% , Resiko Terkena TP ( Crime Rate ) tahun 2015 sebanyak 126,29, tahun 2016 sebanyak 112, dan untuk Selang Waktu Terjadi TP ( Crime Clock ) tahun 2015 jarak waktunya 9 j, 15 m,36DT, untuk tahun 2016 jarak waktunya 11j,00 m , 00 DT," jelas kaplores Hendra.

Dirinya berharap agar di tahun 2017, angka kriminalitas dan narkoba di Kabupaten Muara Enim dan PALI dapat menurun lagi. "Selain itu, angka kriminal dan obat-obatan yang terlarang seperti sabu dan narkoba, juga bisa berkurang,"pungkasnya.[Amn]


, , ,

“Gang Komix”, Surganya Penikmat Obat Batuk

Kondisi 'Gang Komix' yang dipenuhi ribuang bungkus obat batuk

TALANG UBI -- Gang atau jalan Komix yang terletak di Talang Cepit RT 03 RW 03 Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi sepertinya menjadi surganya para remaja untuk mengkonsumsi obat batuk jenis Komix. Pasalnya, di jalan yang panjangnya hanya sekitar 150 meter itu, terdapat ribuan bungkus Komix bekas konsumsi para remaja yang biasa nongkrong di tempat itu.

Seperi yang diungkapkan oleh Eka (30), warga setempat, dirinya mengaku resah dengan perilaku remaja sering mengkonsumsi komix di jalan itu.

“Kami tidak tahu apa yang dirasakan para remaja tersebut ketika mengkonsumsi obat batuk itu, namun kami resah jangan-jangan fenomena ini sama dengan fenomena remaja yang sering mengisap lem aibon,” ungkap Eka, Kamis (29/12).

Hal senada disampaikan Poniman (50), Ketua Rukun Warga  (RW) 03 yang kediamannya tidak jauh dari lokasi itu. Dikatakannya bahwa penamaan jalan setapak ‘gang komix’ tersebut, karena tempat itu dijadikan oleh remaja-remaja tempat untuk menenggak komix.

Poniman mengaku kalau pihaknya bersama masyarakat setempat pernah memergoki remaja remaja yang sedang mengkonsumsi komix di malam hari dan sudah diberikan arahan kepada remaja-remaja tersebut untuk tidak mekonsumsi komix lagi. Namun ungkapnya, sampai saat ini masih ada saja yang melakukanya.

“Kami berharap kepada pemerintah Kabupaten PALI ataupun dinas terkait untuk dapat mengatasinya sebelum ada korban karena berlebihan mengkonsumsi obat itu,” harapnya.[az]